
Gardian tersenyum tipis, tidak lama suara gelak tawa Gardian mulai terdengar di seluruh wilayah penonton.
"Hahahaha!"
Bersamaan dengan tawanya yang besar itu, tubuhnya kembali berdiri dengan perlahan. Bersamaan dengan berdirinya Gardian, Gardian terlihat membunyikan beberapa tulangnya dengan sengaja. Hal itu terlihat layaknya zombie yang gerakannya gagap saat mulai berdiri.
Berbeda dengan penonton lainnya, Hades, sang pahlawan itu berdiri karena terkejut dengan hasilnya. Sepertinya uji coba kali ini gagal.
"Aku tidak menyangka sel Ghoul yang kita campurkan dengan darah Keluarga gurita itu gagal."
Hades kembali duduk sambil menghela nafas panjang, dia tidak menyangka uji cobanya gagal.
Sementara itu, tidak berbeda dengan Hades, Hans juga cukup terkejut melihat Gardian yang masih dapat berdiri sambil tertawa. Bukan bukan, mungkin ini lebih tepatnya perasaan takut mulai menghiasi hati pemuda ini.
"Bagaimana bisa kau? Ah jangan bilan-!"
"Iyah, seperti yang kau pikirkan!" Gardian berteriak lantang memotong pembicaraan Hans.
"Aku! Paladin dengan Class yang berbeda, aku memiliki tingkat rank A pada Class Paladin. Wajar saja aku memiliki skill itu...." Tersenyum sinis sambil kembali membenarkan senjatanya.
Saat selesai mengambil kedua senjatanya, Gardian mulai memasang kuda kuda. Tameng berada di tangan kiri sedangkan pedang besar berada di tangan kanan.
Wajah tersenyum sinis, seakan memberi tanda untuk bersiap-siap dengan sesuatu yang mungkin akan terjadi.
"Ahkkkkkkk!!!"
Teriakannya penuh dengan perasaan amarah, tubuhnya berubah menjadi beraura biru seperti Hans.
Hanya saja, tidak se-kental dan se biru Hans, namun dari situ juga terdapat hal yang lebih menakutkan daripada Hans.
"Hahahaha, kekuatan anehmu lumayan! Baiklah, bersiaplah kau gurita!"
Setelah itu, Gardian melompat dengan cepat dan pastinya kencang. Tubuh maupun senjatanya juga dilapisi oleh aura biru seperti Hans. Gardian mengarahkan pedang besarnya ke arah Hans.
Hans yang melihatnya segera menyerang dengan ekornya, kali ini dia tidak lagi menahan diri, dia mengeluarkan semua potensi kekuatanya pada serangan kali ini.
Lima ekor gurita itu pun terbang menuju Gardian. Gardian bukannya mulai terbang ke arah lain untuk menghindari itu, dirinya malah terlihat tetap maju.
Bahkan terdapat sebuah senyuman di wajahnya yang seakan-akan dirinya sudah menantikan hal ini.
Tameng yang berada ditangannya Gardian di ubah menjadi di posisikan depan tubuhnya. Sedangkan pedangnya di arahkan juga namun di samping tameng itu.
Beberapa saat kemudian, benturan antara Gardian dan Lima ekor gurita itu pun tidak dapat dihindarkan.
Sebuah gelombang angin yang dahsyat membuat orang disekelilingnya terpaksa menutup mata. Bahkan terdapat beberapa orang yang terpental kebelakang akibat angin yang dahsyat itu.
__ADS_1
Saat orang-orang membuka mata mereka, mereka dapat melihat tubuh kedua orang itu telah terkapar di tanah dengan sekujur tubuh yang terluka.
"Shield of repetition, skill ini dapat membuat pengembalian serangan. Kau terkena 60% serangan mu sendiri. Hahahaha."
"Ukh, dasar skill sialan!" Dengus Hans dengan kesal.
Beberapa saat kemudian, lonceng pertanda akhirnya pertandingan pun dibunyikan. Satu pertandingan yang dahsyat baru saja selesai. Baru pertarungan pertama namun sudah sebesar ini kerusakan yang di terima. Apalagi beberapa pertandingan lagi. Begitulah yang terpikir di otak penonton.
Tim medis segera masuk kelapangan, mereka segera memberikan pertolongan pertama dengan menghentikan darah yang keluar dari orang orang yang terluka.
Sedangkan itu, Hans tertawa, "Hahaha, Aliansi ku menang! Aliansi kalian pingsan dua orang. Sedangkan aliansi ku. Hahahaha."
"Heh, sadar dirilah bodoh. Kau tidak liat rekan-rekanmu telah pingsan?"
"Hah?!"
Dengan segera, Hans berusaha mengangkat tubuhnya untuk melihat rekan-rekannya. Dan benar saja, dia dapat melihat banyak rekannya yang terluka, dan tidak sedikit juga beberapa anggota tubuh yang hilang.
Amarahnya kembali berkobar, namun tubuhnya yang telah mencapai batas kini tidak dapat lagi mengeluarkan kekuatan. Itu semua dikarenakan lukanya dan juga 'mana' yang telah habis.
Pada akhirnya, Hans hanya pasrah di bawa ketempat medis. Namun satu kata darinya kepada Aliansi YTZ. Kapar*t!
* * *
Ling saat ini terkejut melihat kekuatan yang diperlihatkan oleh Aliansi YTZ. Sebenarnya siapa yang mendidik mereka untuk menjadi sekuat ini? Namun bukan itu intinya, intinya adalah kekuatanya anggota mereka saja sangat kuat. Itu berarti ketua aliansinya akan sangat kuat dan susah untuk di lawan.
Sebenarnya, bukan masalah besar bagi Ling untuk melawan Aliansi YTZ. Hanya saja yang menjadi permasalahannya adalah formasi maupun kekuatan lawan sungguh kompak dan juga hebat.
Sebelumnya, Ling dapat melihat dari layar yang di tampilkan di HP nya. Bahwa wanita berpakaian ketat tadi langsung membuat pingsan beberapa anggota musuh setelah melihat pertarungan antara Gardian dan Hans.
Sungguh licik.
'Hhm, tapi aneh juga, setau ku... Kekuatan yang berada di tubuh Hans tidak seperti pada umumnya. Dan bahkan menurut yang diketahui di perpustakaan, keluarga gurita atau lebih dikenal Shinne ini...'
Adalah Keluarga yang tidak terlalu dihormati, hanya saja tidak ada yang berani melawannya. Dan juga perlu diketahui, bahwa keluarga gurita ini memiliki kekuatan warisan yang dimana kekuatan ini membuat mereka memiliki ekor yang seperti tangan gurita.
Sangat kuat, hanya saja yang menjadi pertanyaan Ling adalah ini tidak biasa dan tidak seperti yang diketahui di buku. Yang diketahui, kekuatan ekor mereka tidak sekuat yang baru saja di tampilkan Hans.
"Aku akan memanggil pelayan ku. Tapi sebelum itu aku ada rencana yang mungkin lebih bagus." Gumam Ling sambil tersenyum jahat.
* *
Ling keluar dari dalam ruangan tunggunya, dia berjalan menuju pintu masuk ruangan medis. Ling saat ini telah berada di mode ghost, karena itu tidak ada yang dapat melihatnya.
Ling di dalam tempat medis hanya diam menunggu. Hanya sebuah suara Pertarungan yang dapat menghiburnya saat ini. Dan juga suara pertarungan itu menandakan pertarungan sudah kembali di mulai.
__ADS_1
Beberapa puluh menit kemudian, para dokter keluar dari dalam tempat medis. Ling saat itu juga segera menampilkan tubuhnya kembali.
Semua orang seketika terkejut, mereka sudah bangun dari beberapa menit yang lalu.
"Siapa kau?"
Tanya Hans memaksa tubuhnya berdiri.
"Ah, tenang-tenang, di sini aku ingin membantu kalian. Nasib kalian telah musnah karena beberapa bagian tubuh kalian hilangkan?"
Semua orang terdiam mendengar itu, beberapa wajah bahkan terlihat lesu saat mendengar perkataan Ling.
"Tidak usah sedih, bagaimana jika aku memberikan bagian tubuh yang hilang? Apa? Kalian ingin jantung? Hati? Kaki? Otak? Tangan? Semuanya aku punya. Namun untuk mendapatkan itu, aku butuh jawaban dari..." Ling berpaling ke arah seseorang.
"Dirimu Hans." Ucap Ling sambil menunjuk Hans.
Ling tersenyum melihat wajah gugup Hans, ternyata memiliki kemampuan mengomsumsi adalah kemampuan yang sangat absolute. kekuatan ini sangat berguna, jika Ling kehilangan tangan, dia hanya perlu membuatnya kembali lalu memasangnya seperti Lego.
Hans segera melirik Ling, "B -baiklah, namun sebelum itu aku butuh bukti."
Sangat wajar bahwa Hans tidak percaya dengan omong kosong Ling.
"Baiklah-baiklah, mau bagiamana lagi, yah sudah kau dulu." Ling berjalan ke arah wanita yang berada di sampingnya. Sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal, dirinya berjalan ke arahnya.
Ling mengangkat tangannya hingga sedada nya, lalu, dengan mengonsentrasikan pembentukan. Ling mengeluarkan sebuah kaki pada tangannya.
Ling tersenyum tipis sebelum menarik kaki wanita itu ( Sebelahnya )
"Kyaaa!"
Suara jeritan terdengar, namun Ling tidak menghentikannya, dia langsung memasang kaki yang berada di tangannya di kaki yang sudah buntung itu.
Bagaikan sebuah Lego, kaki itu langsung terpasang. Beberapa saat kemudian.
"Coba gerakan." Ucap Ling.
Wanita itu dengan patuh segera menggerakkan kakinya.
"Bisa!" Wanita itu terkejut karena dapat merasakan kembali kakinya.
Semua orang membuka mulutnya lebar-lebar saat melihat wanita yang bernama X ini dapat menggerakkan kaki barunya.
"Aku tidak pernah berbohong. Santai saja" Ucap Ling.
_ _ _
__ADS_1
Dukung author dengan like dan votenya. Terimakasih atas dukungannya.