Cinta Pertama Membawa Luka

Cinta Pertama Membawa Luka
Ending


__ADS_3

Happy Reading 🌹🌹


Waktu berlalu, Rose telah berhasil menyelesaikan studynya meski tidak bekerja karena ingin fokus dengan kedua putri kembarnya.


Sedangkan Gabriel masih menjadi seorang Daddy yang overprotective kepada tiga wanita yang dia sayangi.


Robby? Jangan ditanya, setelah kejadian kedua bayi kembar yang menangis di ruang rapat kini menjelma menjadi seorang oaman yang selalu di butuhkan kapanpun dan di manapun.


Membuat seorang Gabriel yang terus menggerutu dan mengumpat saat kedua anam kembarnya lebih senang bermain dengan Robby.


Seperti saat ini, Jessica yang lebih pendiam hanya duduk dan bermain saja menunggu Mommynya menyiapkan segala kebutuhan untuk pergi ke Indonesia.


Sesangkan Jessi, kembaran dari Jessica lebih ceria dan blak-blakan dalam menanggapi semua kejadian yang dia lihat.


"Paman Lobby!" Teriak Jessi dengan suara cadelnya.


"Apa?" Jawab Robby pelan.


"Paman, will you melli me." Ucap Jessi dengan membawa bunga kuning di tangannya.

__ADS_1


Robby dan Gabriel yang mendengar celotehan Jessi menjadi terasedak.


"Huk! Huk! Jessi, stop it. Kamu masih kecil." Larang Gabriel dengan tegas.


"No, Daddy. Jessi will you melli me!" Pekik Jessi dengan menjatuhkan bobot tubuhnya di lantai.


"Jessica, kalian menonton apa akir-akir ini?" Tanya Briel mende*sah kasar.


Jessica menuding layar televisi yang memperlihatkan siaran viery show, di mana dua insan di pertemukan pertama kali dalam sebuah acara dan akan melanjutkan jenjang pernikahan jika memang cocok.


"Jessi, itu hanya beecanda sayang. Paman Robby sudah tua. Besok akan Daddy carikan pria tampan dan tampan." Ucap Briel dengan menggendong Jessi yang masih menangis sesenggukan.


"Will you melli me Daddy." Ucap Jessi kepada Gabriel.


"Tentu sayang." Jawab Briel.


Robby yang mendengarnya pura-pura muntah, "Cih, bilang saja jika cemburu." Gerutu Robby lagi.


"Aku mendengarmu Robby." Ucap Briel tanpa melihat ke arah Robby.

__ADS_1


"Daddy, kita akan bertemu Kak Langit?" Tanya Jessica.


"Iya, kita akan bertemu grandpa dulu baru berkunjung ke rumah Kak Langit." Jawab Rose yang turun dari lantai dua bersama beberapa maid.


"Kak Mikayla?" Lanjut Jessica.


"Benar, Tante Bintang akan pulang ke Indinesia bersama Paman Jacson." Ucap Rose.


Jessica hanya mengangguk saja dengan wajah datar, tidak ada ekspresi senang maupun sedih setelah menanyakan kedua bocah yang cukup dekat dengan Jessica.


"Astaga, kenapa harus kamu yang menuruni sifat Daddymu." Gerutu Rose dengan wajah menekuk kesal.


...***...


...TAMAT...


...Terima kasih untuk para pembaca yang sudah berkenan membaca kisah Rose - Dave - Gabriel, meski lebih di dominasi oleh Gabriel 😂🙏...


...Silahkan mampir di Novel BELENGGU MASA LALU, akan autor hadirkan kisah Stevani. ...

__ADS_1


...Untuk cerita anak-anak dari Sky dan Gabriel, menyusul 😂 autor belum sanggup jalan dua novel 🙏...


__ADS_2