Demon Lord System

Demon Lord System
Ch. 156 - Akhir dari pertempuran II


__ADS_3

“Ouh, jadi ini kerajaan Whazard, kerajaan ini terlihat tidak cukup baik.” Seorang pemuda berpakaian ala bangsawan, terlihat berjalan menunggangi kuda.


“Pangeran ketiga, sesuai yang ku katakan padamu sebelumnya, kerajaan ini baru saja mendapatkan serangan dari sejumlah Giant. Akibatnya, banyak keluarga bangsawan dan keluarga kerajaan yang tewas.” Pria yang bukan lain adalah Hasta, memberitahu kembali.


“Ya yah aku tau, kalau begitu dimana aku tinggal sementara? Jangan bilang kau akan memberiku penginapan kecil itu.” Pangeran ketiga, menunjuk sebuah bangunan tua yang terlihat tidak kokoh itu.


“Haha tentu saja bukan yang itu pangeran ketiga. Pangeran ketiga akan tinggal di kediaman Keluarga Callista, berbeda dengan keluarga lainnya. Kami Keluarga Callista tidak memperoleh banyak kerusakan, ku kira Keluarga kami cukup beruntung. Haha.”


“Ouh begitukah? Ah yah Hasta, kalau begitu beritahu aku informasi kerajaan ini. Aku akan mengambil keuntungan dari kekacauan ini untuk mendapatkan prestasi, ayahku pasti akan menjadikan ku sebagai penerusnya jika aku bisa menguasai kerajaan ini.”


“Untuk itu sebaiknya kita berbicara setelah sampai di kediaman keluarga Callista pangeran. Aku khawatir ada yang mendengar perbincangan kita ini.”


“Baiklah-baiklah, kalau begitu pengawal, percepat dan jangan sampai orang-orang kerajaan ini tau identitas kita.”


“Baik yang mulia.”


* *


Sesampainya di kediaman keluarga Callista, rombongan pangeran ketiga disambut dengan banyak wanita cantik dan juga makanan yang mewah.


“Pangeran ketiga, ada baiknya kau makan dulu hidangan kami ini, hidangkan kami ini sangat enak, aku jamin kau akan menyukainya pangeran. Silahkan dinikmati.”


“Kalau begitu aku tidak akan sungkan, dan juga wanita-wanita ini lumayan cantik-cantik.” Wajah pangeran ketiga terlihat sangat menikmati makan sambil ditemani oleh kedua wanita cantik disisinya.


“Haha pangeran ketiga, kalau kau mau kau bebas bersenang-senang dengan mereka. Nanti malam akan ku siapkan kamar untuk pangeran ketiga bersenang-senang dengan mereka.” Hasta tertawa setelah mengatakan hal tersebut.


“Itu bagus Hasta, hahaha.”

__ADS_1


Dua puluh menit kemudian, Hasta maupun pangeran ketiga telah selesai menyantap hidangan dari keluarga Callista. Seluruh orang diruangan dikeluarkan, karena akan membahas sesuatu yang penting.


“Kalau begitu sekarang beritahu aku informasi nya.” Ucap pangeran ketiga tidak sabar mendengarkan.


“Pangeran ketiga, kerajaan ini sudah mengalami kerusakan parah, dan pertempuran sebelumnya, mengakibatkan banyak pahlawan kerajaan ini tewas, kecuali satu pahlawan berperingkat 4 yang bernama Ifan.”


“Hmm, kalau cuma satu pahlawan, dan juga pahlawan ini hanya peringkat 4, itu seharusnya bukan apa-apa, salah satu jendral yang ku bawa, memiliki peringkat 3, dia pasti akan dapat dengan mudah mengalahkannya.”


“Tapi pangeran ketiga, jangan terlalu percaya diri dulu, Ifan ini, jika dia orang yang tidak pemalas. Seharusnya dia menduduki posisi ketiga pada peringkat pahlawan, dan menurut orang-orang ku yang melihat kejadian pahlawan Ifan turun tangan, dapat memastikan, bahwa kekuatanya hampir setara seorang Grand master.”


“Apa?! Grand master, aku tidak salah dengar bukan?” Pangeran ketiga bertanya kembali, untuk memastikan benar apa salah.


“Benar tuan, dan juga, bukan hanya tuan sebenarnya yang berniat menguasai kerajaan ini. Beberapa bulan yang lalu, terdapat dua organisasi yang muncul, organisasi ini sangat kuat, bahkan pemimpin salah satu organisasi ini dapat dengan mudah mengimbangi kelima pahlawan besar.”


“Hmm, bisa jadi orang itu memiliki tingkat Epic, tapi aku menduga, dia tidak akan dapat melewati tingkat Epic, karena untuk melewati tingkat Epic dan menjadi Legendary, dibutuhkan usaha yang sangat keras. Dan mustahil orang biasa melewati ujian tersebut tanpa bantuan seorang tingkat Legendary atau Mytichal Glory. Satu-satunya jalan untuknya melewati batas adalah dengan mengonsumsi ramuan ultra mana. Tetapi, ramuan itu sangat mahal dan juga terbatas. Bahkan di kerajaan ku ramuan ini setiap tahunnya hanya dapat diproduksi sekitar 500-700.”


“Eh, apakah setelah tingkat Epic terdapat tingkat lanjutan?” Hasta sangat penasaran dengan perkataan pangeran ketiga.


“Baik pangeran, kalau begitu aku akan melanjutkan yang tadi. Sosok pemimpin organisasi tersebut, belum diketahui jelas, namun ada rumor yang mengatakan bahwa dirinya masih muda, bahkan menurut rumornya, dia belum menginjakkan umur 19 tahun. Dan dia telah berada di tingkat Epic, ini suatu pencapaian dan juga suatu ancaman bagi pangeran.”


“Ya, ini memang menjadi ancaman terbesar, tetapi kalau aku bisa merekrutnya dan menjadikannya anak buahku, aku akan lebih mudah untuk mendapatkan posisi penerus kerajaan Guffeng. Dan juga kau dari tadi belum memberitahu nama organisasi orang ini, sebenarnya nama organisasi miliknya apa?” Tanya Pangeran ketiga.


“Nama organisasi mereka adalah Cold Blooded Troops pangeran, arti dari kata ini adalah, Pasukan berdarah dingin.” Jawab Hasta.


“Nama yang menarik, lalu bagaimana dengan organisasi yang satunya?”


“Untuk ini, kami tidak mengetahui dengan jelas, orang-orang dari organisasi Bulan Purnama tidak terlihat saat tadi malam. Di duga, sesuatu terjadi terhadap mereka, namun ini hanya dugaan saya tuan, saya masih belum bisa mengkonfirmasi nya.”

__ADS_1


Beberapa jam kemudian, Hasta telah memberikan banyak informasi kepada pangeran ketiga.


“Pangeran, benarkah keluarga kami akan di naikkan status sosialnya menjadi Baron?”


“Tentu, aku ini orang yang menepati janjiku, tetapi aku masih belum bisa memberikan status Keluarga mu menjadi seorang Earl, karena aku harus melihat cara kerjamu. Terlebih, seorang Earl, yang tidak memiliki wilayah seluas 20 km akan kesusahan untuk mempertahankan gelarnya. Maka karena itu aku akan memberikan mu status sebagai Baron, lalu setelah kau memiliki wilayah seluas itu, aku akan menaikkan status Keluargamu menjadi seorang Earl.”


“Kalau begitu terima kasih banyak pangeran, aku akan mempersiapkan diriku. Malam ini aku akan mengadakan pesta kecil-kecilan. Ku harap pangeran dapat datang untuk menikmatinya.”


“Tentu saja, jangan khawatir, kalau begitu aku akan mandi dulu.”


Pangeran ketiga keluar ruangan tersebut, lalu sesampainya di luar. Tidak jauh dari sana, terdapat seorang wanita yang mengantarkan sosok pangeran ketiga ke kamar mandi.


* *


Malam pun tiba, disaat banyak orang yang saat ini masih merenungkan orang yang dicintainya. Keluarga Callista sedang menikmati pesta kecil-kecilan yang mereka buat tanpa sepengetahuan orang luar. Dan tentu saja, pengawalan di daerah Keluarga Callista sangat ketat.


[ Di dalam ruangan pesta ]


“Bersulang untuk pangeran ketiga.”


“Bersulang.”


“Haha saudara Hasta, kau cukup berpendidikan untuk memperlakukan ku seperti ini. Haha.”


“Pangeran ketiga, apa kau tertarik untuk berdansa dengan adikku? Adikku wanita yang cantik, kau bisa berdansa dengannya hari ini. Dan juga, aku sudah menyiapkan gadis pelayan yang tadi di kamar pangeran, aku jamin pangeran akan puas malam ini.”


Pangeran ketiga terkekeh, “Kalau begitu aku jadi tidak sabar untuk menantikan pesta ini selesai.” Setelah itu, pangeran ketiga dan seluruh orang yang hadir meminum bir di gelasnya masing-masing.

__ADS_1


_ _ _


TO BE CONTINUE✓


__ADS_2