Demon Lord System

Demon Lord System
Chapter 201 : Menara Suci I


__ADS_3

Ling Chen memperhatikan dengan seksama apa yang dilakukan wanita di bawahnya, sampai pada akhirnya Ling Chen memutuskan untuk membantu mereka sebelum terlambat.



Ling Chen turun dari atas langit dengan kecepatan tinggi, waktu yang dibutuhkan untuk Ling Chen menghantamkan tubuhnya di tanah tidak lama.



Boom



Seketika prajurit-prajurit dari Asosiasi Penyihir Hitam yang sedang berusaha membobol pintu masuk terpental dan bahkan ada yang tewas akibat terkena injakan Ling Chen.



Ling Chen dalam sekejap menjadi pusat perhatian seluruh orang, baik bagi Asosiasi Penyihir maupun orang dari Menara Suci.



Ling Chen tidak memperdulikannya, dia mengambil salah satu pedang dari salah satu prajurit di dekatnya. Meskipun di hadapannya saat ini ada ribuan prajurit yang mengarahkan senjatanya kepada Ling Chen, nyatanya tidak ada yang berani mengambil inisiatif untuk menyerang.



Ling Chen mengelus pedang besi dihadapannya, dia kemudian menatap prajurit-prajurit dari Asosiasi Penyihir Hitam, “Kalian dari Asosiasi Penyihir Hitam, benar?”



Ling Chen merasa terabaikan karena tidak ada yang membalas dari sekian banyaknya prajurit dihadapannya.



“Baiklah kalian tidak ingin bicara rupanya...”



Bukan hanya prajurit-prajurit dari Asosiasi Penyihir Hitam yang terdiam, bahkan prajurit-prajurit dari Menara Suci masih mematung melihat seberapa kuatnya Ling Chen saat hanya terjatuh.



Aura disekitar Ling Chen juga dapat dirasakan mereka yang memiliki tingkat silver ke atasnya, jujur mereka tidak menerima dampak apapun tapi melihat prajurit-prajurit Asosiasi Penyihir Hitam yang tidak bergerak, kemungkinan mereka merasakan dampaknya.



“Seni Hampa — Badai malam.”


__ADS_1


Ling Chen menebaskan pedangnya horizontal, seketika muncul sebuah pedang angin berwarna hitam gelap yang samar-samar menghantam setiap tubuh prajurit Asosiasi Penyihir Hitam, anehnya dua ratus sepuluh prajurit yang terkana, tidak merasakan apapun.



Sampai pada akhirnya Ling Chen menjentikkan jarinya, seketika mereka yang terkena serangannya tadi hancur menjadi kepingan kubus berwarna hitam. Ling Chen hanya tertawa, itu adalah salah satu jurus terhebatnya sebagai pendekar hampa di Kekaisaran nya.



Mata para prajurit Asosiasi Penyihir berubah menjadi mata ketakutan, mereka benar-benar tidak menyangka kekuatan Ling Chen sangat kuat. Mereka berjalan mundur dengan menghadap Ling Chen.



Ling Chen yang melihat kejadian itu hanya dapat tersenyum sebelum mengucapkan satu buah mantra.



“Σηκωθείτε!”



Para prajurit dari Asosiasi Penyihir Hitam merasa merinding ketakutan saat suara itu berbunyi, mereka seperti merasakan kehadiran yang sangat kuat sedang menggenggam mereka. Mereka yang tidak kuat juga segera melarikan diri.



Sedangkan para prajurit jarak jauh keheranan dengan prajurit jarak dekat yang mundur dengan ketakutan, mereka benar-benar tidak mengetahui apa-apa karena menunggu dibarisan belakang sambil memberikan buff dan kekebalan. Tetapi setelah diingat-ingat, ada beberapa orang yang mereka berikan sebuah buff namun kehilangan koneksi dengan mereka, membuat para prajurit barisan belakang keheranan.



**


Kemunculan sosok pemuda dihadapan Feng benar-benar seperti pahlawan, membuat Feng terkejut, pasalnya hanya dalam beberapa menit pemuda dihadapannya mampu mendominasi pertarungan yang seharusnya tidak dapat dimenangkan hanya dengan satu orang.



“Siapa... pemuda ini?” Feng bertanya dengan terbata-bata.



Lesty menggelengkan kepalanya pelan, tapi satu hal yang dia tau, sosok dihadapannya saat ini berasal dari kerajaan Diamond. Karena hanya kerajaan Diamond yang memiliki simbol khusus di baju zirah nya.



Melihat lebih jauh, mereka dibuat terkejut kembali, mata mereka hampir tidak percaya disekitar sosok tersebut muncul banyak sekali skeleton dari dalam tanah, namun anehnya skeleton itu sama sekali tidak menyerangnya melainkan menyerang para prajurit Asosiasi Penyihir Hitam. Membuat satu kesimpulan yang mengatakan skeleton itu adalah milik sosok di hadapan mereka.



“Sejak kapan... Ada orang yang begitu kuat seperti dia di kerajaan?” Feng masih bertanya-tanya heran, dia dapat melihat sejauh ini dominasi yang ditunjukkan sosok dihadapannya sangat besar, bahkan prajurit-prajurit Asosiasi Penyihir Hitam berlari kocar-kacir kebelakang.

__ADS_1



“Kita sebaiknya juga ikut membantunya, ayo–”



Belum sempat menyelesaikan perkataannya, satu orang prajurit datang dengan wajah gembira namun lelah, Feng membiarkannya mengatur nafas terlebih dahulu, segera setelah prajurit itu dapat bernafas beraturan, dia menunjukkan tangannya ke arah berlawanan dari munculnya Asosiasi Penyihir Hitam sambil mengatakan ada sebuah rombongan yang memiliki bendera kerajaan Diamond.



Feng melirik sebentar ke hadapan sosok yang sedang mendominasi peperangan, dia berpikir tidak akan memiliki ruang untuk membantunya. Feng menghela nafas pelan sebelum pergi ke arah berlawanan Menara.


**


Sebelumnya saat Ling Chen terbang meninggalkan kudanya, Levi ingin juga ikut terbang mengikutinya dari belakang. Akan tetapi situasi memaksanya menuntun para prajurit dibelakangnya.



Levi hanya dapat memasang wajah datar sambil menggenggam tali kudanya, di beberapa keadaan bahkan Levi menarik kencang tali kudanya karena baginya sangat lambat.



Dalam beberapa waktu kemudian, Levi dan rombongan prajurit pun telah berada di luar Menara Suci, Menara Suci membuka gerbang besarnya dan Levi segera terbang dari kudanya, sebelum terbang Levi juga memberitahu untuk mengikatkan kudanya dan Ling Chen bersama.



Penampakan itu lagi-lagi membuat Feng yang juga ikut menyambut kedatangan prajurit-prajurit dari kerajaan menjadi terkejut.



“Aku akan berlatih lebih keras nanti.” Feng merasa ilmunya tidak dapat dibandingkan dengan kedua sosok tadi.


**


Ling Chen tersenyum sambil melihat-lihat pertarungan, dia bahkan tidak lagi membantu skeleton nya untuk berperang. Sebagai gantinya Ling Chen memunculkan sekitar tiga puluh ribu prajurit skeleton, dengan mengurangi mana nya sekitar 1500.



Dalam waktu relatif singkat, tiga puluh ribu prajurit skeleton membunuh seluruh prajurit Asosiasi Penyihir Hitam. Ling Chen membuat tiga puluh ribu skeleton nya mengelilingi para prajurit Asosiasi Penyihir Hitam, mereka yang menyerang dari jarak jauh tidak dapat melakukan banyak perlawanan karena racun mereka tidak berdampak sama sekali terhadap mayat hidup.



Tiga puluh ribu prajurit skeleton pun berjalan dan menundukkan kepalanya di hadapan Ling Chen, pemandangan itu membuat semua mata prajurit di Menara Suci menatapnya dengan perasaan takut namun di saat yang sama kagum.



“Σε ελευθερώσω.” Ling Chen mengucapkan sebuah mantra sambil mengayunkan tangannya, seketika tiga pilih ribu prajurit skeleton itu berubah menjadi butiran pasir yang terbang terbawa angin.

__ADS_1



Ling Chen menghela nafas lega kemudian menatap ke atas langit, “Dewa Teknologi, Dewi Kematian, aku akan terus menjadi lebih kuat sampai aku mampu bertemu kalian. Mungkin apabila aku menjadi pewaris Dewa Petir, aku akan dapat bertemu dengan kalian...”


__ADS_2