Demon Lord System

Demon Lord System
Ch. 68 - Permainan Bendera III


__ADS_3

Ling berjalan ke arah pohon yang paling dekat dengannya, lalu menyenderkan tubuh Laurel disana dengan perlahan, setelah itu, Ling berpaling dan melirik ke arah Taori dan botak enam titik.


“Taori Kavila, aku tidak akan menyerangmu, karena memang aku berniat menjadikan mu sebagai rekan Aliansi ku, untuk Xuan Law, aku minta maaf, tapi kau harus kalah disini kawan." Ucap Ling sambil berjalan ke arah mereka berdua.


Mendengar Aliansi, Taori Kavila cukup terkejut, dia heran sekaligus terkejut, bukankah semua orang tau Class dark adalah Class yang terkutuk? kekuatan ini bukan hanya dapat melukai orang disekitarnya, bahkan dirinya sekalipun juga dapat terkena.


Class dark sendiri di sebut sebagai Class kutukan, Class pembawa sial dan sebagainya, Class dark ini juga bukan hanya memiliki esensi kegelapan, tetapi api juga, api bahkan sebenarnya adalah yang paling sering di gunakan oleh pengguna Class dark di zaman dahulu. Beratus ratus tahun yang lalu, seseorang juga mendapatkan Class dark, tetapi karena Class nya tidak dapat di kendalikannya, akhirnya dia membunuh satu setengah kota dan sekarang, kota yang hangus terbakar itu kini telah menjadi hutan kabut darah, itulah asal usul dari hutan kabut darah.


Class dark juga dapat menggunakan segel summon, namun itu hanya jika seseorang Class dark telah menguasai Class dark sepenuhnya.


Kembali ke cerita, Taori Kavila kini terlihat memasang wajah yang terbilang rumit, dia memandang Ling lalu berkata, "A..apa k..kau tidak tau tentang Class dark seperti ku?" Taori bertanya karena agak ragu.


"Tentu saja, aku cukup tau tentang Class mu, bahkan temanmu sendiri Hamura hanya temanmu satu-satunya, aku akan menyembuhkannya, sebagai gantinya kau dan Hamura bisa menjadi Aliansi ku, tenang saja, kita pasti bisa langsung naik menjadi murid inti, setelah itu..."


Ling tersenyum dalam hatinya, dia sedari awal mengincar yang namanya tahta kerajaan, terserah jika dibilang jahat sekalipun, dia sama sekali tidak peduli, namun Ling tidak akan menggunakan identitasnya, tetapi menggunakan nama...


"K..kau serius?"


"Tentu kawan." Ling tersenyum.


"Baiklah."


"Hhm, Law, apakah kau ingin bertarung atau langsung menyerah?" Tanya Ling yang kini sudah berada di dekat Taori.


"Sudahlah, tidak ada gunanya aku melawanmu, aku menyerah." Law mengangkat kedua tangannya sambil memejamkan mata.


"Bagus, kalau begitu..."


Bukk....


Law terjatuh secara tiba-tiba, disaat bersamaan juga Ling telah berada di belakangnya, gerakan Ling sangat cepat, hingga Law dan Taori sekalipun tidak melihatnya.


Ling langsung menggendong Law sebelum terjatuh ke tanah, lalu dia menyenderkan tubuhnya di pohon yang sama dengan Laurel, namun sebelum Ling kembali ke tempat Taori, dia meletakkan sebuah jimat pelindung di tengah-tengah mereka, jimat itu berfungsi sebagai penangkal hewan buas.

__ADS_1


Setelah itu, Ling pun berjalan ke arah Taori dan ketempat Hamura terbentur.


Sesampainya disana, 'I..ini, sepertinya kelicikan ku masih tidak dapat di hindarkan.' Ling terkekeh dalam hati, sebenarnya mungkin saja Hamura tidak akan terluka parah seperti ini jika menabrak pohon, tetapi Ling, Ling langsung menggunakan tembok es untuk menangkalnya, karena itu, Ling bisa dikatakan sebagai penyebab lukanya lebih serius, bisa dikatakan Ling itu...


Terlalu Pintar/Licik? menurut kalian?


Ling segera saja menuangkan satu tetes di dalam mulutnya Hamura, dan dalam seketika, tubuh Hamura seketika mengeluarkan cahaya merah, namun di saat bersamaan itu juga, tulang, luka tebasan nya juga menghilang.


Tidak lama kemudian Hamura kembali terbangun, namun dikarenakan melihat Ling, dia segera menyerangnya karena menduga bahwa Ling adalah musuh.


"S..siapa kau!" Setelah berteriak seperti itu, Hamura berpaling ke arah Taori dan bertanya kepadanya, "Kawan, kau tidak apa-apa?"


"Tidak, jangan menyerangnya, dia yang menyembuhkan mu, kita akan menjadi aliansinya, karena itu mari kita bekerjasama dengannya..." Taori berusaha menjelaskan apa adanya.


Setelah beberapa menit kemudian, Hamura telah mengerti maksud dari Taori, dia kemudian berjalan ke arah Ling lalu menundukkan kepalanya hormat.


"Maafkan saya karena telah menduga yang tidak-tidak, maaf yah kawan." Dia menunduk hormat sambil tersenyum memperlihatkan giginya yang putih mengkilap.


[ Welcome The X-ray ]


Nama : Taori Kavila


Ras : Human


Level : 21


Kondisi : Tidak terlalu baik, saat ini tubuhnya sedang mengalami gangguan energi karena dia tidak terlalu dapat mengendalikan Class nya sepenuhnya. [ 100 kartu tukar untuk menyembuhkan nya ]


Job : Dark A Class


Tinggi badan : 80 cm


Berat badan : 28 kg**

__ADS_1


_ _ _


Ling cukup terkejut saat melihat tentang kesehatan dari Taori, dan juga Class nya A, berarti kekuatan dark dalam tubuhnya sangatlah kuat, pantas saja dia sangat kesusahan untuk mengendalikan class dark sepenuhnya.


Ling kemudian bertanya tentang kesehatan tubuhnya, namun Taori berkata baik-baik saja, tetapi Ling tidak diam saja, dia menarik tubuh kecil Taori dan menjelaskan bahwa dirinya dapat menyembuhkan tubuhnya jika Taori menginginkannya.


"Aku serius, aku bisa menyembuhkan penyakitmu ini, bukan hanya itu, sepertinya jika aku menyembuhkannya, Kekuatan mu akan naik beberapa tingkat secara drastis, apakah kau tidak ingin?"


Taori ingin membalasnya, namun perkataannya dihentikan oleh tangan Hamura yang memegang bahunya dan menggeleng kepalanya pelan, dia seolah berkata untuk tidak melawan dan biarkan saja Ling menyembuhkan nya.


Taori pun menganggukkan kepalanya pelan menjawab pertanyaan dari Ling. Ling langsung membayar sistem untuk menyembuhkan anak laki-laki ini.


[ Sistem : Pembelian sukses, kartu tukar di kurangi 100- ]


Taori dari tadi telah bersiap hingga menutup matanya karena takut proses penyembuhan pada tubuhnya akan berjalan sangat sakit, tetapi dia sama sekali tidak merasakan sakit, saat dia membuka matanya, Ling berkata bahwa dia telah sembuh.


"Kau sudah sembuh."


"Apa! t..tapi aku tidak merasakan apapun!" Taori membantah.


"Iya kawan, aku cuma melihat mu menaruh tangan di depan tubuhnya, setelah itu kau mengangkat tanganmu dan berkata telah selesai, apakah kau sebenarnya tidak bisa?" Hamura bersiap memukul, dia tidak suka orang yang berbohong.


"Tidak, tunggu sebentar Hamura, a..aku, aku merasa ada yang aneh pada tubuhku, tapi, ini sesuatu yang, Baikkkk!"


Boom


Sebuah suara ledakan muncul dari dalam tubuh Taori bersamaan dengan sebuah asap hitam yang muncul dari dalam tubuhnya, asap hitam itu sangatlah pekat, membuat seluruh area di sana menjadi ditutupi oleh asap hitam yang muncul.


Ling tetap seperti biasanya, tenang namun juga menjaga jarak, dia dapat melihat meskipun ditutupi oleh kegelapan seperti ini, jadi dia tidak terlalu khawatir, sedangkan untuk Hamura sendiri mundur tanpa tau tujuannya karena tidak dapat melihat, dia beberapa kali juga menabrak pohon karena tidak dapat melihat di kegelapan ini.


_ _ _


[ 13/40 ]

__ADS_1


__ADS_2