
Bodyguard yang datang membawakan makan malam untuk Arabella tidak menyangka dengan permintaan Arabella.
“Aku tidak bisa makan dengan tangan terikat. Apakah kalian bisa membuka ikatan ini agar aku bisa makan?” tanya Arabella dengan ekspresi wajah yang sedih dan berpura-pura lemah.
“Agh! Bagaimana? Apakah kita lepaskan ikatannya?” tanya salah satu Bodyguard yang ternyata adalah orang yang menawarkan makan malam untuk Arabella.
“Apa kau gila? Apakah kau ingin menempatkan nyawa kita dalam bahaya? Tidak! Kita tidak boleh melakukan itu!” ucap salah Bodyguard dengan ekspresi wajah yang serius dan nada suara yang tegas.
“Tolong! Aku mohon. Aku tidak akan melarikan diri ataupun melakukan hal bodoh. Aku hanya akan duduk dan memakan makananku dengan patuh!” ucap Arabella yang mencoba meyakinkan Bodyguard yang menolak permintaannya.
“Maaf Nona. Kami tidak bisa melakukannya. Jika anda ingin maka kami akan menyuapi anda tapi jika anda memaksa maka lebih baik anda kelaparan malam ini karena kami tidak ingin mengambil resiko!” ucap Bodyguard itu dengan tatapan mata yang tajam dan ekspresi wajah yang terlihat sangat kejam.
Bodyguard yang tidak ingin termakan hasutan Arabella pun memutuskan untuk menutup kembali mulut Arabella dan membawa makan malam itu kembali.
Arabella yang merasa jika dirinya tidak bisa melepaskan ikatannya saat ini maka tidak akan ada kesempatan lainnya.
“Tu-tunggu! Jangan tutup mulutku. A-aku ingin ke toilet. Aku sudah berjam-jam terikat dan aku belum sekalipun ke Toilet!” ucap Arabella dengan wajah yang memerah mencoba berpura-pura sebagai orang yang tidak tahan ingin Buang Air Kecil.
Bodyguard yang memiliki hati yang baik mendengar perkataan Arabella pun merasa kasihan dan langsung melepaskan ikatan tangan Arabella.
__ADS_1
“Hei! Apa yang kau lakukan? Kau tidak boleh melepaskan ikatannya!” ucap Bodyguard lain dengan ekpsresi wajah yang kesal dan khawatir di saat bersamaan.
“Lalu apa yang ingin kau lakukan? Apakah kau ingin membiarkan Nona Arabella Buang Air Kecil disini? Lalu bagaimana jika Tuan Muda Heru dan Bos Mike datang dan mengetahui hal ini? Apa yang akan kau katakan?” tanya Bodyguard tersebut yang membuat temannya dalam dilema.
“Tapi kau tidak perlu membuka ikatannya dan antar saja di ke toilet bukan!” teriak Bodyguard tersebut dengan nada suara yang tinggi mencoba mempertahankan pemikirannya.
“Jika tidak dibuka lalu bagaimna Nona Arabella akan Buang Air Kecil. Apakah kau ingin aku membuka celananya dan membantunya Buang Air Kecil?” tanya Bodyguard itu yang langsung mengalihkan pandangannya ke arah Arabella.
Arabella yang tidak bisa membayangkan hal buruk itu terjadi pun tiba-tiba berteriak dengan sangat keras menunjukkan keberatannya.
“No! Don’t do that!” teriak Arabella yang secara spontan berteriak dalam bahasa inggis dengan suara yang keras dan nyaring yang membuat kedua Bodyguard itu terkejut.
“Haizzz! Baiklah. Nona Arabella ada dalam tanggung jawabmu jadi ingat jangan pernah longgarkan pengawasanmu!” ucap temannya yang memberikan peringatan.
Arabella yang berjalan duluan menuju kamar mandi pun tersenyum puas dan mulai memikirkan cara untuk meninggalkan tempat itu.
Arabella yang masuk ke dalam Toilet pun langsung menghidupkan kran air dengan ember yang kosong dengan air yang kecil lalu melihat ke sekeliling untuk menemukan celah untuk keluar.
Arabella yang melihat ada sebuah jendela yang sangat kecil di atas pun memutuskan untuk keluar dari sana.
__ADS_1
Arabella yang menaiki closet pun berpindah tempat ke wastafel lalu mencoba menggapai jendela yang tertutup di atas.
Arabella yang akhirnya menggapai jendela pun mencoba membukanya perlahan agar tak ketahuan dan saat dirinya berhasil membuka Arabella pun menggunakan seluruh kekuatannya untuk memanjat dan melewati jendela.
Arabella yang telah berhasil mengeluarkan setengah tubuhnya pun melihat tanah yang kosong lalu dengan sedikit dorongan terakhir akhirnya Arabella melompat turun dengan melindungi kepalanya yang mengakibatkan kakinya terkilir.
Arabella yang akhirnya bisa keluar dari rumah tempatnya di sekap pun mencoba melarikan diri dari tempat itu dan mencari bantuan.
“Ugghh! Kakiku!” gumam Arabella dengan suara yang rendah dengan ekspresi wajah yang kesakitan.
Arabella yang terus berlari tidak menyangka jika salah satu Bodyguard melihat kepergiannya sehingga membuat Bodyguard tersebut berteriak memanggil rekan.
“Tu-tunggu! Nona Arabella!” teriak Bodyguard dengan sangat keras.
“Woi! Apa yang kau lakukan di sana? Cepat kemari! Nona Arabella telah melarikan diri. Ayo cepat kejar!” teriak Bodyguar itu dengan sangat keras sambil berlari mengejar Arabella dengan Bodyguard lain yang mengikuti dibelakangnya.
#Bersambung#
Apakah Arabella bisa melarikan diri? Atau Arabella akan tertangkap lagi? Silahkan tebak di kolom komentar ya...
__ADS_1