
Arabella yang tidak pernah mendapatkan perlakuan yang begitu baik dari orang lain menjadi takut jika semua perlakuan itu hanya tipuan belaka seperti yang terjadi padanya yang telah ditipu dengan sikap baik Heru.
Arabella yang mengagumi isi yang ada di dalam Villa itu tidak menyadari Dimas yang sedang memberikan perintah kepada Kepala Pelayan serta seluruh Pelayan yang bekerja disana.
"Aku ingin kalian melayaninya dengan SANGAT BAIK! Tidak boleh ada kesalahan sedikitpun. Wanita muda yang kalian lihat saat ini adalah Nyona Muda masa depan kalian. Dia akan menjadi Istriku segera. Jika ada yang membuatnya tidak puas maka kalian akan DIPECAT!" ucap Dimas penuh penekanan dibeberapa kata.
Kepala Pelayan dan juga semua Pelayan pun serempak mengangguk tanda mengerti. Tidak ada satu pun di antara mereka yang ingin berhenti dari pekerjaannya saat ini dan itu semua karena gaji dan juga tunjangan yang ditawarkan sangatlah besar sehingga membuat semuanya bersedia menuruti perkataan Dimas dan berusaha sekuat tenaga menyenangkan hati Arabella.
Dimas yang tau jika uang yang dimilikinya suatu saat akan habis jika dirinya tidak bekerja dengan keras tapi itu juga tidak berguna jika uang banyak yang dimiliki tidak bisa membuat orang yang sangat dicintainya hidup bahagia dan serba berkecukupan. Dimas pun tidak segan untuk memberikan gaji yang besar untuk seorang Pelayan asalkan Pelayan itu dapat melayani Arabella dengan baik.
Setelah memberikan perintahnya, Dimas pun mengajak Arabella ke ruang makan. Arabella yang memang sudah sangat lapar pun mengikuti Dimas dari belakang. Ketika sampai, Arabella yang telah sangat lapar karena tidak makan apapun sejak pagi tidak bisa menutupi perasaannya.
Arabella pun menghabiskan semua makanan yang ada didepannya tanpa rasa malu sementara Dimas hanya tersenyum senang melihatnya. Selama Arabella makan, Dimas tidak berkomentar apapun dan tetap melanjutkan makannya bersama Arabella karena Dimas tau jika dirinya mengatakan satu kata saja maka Arabella akan berhenti makan dan itu bukanlah hal yang diinginkannya.
Setelah selesai makan, Dimas mengantar Arabella ke kamarnya dan memanggil Pelayan untuk melayaninya tapi Arabella yang masih penasaran alasan Dimas mau menolongnya bahkan Arabella tidak tau apapun tentang Dimas pun menolak mengikuti perkataan Dimas sebelum mendapatkan jawaban yang diinginkannya.
"Masuklah. Ini adalah kamarmu. Kau bisa membersihkan dirimu terlebih dahulu. Lalu kita akan berjalan-jalan di Pantai." ucap Dimas.
"Tidak! Tuan harus menjawab semua pertanyaanku dan menjelaskan semuanya lebih dulu." ucap Arabella.
"Aku akan menjawab semua yang ingin kau ketahui dan menjelaskan semuanya tapi saat kau telah selesai membersihkan dirimu." ucap Dimas.
"Baiklah. Berjanjilah!" pinta Arabella.
"Aku berjanji." ucap Dimas.
Arabella pun mengikuti perkataan Dimas untuk membersihkan dirinya dibantu Pelayan yang bertuas melayaninya. Arabella yang tidak pernah diperlakukan layaknya seorang Putri menjadi sangat senang dan sangat menikmatinya.
Setelah beberapa jam berlalu akhirnya Arabella pun telah selesai membersihkan dirinya lalu datanglah Kepala Pelayan yang memberi tau jika Dimas sedang menunggunya di Balkon Villa. Arabella pun mengikuti Kepala Pelayan itu menemui Dimas.
Dimas yang melihat kedatangan Arabella pun tersenyum bahagia. Dimas tidak menyangka jika saat ini dirinya sudah bisa bertemu dan melihat Permaisuri Shiena yang telah bereinkarnasi menjadi Arabella meskipun saat ini Arabella tidak mengingat apapun tentangnya di masa lalu dan bahkan tidak memiliki kekuatan ataupun kekuasaan apapun untuk mendukungnya di kehidupan saat ini, Dimas tidak perduli karena yang terpenting baginya adalah keberadaan Arabella disampingnya selamanya sudah lebih dari cukup.
__ADS_1
Dimas pun memerintahkan Kepala Pelayan dan Pelayan yang lain meninggalkan mereka berdua sehingga hanya meninggalkan Dimas dan Arabella di Balkon itu.
"Kau pasti sangat penasaran alasan aku menolongmu dan kau pasti sangat curiga terhadapku tapi satu hal yang harus kau ingat adalah aku akan selalu ada di pihakmu!" ucap Dimas.
"Aku tidak bisa percaya padamu begitu saja. Maaf." ucap Arabella murung.
"Aku mengerti. Aku tidak akan memaksamu percaya padaku sekarang ataupun mencintaiku sekarang karena kau pasti sulit untuk menerima hal itu dan itu semua karena Heru Arthama Jaya." ucap Dimas.
"Ka-kau... Bagaimana kau bisa tau?" tanya Arabella.
Arabella yang terkejut pun refleks memundurkan langkah kakinya ke belakang sementara Dimas yang melihatnya pura-pura tidak tau dan terus menjelaskan semuanya.
"Maaf. Aku tidak bermaksud mencari tau informasi yang menurutmu sangat pribadi tapi aku harus melakukannya untuk membantuku menemukan cara untuk melepaskanmu dari dalam Penjara itu dan membebaskanmu dari semua tuduhan." ucap Dimas.
"Baiklah. Aku memaafkanmu tapi aku harap kau tidak akan melakukan hal itu lagi." ucap Arabella.
'Maafkan aku, aku tidak akan bisa menuruti permintaanmu yang ini karena aku harus melakukannya untuk melindungi dan membantumu.' ucap Dimas dalam hati.
"Ka-kau..." ucap Arabella.
"Maaf tapi aku bisa membantumu untuk membalaskan dendammu padanya, bukan hanya padanya tapi juga pada semua orang yang yang telah menyakitimu." ucap Dimas.
Mendengar tawaran Dimas, Arabella terdiam. Arabella sangat tau jika membalaskan dendamnya hanya mengandalkan kekuatannya sendiri maka hasilnya sudah bisa ditebak. Arabella juga tau jika dirinya ingin membalaskan dendamnya, dirinya harus menerima bantuan dari Pria asing yang baru ditemuinya.
"Aku memang ingin sekali membalaskan perbuatan orang-orang yang telah membuat orangtuaku meninggal bahkan membalas semua orang yang menyiksaku tapi aku tidak bisa percaya padamu sepenuhnya." ucap Arabella jujur.
"Aku mengerti." ucap Dimas.
Dimas yang tau jika akan sangat sulit bagi Arabella percaya padanya akhirnya Dimas pun memutuskan untuk menjelaskan semuanya. Bahkan Dimas tidak perduli jika di anggap gila oleh Arabella.
"Ikutlah denganku. Kita bisa membicarakan ini sambil berjalan-jalan di pinggir pantai" ucap Dimas sambil mengulurkan tangan.
__ADS_1
"..." Arabella diam dan berjalan duluan meninggalkan Dimas.
Di pinggir Pantai, Dimas pun menceritakan semuanya tanpa ada yang ditutup-tutupi satu pun. Dimas pun menjelaskan jika dirinya adalah Dimas Arthama Jaya, Sepupu dari Heru Arthama Jaya. Dimas juga menceritakan bahwa dirinya memiliki masalah pribadi dengan Heru serta Paman dan Bibinya.
Arabella yang tidak terlalu mengerti pun menanyakan alasannya itu. Dimas dengan senang hati menjawabnya meski terdengar aneh dan janggal.
"Karena Heru serta Paman dan Bibiku bersekongkol ingin membunuhku dalam Kecelakaan Pesawat enam bulan lagi. Mereka ingin aku meninggal lalu mengambil semua yang aku miliki termasuk Perusahaan Arthama Jaya milik kedua orangtuaku." ucap Dimas jujur.
"Enam bulan lagi? Bukankah kejadian itu masih lama? Bisa jadi itu tidak akan pernah terjadi." ucap Arabella bingung.
"Kejadian itu pasti akan terjadi. Mereka akan membuat Pesawat yang aku naiki mengalami masalah dan menyebabkan aku menjadi lumpuh." ucap Dimas.
"Bagaimana kau bisa seyakin itu? Sementara itu bisa saja terjadi di masa depan." ucap Arabella.
Dimas pun menunjukkan kekuatan yang dimilikinya. Dimas tidak takut jika Arabella akan membongkar rahasianya itu. Dimas percaya Arabella akan menyimpan rahasia besar itu untuk dirinya sendiri.
"Karena aku telah bereinkarnasi dan mengetahui semua yang akan terjadi enam bulan kemudian. Aku juga memiliki kemampuan menghentikan dan memutar ulang waktu sesuka hatiku." ucap Dimas.
"Tidak mungkin! Itu mustahil! Tidak ada yang namanya Reinkarnasi apalagi kemampuan menghentikan dan memutar kembali waktu." ucap Arabella terkejut.
Dimas yang tidak ingin menjelaskan apapun lagi pun menunjukkan kemampuannya secara langsung dihadapan Arabella. Dimas pun menghentikan waktu sambil memegang tangan Arabella. Arabella yang melihat ombak pantai yang berhenti bergerak dan burung-burung pun berhenti terbang menjadi sangat terkejut dan refleks melihat ke arah Dimas yang masih memegang tangannya.
Arabella yang sudah sangat terkejut dibuat semakin terkejut saat Dimas membuat waktu yang berhenti itu kembali seperti semula dalam sekejam mata.
#**Bersambung#
Jangan Lupa Tekan LIKE, KOMEN, VOTE..
🥰😍😘😚
Terima kasih**
__ADS_1