
Edo yang tak ingin dimarahi lagi oleh Dimas pun bergegas kembali ke kantor untuk mengambil berkas laporannya. Edo pun melajukan mobilnya dan sampai di kantor tepat sebelum hari menjadi gelap.
Edo yang datang ke kantor di sambut oleh Satpam dan beberapa karyawan yang ternyata sedang lembur. Edo pun bergerak cepat menuju ruangannya dan membawa laporannya dan kembali ke tempat parkir untuk melajukan kembali mobilnya menuju Kediaman Dimas.
Setelah setengah jam berlalu, Edo pun turun dari dalam mobil dengan wajah yang senang dan tak lupa membawa berkas laporannya agar tidak diusir lagi oleh Dimas. Edo yang diberitau oleh Pak Antoni jika saat ini Dimas sedang beristirahat memilih untuk kembali ke rumahnya karena tidak mau mengganggu Dimas dan membawa laporan pekerjaannya kembali.
"Tuan, apakah anda ingin bertemu dengan Tuan Muda?" tanya Pak Antoni.
"Benar. Tuan Muda ada di kamarnya kan?" tanya Edo.
"Benar Tuan. Namun, maafkan saya Tuan, saat ini Tuan Muda sedang tertidur sepertinya itu adalah efek obat yang diminumnya. Jika Tuan mau, Tuan bisa menunggu sampai Tuan Muda terbangun. Saya akan menyiapkan minuman dan juga makanan untuk menemani Tuan menunggu." ucap Pak Antoni.
"Ah, Tidak perlu. Aku akan pulang ke rumah saja. Aku akan kembali lagi besok." ucap Edo.
"Baiklah, Tuan. Hati-hati di jalan." ucap Pak Antoni sopan.
Setelah selesai menyampaikan apa yang ingin dikatakan Edo pun kembali masuk ke dalam mobilnya dan memutar arah kembali ke rumahnya. Lalu mandi, makan malam dan beristirahat.
Sementara itu di kediaman Dimas, Dimas yang tertidur terus bermimpi tentang semua yang terjadi di kehidupannya yang lalu. Dimas terus memimpikan tentang kebersamaannya dengan Permaisuri Shiena. Dimas yang terbangun dari tidurnya segera memanggil Pak Antoni.
"Apa ada yang bisa saya bantu, Tuan Muda?" tanya Pak Antoni.
"Aku ingin kau..." ucap Dimas terputus.
'Tidak! Aku tidak bisa memerintahkan Pak Antoni untuk urusan mencari seorang gadis. Dia pasti akan bertanya dan memikirkan hal macam-macam nanti. Sebaiknya tugas ini aku serahkan saja pada Edo.' fikir Dimas.
"Siapkan aku air hangat. Aku ingin mandi sekarang. Bawakan juga makan malamku kemari." perintah Dimas.
"Baik, Tuan Muda. Apa ada lagi yang Tuan Muda butuhkan?" tanya Pak Antoni.
"Tidak!" ucap Dimas tegas.
__ADS_1
Pak Antoni yang merasa tidak memiliki tugas tambahan pun segera bergerak melakukan perintah Dimas.
"Tunggu!" teriak Dimas.
"Ada apa Tuan Muda?" tanya Pak Antoni sopan.
"Dimana Edo?" tanya Dimas.
"Tuan Edo ada di rumahnya. Sore tadi, Tuan Edo datang tapi karena Tuan Muda sedang tertidur jadi saya memintanya untuk menunggu. Namun, Tuan Edo menolak dan kembali ke rumahnya." ucap Pak Antoni.
"Baiklah. Apa dia tidak menitipkan sesuatu?" tanya Dimas.
"Tidak Tuan Muda." ucap Pak Antoni.
Baiklah, kau boleh pergi!" perintah Dimas.
"Baik, Tuan Muda." ucap Pak Antoni.
Sementara itu, Clara yang kesal karena telah di usir oleh Dimas pun pergi dari Kediaman Dimas menuju Apartemennya. Clara yang kesal kemudian melempar semua barang yang ada di dalam kamarnya ke dinding sehingga terlihat sangat berantakan.
Clara yang marah pun menghubungi Heru dan memintanya datang untuk menemuinya Heru yang memang membutuhkan seorang wanita untuk dijadikan pelampiasan nafsunya pun dengan senang hati pergi ke Apartemen Clara.
Heru yang merupakan sepupu Dimas ternyata telah berpacaran dengan Clara jauh sebelum Clara mengenal Dimas dan menjadi seorang Model Internasional. Heru meminta Clara untuk mendekati Dimas untuk menghancurkan hatinya dan membuatnya sakit hati.
Clara yang awalnya melakukan semua itu demi ketulusan cintanya pada Heru perlahan berubah menjadi perasaan cinta dengan keegoisan yang besar karena selalu dimanjakan dengan fasilitas mewah dan kehidupan yang mewah bahkan Clara mendapatkan sponsor menjadi seorang Model Internasional dari Dimas.
Tak lama kemudian, Heru yang baru sampai di Apartemennya Clara langsung masuk tanpa memberi kabar lebih dulu karena telah mengetahui password Apartemen Clara. Heru yang melihat Clara yang sedang minum segelas anggur di ruang tamu segera menghampirinya.
Heru pun segera memeluk Clara dan mencium tengkuk lehernya. Clara yang terkejut spontan mendorong Heru hingga Heru terdorong ke belakang. Heru yang terkejut tidak marah sama sekali dengan tindakan Clara bahkan Heru langsung mencium bibir Clara yang saat itu masih memiliki sisa minuman anggur di bibirnya.
Clara yang awalnya tidak sadar kedatangan Heru akhirnya mengetahui bahwa pria yang datang dan langsung menciumnya adalah Heru hingga saat Heru mulai menciumnya lagi Clara tidak menolaknya sama sekali dan malah membalasnya.
__ADS_1
Heru yang memang sedang membutuhkan seorang wanita memilih membuat Clara sebagai tempat pelampiasannya dan Clara yang ingin melepaskan amarahnya pada Dimas pun memilih untuk melakukannya dengan Heru hingga akhirnya mereka menghabiskan waktu bersama layaknya suami istri.
Clara yang kehabisan tenaga pun tertidur di atas ranjangnya dengan tidak memakai sehelai pakaian pun. Namun, Heru yang merasa belum puas dengan pergulatan mereka setelah berjam-jam pun memilih untuk keluar dan mencari wanita lain lalu meninggalkan Clara sendiri.
Namun, sebelum pergi Heru yang melihat kamar Clara yang sangat berantakan dengan pecahan kaca dimana-mana memanggil Tukang Bersih-bersih Perempuan ke Apartemennya Clara. Heru memberikan banyak uang dan tips pada Tukang Bersih-bersih itu agar dirinya bisa menutup mulut dan matanya dari semua yang dilihatnya.
Lalu, Heru pun pergi ke kamar mandi dan membersihkan dirinya selama setengah jam dan mengganti pakaiannya dengan pakaian baru yang dibawanya dari dalam mobilnya.
Ketika Heru sedang mandi tiba-tiba Tukang Bersih Perempuan itu pun tidak sengaja melihat tubuh yang sangat indah dengan otot-otot berbentuk kotak pada tubuh Heru pun menjadi merah padam. Heru yang memang masih ingin mencari wanita lain untuk dijadikan Pelampiasan karena Clara telah tertidur pun melihat kecantikan alami yang belum tersentuh dari Tukang Bersih-bersih itu pun mulai menggodanya
Heru yang belum selesai mandi pun keluar dari kamar mandi dengan hanya memakai handuk di pinggangnya lalu berjalan ke arah Tukan Bersih-bersih dan berpura-pura memintanya mengambilkan pakaiannya yang bersih. Lalu, Heru melakukan trik dengan tidak sengaja membuat dirinya dan Tukang Bersih-bersih terjatuh bersama di atas ranjang.
Perempuan itu yang awalnya telah menyukai tubuh Heru pun akhirnya terjebak dalam perangkap yang dibuat oleh Heru hingga memberikan apa yang diinginkan Heru bahkan rela memberikan kesuciannya pada Heru.
Heru yang merasa menemukan kucing peliharaan yang baru pun menjadi sangat bersemangat hingga perempuan itu pun merasakan lemas di kakinya akibat perbuatan Heru. Heru kemudian membawa sprei yang terdapat noda darah keperawanan kucing peliharaannya yang baru ke tempat laundry dan tak lupa membawa kucing peliharaannya itu ikut pergi bersamanya.
Heru pun membawa perempuan itu ke Apartemennya dan memintanya untuk tinggal disana sementara. Tak lupa, Heru juga memberikan uang tunai dan kartu kredit untuk perempuan itu lalu pergi meninggalkannya ke sebuah tempat hiburan malam.
Heru pergi ke tempat itu untuk menemui teman-temannya dan juga untuk minum-minum. Heru yang telah minum sangat banyak pun pulang sendri dalam keadaan mabuk berat dengan membawa mobilnya sendiri padahal salah satu temannya telah mencoba menawarkan diri untuk mengantar.
Di dalam perjalanan pulang, Heru tidak sengaja menabrak sebuah mobil yang ada di depannya hingga mobil itu kehilangan keseimbangan dan terjatuh dari atas bukit dan masuk ke dalam jurang. Mobil itu pun hancur dan seketika menewaskan sepasang suami istri yang ada di dalamnya.
Heru yang awalnya mabuk berat pun langsung tersadar saat dirinya menabrak sebuah mobil. Heru yang takut menjadi tersangka segera menghubungi ibunya yaitu Bu Selena dan langsung menceritakan semuanya.
Bu Selena yang tidak ingin anak satu-satunya masuk ke dalam Penjara karena membunuh orang pun segera memerintahkan Heru untuk segera pergi dari tempat itu sebelum Polisi datang. Bu Selena dengan cepat juga memerintahkan orang kepercayaannya untuk menjemput Heru dan membuang mobil yang dikendarainya.
#**Bersambung#
Jangan Lupa Tekan LIKE, KOMEN, VOTE..
🥰😍😘😚
__ADS_1
Terima kasih**