
Baca ulang BAB sebelumnya karena ada sedikit tambahan pada ceritanya
Waktu pun terus berjalan hingga akhirnya waktu Perburuan Musim Gugur pun tiba, Ye Zhin yang tidak ingin Li Yuchen ketinggalan dalam Acara itu pun terus mengedor pintu kamar Li Yuchen tapi tidak ada hasilnya.
“Bos! Apa kau masih tidur? Bos, ayo bangun! Sudah saatnya Perburuan Musim Gugur dimulai!” teriak Ye Zhin dengan sangat keras sambil terus mengetuk pintu kamar berulang kali.
Mo Mingming dan kedua temannya, Liu Peng dan Xi Long, yang juga datang menjemput Li Yuchen melihat Ye Zhin yang terlihat sangat tidak sabaran.
“Tuan Muda Ye, apa yang sedang anda lakukan?” tanya Mo Mingming dengan nada suara yang polos dan ekspresi wajah yang bingung serta tatapan mata yang bertanya-tanya…
Alexa yang buru-buru kembali ke Markas Badan Intelligent Khusus pun langsung menemui Edo dan menyampaikan informasi yang didapatkannya.
Edo yang mendengar bahwa Arabella telah ketahuan dan saat ini sedang disekap di sebuah rumah yang terpencil di pinggir Kota pun mengubah ekspresi wajahnya menjadi biru.
“Gawat! Ini tidak bisa dibiarkan. Aku harus bisa melakukan sesuatu di situasi yang buruk ini!” ucap Edo dengan ekpsresi wajah yang cemas dan khawatir tapi tetap bersikap tenang.
Edo yang memanggil Ketua Ma dan juga yang lainnya pun membagi Badan Intelligent Khusus menjadi dua tim.
“Aku akan membagi kalian menjadi dua tim. Tim Pertama akan pergi mencari keberadaan Nona Arabella dan menyelamatkannya lalu Tim Kedua akan tetap disini mencari bukti bahwa Tuan Muda Dimas tidak bersalah!” teriak Edo dengan suara yang keras dan ekspresi wajah yang serius.
__ADS_1
Dalam waktu singkat semua orang pun bergegas pergi menjalankan tugas yang diberikan Edo sementara Edo hanya duduk di mejanya mengerjakan urusan Perusahaan selama Dimas tidak ada.
Waktu yang terus berjalan membuat matahari yang tenggelam memunculkan dirinya kembali, Ketua Ma yang berhasil mendapatkan bukti bahwa Dimas tidak bersalah pun menyerahkannya kepada Edo.
Edo yang tidak ingin menyia-nyiakan waktu yang berharga pun bergegas ke Kantor Polisi bersama Pengacara.
Pengacara yang sangat paham cara mengatasi masalah yang sedang dihadapi Dimas pun bergerak maju untuk membebaskan Dimas.
Pengacara yang terus berada di dalam Ruangan bersama Polisi hingga pagi pun akhirnya keluar dengan senyum yang cerah.
“Baiklah. Semua bukti telah ditemukan dan karena Dimas tidak dinyatakan bersalah maka kami akan membebasskannya!” ucap Kepala Polisis yang bertugas berhadapan dengann Pengacara yang dipilih Edo.
Edo yang sangat senang karena dapat melihat Dimas lagi pun tak kuasa menahan tangis sehingga membuat Edo terlihat seperti anak kecil.
“Tuan Muda! Akhirnya anda bebas juga!” ucap Edo dengan ekspresi wajah yang bahagia dan senyum yang lebar.
“Tenanglah. Aku baik-baik saja dan tidak ada yang perlu dicemaskan.” Ucap Dimas dengan senyum yang menenangkan.
Dimas yang telah bebas pun pergi bersama Edo dengan ekspresi wajah yang sangat bahagia mengingat semua hal buruk yang dilakukan Heru dan Ayahnya.
__ADS_1
“Aku tidak akan memaafkan kalian. Aku akan memberikan perhitungan dua kali.. Ah! Tidak sepuluh kali lipat jadi tunggu saja!” ucap Dimas dengan ekspresi wajah yang kejam dan senyum yang jahat.
Dimas yang tidak melihat keberadaan Arabella pun mencoba bertanya dan Edo yang tau dirinya berada di situasi yang sulit akhirnya memutuskan mengatakan semuanya.
Dimas yang mendengar bahwa Arabella sedang disekap oleh Heru pun menjadi sangat marah dan semakin membenci Heru.
“Hah! Sial! Apa yang kalian lakukan disini? Cepat keluar dan temukan Arabella!” ucap Dimas dengan suara yang tinggi dan tatapan mata yang tajam.
Semua orang yang mendengar perintah dari Dimas pun bergerak dengan cepat mencari informasi keberadaan Arabella.
Sementara itu, Arabella yang telah berlari dan bersembunyi semalaman pun tiba-tiba seperti mendengar suara mobil.
Arabella yang merasa jika dirinya sudah semakin dekat dengan jalan umum pun menjadi sangat semangat dan terus berlari menuju sumber suara.
Kedua Bodyguard yang melihat Arabella terus bergerak dengan kaki yang terpincang pun menjadi sangat senang dan bahagia lalu saat jarak di antara keduanya semakin menipis Arabella pun berteriak dengan sangat keras mencoba menarik perhatian orang lain.
Lalu tiba-tiba saat Bodyguard hampir menangkap tubuh Arabella. Arabella pun berlari melewati aspal dan tiba-tiba sebuah mobil bergerak ke arah berlawanan hingga menyebakan sesuatu terjadi.
Bersambung
__ADS_1
Apa yang terjadi pada Arabella? Apakah ada yang bisa menebaknya.