CEO Stops The Time

CEO Stops The Time
BAB 206. Meledakkan Mobil


__ADS_3

Dimas yang tidak tau jika Ketua Ma dan Anggota Badan Intelligent Khusus yang lain mendapatkan masalah pun terdiam memikirkan solusi.


Namun sebelum Dimas mengatakan sesuatu, Pak Bambang telah mengeluarkan pisau kecil yang tajam dan mengarahkannya ke leher Arabella.


“Aku tidak punya kebaikan hati yang panjang untuk menunggumu membuat keputusan jadi aku akan membantumu membuat keputusan itu sekarang. Apakah kau ingin menyerahkan hidupmu atau mengorbankan hidupnya?” tanya Pak Bambang dengan ekspresi wajah yang dingin dan kata-kata yang kasar dan terdengar sangat kejam.


Dimas yang melihat jika bala bantuannya belum datang sama sekali pun menggigit bibir bawahnya lalu bertekuk lutut di hadapan Heru dan Pak Bambang.


Heru yang melihatnya pun mengukirkan senyum kemenangan lalu memberikan kode kepada semua Bodyguard yang ada di dalam Ruangan itu untuk menghajar Dimas.


Di saat bersamaan, Ketua Ma yang telah pergi lebih dulu berpikir jika dirinya akan sampai di Kediaman Keluarga Arthama Jaya lebih dulu tidak menyangka jika ada beberapa mobil yang bergerak mengikuti mereka hingga akhirnya berhasil menyusul mereka.


“Sial! Siapa mereka? Apakah mereka adalah orang-orang Tuan Muda Heru?” tanya Ketua Ma yang ada di mobil paling depan dengan ekspresi wajah yang kesal.

__ADS_1


Ketua Ma yang melihat orang-orang yang ada di dalam mobil itu telah keluar semua dengan menggunakan senjata tajam pun menggigit bibirnya lalu keluar dari mobil dengann diikuti Anggotanya yang lain.


Ketua Ma yang melihat semua Anggotanya bertarung melawan setiap orang yang ada di pihak Heru pun menatap Mike yang merupakan Asisten Pribadi Heru berdiri di depannya.


“Hmmm, sepertinya Tuannya telah melepaskan Anjingnya untuk menggigit lawannya?” sindir Ketua Ma yang mencoba membuat Mike marah sambil memberikan tatapan mata yang merendahkan tapi kata-kata Ketua Ma tidak berpengaruh sama sekali.


Mike yang tidak menganggap ucapan Ketua Ma adalah hal yang penting pun maju ke depan dan melayangkan tinjunya ke arah Ketua Ma yang akhirnya membuat Ketua Ma membalasnya hingga pertengkaran terjadi.


Bodyguard yang ada di belakang Alex pun langsung berpencar ke berbagai sisi sehingga membuat Ketua Ma yang sedang bertarung dengan Mike kehilangan konsentrasinya.


“Semuanya hati-hati! Musuh sedang membuat rencana lain!” teriak Ketua Ma dengan suara keras sambil bergerak mundur menjaga jarak dari Mike lalu berpindah ke posisi bertahan.


Namun tepat setelah Ketua Ma memberikan peringatan Mike telah menendang perut Ketua Ma dengan sangat keras hingga Ketua Ma terjatuh dan membuat anggotanya yang lain cemas dan marah di saat bersamaan lalu menghajar orang-orang yang dibawa Mike dengan membabi buta.

__ADS_1


Alex yang melihatnya pun tersenyum sinis lalu mengepalkan tangannya yang masih terangkat ke atas dan tiba-tiba Bodyguard pun mengeluarkan granat yang tersimpan di jaketnya lalu melemparkannya ke arah mobil yang dibawa oleh Ketua Ma dan yang lainnya.


Ledakan besar satu per satu pun terdengar dan api yang berkobar pun terlihat sangat jelas hingga membuat semua Anggota Badan Intelligent Khusus terdiam dan menghentikan tindakannya.


Ketua Ma yang tidak menyangka jika Mike menargetkan mobil mereka dan bukanlah mereka pun menjadi sangat terkejut lalu kembali ke kenyataan setelah melihat orang-orang yang dibawa Mike mundur dan memasuki mobil mereka.


Ketua Ma dan yang lainnya yang tidak bisa mengejar orang-orang itu pun memukul aspal yang ada di depannya lalu meneteskan air mata penyesalan saat melihat Anggotanya yang lain yang ikut terbakar di dalam mobil yang telah dipenuhi Api yang membara.


“Aaaarrgghhhhhh! Tidaaakkk!” teriak Ketua Ma dengan sangat keras dalam posisi berlutut dengan air mata kesedihan dan penyesalan keluar dari matanya.


#Bersambung#


Waduh, mobil sudah terbakar. Apakah Ketua Ma dan yang lain masih bisa sampai di tempat Dimas tepat waktu? Apakah dalam pertempuran kali ini Heru yang akan menang? Tunggu jawabannya di BAB selanjutnya ya...

__ADS_1


__ADS_2