
(Siang Hari - Pukul 12:45 - 4 Hari sebelum Festival Baidan)
ㅤ
Hari berlalu dengan singkat, setelah melakukan penyelematan Yuki, Kaito dan Eric. Suasana di dalam Kerajaan menjadi begitu ramai dan riuh, terlebih Ling Chen saat ini dapat melihat banyak Giant Ras Udara yang menyusuri area sekitar Kerajaan, terlihat mencari seseorang yang sudah pastinya adalah ke tiga orang yang di selamatkan nya.
ㅤ
Sementara tidak jauh dari tempat Ling Chen memandang, Kurumi beserta Yuki, Eric dan Kaito sedang bersandar di salah satu Pohon paling besar. Mereka sedang memandangi Ling Chen yang sudah cukup lama berdiri memandangi Kerajaan.
ㅤ
“Kenapa Tuan akhir-akhir ini tidak banyak berbicara?” Eric bertanya heran.
ㅤ
Yuki dan Kaito menggelengkan kepalanya pelan, mereka tidak mengetahui apapun tentang kondisi Ling Chen saat ini. Sementara karena Kurumi tidak menjawab pertanyaan Eric, ketiganya memandangnya tajam.
ㅤ
Mendapatkan tatapan dari ketiganya Kurumi berbalik menatap mereka.
ㅤ
“Apa? Aku tidak tau apa-apa. Jangan salah sangka, aku hanya diam karena memikirkan ini mungkin berkaitan dengan Peperangan yang akan segera terlaksana empat hari mendatang.”
ㅤ
“Eh, Perang? Apakah Tuan sudah mempersiapkannya?” Tanya Eric.
ㅤ
Tadi malam mereka belum sempat bertanya karena tubuh mereka tidak dapat menahan rasa lelah dan berakhir tidur. Meskipun ketika mereka di selamatkan sempat mendapatkan beberapa informasi mengenai peperangan, mereka belum mengetahui informasi nya secara keseluruhan.
ㅤ
“Benar juga kalian belum mengetahuinya.” Kurumi menaikan alisnya, “Baiklah aku akan memberitahu kalian. Kalian melihat empat Gerbang Dimensi di belakang?”
ㅤ
Ke tiganya mengangguk menjawab pertanyaan Kurumi. Sementara Kurumi yang mendapatkan jawaban segera melanjutkan perkataannya.
ㅤ
“Gerbang Dimensi inilah yang nanti akan menghubungkan Kerajaan yang menjadi bala bantuan bagi kita. Mereka akan muncul dari dalam Gerbang Dimensi ini kurang lebih dalam empat hari lagi.”
ㅤ
“Ketika mereka muncul itu artinya kita akan segera berperang dengan para Giant. Ketika hari itu tiba kalian bebas ingin membantu untuk membalaskan dendam kepada Giant atau ingin kabur.” Kurumi mengakhiri perkataannya dengan menaikan kedua pundaknya bersamaan.
ㅤ
Sementara ketiganya yang mendengar hanya dapat diam. Mereka sungguh benar-benar membenci para Giant, akan tetapi kemampuan mereka masihlah minim. Mereka setidaknya hanya dapat mengalahkan satu Giant di waktu yang sama. Apabila di serang oleh dua Giant secara bersamaan mereka tidak yakin akan dapat mengalahkannya.
ㅤ
Sementara ketika mereka masih termenung dalam diam. Ling Chen menghampiri mereka lalu duduk di depan ketiganya.
ㅤ
“Jika kalian ingin membantuku, maka kalian harus bertambah kuat. Kemampuan kalian saat ini masihlah lemah, Kaito, Eric, kalian memiliki kemampuan Kelas Naga.
ㅤ
“Seharusnya fisik kalian dapat menyaingi Giant atau bahkan lebih. Jadi aku harap kalian berfokus meningkatkan kekuatan fisik kalian.”
ㅤ
__ADS_1
Ling Chen lalu melirik Kurumi, “Dan untukmu Yuki, kau adalah pengguna ilusi. Kemampuan mu sudah jelas tidak untuk menyerang secara langsung tetapi secara mental. Jadi ku harap kau meningkatkan kekuatan kelasmu dengan baik.” Setelah memberitahu keduanya tentang apa yang harus mereka lakukan, Ling Chen menghela nafas panjang.
ㅤ
“Berpikir akan menjadi seperti ini. Takdir memang aneh, dulu aku ingin merebut Kerajaan. Dan ketika berhasil mendapatkan Kerajaan, mereka mengambilnya dariku. Sungguh takdir yang kejam, memang dalam hidup tidak ada yang selalu mudah.” Ling Chen lagi-lagi menghela nafas panjang.
ㅤ
Berpikir akan menghadapi sebuah Gerombolan monster raksasa. Ling Chen yang waktu itu sama sekali belum bersiap, berakhir membuat beberapa Pilar Demonic miliknya tewas untuk mengorbankan nyawa mereka padanya.
ㅤ
“Kami mengerti Tuan!” Mereka bertiga menjawab bersamaan.
ㅤ
Meskipun sudah agak terlambat Ling Chen memasang senyuman lalu mengangguk kecil. Dia kemudian menjatuhkan tubuhnya ke rerumputan sambil menaruh kedua tangannya di belakang kepalanya.
ㅤ
“Siang ini sangat panas, berada di bawah pohon besar ini membuatku merasa nyaman.”
ㅤ
“Terlebih angin yang berhembus ketika matahari tertutup awan. Huh.. Sungguh menyejukkan.” Ling Chen memejamkan matanya, perlahan dirinya tertidur.
ㅤ
Melihat Ling Chen tertidur, Kurumi segera duduk di sekitar Tuannya lalu bersiap untuk mengangkat kepala Tuannya ke pahanya. Namun, ketika dia sedang ingin mengangkat kepala Tuannya, dirinya tidak menyadari bahwa Yuki juga ikut melakukan hal yang sama. Membuat tangan mereka sedikit bersentuhan.
ㅤ
“Ah kak Kurumi silahkan, aku tidak tau kakak ingin melakukannya.” Yuki tersenyum canggung, merasa malu.
ㅤ
ㅤ
Yuki ingin kembali membalas perkataan Kurumi namun sebuah ledakan terdengar keras dari dalam Kerajaan. Ledakan tersebut berhasil membuat Ling Chen yang baru saja tertidur kini kembali terbangun.
ㅤ
“Ada apa itu?!” Ling Chen bertanya dengan heran.
ㅤ
Kurumi, Yuki baru saja melihat ledakan tersebut. Mendengar suara Tuannya mereka kemudian menatapnya dengan ekspresi bingung.
ㅤ
“Kami sendiri tidak mengetahui banyak Tuan, ketika kami sedang duduk dari dalam Kerajaan sebuah ledakan terdengar keras.” Kurumi menjelaskan secara singkat.
ㅤ
Mendengar itu Ling Chen ikut menatap asal ledakan, “Ledakan yang sungguh besar. Tetapi kenapa tiba-tiba terjadi ledakan?”
ㅤ
Ketika semuanya tidak tahu harus menjawab apa suara yang sangat familiar terdengar.
ㅤ
“Pemimpin Giant ini mengamuk ketika mengetahui wajah babak belur anaknya. Dan juga itu disebabkan mengetahui ketiga tahanan berharganya menghilang.”
ㅤ
Seekor Harimau kecil muncul tiba-tiba dan duduk di pundak Ling Chen. Dia adalah Master Petir, setelah mengamati kedalaman Kerajaan dia menghilang ke lokasi Ling Chen untuk memberitahunya.
__ADS_1
ㅤ
“Master Petir! Kau muncul tiba-tiba tanpa memberitahuku lebih dulu. Aku hampir saja terkejut sial!” Ling Chen sedikit mendengus kesal.
ㅤ
“Hahahaha maaf-maaf.” Master Petir tertawa lantang, “Ah yah ngomong-ngomong kau hebat juga berhasil menyelamatkan mereka. Padahal mereka ku kira akan menjadi persembahan untuk ritual.” Ucap Master Petir sambil melihat ke tiga wajah baru di dekat pohon.
ㅤ
Ling Chen ikut memandangi mereka bertiga lalu kembali menatap Masternya, “Tentu saja ini karena rencanaku yang berlian.” Ling Chen melipat kedua tangannya di dada sambil memejamkan matanya, terlihat menyanjung tinggi dirinya sendiri.
ㅤ
“Hmm kau hanya beruntung. Jika aku yang menjadi Lord Giant. Maka akan ku pastikan yang melindungi tahanan ku adalah seseorang dengan kemampuan tinggi. Seperti tiga Giant yang mengejar rekan Nagamu itu.” Master Petir menunjuk dada Ling Chen.
ㅤ
Ling Chen ikut menatap dadanya, “Tato segel Naga ku memang berada di sini. Tetapi master bagaimana bisa kau mengetahuinya?” Ling Chen bertanya heran.
ㅤ
“Ah itu, tentu saja karena ini.” Master Petir mengibaskan tangannya seketika sebuah layar terlihat. Layar tersebut memperlihatkan gambar Ling Chen yang saat ini sedang berbicara dengan Master Petir.
ㅤ
“Hmm pantas saja kau dapat mengetahuinya. Ternyata karena ini.” Ling Chen mendengus beberapa kali melihat dirinya terlihat.
ㅤ
Dalam layar tersebut di tampilkan empat layar yang berbeda. Namun, ke empat layar itu saat ini cuma memperlihatkan dirinya saja. Hal tersebut tentunya membuat Ling Chen sedikit kesal karena privasinya mungkin akan di lihat.
ㅤ
“Master! Aku tidak ingin dilihat oleh layar ini! Matikan sekarang dan ubah lihat yang lain saja!” Dengus Ling Chen kesal.
ㅤ
Sementara Master Petir yang mendengar hanya menaikan kedua pundaknya seraya memberitahu dirinya tidak mengetahui apa-apa.
ㅤ
“Apa?! Jangan-jangan kau tidak tahu!”
ㅤ
“Memang sebenarnya aku tidak tahu. Kau pikir yang memiliki layar ini hanya aku saja? Master Teknologi saat ini melakukan beberapa hal pada Dunia ini.”
ㅤ
“Salah satunya adalah menjadikan kalian sebagai hiburan mahluk atas. Bukan hanya aku saja yang dapat melihat kalian, tetapi seluruh Master yang telah membeli layar System darinya dapat melihat kalian.
ㅤ
“Mungkin kau memang mendapatkan keuntungan dari System miliknya. Tetapi sebagai gantinya mungkin kau harus menjadi hiburan untuknya dan seluruh mahluk atas. Dunia ini tidak ada yang gratis, kau bahkan tau itu. Seperti yang sering kau sebutkan, Take and Gift.” Setelah berkata demikian, terlihat Ling Chen yang berada di depan Master Petir terjatuh.
ㅤ
“Jadi... Sebagai gantinya aku memiliki kekuatan ini... Aku akan menjadi hiburan... Hahaha.” Ling Chen tertawa kecil namun nadanya terkesan memaksa.
...— — —...
[ UPDATE - 1/3 ]
[ -2]
[ 60-90 min / 1UP ]
__ADS_1