Cara Menjadi Kaya : BERNAFAS

Cara Menjadi Kaya : BERNAFAS
Bab 45 Target Baru


__ADS_3

“Wow. Sepertinya sistem tahu bahwa aku tidak memiliki pengetahuan dalam bidang bisnis. Lihat saja sistem membantuku dengan menjual pengalaman seorang direktur utama dan seorang pialang saham. Dengan ini, aku bisa melipat gandakan uangku dengan cepat.”


“Aku harus membeli keduanya. Lagi pula uangku masih sisa banyak setelah aku membeli keduanya.” Belajar pengalaman sebelumnya, Andi memilih untuk menerima pengalaman-pengalaman itu dengan posisi tidur. Dengan begini, ketika sakit kepala menyerang, Andi tidak akan terjatuh.


[Ding]


[Selamat pembelian pengalaman seorang pialang saham tingkat 1 telah berhasil dilakukan]


[Pengalaman tersebut akan langsung ditransfer ke dalam ingatan Host dalam hitungan 3]


[3]


[2]


[1]


[Ding]


[Pengalaman berhasil ditransfer]


[Host perkuat dirimu dengan menambah pengalaman-pengalamanmu]


Andi kembali merasakan rasa pusing yang sama setelah menerima pengalaman seorang pialang saham. Meski itu pusing, tetapi itu tidak menyakitkan seperti dulu. Rasa pusing ini masih berada dalam takaran rasa sakit yang bisa diterima oleh Andi.


Setelah rasa itu reda, kini Andi bisa merasakan ingatan seorang pialang saham yang melebur dengan ingatannya. Dengan ingatan ini, Andi bisa membaca laporan tahuan dari sebuah perusahaan dan menentukan mana perusahaan yang bagus untuk dibeli sahamnya dan mana yang tidak.


Dengan begini, Andi bisa melipat gandakan uangnya dengan cepat. Bukankah fluktuasi harga di pasar modal sangatlah tinggi? Jadi, jika memilih saham yang tepat, keuntungan yang Andi dapatkan bisa berlipat ganda dengan cepat pula.


“Dengan ini aku bisa bermain-main di pasar modal.” Andi kemudian mengarahkan kembali pandangannya ke arah toko sistem. Pemuda itu kini membeli pengalaman seorang direktur utama dari toko sistem.


Andi kembali merasakan pengalaman yang sama seperti ketika dirinya menerima pengalaman seorang pialang saham. Setelah rasa pusing itu terlewati, kini ingatan seorangs direktur utama menyatu dengan ingatan Andi.


Banyak hal yang Andi pelajari dari pengalaman seorang direktur utama. Mulai dari segi membaca laporan keuangan, membaca proposal kerja sama sampai dengan permasalahan yang bisa saja muncul dalam sebuah perusahaan.


Dengan pengalaman seorang pialang saham dan pengalaman seorang direktur perusahaan, Andi yakin dirinya bisa menjalankan bisnisnya dengan baik. Sekarang Andi tidak perlu mencari seorang direktur untuk perusahaannya, ia hanya tinggal mencari karyawan yang lain.

__ADS_1


“Sekarang mari kita lihat target apa yang akan diberikan oleh sistem dalam bulan ini.”


[Ding]


[Target bulanan : Capai saldo sebesar Rp 1.000.000.000,- selama bulan ini]


[Hadiah : Kotak Misteri]


[Hukuman : Peringatan Tingkat 2]


[Host capai semua target bulanan dan dapatkan koleksi kotak misterinya]


[Host berusahalah agar tidak mendapatkan hukuman dari sistem]


“Tinggi sekali target yang perlu aku capai. Satu milyar? Itu angka yang cukup fantastis yang perlu aku kumpulkan. Ini akan terasa lebih sulit dari bulan lalu. Jika bulan lalu, aku hanya perlu mencapai target pengeluaran. Itu sangat tidak masalah.”


“Apa pun yang aku beli, nominalnya malah akan memperkecil kekurangan targetku. Beda dengan yang sekarang. Aku perlu mencapai saldo satu milyar. Berarti pengeluaran malah akan memperjauh diriku dari target.”


Andi merasa ini sangat sulit baginya. Sudah jelas dirinya akan memiliki banyak pengeluaran bulan ini. Sebut saja untuk kebutuhan perusahaan barunya. Setidaknya Andi perlu menyuntikkan dana di sana sebesar seratus dua puluh lima juta agar perusahaannya itu bisa beroprasi. Uang yang ada di perusahaannya itu belum tentu bisa memberikannya keuntungan dalam waktu dekat.


Dari analisa kecil yang Andi lakukan, perlu waktu minimal empat hingga enam bulan untuk perusahaannya mulai memiliki keuntungan. Itu terlalu lama bagi Andi. Sistem tidak akan mau menunggunya selama itu.


“Tidak, tidak. Aku tidak boleh pesimis seperti itu. Lebih baik sekarang ini aku memikirkan bagaimana membagi uang yang aku punya untuk bisa mendapatkan keuntungan besar dalam waktu singkat.”


“Panel status.”


[Ding]


[Modul Menjadi Kaya]


[Level 6 (249555200/500000000)]


[Saldo Host : Rp 336.982.300,-]


[Tingkat Konversi : 1 kali nafas \= 16 rupiah]

__ADS_1


[Misi : - Selesaikan pendaftaran perusahaan milik host ]


[Target Bulanan : Capai saldo Rp 1.000.000.000,- (336982300/1000000000)]


[Penyimpanan : - Kekuatan +5, Stamina +5]


[Kemampuan : - Lidah Manis : Selamanya


- Pengalaman Pembalap : Tingkat 1


- Pengalaman Juru Masak : Tingkat 1


- Pengalaman Direktur Utama : Tingkat 1


- Pengalaman Pialang Saham : Tingkat 1]


[Selamat berjuang menghabiskan uang Host]


Ia memiliki saldo tiga ratus tiga puluh enam juta, jika Andi mengurangi uang untuk operasional perusahaannya, maka Andi hanya memiliki sisa saldo dua ratus sebelas juta. Andi sekarang perlu memikirkan cara menjadikan uang dua ratus juta menjadi lima kali lipat dalam waktu satu bulan. Itu adalah hal yang cukup nenantang bagi Andi.


“Sepertinya aku harus memakai pengalaman seorang pialang saham untuk memperbanyak uangku.”


Dari ingatan yang ia peroleh dari pengalaman seorang pialang saham, Andi tahu bahwa ada sebuah aplikasi yang memudahkannya bertansaksi di bursa efek tanpa harus berada langsung di sana. Dengan aplikasi ini, Andi dapat dengan mudah melakukan transaksi di mana pun. Ini adalah hal yang dibutuhkannya saat ini.


Tanpa menunggu lama, Andi mengunduh sebuah aplikasi tersebut. Setelah itu, Andi membuat sebuah akun di sana. Andi mengisi identitas dirinya dengan lengkap, ia juga mengisikan informasi mengenai rekening pribadinya. Cukup mudah menurut Andi.


Setelah akunnya terverifikasi, Andi langsung mengisi saldo akun tersebut sebesar seratus juta rupiah. Ia akan menggunakan uang ini untuk mengetes keadaan pasar. Ia tidak bisa gegabah langsung memakai semua uang yang memang ia alokasikan untuk ini. Andi masih perlu memahami keadaan pasar.


Dalam berinvestasi di bursa, ada pepatah yang mengatakan bahwa pemula perlu berinvestasi kepada perusahaan yang produknya ia gunakan sehari-hari. Oleh karena itu, Andi membeli beberapa saham dari perusahaan yang memproduksi mie instan favoritnya.


Andi menggunakan uang lima puluh tiga juta untuk membeli saham di sana. Jika ada kenaikan, Andi akan langsung menjual saham tersebut dan beralih ke saham yang lain. Sisa uangnya Andi bagi untuk membeli saham dari perusahaan lainnya.


Jika ada kenaikan lebih dari nol koma lima persen, Andi akan langsung menjual sahamnya tersebut. Andi tidak menargetkan mendapatkan keuntungan besar dalam waktu cepat. Ia akan memakai prinsip, sedikit demi sedikit lama-lama menjadi bukit. Keuntungan sedikit demi sedikit juga pada akhirnya akan menjadi keuntungan besar.


Setelah cukup memahami keadaan pasar, Andi menambah saldonya sebanyak seratus sepuluh juta. Dengan begini Andi telah menuang semua uang yang bisa ia gunakan masuk ke dalam investasi pasar modal.

__ADS_1


Ini adalah hari jumat, jadi bursa hanya akan buka sampai jam setengah dua belas dan akan buka kembali nanti jam dua siang. Hingga bursa tutup pada hari itu, Andi telah memperoleh keuntungan sebesar enam juta lebih. Keuntungan terbesar yang Andi peroleh bukanlah dari perusahaan produsen mie instan yang dari miliki, tetapi dari sebuah perusahaan elektronik yang harga sahamnya meroket setelah perusahaan itu menciptakan teknologi baru dalam produk mereka.


“Meski ini cukup banyak ini masih jauh dari cukup. Bursa hanya buka selama lima hari. Jadi, keuntungan segini masih kurang untukku mencapai target. Mungkin aku harus bertindak lebih ekstrim dalam membeli saham hari senin besok.”


__ADS_2