
Untuk menghemat dan memulihkan mana Ling Chen akhirnya menggunakan kuda menuju Kerajaan Whazard. Dalam perjalanan tidak ada perbincangan apapun di antara dirinya maupun Kurumi, mereka fokus mempercepat gerakan kuda mereka.
ㅤ
Biasanya untuk mempercepat kemampuan Kuda di butuhkan seorang dengan Kelas Support. Akan tetapi Ling Chen tidak membutuhkannya karena kemampuannya sendiri sudah menyaingi seluruh Kelas.
ㅤ
Baik dalam pertahanan, serangan dekat maupun jauh, kelincahan juga Energi Internal dan support. Semuanya ada di tubuh Ling Chen.
ㅤ
Di tengah perjalanan yang panjang Kurumi memutuskan ingin berbicara dengan Ling Chen. Namun, dia tidak tau harus membahas apa, akhirnya Kurumi mengurungkan niatnya dan tetap mempercepat laju kudanya.
**
Sekitar empat jam kemudian Ling Chen memutuskan berhenti karena kuda yang di tumpangi nya terlihat sangat kelelahan. Dia lalu menyuruh Kurumi untuk memberikan mereka buah-buahan sementara dirinya memutuskan untuk mengisi kembali mana miliknya.
ㅤ
Sementara Ling Chen yang sedang melakukan Teknik Pernafasan Imperial untuk mengembalikan mana tubuhnya yang berkurang. Kurumi memberikan kedua kuda di depannya masing-masing buah apel, sambil menunggu kudanya menghabiskan apelnya, Kurumi mengikatnya tali kudanya di kakinya.
ㅤ
Dirinya kemudian berjalan ke tengah hamparan jalan yang tidak ada apapun selain tanah retak. Memasang sebuah gerakan lalu bergerak dengan cepat, gerakan-gerakan yang di lakukan olehnya begitu cepat.
ㅤ
Namun, tanpa tersadar Kurumi membuat kedua kuda yang masih memakan apel menatapnya dengan kesal. Setiap mereka ingin menggigit apel merah di bawahnya, kepala mereka di tarik, membuat mereka tidak dapat memakan Apel.
ㅤ
Merasa kesal mereka kemudian membalas perbuatan Kurumi dengan berusaha menariknya. Kurumi sedikit terkejut mendapatkan tarikan dari kedua kuda, dia terkekeh kecil sebelum menendang udara kosong di hadapannya.
ㅤ
Brakkkk.
ㅤ
Tubuh dua kuda itu terlempar ke depan Kurumi akibat tarikan dari tendangan Kurumi. Kurumi berakhir menertawakannya, kuda-kuda itu menatap Kurumi dengan kesal namun tidak ada yang dapat mereka lakukan.
ㅤ
Sesaat setelah Kurumi melakukan tendangan tadi, dia melihat sebuah Cahaya Biru muncul dari arah Tuannya berada, dia kemudian menatap tuannya yang sedang duduk di atas batu polos, tetapi ketika menatapnya sebuah cahaya biru terang membuat Kurumi menutup matanya.
ㅤ
Saat membuka matanya kembali, dia dapat melihat seekor Anak Harimau yang di sekitarnya memiliki aura biru muda terbang melayang di sekitar tuannya.
ㅤ
“K-Kau! Siapa Kau?!” Kurumi telah memegang Pisau merahnya yang di simpan di punggungnya, bersiap-siap untuk sesuatu yang terjadi.
__ADS_1
ㅤ
Anak Harimau Bercahaya Biru itu mengalihkan pandangannya dari Ling Chen ketika mendengar suara wanita menyebutnya. Dia terbang layaknya berenang di udara menuju Kurumi.
ㅤ
“Eh kau ini salah satu Pelayan Murid ku bukan? Kenapa? Apa kau bertanya siapa aku? Aku beritahu kepadamu, tunduklah di hadapan ku saat ini, aku adalah Dewa!” Dengan bangga sosok yang tidaklah lain ialah Master Petir berteriak membanggakan diri.
ㅤ
Master Petir kemudian mengintip dengan salah satu matanya, ketika dirinya mengira Kurumi sedang memberikan hormat kepadanya. Ternyata Kurumi sedang menatapnya dengan pupil mata yang dapat di baca seperti sedang menahan sesuatu.
ㅤ
Master Petir yang dapat membaca Pupil mata Kurumi kebingungan dengan apa yang dia tahan, mungkinkah dia sedang menahan pipis? Tapi tidak mungkin juga.
ㅤ
“Ehem... Aku ini adalah Guru dari Tuan mu yang memiliki takdir aneh itu.”
ㅤ
Kurumi mengendurkan kewaspadaannya ketika mendengar perkataan Harimau Kecil di hadapannya, sebenarnya dia sangat ingin menyentuh Harimau di hadapannya tidak peduli dia siapa. Anak Harimau di hadapannya ini benar-benar lucu! Apalagi ketika dia sedang membanggakan diri sendiri, terlihat sangat imut dan menggemaskan.
ㅤ
Ketika Master Petir dan Kurumi akhirnya dapat saling berbicara dengan santai Ling Chen tiba-tiba berada di tengah-tengah mereka, menatap Kurumi dan Master Petir bergantian.
ㅤ
ㅤ
“Bukan begitu sebenernya aku hanya ingin membantumu saja. Meskipun aku tidak dapat ikut campur terlalu banyak dalam Pertempuran besar mu nanti. Aku masih dapat membantu mu dalam satu hal.”
ㅤ
Ling Chen menatap Master Petir dengan serius ketika mendengarnya dapat membantunya, “Bantuan? Bantuan apa kalau begitu?”
ㅤ
“Bantuan Teleportasi Menuju Kerajaan mu itu, namun, melihatmu sedang mencoba memulihkan mana sepertinya aku harus menundanya lebih dulu. Kau harus bersiap dalam segala situasi, dan sudah semestinya kau dalam kondisi prima.”
ㅤ
“Lawanmu ini adalah salah satu dari Terkuat di dunia. Secara tidak langsung mereka terikat dengan para Ras Demon karena mereka sebenarnya hanyalah budak dari Demon. Satu Demon mampu menghabisi sekumpulan Giant dengan satu ayunan tangannya.”
ㅤ
“Dan bahkan dalam beberapa kasus mereka mampu memusnahkan peradaban manusia. Tentu bagiku yang sudah menjadi seorang Dewa tidak akan kesulitan untuk menghadapi mereka sekaligus.”
ㅤ
“Tetapi kau, kau yang bahkan saat ini tidak dapat melawan para Giant sendiri, tidak akan mampu melawan satu Ras Demon. Satu-satunya harapanmu untuk melawan mereka adalah memperkuat wanita ini.” Master Petir menunjuk Kurumi menutup penjelasannya.
__ADS_1
ㅤ
“Kurumi? Ada apa dengannya?” Ling Chen terlihat memikirkannya.
ㅤ
Kurumi yang mendengarnya juga ikut keheranan. Ada apa dengannya?
ㅤ
“Kau lupa?” Master Petir mengerutkan keningnya tidak habis pikir dengan muridnya ini, ketika melihatnya menganggukkan kepalanya Master Petir berusaha tetap sabar menghadapi Ling Chen.
ㅤ
“Dia memiliki Darah Demon, kekuatannya akan menyaingi mereka, terlebih Darah yang mengalir dalam tubuhnya adalah Darah dari Ras Demon Bangsawan. Kekuatannya di masa depan akan melebihi ketujuh Ras Demon yang ada di dunia ini.
ㅤ
“Namun aku juga tidak yakin mereka akan membiarkannya memiliki kemampuan itu, pasti saat masih dalam perkembangan mereka akan mencari wanita ini untuk membunuhnya.”
ㅤ
Ling Chen mengerutkan kening tidak tau harus berbicara apa, dia benar-benar merasa lemah ketika dibandingkan dengan Para Ras Demon.
ㅤ
“Namun jangan terlalu khawatir, setauku para Ras Demon tidak akan bertindak gegabah sebelum mengetahui identitas Demon yang akan mereka serang. Di tambah wanita ini memiliki Darah Bangsawan yang akan membuat mereka berpikir dua kali untuk menyerangnya.” Ketika melihat wajah muridnya yang tidak begitu bagus tadi, Master Petir mencoba menenangkannya
ㅤ
“Terima kasih Master Petir telah memberitahu informasi sepenting ini. Aku akan segera memulihkan mana ku, tunggulah.” Ling Chen kembali berjalan ke atas batu, mendengar Demon begitu kuat Ling Chen semakin merasa membutuhkan lebih banyak latihan.
ㅤ
Wushhhh...
ㅤ
Ling Chen menghirup banyak udara membuat suara hirupnya terdengar oleh Master Petir juga Kurumi. Ketika selesai mengirup dari dalam tubuh Ling Chen keluar aura yang begitu besar.
ㅤ
Master Petir tersenyum melihat muridnya termotivasi untuk menjadi lebih kuat secepatnya.
......CONTINUE......
Sebagai Bentuk Dukungan Kepada Penulis, Penulis Hanya Berharap Tanpa Paksaan untuk melakukan :
•Like (Setelah membaca)
•Komentar (Positif/Negatif+Saran)
^^^Written by : arkan^^^
__ADS_1
...(Sekian Terimakasih)...