
Malam hari telah tiba, di angka 00:00 seluruh orang yang berpesta di kediaman keluarga Callista sudah kembali ke tempatnya masing-masing. Termasuk pangeran ketiga yang bernama Chaji.
Beberapa meter dari kerajaan Whazard, muncul begitu banyak Giant. Jumlahnya kira-kira 10 kali lipat dari yang sebelumnya, dan orang yang memimpin tidaklah lain adalah Raja diantara Giant, yaitu Victor. Mungkin Victor jabatannya lebih dikenal sebagai High-King.
Dan juga, dikarenakan para Giant yang beberapa hari yang lalu menyerang, Kanma. Raja dari kerajaan Whazard ini, membuat banyak sekali petugas yang berpatroli untuk memastikan kerajaan ini cukup aman.
Namun para penjaga yang berjaga, saat ini bergetar ketakutan melihat ribuan bahkan lima ribu lebih Giant yang berlari ke kerajaan Whazard ini.
“H-habis sudah, kerajaan ini akan dibinasakan oleh para Giant.”
“Kerajaan ini sudah tamat, ayo kita tinggalkan kerajaan ini sekarang!”
Seluruh pasukan yang berpatroli sudah kehilangan semangat bertempur dikarenakan banyak sekali Giant yang kali ini datang. Bahkan, tanah di sekitar mereka, bergetar hebat seiring mendekatnya para segerombolan Giant.
Dan di lain tempat, sang Raja gagak yang tidak lain Levi, juga dapat merasakannya. Dia dengan segera pergi kembali ke kastil dimana Ling berada. Sesampainya di sana, Levi melihat pelayan Ling yang lainnya, dengan segera mereka masuk ke dalam dan menggendong Ling keluar dari kastil.
Dan karena Rafaela tidak berada di sana, dengan terpaksa Xiao Li dan Xiao Zhang pergi berpisah untuk menemukan Rafaela.
Levi langsung berubah menjadi gagak raksasa, membawa Ling dan pilar demon terbang.
NT : Diganti
15 menit kemudian, mereka sampai di atas tembok Maria bagian yang berlawanan dari arah datangnya gerombolan Giant. Semua pilar demon kembali mengisi aliran mana di tubuh mereka. Bersiap untuk sesuatu yang mungkin diluar perkiraan mereka.
Levi melirik ke arah kota, dia melihat banyak muncul asap-asap hitam dan ledakan dari sihir. Kemungkinan, sihir-sihir tersebut adalah ulah Giant.
Tidak beberapa lama, Xiao Li kembali namun hanya dengan Rafaela disampingnya.
“Semuanya cepat lari!” Xiao Li berteriak dari jauh.
__ADS_1
Sosok wanita kecil tersebut, lalu melirik ke belakangnya, dan dibelakangnya terlihat banyak sekali Giant. Kira-kira, sekitar 150 Giant berlari mengejar mereka.
Dengan cepat, Xiao Li menggendong Rafaela lalu melemparkannya ke atas tembok. Kurumi melompat menggendong tubuh Rafaela yang terlihat pucat. Kemungkinan, Rafaela terkena sihir dari para Giant tersebut.
“Kalian larilah, aku akan menahan mereka selama mungkin. Bawa tuan pergi, asal dia selamat aku tidak masalah menjadi tumbal!” Setelah berkata demikian, Xiao Li berbalik dan melompat ke arah gerombolan Giant dibelakangnya.
Kurumi mengangguk pelan, dalam hatinya dia berterimakasih karena telah memberikan mereka waktu untuk melarikan diri. Kurumi, dan pilar demonic lainnya naik kembali ke tubuh Levi. Dan pergi meninggalkan Xiao Li.
Hanya saja, saat telah berada jauh dari gerbang Maria, sebuah cahaya besar yang terlihat seperti laser terbang dengan cepat ke arah mereka. Akibatnya, semua yang sedang naik di atas punggung Levi terkena sihir cahaya tersebut, sihir tersebut berhasil membuat sayap hitam Levi putus, dan membuat mereka terjatuh.
* *
Tidak membutuhkan waktu lama untuk mereka kembali sadar, namun saat mereka tersadar. Alih-alih melihat jalan keluar, sosok Giant berpakaian penyihir mengelilingi mereka. Diantara pilar demonic, hanya beberapa yang selamat dari sihir cahaya tadi.
Levi, Kurumi, Arthur, Xin Zhang. Keempat sosok pilar demonic terkuat itu berhasil selamat namun mereka mengalami cidera yang cukup parah. Dan sialnya lagi, mereka saat ini dikelilingi oleh sekelompok Giant penyihir.
Kurumi, sebagai sosok terkuat langsung menahan tinju dari Giant tersebut. Rata-rata Giant yang mengelilingi mereka besarnya mencapai 20 meter.
Kurumi menahan serangan Giant tersebut bukan karena tau dirinya mampu menahannya. Kurumi menahan tinju tersebut dikarenakan Ling lah ya menjadi pusat pukulan tersebut.
“Semuanya! Aku mohon kepada kalian untuk membawa tuan dan nona Rafaela pergi! Aku akan menahan mereka dengan segala kekuatan ku!” Teriak Kurumi.
Ketiga pilar demonic langsung mengambil tindakan untuk melarikan diri. Xin Zhang berubah menjadi Giant dan membuka jalan keluar, sedangkan Levi berubah kembali menjadi gagak, hanya saja gagak nya menjadi lebih kecil dari sebelumnya. Dan Arthur, pergi menggendong tubuh Ling dan Rafaela, lalu menjaga tubuh keduanya agar tetap aman dengan menghangatkan nya di dalam api biru miliknya.
Kurumi tersenyum, dengan begini dia merasa pengorbanan nya tidak akan sia-sia. Namun sebenarnya, Kurumi tidak berniat mengorbankan dirinya disini.
Terlihat, dua Giant yang mengejar kembali Levi, namun ditahan oleh Xin Zhang yang masih berada di dekat Kurumi.
“Apa yang kau lakukan Xin Zhang?! Cepatlah pergi!”
__ADS_1
“Heh, bagaimana bisa aku Xin Zhang meninggalkan wanita sebagai tumbal.”
“Berhenti bercanda, ini bukan saatnya kita bercanda!” Sambil berbicara, mereka terus menerus bertarung melawan puluhan Giant penyihir.
“Aku tidak bercanda, meskipun lord Ling membutuhkan perlindungan ku saat ini. Tetapi dia saat ini dilindungi oleh Levi dan Arthur, seharusnya. Lord akan aman ditangan mereka, dan jika aku meninggalkanmu. Aku khawatir kau akan tewas.” Sambil meninju tongkat sihir milik Giant penyihir, Xin Zhang berbicara.
Seolah menganggap disekitarnya angin, Xin Zhang dan Kurumi terus berbicara sambil bertarung. Hal tersebut membuat beberapa orang berstatus tinggi di kelompok Giant marah.
“Apa kalian menanggap kami angin! Dasar bajing*n! Terima ini, Sihir serangan – Petir naga biru!”
Dari tongkat sihir milik Giant yang berbicara itu, keluar naga petir yang besar mengarah ke Kurumi. Namun sayangnya, Kurumi hanya terkena sedikit saja, tetapi meskipun begitu, serangan tersebut membuat Kurumi kepedihan.
Sihir petir naga itu berputar-putar lalu kembali terbang ke Kurumi, Xin Zhang dengan cepat menggendong tubuh Kurumi yang kecil itu pergi. Sayangnya, sihir petir tersebut masih terus mengejar mereka.
“Hahaha! Kau pikir kau bisa pergi dari sihir kunci.”
NT : Sihir kunci adalah sihir yang mengunci target. Akan terus terbang mengikuti sampai terkena sasaran atau dihentikan oleh fragmen sihir dll.
* *
Dari kejauhan Levi dan Arthur dapat melihat ledakan yang besar tercipta. Petir yang menggelegar di tanah dan langit itu, membuat Levi semakin cepat terbang pergi meninggalkan Kurumi dan Xin Zhang.
Dan Arthur, terlihat meneteskan air mata melihat petir tersebut. Serangan sihir sebesar itu, kemungkinan besar diciptakan oleh penyihir Giant yang tadi. Dan bau darah yang tercium, adalah tanda kematian. Setidaknya, itulah yang saat ini Arthur percaya.
Arthur dengan segenap kekuatannya, membuat sihir api biru nya menjadi lebih kuat. Dan menyembuhkan Ling dan Rafaela dengan sihir jaket api.
‘Lord, maafkan kami.’ Batin dari Levi dan Arthur.
Mereka hanya dapat meminta maaf setelah kejadian ini berakhir. Dan tentunya, itupun jika mereka masih selamat dari kejadian ini. Dan entah apa yang akan Ling lakukan setelah mendengar mereka tidak menyelamatkan Yuki...
__ADS_1