CEO Stops The Time

CEO Stops The Time
BAB 77. Rencana Membalas Balik III


__ADS_3

Dimas yang senang karena Edo dapat menebak dengan benar orang yang menjadi dalang dari masalah yang ada segera memberikan Edo tugas yang cukup berat hingga membuat Edo menjerit dalam hati.


“Kau sudah tau siapa orangnya jadi kau juga pasti tau apa yang harus dilakukan!” ucap Dimas dengan tatapan tajam sambil berdiri dari kursinya dan berjalan menuju ke arah Edo yang sedang bediri.


“Jangan biarkan semua orang yang terlibat dapat tenang. Buat mereka semua merasakan akibatnya karena telah mengganggu Dimas Arthama Jaya dan Nyonya masa depan Arthama Jaya Group!” ucap Dimas sambil menepuk pundak Edo satu kali sehingga membuat Edo merasakan beban yang sangat berat saat ini.


“Akan saya laksanakan sesuai perintah Tuan Muda!” jawab Edo dengan mata yang tajam seperti elang dan ekspresi wajah yang serius.


“Ya Tuhan! Aku kira setelah pertunangan Tuan Muda dan Nona Arabella, aku dapat beristirahat beberapa hari dan aku mungkin bisa liburan tapi ternyata realita tidak sesuai dengan ekspektasi. Selamat tinggal Bali!” jerit Edo dalam hati dengan ekspresi memelas dengan tatapan mata yang sedih sesaat Dimas berada di belakang Edo.


“Aku ingin semua selesai besok pagi! Aku menunggu kabar baiknya!” ucap Dimas dengan ekspresi wajah yang serius sambil duduk kembali di kursinya sambil melihat ke arah Edo dengan dua tangan diletakkan di sakunya.


“Saya mengerti, Tuan Muda!” jawab Edo sambil menganggukkan kepalanya satu kali sambil memberikan hormat untuk keluar dari Ruang kerja Dimas.


Dimas yang melihat kepergian Edo merasakan kasihan kepada Edo sehingga Dimas berencana akan memberikan Bonus tiga kali lipat setelah masalah ini benar-benar berakhir dan membiarkannya mengambil cuti liburan selama satu minggu penuh.


“Hah! Kasihan anak itu, sepertinya aku harus lebih bebaik hati padanya!” gumam Dimas sambil melemaskan ototnya yang tegang karena masalah yang ditimbulkan Clara.


Edo yang kembali ke Ruang Pribadi yang sengaja disiapkan Dimas di dalam Kediaman Arthama Jaya khusus untuk Edo langsung bergerak membuka Laptopnya dan menjelajahi dunia maya. Jari-jari Edo pun bergerak dengan sangat lincah di atas keyboard sehingga menghasilkan nada yang cukup indah didengar di dini hari.


“Tap! Tap! Tap!”

__ADS_1


“Aku akan mulai dengan memberikan pelajaran kepada beberapa akun gosip dan wartawan yang berani membuat berita buruk tentang Tuan Muda dan Nona Arabella!” gumam Edo yang sedang duduk di kursinya sambil meletakkan tangannya di dagu seolah sedang berfikir.


Edo pun mulai menghancurkan kehidupan beberapa orang yang menjadi admin atau pemilik akun gosip dengan menyebarkan semua data pribadi mereka di dunia maya sehingga membuat beberapa Artis, Manager Artis dan Perusahaan tempat Artis yang pernah bermasalah dengan beberapa akun gosip bergerak melaporkannya ke kantor polisi sehingga dalam waktu singkat akun-akun tersebut hilang dari dunia maya.


Tak hanya itu, Edo juga membuat beberapa wartawan yang bekerjasama dengan Clara kehilangan pekerjaannya dan bahkan Wartawan tersebut masuk ke dalam list hitam agar tidak ada seorang Perusahaan yang mau mempekerjakan mereka karena jika ketahuan maka perusahaan tersebut akan terancam bangkrut.


“Baiklah, akun-akun gosip dan juga wartawan itu semuanya telah mendapatkan balasannya dan aku sangat yakin mereka semua pasti sedang sangat terkejut lalu mencari cara untuk lepas dari masalah ini!” ucap Edo dengan senyum jahat yang terlihat jelas di wajahnya dengan perasaan bahagia.


“Aku ternyata sangat cocok untuk urusan seperti ini. Apa aku adalah penjahat sesungguhnya? Hmmm, aku sangat menikmati melihat orang-orang hancur dengan apa yang telah aku lakukan!” ucap Edo dalam hati sambil


meletakkan tangannya di dagu dan memiringkan kepalanya sambil memejamkan mata seolah sedang berfikir keras.


“Baiklah. Tugas kita masih panjang. Sekarang waktunya membalas orang yang menjadi dalang dari semua masalah ini!” ucap Edo sambil tertawa jahat dengan jari-jarinya yang tidak berhenti menari dengan indah di atas keyboard laptopnya.


Edo dengan berani tidak menutupi wajah Heru Arthama Jaya yang menjad selingkuhan Clara sekaligus Sepupu Dimas yang merupakan Pewaris Kedua dari Perusahaan Arthama Jaya Group setelah Dimas karena Edo tau jika


Dimas juga ingin membalas keduanya secara bersamaan.


“Maafkan aku Tuan Muda Heru karena tidak mengeblur wajahmu tapi itu semua salahmu sendiri kenapa berani bermain api dengan Kekasih Tuan Mudaku jadi terimalah hadiah dariku!” gumam Edo yang lagi-lagi terus tertawa jahat hingga membuat semua pelayan yang telah bangun dan mulai melakasanakan tugasnya merinding setiap kali melewati Ruang Pribadi Edo.


“Sayang sekali aku tidak bisa meretas File Pribadi milik Tuan Muda Heru tapi aku masih bisa meretas file milik Nona Clara jadi aku akan melakukannya dari sini!” gumam Edo sambil meminum segelas es jeruk yang manis.

__ADS_1


Edo yang telah meretas beberapa CCTV dan beberapa file pribadi milik Clara akhirnya menemukan bukti yang sangat kuat lalu tanpa segan menyebarkan semua bukti kuat tersebut seperti foto dan video tentang kebersamaan Clara dan Heru. Edo juga memberikan bukti screen shoot percakapan mesrah antara Clara dan Heru ke dunia maya.


Edo yang tidak ingin memberikan Clara kesempatan untuk membela dirinya dan kembali ke dunia hiburan lagi akhirnya menyebarkan video hubungan intim yang dilakukan keduanya di beberapa hotel dengan wajah Clara yang terlihat dengan sangat jelas yang diambil dari kamera CCTV yang telah diretas oleh Edo dengan mudah.


“Maafkan aku Tuan Muda Heru karena membuatmu menjadi tumbal!” ucap Edo dengan tawa jahat sambil memakan sepiring mi instan dengan telur dengan cabai rawit yang banyak.


Dalam waktu beberapa jam bahkan sebelum pukul enam pagi, semua orang yang ada di seluruh Indonesia menjadi sangat gaduh dengan berita yang terjadi begitu tiba-tiba. Semua orang pun langsung menghina Clara dengan kata-kata yang sangat pedas dan juga kejam.


Semua orang yang sebelumnya menghina Arabella langsung menghujani Instagler milik Arabella dengan permintaan maaf bahkan semua orang yang terlibat dalam penyebaran berita buruk tentang Arabella langsung membuat video permintaan maaf bahkan sampai menangis-nangis dengan tersedu-sedu.


Itu semua terjadi karena Edo tidak hanya menghancurkan semua orang yang mengganggu hubungan Dimas dan Arabella tapi juga memulihkan reputasi dan nama baik Arabella yang sempat rusak dalam waktu beberapa jam terakhir setelah Edo menyebar sebuah video asli tentang percakapan Arabella dan Clara yang ada di sebuah Cafe.


Sementara itu, Dimas yang juga tidak bisa tidur karena masalah Arabella terus memantau semua yang terjadi dari dalam ruang kerjanya. Dimas yang melihat situasi telah berbalik melawan Clara dan Heru membuat Dimas dapat sangat lega.


“Aku akan memberikan kabar baik ini langsung kepada Arabella tapi apakah Arabella sudah bangun?” tanya Dimas pada dirinya sendiri yang kemudian memanggil Pak Antoni untuk mencari tau.


#Bersambung#


Jangan Lupa Like, Komen dan Vote ya..


😊😍😘

__ADS_1


Terima kasih


__ADS_2