Demon Lord System

Demon Lord System
Ch. 81 - Mengonsumsi Mahao Lucifer


__ADS_3

Sebuah asap hitam terbang ke arah Ling dengan cepat, asap itu seperti sebuah gumpalan awan hitam yang kecil, namun di balik bentuknya yang kecil, di sana terdapat sesosok raja Undead yang tidak lain adalah Mahao Lucifer yang kini sedang menggunakan skill satan miliknya.


Asap hitam itu terbang ke arah Ling, Ling yang melihat itu juga segera menghentikan arah terbangnya. Ling tersenyum seringai sebelum mengarahkan pedangnya ke arah gumpalan asap hitam yang terbang ke arahnya dengan cepat.


Mahao Lucifer yang berniat untuk menyerang Ling berhenti karena merasakan sebuah aura senjata suci pada pedang yang Ling miliki. Senjata suci memiliki auranya tersendiri, wajar saja bila Mahao Lucifer menyadari hal tersebut, jika dia tidak menyadari, berarti dia adalah sesosok raja Undead yang bodoh.


Ling memasang ekspresi terkejut, dia tidak menyangka Mahao Lucifer ternyata tidak mudah untuk di tipu, dia kemudian kembali tersenyum dan terbang ke arah Mahao Lucifer terhenti.


Melihat Ling terbang ke arahnya, Mahao Lucifer berdecak kesal sebelum mengeluarkan senjatanya kembali, mengambil sosok asap tidak dapat menyerang melakukan serangan padat, karena itu tombak yang tadi dia keluarkan telah tersimpan di dimensi miliknya berada.


Mahao Lucifer kembali berubah menjadi sosok semula, dia kemudian mengeluarkan tombaknya dan bersiap untuk bertarung dengan Ling, meskipun dia tidak yakin akan memenangkan pertarungan, tetapi dia tetap maju, dia mungkin adalah sosok yang jahat, tetapi dia bukanlah pengecut yang akan lari disaat kekuatan musuh berada di atasnya, meski takut, dia akan melawannya sebisa mungkin.


Wushhhh...


Kecepatan dari Mahao Lucifer terbilang sangat cepat, kecepatan hampir sama dengan Ling, namun tetap saja dibandingkan dengan Ling, dia masih di bawahnya, saat Ling dan Mahao Lucifer bertemu di tengah tengah udara, serangan senjata pun tidak dapat dihindarkan, senjata mereka saling beradu dan menimbulkan suara dan gelombang yang besar pada sekitar mereka, nyatanya kekuatan dari Mahao Lucifer sendiri setara dengan seseorang yang berada pada tahap Epic, meski begitu kekuatannya jelas lebih kuat dibandingkan dengan seluruh manusia di dunia Ling.


"K..kau kuat juga."


Suaranya agak terdengar gemetar, itu jelas karena Mahao Lucifer sendiri cukup takut dengan kekuatan Ling.


"Hahaha, meski kau lebih lemah ternyata kau tidak takut dengan ku, hebat, aku rasa tubuhmu pantas aku santap."


Ling menjilati bibirnya, dia jadi tertarik akan mengonsumsi raja Undead, pastinya kekuatannya akan langsung naik drastis saat mengonsumsi tubuh dari raja Undead.

__ADS_1


Mahao Lucifer memasang wajah pahit sebelum kembali melakukan serangan yang lebih mematikan, pertarungan antara Ling dan Mahao Lucifer sangatlah sengit, aura dan gelombang serangan dari mereka bahkan membuat tanah di sekitarnya menjadi retak.


Mahao Lucifer menggunakan teknik tombak naga hitam, teknik ini sendiri sangatlah kuat, seseorang yang mempelajari teknik tombak ini akan dapat mengeluarkan sebuah aura naga dari dalam tubuhnya, tetapi aura itu adalah aura dari naga hitam atau bisa dibilang naga kegelapan.


Serangan yang dilancarkan oleh Mahao Lucifer sangatlah cepat dan tajam, hingga beberapa menit kemudian, Mahao Lucifer berhasil membuat Ling terluka di beberapa bagian tubuhnya.


Ling sendiri tidak menyangka bahwa permainan tombak dari Mahao Lucifer sangatlah kuat, namun...


"Hahahaha." Ling tertawa kencang sambil memegang area matanya dengan tangan lainnya, sosoknya yang tertawa seperti itu terlihat layaknya seorang sikopat, terlebih secara tiba-tiba mata merahnya kini menyala terang.


Ling kembali menatap Mahao Lucifer yang wajahnya kini terlihat sangat pucat, "Permainan tombak mu tidak buruk, tetapi kau masih bukan tandingan ku." Ling tersenyum manis, lalu secara tiba-tiba, kepala dari Mahao Lucifer jatuh ke bawah tanah, lalu diikuti dengan tubuhnya.


Ling kemudian membersihkan pedangnya yang baru saja dirinya gunakan untuk mengakhiri hidup Mahou Lucifer. Ling tadi menyerang dengan gerakan yang sangat cepat dan di gabung dengan kekuatan dimensi, beberapa saat sebelumnya, Ling melihat layar biru yang mengatakan dia mendapatkan hadiah berupa skill dimensi, dan karena itu pula, serangan yang dilancarkan oleh Mahao Lucifer dapat menyerang beberapa bagian vital nya, seperti, mata, dada, dan paha, namun berkat Potion dari keluarga Phoneix, semua itu kembali seperti semula dalam beberapa menit saja.


Untuk pasukan Undead Ling sendiri bisa dikatakan berkurang hingga enam ratus, namun di pihak lawan sendiri kini hanya menyisakan seratus dua puluh monster saja.


Salah satu pasukan milik Mahao Lucifer melihat bahwa Mahao Lucifer telah terbunuh, mereka pun berteriak memperingati kawanan lainnya untuk segera lari karena merasa bertarung dengan Ling sama sekali bukan jalan yang baik.


Ling hanya tertawa melihat para monster berlari terbirit-birit, dia sendiri memerintahkan kepada pasukannya untuk tidak mengejar mereka dan kembali tertidur.


Pasukan yang lebih dari seribu itu menghilang dalam sekejap menjadi butiran pasir setelah Ling memerintahkan mereka untuk kembali tertidur, Ling sendiri langsung mempercepat turunnya.


Setelah sampai di bawah, dia melihat-lihat terlebih dahulu tubuh dari Mahao Lucifer, tubuh Mahao Lucifer terlihat kekar namun dalam batas wajar, meski begitu kekuatannya fisiknya melebihi seseorang yang memiliki otot yang sangat besar, kecepatannya pun bukanlah tandingan bagi atlet berlari.

__ADS_1


Ling tersenyum puas melihat tubuh dari sosok raja undead, dia kemudian mengarahkan tangannya ke arah Mahao Lucifer, dan kali ini, kejadian yang seperti dulu kembali terulang, sebuah mulut muncul dari tangannya dan mengeluarkan lidah yang sangat panjang dan besar, lidah itu melilit erat tubuh Mahao Lucifer sebelum di masukan nya kedalam mulutnya.


Saat tubuh itu masuk kedalam tubuh Ling, Ling merasakan sakit yang teramat, sakit ini sama seperti di waktu dirinya pingsan saat itu, bedanya, waktu itu Ling tidak dapat menahannya dan akhirnya pingsan hanya dalam hitungan detik.


[ Level UP ]


[ Level UP ]


[ Level UP ]


Suara notifikasi muncul bersamaan dengan kesakitan yang luar biasa Ling terima, hingga beberapa jam kemudian, sakit yang teramat itu berhenti bersamaan dengan suara notifikasi.


Ling langsung terjatuh namun masih tersadar, tubuhnya sangat lemas setelah menerima kesakitan yang teramat itu, dia kemudian memaksakan wajahnya untuk melihat layar notifikasi yang mengikuti area wajahnya.


Ling ingin tersenyum, namun fisiknya sama sekali tidak bisa di gerakan, dia kemudian terpaksa membuat beberapa skeleton kembali dengan energi Mana yang tersisa untuk membawa dirinya ke dalam kamarnya.


Sama halnya dengan sebelumnya, skeleton muncul dari dalam tanah, setelah mereka keluar dari dalam tanah, mereka segera membantu Ling berjalan, jumlah mereka terdapat enam skeleton, masing-masing mengangkat bagian tubuh Ling.


Ling yang sedang di angkat oleh mereka kini hanya dapat melihat awan di atas langit, awan yang gelap gulita dengan sebuah petir di atasnya, lalu tidak lama setelahnya, muncul sebuah layar biru yang memberitahu kepada Ling bahwa hadiah dari membunuh sosok raja undead telah di terima.


[ Selamat, anda mendapatkan senjata Sesat rank C dan 5.000 point tukar ]


_ _ _

__ADS_1


[ 26/40 ]


__ADS_2