
"Sepertinya ketua telah menyelesaikan pertandingan ini yah? Kita bahkan tidak perlu repot-repot membantu dan ketua telah menang. Aku tau ketua dapat di andalkan."
Seorang pria gendut itu berbicara sombong, dia tidak dan bukan lain adalah Youl. Saat ini dirinya sedang tertawa ditemani oleh seorang gadis cantik disisinya.
"Kau memang sangat cantik yah Lin. Aku jadi tidak sabar untuk pergi ke kamarku ...." Ucap Youl sambil tertawa mesum.
"Ah tuan Youl nakal." Ucap Lin tertawa kecil sambil menutupinya dengan tangan kecilnya itu.
'Hah? Aku menemani mu? Dia pasti gila. Aku kan cuma ingin uangmu saja.' Dalam hati, wanita itu tertawa. Jika bukan karena uang yang diberikan Youl. Dia sangat ogah untuk berdekatan dengan lelaki gendut ini.
Tiba-tiba, di saat Youl sedang menggoda wanita bernama Lin, pintu besar ruangan singgasana hancur dan memperlihatkan beberapa sosok.
Beberapa saat setelah pintu singgasana hancur, terlihat lima orang dari pintu yang hancur dan mengeluarkan asap itu.
"Hhm, ku kira pintu ini keras. Ternyata hanya dengan kekuatan kecilku sudah hancur." Ucap Kaito yang terkejut. Padahal dirinya hanya mengeluarkan sepertiga dari kekuatanya, namun apa ini? Hanya dengan kekuatan kecilnya dia sudah dapat menghancurkan? Padahal yang Kaito tau pintu ruangan singgasana sangat kuat.
Count dan Shukaku lah yang terlihat keluar dari pintu pertama kali. Sebenarnya mereka agak terkejut, dengan kekuatan Kaito tadi. Setidaknya Kaito saat ini dapat mengimbangi seseorang dengan tingkat master.
'Padahal hanya rekan, tapi dia bisa memiliki kekuatan seperti itu. Terakhir kali aku bertemu Kaito dia masihlah di tingkat perak bintang 3, tapi sekarang ... Sebenarnya berapa banyak rahasia yang Ling punya?' Batin Count sambil melirik ke arah Kaito diam-diam.
Sedangkan itu, Youl yang melihat keberadaan dari kelima orang itu langsung terkejut.
Youl yang panik, langsung berdiri dari singgasananya, "K -kenapa kalian yang muncul? Di mana Ketua Jay?!"
"Ah, maksudmu ketua bodohmu itu? Dia sudah out." Ucap Kaito mengejek.
"K -kau! Apa kau tau siapa dia? Dia adalah salah satu anak Duke dari kerajaan. Hanya karena kalian keluarga terpandang. Jangan harap bisa mendapatkan belas kasih dari Raja!"
Mendengar hal tersebut, kelima orang dari aliansi Reven Gouse mundur dengan tangan yang bergetar.
Melihat hal tersebut, Youl tertawa puas, "Hahahaha, bagus. Akhirnya kalian sadar diri juga!" Youl tertawa lepas menertawakan mereka.
"Bercanda, hahahaha. Semuanya serang!" Titah Kaito sambil menunjuk arah Youl.
Ling adalah ketua dari aliansi Reven Gouse, itu berarti secara tidak langsung Kaito sebagai rekannya akan menjadi wakilnya. Jelas karena hal tersebut, keempat orang yang terdiri dari Shukaku, Count, Kamaki dan Hamura pun menuruti perintah Kaito.
__ADS_1
"Sial! Lin! Luo! Gunakan AeE!" Titah Youl kepada kedua wanita di belakangnya.
*AoE - Area Of Effect
"Siap!"
Kedua wanita dibelakang Youl itu kemudian terlihat mengarahkan tongkatnya ke arah keempat orang tersebut. Dari ujung tongkat kayu yang mereka pegang, terlihat perlahan muncul sebuah bola api.
"Hiyat!!!"
Teriakan mereka semakin kencang saat bola api itu kemudian berubah menjadi ledakan api yang besar. Ledakan itu terlihat layaknya laser, hanya saja jangkauan serangnya sangat luas dan besar.
Selesai menyerang dengan kekuatan gabungan sebesar itu. Kedua wanita itu kemudian terjatuh akibat kelelahan karena menggunakan mana dalam jumlah besar.
Youl kemudian berdiri di depan kedua wanita tadi, dia dapat melihat bahkan tembok di sekitar pintu ruangan singgasana hancur. Jadi tidak mungkin untuk kelima orang tadi masih dapat bertahan dari serangan Lin dan Luo.
Namun, saat asap yang menyelimuti runtuhnya tembok hilang. Youl sangat terkejut karena melihat kelima orang tadi masih berdiri. Bukan hanya itu saja, kelima orang itu terlihat baik-baik saja padahal serangan yang Lin dan Luo lakukan mengandung 500 energi mana.
"B -bagaimana bisa?" Youl terkejut bukan main. Setau dirinya dia belum pernah melihat orang yang dapat menangkis serangan dari kedua wanitanya itu.
Dari belakang Kaito, seorang pria berbadan kekar muncul dengan sebuah pedang besar dan tameng besar di kedua tangannya.
"Sayang sekali. Aku adalah Paladin, sedangkan kalian adalah Mage. Kalian tidak bisa akan bisa melawan." Hamura tersenyum sinis.
*Mage : Adalah Class yang fokus pada satu esensi saja.
Salah satu skill khusus milik Paladin adalah skill Area Protector. Skill ini memungkinkan seorang Paladin melindungi lebih dari lima orang di sisinya.
* *
Beberapa puluh menit kemudian, pertandingan pertama berakhir dengan dimenangkan oleh aliansi Reven Gouse.
Seluruh aliansi Reven Gouse menang dengan tim yang masih menyisakan 10 orang. Sedangkan lawan mereka sudah 0. Ling dan rekan-rekannya langsung keluar dari dimensi tersebut segera setelah Kaito dan keempat orang lainnya mencabut bendera Aliansi Carlbion.
Ling dan rekan-rekannya muncul kembali di atas arena. Mereka kemudian langsung berjalan masuk kembali menuju lorong pintu yang mereka gunakan sebelumnya untuk masuk ke arena pertandingan.
__ADS_1
"Tadi itu mudah sekali. Tapi Ling, sihir apa yang kau gunakan untuk menghilang-hilang seperti tadi? Aku terkejut ternyata ada sihir seperti ini." Tanya Count penasaran.
"Ah, ini adalah sihir kuno. Yah sebenernya ada persyaratan untuk menggunakan ini. Jadinya kau tidak perlu bertanya lagi."
Dengan begitu, pembicaraan di lorong gelap itu berakhir dengan hening. Ling dan lainnya pun tidak beberapa lama sampai kembali di ruangan sebelumnya.
* *
Dari atas tempat penonton, terlihat sebuah ruangan khusus yang bukan lain adalah tempat para petinggi Akedemi Feniks. Di sana terlihat seorang pria paruh baya yang berjalan ke arah pria paruh baya yang terlihat kekar.
"Ketua Realt."
"Ah, wakil Jun. Apakah kau sudah mengetahui sesuatu?"
"Benar ketua." Ucap Jun sambil duduk di sebelah bangku kepala sekolah.
"Menurut yang di ceritakan oleh tim pengawas. Sebuah energi aneh muncul dan membuat erorr penglihatan dari bola kristal. Menurut alat sihir yang di gunakan oleh tim pengawas. Energi ini terpancar dari luar tembok Hyun." Jelas Jun terhadap kepala sekolah.
*Hyun adalah sebuah tembok besar layaknya tembok Maria di anime ....
"Begitu ternyata." Kepala sekolah jujur merasa aneh, tapi mendengar pernyataan dari wakil kepala sekolah. Dia tidak bisa berkata-kata lagi selain mempercayainya.
'Ku kira ini berasal dari salah satu murid.' Kepala sekolah terlihat menghela nafas panjang.
* * *
Sedangkan itu, Ling kini tengah berada di dalam ruangan tunggunya dan timnya.
"Terima kasih atas bantuannya sistem."
Ling sangat berterimakasih kepada sistem, berkat sistem. Dia dapat menggunakan kemampuannya tanpa diketahui oleh orang lain.
"Tapi ngomong-ngomong bagaimana caranya kau bisa membuat semua orang tidak dapat melihat?" Tanya Ling penasaran.
Sebuah panel muncul di depan Ling. Panel tersebut menjelaskan.
__ADS_1
[ Sistem : Menjelaskan, bahwa sistem meminjam kekuatan dari seekor monster tingkat 9. sistem menggunakan energi tekanan monster tersebut untuk menekan energi kristal agar layar menjadi erorr. Penambahan Informasi, itu hanyalah monster summon milik sistem. Jadi setelah anda selesai memenangkan pertandingan. Monster itu sistem tarik ]