
Mike yang tau jika dirinya pasti akan dalam masalah mencoba pasrah dengan berdiri diam dengan kepala tertunduk.
"Apa kau tau berita apa yang sedang tersebar saat ini?" tanya Bu Selena dengan ekspresi wajah yang marah dan kesal yang ditunjukkannya kepada Mike.
"Berita tentang hubungan skandal antara Tuan Muda Dimas, Arabella dan Clara." jawab Mike yang langsung mengangkat kepalanya melihat ke arah Bu Selena.
"Hah, kau adalah Asisten Pribadi Putraku dan kau tidak tau berita apapun yang sedang membahayakan Putraku!" ucap Bu Selena dengan urat-urat nadi yang terlihat jelas di dahinya sambil menunjuk ke arah Mike.
Mike yang tidak mengerti apa yang dimaksud Bu Selena pun hanya bisa memasang wajah bingung dengan mata yang terbuka lebar.
"Kau tidak perlu melayani dan menjadi Asisten Heru lagi. Kau bisa kembali ke rumahmu. Aku akan membayar gajimu dengan penuh dan jangan coba-coba mengatakan apapun pada Heru." ancam Bu Selena yang emosi dan langsung berdiri dari tempat dudunya lalu pergi meninggalkan Mike yang masih berdiri seperti patung di tempatnya karena terkejut mendengar dirinya telah dipecat.
Mike yang akhirnya sadar langsung mengambil handphonenya dan mencari tau apa yang telah terjadi dan menyadari akan kesalahannya sehingga membuat Mike pergi ke kamarnya dan merapikan semua barang-barangnya.
Sementara itu, Clara yang sangat marah karena dua orang yang dulunya sangat mengagungkannya tiba-tiba bersatu untuk menghancurkan hidupnya.
"Bagaimana bisa Heru juga melakukan itu padaku? Ini semua pasti karena Wanita Kampung itu! Beraninya dia menggoda pria-priaku!" teriak Clara yang kesal sambil melemparkan gelas yang ada di dekatnya ke arah dinding sehingga membuat gelas itu pecah dan pecahannya berserakan dimana-mana.
"Aku rasa ini semua terjadi karena kau menyinggung Tunangan Tuan Muda Dimas, Clara. Aku sudah pernah bilang padamu untuk menghentikan semua ini sebelumnya." ucap Alea mencoba membela dirinya sambil menunjukkan ekspresi wajah yang kesal sambil memijat dahinya yang mengkerut karena pusing dengan banyaknya skandal yang menimpa Clara.
"Kau ingin aku berhenti setelah semua yang dilakukannya. Mustahil! Dia harus membayar semuanya." teriak Clara sambil melempar bantal sofa yang ada di dekatnya.
Alea yang melihat sikap Clara pun tersenyum bahagia dalam hati sambil memasang wajah iba.
"Semakin kau marah dan ingin balas dendam pada Arabella maka semakin banyak orang membencimu dan semakin dekat akan kehancuran karirmu!" tawa Alea diam-diam dengan sorot mata yang tajam.
"Hmmm, tapi aku masih belum bisa membiarkanmu hancur sekarang karena aku masih membutuhkan banyak uang untuk menunjang masa depanku!" ucap Alea dalam hati sambil berjalan mendekati Clara yang masih marah.
Namun saat Alea ingin mendekati Clara agar Clara bisa menahan amarahnya tiba-tiba Handphone Alea berbunyi dan saat dirinya melihat ternyata banyak sekali pesan masuk.
__ADS_1
"Ting! Ting! Ting!" suara pesan.
"Kring! Kring! Kring!" suara telepon.
"I-ini dari sutradara!" seru Alea dengan wajah terkejut dan cemas sambil melihat layar handphonenya yang langsung melihat ke arah Clara yang juga ikut bingung.
"I-ini adalah sutradara terkenal yang kemarin berencana membuatmu menjadi seorang Aktris Layar Lebar. Bagaimana jika dia ingin membatalkan niatnya karena skandalmu?" tanya Alea pada Clara dengan terang-terang dengan ekspresi wajah bingung.
"Kau adalah Managerku. Kau harus memikirkan caranya." ucap Clara yang langsung melarikan diri darj tanggungjawabnya yang membuat Alea menjadi kesal dan bergumam dalam hati.
"Dia yang berbuat dan ingin aku yang menyelesaikannya! Hah!" guman Alea dalam hati dengan wajah yang marah dan kesal.
Alea pun mengangkat telepon sutradara dengan was-was yang membuat debaran jantungnya berdebar dengan sangat kencang.
"Deng! Deg! Deg!"
"Halo, Sutradara! Ada yang bisa saya bantu?" tanya Alea dengan nada lembut dan merendah dengan senyum terpaksa di wajahnya dengan keringat yang mengalir ke dahinya.
"Ti-tidak. Jangan lakukan itu, Pak. Saya mohon pertimbangkan kembali!" ucap Alea yang terbata-bata karena terkejut dengan apa yang didengarnya.
"Jika bapak khawatir dengan skandal yang ada maka saya jamin bahwa Skandal ini tidak akan mempengaruhi film yang akan dirilis nantinya!" ucap Alea dengan terburu-buru dengan nada meyakinkan dengan keringat yang mengalir ke pipinya serta ekspresi wajah yang cemas yang tak bisa ditutupinya.
"Baik. Aku akan beri kamu kesempatan asalkan berita yang beredar dapat segera reda dan langsung lakukan klarifikasi!" ucap Sutradara dengan nada marah dan ekspresi wajah yang kesal.
"Lalu, minta Nona Clara datang ke Apartemenku jika ingin kesempatan itu benar-benar datang. Jangan khawatir, aku hanya mengajaknya makan malam." ucap Sang Sutradara dengan wajah senang dan tawa yang menjijikkan seolah sedang memikirkan sesuatu yang kotor.
"Baiklah Sutradara. Kirimkan saja alamatnya." ucap Alea dengan senyum cerah di wajahnya.
"Ini semua adalah kesalahanmu jadi selesaikan sendiri!" ucap Alea dalam hati sambil tertawa jahat yang disembunyikannya saat berbalik arah berlawanan dengan Clara.
__ADS_1
Clara yang mendengar percakapan Alea dan sutradara menjadi sangat marah dan berencana tidak ingin datang tapi Alea yang tidak ingin kehilangan uangnya pun memberikan alasan yang akhirnya membuat Clara terpaksa menerimanya.
"Apa kau sudah gila?"ucap Clara dengan ekspresi wajah yang marah dan kesal hingga membuat urat-urat nadi di dahinya keluar.
"Jangan terburu-buru Clara. Kau harus pahami masalah ini baik-baik. Ingat nama baikmu sudah hancur dan kau sudah dianggap masyarakat sebagai Wanita Penggoda yang Serakah!" ucap Alea mencoba menenangkan Clara yang marah dengan ekspresi wajah yang meyakinkan sambil menunjukkan beberapa komentar netizen tentangnya.
"Apa kau yakin ingin mengorbankan semua usaha yang kalu lakukan selama bertahun-tahun hanya karena masalah ini?" tanya Alea dengan ekspresi wajah yang serius dan sorot mata yang tajam yang langsung membuat Clara menjadi bimbing dan langsung mengambil tablet yang berisikan komentar buruk masyarakat tentangnya.
"Aku tidak ingin menjual diriku kepada Sutradara tua seperti itu. Kau tau jika seleraku lebih tinggi dari ini!" ancam Clara yang masih kesal dengan saran dari Alea yang menurutnya sangat rendahan.
"Aku tidak mengatakan kau akan menjual dirimu. Aku hanya akan bilang kau kesana hanya untuk makan malam dengan Sutradara." ucap Alea menjelaskan dengan berapi-api sambil menggerak-gerakkan tangannya beberapa kali.
"Kau jangan khawatir karena aku akan pergi bersamamu dan kau tidak akan pergi sendiri nantinya." ucap Alea dengan nada serius dan lembut sambil membujuk Clara agar mau pergi.
"Baik, kau urus saja semuanya!" ucap Clara dengan ekspresi wajah yang marah dan kesal sambil duduk di atas sofa dengan dua tangan dilipat di dadanya.
Alea yang juga harus mengendalikan berita yang ada langsung meminta Clara melakukan semua yang dikatannya.
"Kau juga harus menggembok akun sosial mediamu sekarang Clara lalu mensortir komentar di akun sosial mediamu dan jangan lupa buatlah status seolah kau adalah korban dari Konspirasi dari seseorang yang ingin karirmu jatuh." ucap Alea dengan nada tegas dan ekspresi wajah yang serius sambil menyerahkan Handphonenya kepadanya.
"Baiklah!" ucap Clara dengan ekspresi wajah yang malas sambil mengambil handphone miliknya dari tangan Alea.
Clara pun dengan setengah hati melakukan semua yang dikatakan Alea padanya meskipun begitu beberapa orang yang menjadi fans fanatik Clara maju dan membelanya hingga menyerang beberapa akun sosial media artis lain yang mencoba menyinggung Clara.
#Bersambung#
Jangan Lupa Like, Komen dan Vote ya..
😊😍😘
__ADS_1
Terima kasih