Demon Lord System

Demon Lord System
Ch. 90 - Pahlawan musik


__ADS_3

Raja memanggil dan memerintahkan satu pahlawan yang bernama Aojin, untuk pergi membantu keadaan di wilayah dua. Sebenarnya Raja ingin mengutus dua pahlawan yang pergi kesana, hanya saja keempat pahlawan lainnya benar-benar susah untuk diajak bekerjasama. Kecuali, raja memberikan mereka uang yang sangat banyak. Hanya Aojin inilah yang membantu raja meskipun hanya diberikan beberapa ribu koin emas.


Aojin, Aojin adalah pahlawan yang dijuluki sebagai Syair kematian, dia tidak membawa senjata tajam, dia hanya membawa sebuah biola dengan busur biola saat peperangan terjadi.


Kemudian, setelah raja selesai berbicara. Aojin langsung pergi ke wilayah dua atau nama lainnya adalah wilayah singa, untuk membunuh monster yang berada di sana. Aojin sendiri adalah orang yang suka tersenyum. Akan tetapi, sebenarnya senyumannya hanyalah senyuman palsu, entah apa yang terjadi di masa lampau nya, yang pasti sosok Aojin ini sangatlah kuat. Aojin sendiri memilik Class tipe Healler dan Elf, meski begitu, tingkatannya dalam mengendalikan kekuatan sangatlah hebat, bahkan Aojin dapat mengendalikan tanaman sebesar 15m untuk membantunya bertarung.


Tidak sampai dua belas menit, Aojin sampai di lokasi berada, dan yang paling membuatnya terkejut bukanlah sosok dari serigala Wolfking. Akan tetapi, sosok kesebelas orang yang menggunakan topeng dan pakaian yang sama.


**


Sesampainya di sana, Ling sama terkejutnya dengan kedatangan Aojin, aura yang keluar dari dalam tubuh Aojin sangat kuat. Ling juga heran dengan alat musik yang dipegangnya, Ling memang tau itu adalah biola karena telah mempelajari beberapa hal dari dunia ini. Akan tetapi, kenapa biola dibawa olehnya kesini? apakah dia ingin menghibur para pasukan penerjang yang akan mati?


"Kalian siapa?"


Aojin bertanya sambil tersenyum ke arah Ling, jujur saja Aojin merasakan firasat buruk saat bertemu dengan Ling dan lainnya, meskipun dia sangat kuat. Namun dia hanyalah seorang, tidak mungkin baginya mengalahkan kesebelas orang itu.


Aojin tidak bodoh, dia juga merasakan aura yang dipancarkan oleh kesebelas sosok bertopeng itu sangatlah misterius. Akan tetapi, aura tersebut tidak cukup kuat untuk menekan aura Aojin.


Ling maju dan menyuruh yang lainnya tidak ikut dengannya, dibalik topengnya, Ling tersenyum seringai, "Karena aku adalah orang baik dan santun, aku akan memberitahumu. Kami adalah Organisasi yang bernama Cold Blooded Troops, organisasi yang berniat untuk mengkudeta tahta kerajaan, dan disini. Sebagai pemimpin dan tuan yang baik, aku akan mengalahkan mu."


"Coba saja kalau bisa."


Aojin sudah bersiap untuk menyerang, tetapi Ling terlihat meminta waktu sebentar untuk dirinya menyelesaikan perkataannya.


"Terima kasih telah memberikan waktu, maksud ku adalah... mengalahkan monster itu. Jika aku dan bawahan ku menang, aku akan menyerang kerajaan kalian dalam kurang waktu satu bulan, jika aku dan bawahan ku kalah, maka, kerajaan mu akan aman."

__ADS_1


Ling tersenyum seringai di balik topengnya, entah kenapa dia sangat suka mempermainkan seseorang.


"Tidak bisa, kau curang, kalian sebelas sedangkan ak-."


"Tidak-tidak, kau tidak sendiri, kau lihat." Ling menunjuk ke arah pasukan penerjang yang kini sedang menyerang menggunakan meriam, "Kau mempunyai mereka, juga akan mendapatkan point dari hasil serangan yang berhasil membunuh monster."


Tanpa menunggu lebih lama, Ling memerintahkan bawahannya untuk menyerang monster-monster itu.


Tidak ingin kalah dengan Ling, Aojin terbang ke arah monster-monster itu dengan sangat cepat, perlu diketahui, sebenarnya biola yang berada di tangannya adalah benda sihir langit. Senjata sihir ini dapat mempercepat waktu disekitarnya dan juga memperlambat, kira-kira kekuatan nya mirip dengan Kurumi.


* *


Ling dan bawahannya hanya membutuhkan lima belas menit untuk menumbangkan tiga puluh lima Wolfking, rupanya membantai Wolfking cukup sulit karena mereka sendiri adalah hewan sihir yang termaktuk kategori sangat berbahaya di kerajaan ini.


Namun tentu saja sebenarnya mereka tidak menggunakan kemampuan sejatinya. Dikarenakan tidak ingin diketahui oleh musuh masa depannya, Ling sengaja hanya menggunakan beberapa kekuatannya untuk membunuh serigala-serigala Wolfking, dan yang paling membuat Ling terkejut adalah, levelnya telah naik.


Ling tidak lupa juga langsung mengomsumsi mayat serigala Wolfking. Akan tetapi, anehnya muncul panel baru yang mengatakan...


[ Sistem : sistem mendeteksi adanya kejanggalan terhadap skill anda yang satu ini, karena itu GM telah membenarkannya ]


[ Anda memiliki slot 56× kesempatan untuk mengonsumsi mayat, naikan level untuk dapat menaikkan jumlah slot konsumsinya ]


Ling tersenyum kecut saat membaca panel tersebut, disana tertampang Ling hanya memiliki 56× kesempatan, itu artinya skillnya sudah tidak lagi menjadi tidak terbatas.


'Baiklah, aku tidak akan terlalu mengeluh, toh kekuatanku dan bawahanku sudah cukup memadai.'

__ADS_1


*Ting


[ Sistem : Dengan ini sistem akan memberitahu bahwa bawahan yang anda miliki saat ini pun juga dapat melakukan skill konsumsi, hanya saja mereka belum menyadarinya ]


Slurppp....


Setelah membacanya, layar tersebut menghilang sekejap mata. Ling sebenarnya juga sudah yakin ada kesalahan dalam sistem, tidak mungkin dia langsung mendapatkan kekuatan yang besar itu.


Ling kemudian menyuruh semua pelayanya menaikan opsi kekuatannya menjadi 30%, dan nyatanya hanya dalam beberapa menit kemudian. Masing-masing telah membantai puluhan monster, hal ini tentunya membuat semua orang terkejut, mereka tidak tau harus menembak atau tidak. Sebab, mereka bisa melihat sosok kesebelas orang itu membantai Wolfking hanya dalam tiga gerakan saja.


"Siapa sebenarnya mereka? apakah mereka salah satu pahlawan?" Xuan Ming tidak bisa tidak berdecak kagum, pasalnya Ling dan pelayanannya dapat membunuh Serigala Wolfking hanya dengan tiga gerakan saja.


"Semuanya, jangan alihkan pandangan kalian, mereka adalah musuh kerajaan!" Teriak Aojin yang kini masih menyerang para Serigala Wolfking sendirian.


Berbeda dengan Ling dan pelayannya, Aojin biasanya akan membunuh dengan busur biola. Akan tetapi, dikarenakan saat ini sedang mendesak, dia hampir menggunakan seluruh kekuatannya untuk mengimbangi Ling dan bawahannya.


Aojin memainkan musik dan seketika itu juga disekitarnya langsung melambat, dan saat itu juga dia langsung menumbuhkan akar yang kuat lalu membuat akar itu menusuk jantung dari Serigala Wolfking dari bawah tanah. Bisa dibilang keterampilan Aojin ini sangatlah mendalam, dia juga pintar menggunakan kekuatannya.


Sedangkan itu, Xuan Ming langsung memberikan perintah untuk menembakan meriam dan berbagai sihir lainnya. Seluruh prajurit penerjang, rata-rata adalah Fighter, karena itu mereka yang petarung dekat kini hanya dapat bergantung kepada meriam, untuk membantu pahlawan syair kematian.


Ling sendiri yang berada 80 meter dari Aojin sangat terkejut, dia berfikir Aojin ini sangatlah kuat, dia juga menjadi memahami Gelar 5 pahlawan bukanlah Omongan belaka, tetapi kekuatan mereka nyatanya sangat kuat. Ling tersenyum seringai lalu dalam hati berkata.


'Ah~ ini pasti akan sangat menyenangkan.'


_ _ _

__ADS_1


Author ketiduran, dari jam 3 sore bangun jam 11, hebat kan wkwkwkwk.


__ADS_2