Demon Lord System

Demon Lord System
Ch. 49 - Cerita Xan dan Xin ( 5 )


__ADS_3

Mendengar semangat dari para manusia, para Giant hanya tertawa terbahak-bahak, "Betapa bodohnya mereka, semangat saja tidak akan cukup untuk mengalahkan kita." Dua raksasa itu tertawa, mereka hanya berjumlahkan 2 saja, sedangkan raksasa 18 m tidak berada di dekat mereka saat ini.


Saat kedua raksasa itu masuk ke dalam hutan, mereka melihat pemandangan yang cukup sepi, namun sang Giant Ras anjing dapat mencium keberadaan mereka.


"Hati hati, mereka bersembunyi!" Giant 10 m mengingatkan.


Mendengar perkataan temannya, Giant 11 m tertawa, "Hahaha, apa yang harus di takutkan? manusia hanyalah ras yang lemah, selamanya yang lemah akan berada di bawah." Ucapnya seraya menyombongkan diri.


"Ck!"


Giant 10 m berpaling dari Giant 11 m, dia kemudian mulai mengubah wujudnya ke dalam bentuk setengah anjing, kini Giant 10 m sudah terlihat seperti anjing, kepalanya yang memiliki kuping lembek ke bawah, bokong yang mempunyai ekor, dan gigi yang tajam, kini tubuhnya sudah menjadi setengah anjing.


* * *


Sedangkan itu, kini Yamato dan rekan-rekannya berada di atas dedaunan pohon, mereka merencanakan akan menyerang secara bertahap namun mematikan.


Dengan adanya Xan Zhang, mereka menjadi lebih percaya diri untuk menghadapi 2 raksasa itu.


"Semuanya, tunggu mereka berpisah." Ucapnya kepada seluruh anggotanya, semua anggota tidak bersama, terdapat beberapa yang berada di pohon lainnya, namun jumlah mereka sendiri berkurang sangat banyak, dari yang berjumlah 4900 ke atas, kini menjadi 1.500 ke atas.


Sedangkan itu, Xan Zhang sendiri mengumpat di salah satu pepohonan, dia juga tidak lupa menggunakan kemampuan tidak terlihat nya.


'"Ah, sial, ini lama sekali, aku tidak tahan." Xan Zhang merasa bosan hanya menunggu, dia kemudian melompat dari atas pohon lalu terbang dengan kecepatan tinggi ke belakang leher dari Giant.


Tepat setelah itu, Xan Zhang segera memukul belakang leher dari Giant, dan seketika, Giant itu terpental oleh pukulannya Xan Zhang.


Melihat Giant 11 m dapat dengan mudah di serang oleh Xan Zhang, semua orang menjadi kagum dengan keberadaan Xan Zhang, mereka tidak menyangka bahwa Giant pun akan dapat diserang hanya dengan Xan Zhang sebagai basis depan mereka.

__ADS_1


Sedangkan itu, Giant 10 m atau yang disebut Giant Ras anjing segera berpaling dan menemukan rekannya yang berada di tanah.


Giant 11 m segera mengangkat kembali tubuhnya dengan kedua tangannya, dia kemudian berdiri dan memandang kebelakang.


"Kau tidak apa-apa?" Tanya Giant 10 m.


"Tidak, aku mengalami luka di bagian leher ku, sepertinya beberapa tulang ku retak akibat pukulannya." Giant itu menjawab.


Giant 10 m yang mendengar itu tentu saja tidak menyangka bahwa terdapat manusia sekuat itu, dia kemudian memandang ke arah yang sama dengan Giant 11 m, 'Dari mana dia mendapatkan kekuatan itu.' Batin Giant 10 m sambil memandang Xan Zhang.


Sedangkan itu, Xan Zhang menatap mereka tajam, Xan Zhang juga tidak menyembunyikan lagi sayapnya, dia lalu mengepakan sayapnya dan seketika angin kencang berhembus ke arah kedua Giant itu.


Xan Zhang tersenyum sinis, "Hanya raksasa idiot dan raksasa ras anjing saja, kalian bukan apa-apa di hadapan ku." Ucap Xan Zhang pelan, namun ucapannya terdengar oleh semua orang dan Giant.


Kedua raksasa itu menggertakan giginya saat mendengar perkataan Xan Zhang, hanya saja mereka heran dengan Xan Zhang yang mengetahui ras raksasa.


"Baiklah! kau juga Li, kalau begitu mari kita serang di bersama." Balas Ki.


"Ok Ki." Setelah itu, mereka berdua kini berlari ke arah Xan Zhang dengan kecepatan tinggi, akibat tubuh besar mereka, beberapa pohon tumbang dan tanah bergoyang layaknya gempa.


Xan Zhang menatap tajam kedua raksasa itu, tingginya sendiri hanyalah 250 cm, tetapi itu sudah terbilang besar bagi manusia, terlebih tubuhnya di penuhi oleh otot-otot yang besar dan kuat.


"Cih." Segera, Xan Zhang terbang dengan cepat ke arah mereka berdua.


Pertempuran pun terjadi, Xan Zhang langsung menghadapi kedua raksasa itu dengan lincah, bahkan serangannya membuat kedua raksasa itu tidak sengaja menyerang temannya sendiri.


Merasa geram dengan perbuatannya Xan Zhang, Ki langsung berkata kasar, "Kau hanya manusia yang taunya lari saja! kalau berani lawan dan jangan menghindar!" Teriaknya penuh kekesalan.

__ADS_1


kedua raksasa itu berhenti menyerang setelah Ki berkata seperti itu, begitu juga dengan Xan, dia berhenti namun tersenyum sinis, "Hahaha, salahkan kalian yang terlalu lemah dan lambat, jika aku sebesar 100 m, apakah kau akan diam saat aku menyerang?" Tanyanya memancing Ki agar lebih marah.


Pertanyaan Xan Zhang seperti sebuah petir bagi mereka, raut wajah mereka menjadi terlihat rumit dan gelisah, "Hahaha, kalau begitu sama dengan ku saat ini, sudahlah, kalian lambat sekali, aku akan bertarung serius." Xan Zhang tertawa lalu mengganti raut wajahnya menjadi serius.


"Cih, hanya manusia rendahan, Li, kau tunggu disini, aku saja sudah cukup untuk mengalahkannya!" Ki berlari kencang menuju Xan Zhang, begitu pula dengan Xan Zhang, dia terbang dengan kecepatan tinggi dan mengarahkan tinjunya untuk beradu.


Dalam waktu singkat, pukulan mereka saling beradu, Ki yang menduga Xan Zhang hanya mengantarkan nyawanya tertawa saat melakukan tinju ke arah Xan, Zhang, hanya saja secara tiba-tiba, dia kembali terpental kebelakang dan memuntahkan darah dari tepi bibirnya, 'Ukh, bagaimana mungkin!' Batin Ki yang kini terbang dengan cepat lalu menghantam sebuah pohon.


Untuk Xan Zhang sendiri, dia juga terpental dan merusak beberapa pohon besar di belakangnya, namun dia tidak mengeluarkan darah karena tubuhnya sendiri hanyalah daging dan tulang.


Sedangkan itu, para manusia dari kerajaan Bhaki segera turun dan mengepung Li sang Giant anjing.


Mereka melemparkan sebuah botol yang dimana terdapat sebuah cairan ungu di dalamnya, dan seketika itu juga, Giant Ras anjing terbakar, namun dia masih dapat bergerak, akhirnya Li pun kabur karena merasa terancam akan nyawanya, hanya saja prajurit Bhaki tidak membiarkannya begitu saja, mereka sangat mendendam dengan ras raksasa.


Sedangkan beberapa kapten yang memimpin prajurit sebagian berjalan ke arah Xan Zhang.


Saat sudah cukup dekat, mereka kemudian bertanya kepada Xan Zhang, "Tuan Xin, kau sangat luar biasa, apakah kau baik-baik saja?" Tanya Shue dan Riko bergantian.


"Menurutmu?" Tanya Xan Zhang.


Melihat tingkah Xan Zhang, Shue hanya dapat tersenyum canggung, dia kemudian mengeluarkan sebuah botol yang di dalamnya terdapat cairan berwarna merah. Shue kemudian menyerahkannya kepada Xan Zhang


"Tuan Xin, ini adalah ramuan tingkat 4, nama ramuan ini adalah ramuan darah panas, ini dapat memulihkan luka dengan cepat dan membuat hati menjadi membara, ini sebenarnya seperti obat kuat." Ucap Shue dengan pipi yang agak memerah, dia agak canggung untuk mengatakan obat kuat.


Sedangkan Riko yang berada di belakang Shue mengeluarkan sepercik darah pada hidungnya saat mendengarkan perkataan Shue.


_ _ _

__ADS_1


Continue : katakan [ YES ] untuk lanjut pertarungan Xan Zhang, katakan [ No ] untuk tidak melanjutkan dan beralih ke Ling.


__ADS_2