CEO Stops The Time

CEO Stops The Time
BAB 205. Rencana Mike


__ADS_3

#Flashback


Heru yang telah menculik Arabella pun membawanya ke tempat yang telah ditentukan oleh Pak Bambang dan saat sampai Heru melihat semua orang telah berada di Ruang Tamu.


“Akhirnya kau sampai juga! Apakah kau mendapatkan masalah dalam perjalanan?” tanya Pak Bambang dengan ekspresi wajah yang datar sambil berjalan ke arah Heru.


“Tidak! Tidak ada yang curiga padaku!” ucap Heru dengan ekspresi wajah yang dingin sambil menatap Arabella yang telah berpindah posisi di dalam pelukannya.


“Kalau begitu berikan wanita itu kepada Mike. Mike yang akan mengurusnya!” ucap Pak Bambang dengan tatapan mata dan nada suara yang datar sambil menatap Arabella dengan tatapan mata yang tajam.


Heru yang tidak punya pilihan lain pun menyerahkan Arabella yang ada di dalam dekapannya secara perlahan kepada Mike. Mike yang menyadari jika Heru masih menyimpan rasa kepada Arabella meski telah diperlakukan dengan buruk oleh Arabella pun menghela nafas panjang.


“Tuan Muda, kau harus melupakan Nona Arabella. Nona Arabella tidak pantas untukmu. Aku yakin kau pasti akan menemukan wanita yang baik dan akan selalu bersamamu!” ucap Mike dalam hati dengan harapan kebahagiaan Heru di masa depan.

__ADS_1


Tepat setelah Mike pergi, Pak Bambang pun menepuk pundak Heru dengan sangat kuat dan membisikkan kata yang membuat Heru dalam dilema.


“Kau tidak boleh melupakan orang yang menyebabkanmu kehilangan Ibu yang sangat kau sayangi!” sindir Pak Bambang dengan ekspresi wajah yang dingin dan tatapan mata yang tajam serta aura membunuh yang kuat.


Alex yang merasakan Aura disekitarnya telah berubah menjadi tidak nyaman pun angkat bicara untuk mengembalikan suasana seperti semula.


“Alright! Uncle sudah call Dimas so we just needed prepared the last!” ucap Alex yang masih belum lancar berbahasa Indonesia dengan senyum yang lembut.


“Good! Kita harus menyiapkan Bodyguard untuk melindungi tempat ini dan untuk memberikan Dimas pelajaran yang berharga!” ucap Pak Bambang dengan ekspresi wajah yang kesal dan penuh emosi.


“Wait! Jika hanya itu, we can lost this game!” ucap Alex dengan ekspresi wajah yang serius dengan nada suara yang tegas.


“What di you mean?” tanya Heru dengan ekspresi wajah yang bingung sambil mengkerutkan alisnya dengan tatapan mata yang penasaran.

__ADS_1


Mike yang telah menyelesaikan tugasnya dengan memindahkan Arabella dengann tangan yang terikat di atas tempat tidur dan kaki yang juga terikat dengan dua penjaga yang berjaga di luar dan di dalam kamar pun membuat Mike yakin jika Arabella tidak akan bisa melarikan diri lagi.


“Aku mengerti yang dimaksud oleh Mr. Alex, Tuan Besar dan Tuan Muda.” Ucap Mike yang berjalan mendekati ketiganya yang sedang berbicara dengan ekspresi wajah yang bertanya-tanya.


“Kita telah gagal dua kali dalam menjebak Tuan Muda Dimas karena kita tidak memikirkan orang-orang yang ada di sekitar Tuan Muda Dimas yang pasti akan membantunya keluar dari masalah yang ada!” ucap Mike yang menjelaskan pandangannya dengan ekspresi wajah yang berubah serius.


“Maksudku adalah Tuan Muda Dimas tidak akan menuruti permintaan Tuan Besar datang kemari sendirian tanpa ada bala bantuan tapi aku yakin Tuan Muda Dimas pasti akan bersikap seolah dirinya menuruti semua yang diperintahkan!” ucap Mike dengan kilatan tajam di ujung matanya.


“Jadi apa yang harus kita lakukan agar rencana kita berhasil?” tanya Heru yang sangat percaya dengan Mike.


“Bagaimana kalau kita melakukan hal yang sama seperti yang direncanakan Tuan Muda Dimas? Tuan Muda Heru dan Tuan Besar tetap ada di sini bersama puluhan Bodyguard untuk menekan Tuan Muda Dimas tapi di saat bersamaan, saya dan Mr. Alex can go with me untuk mencegah bantuan Tuan Muda Dimas datang tepat waktu!” ucap Mike dengan senyum yang jahat.


Pak Bambang yang mendengar perkataan Mike pun tersenyum puas lalu menepuk tangannya dengan sangat keras dan penuh semangat.

__ADS_1


“Bagus! Rencana yang sangat bagus!” ucap Pak Bambangd engan ekspresi wajah yang senang dengan senyum licik tak hilang dari wajahnya.


#Bersambung#


__ADS_2