
Pak Bambang yang kembali ke Rumahnya langsung berjalan menaiki tangga dan mengabaikan Bu Selena yang terus memanggil namanya.
Bu Selena yang menjadi bingung pun bertanya dengan Heru yang masuk ke dalam Rumah dengan ekspresi wajah yang sama dengan Pak Bambang.
“Heru! Ada apa? Apa telah terjadi sesuatu di Ruang Rapat?” tanya Bu Selena dengan ekspresi wajah yang bingung dengan nada suara yang penasaran.
Heru yang mendengar perkataan Ibunya pun menjadi semakin kesal karena mengingat semua penghinaan yang diterima olehnya dan Pak Bambang di Ruang Rapat.
“Dimas tidak mengalami kecelakaan! Dia selamat! Dia juga datang ke Ruang Rapat dan menghancurkan semua rencana kita!” ucap Heru dengan ekspresi wajah yang marah dengan tatapan mata yang penuh dengan kebencian sambil menendang Guci yang sedang berada di sampingnya hingga terjatuh dan pecah berkeping-keping.
Bu Selena yang melihat itu menjadi sangat terkejut tapi tidak bisa memarahi Heru karena menyadari dengan pasti kemarahan yang dirasakan oleh Heru saat ini.
“Bersihkan pecahan itu sekarang!” perintah Bu Selena dengan ekspresi wajah yang tidak baik sambil memegang kepalanya yang mulai terasa pusing dengan dengan nada suara yang tegas sambil membiarkan Heru berjalan menuju kamarnya.
Bu Selena yang juga merasa sangat pusing dan lelah dengan yang terjadi pun mengambil kunci mobil dan tasnya lalu berjalan keluar menuju ke mobilnya.
__ADS_1
Bu Selena yang sangat kesal dan marah karena gagal menyaksikan Suami dan Anaknya mengambil alih Perusahaan Arthama Jaya pun tidak sengaja melihat Arabella yang sedang berjalan di Zebra Cross.
“Aku tidak bisa menyakiti anak sialan itu maka aku akan menyakiti kekasih kecilnya dengan begitu keponakan tersayangku pasti akan merasakan sakit yang lebih parah!” ucap Bu Selena dengan suara yang rendah dan pelan dengan senyum yang jahat dan ekspresi wajah yang sinis.
Bu Selena yang ingin menabrak Arabella hingga meninggal tidak menyangka jika Arabella mendapatkan bantuan dari orang-orang sehingga membuatnya bisa selamat dari tabrakan.
Bu Selena yang tidak bisa menabrak Arabella pun menjadi panik saat mobilnya melaju dengan sangat cepat dan menabrak lampu merah.
“Aaarrgghhhh! Tidaaaaak!” teriak Bu Selena dengan sangat keras dengan ekspresi wajah yang terkejut dan ketakutan di saat bersamaan.
Bu Selena yang mengalami kecelakaan pun mengalami benturan di kepalanya hingga menyebabkan kepalanya berdarah dan tidak sadarkan diri.
Semua orang yang melihat kejadian itu menjadi sangat panik dan berteriak meminta tolong. Orang-orang yang memiliki simpati yang sangat tinggi pun memecahkan jendela pintu mobil belakang Bu Selena dan membuka pintunya dari luar lalu mengeluarkan Bu Selena yang tidak sadarkan diri keluar.
Orang-orang yang telah memanggil ambulans pun mengangkat tubuh Bu Selena memasuki ambulans dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit.
__ADS_1
Arabella yang merupakan korban yang hampir mengalami kecelakaan masih terduduk di tempatnya dengan ekspresi wajah yang terkejut bersama Ria yang terus duduk di sampingnya mencoba menenangkan Arabella yang terkejut.
Orang yang mengetahui identitas Bu Selena pun langsung mengambil handphone Bu Selena dan menghubungi Kediaman Pak Bambang untuk mengabari kecelakaan yang terjadi pada Bu Selena.
Heru yang sedang terbaring di dalam kamarnya dengan ekspresi wajah yang kesal sambil menutup matanya dengan lengannya pun langsung mengangkat teleponnya yang berdering.
“Apa?” teriak Heru dengan sangat keras yang langsung duduk di tempatnya dengan ekspresi yang terkejut dan wajah yang telah berubah menjadi biru.
“Tidak! Ibu!” teriak Heru dengan sangat keras lalu mematikan teleponnya dan membantingnya di atas tempat tidur lalu berlari menuju kamar Pak Bambang.
“Ayah! Ibu mengalami kecelakaan lalu lintas dan saat ini sedang dalam keadaan kritis di Rumah Sakit!” teriak Heru dengan nada suara yang panik dengan ekspresi wajah yang terkejut dan cemas di saat bersamaan sesaat membuka pintu kamar dan melihat Pak Bambang sedang berdiri di depan jendela.
#Bersambung#
Bagaimana nasib Bu Selena? Apakah dia akan selamat? Baca di Bab selanjutnya ya
__ADS_1