Demon Lord System

Demon Lord System
Ch. 131 - Pertempuran dengan pasukan elang


__ADS_3

Sebagai Raja, hal ini tentu saja harus di tangani olehnya. Karena itu, saat ini Raja dengan berat hati meminta kepada seluruh pahlawan, seluruh keluarga terpandang dan seluruh tim penerjang hingga tim papan atas untuk ikut berpartisipasi dalam pertarungan atau peperangan ini.


“Minta bantuan para Keluarga terpandang dan inti, setidaknya kita harus menyelamatkan setengah rakyat kerajaan…”


“B-baik paduka Raja.”


Pria yang bersujud di depan singgasana Raja itu kemudian pergi untuk melaporkan perintah Raja kepada keluarga Inti maupun terpandang.


“Paduka Raja, adakah yang bisa saya lakukan?”


Pria berambut putih panjang dengan mata yang tajam dan topeng elang terlihat maju dari samping singgasana Raja.


Raja mengalihkan pandangannya ke arahnya, “Minta tim elang untuk bertarung sekarang juga. Ini keadaan yang sangat berbahaya.”


“Baik paduka.”


Pria tersebut kemudian pergi meninggalkan ruang singgasana. Kini, ruang singgasana hanya menyisakan Raja dan tangan kanan Raja.


* *


Semua orang merasa panik, batu demi batu terjatuh ke banyak rumah, membuat sebagian orang tewas dalam sekejap.


Saat mereka sedang merasa putus asa, mereka melihat sesosok naga yang terbang di atas.


“Lihat! Bukankah itu naga?!” Salah satu rakyat melihat dan menunjuk ke atas langit.


Semua orang membuka mulutnya lebar-lebar, tidak pernah terbayangkan oleh mereka akan melihat seekor naga. Secara, naga adalah mahluk yang diagung-agungkan oleh banyak manusia.


Semua orang kemudian berteriak kepada naga tersebut untuk menyelamatkan mereka. Mereka tidak tau bahwa yang membuat kerusakan separah ini adalah karena Ling.

__ADS_1


Sedangkan itu, Ling yang berada di atas udara saat ini sedang melihat kondisi di bawahnya.


“Aku tidak menyangka kerusakannya akan sebesar ini, tapi ya sudahlah.”


Ling kemudian mengalihkan pandangannya lalu menyuruh naga Undead nya untuk terbang menuju kerajaan. Sesampainya di dekat kerajaan, Ling menghentikan laju naganya.


“Mereka itu adalah pasukan khusus kerajaan bukan? Kalau tidak salah nama mereka pasukan elang.”


“Itu benar lord, mereka adalah pasukan khusus yang dibentuk oleh Raja ketiga. Kekuatan mereka sangat hebat…”


Ling melirik ke belakangnya, “Begitukah?” Tanya Ling sambil mengarahkan tangannya ke arah pasukan elang itu.


Jarak di antara Ling dan pasukan elang cukup jauh, membuat pasukan elang tidak dapat melihat Ling.


Sesaat setelah Ling mengarahkan tangannya ke arah pasukan elang, sebuah cahaya terang muncul dari tangan Ling. Cahaya itu kemudian terbang menuju ke arah pasukan elang.


“Hhm, ku rasa mereka tidak ada hebat-hebatnya tuh.” Ucap Ling sambil menggerakkan kedua bahunya.


Kedua pelayan kembar Ling tersenyum masam, tidak menduga tuannya akan menyerang langsung.


Sedangkan itu, pasukan elang yang berhasil selamat kini terbang ke arah Ling dengan kecepatan tinggi. Jubah berwarna biru dengan zirah berwarna abu-abu membuat mereka terlihat layaknya ksatria sihir.


“Lord awas!” Teriak kedua pelayan Ling bersamaan.


“Hhm,” Ling mengalihkan pandangannya ke arah pasukan elang yang terbang menujunya, “Hanya sekelompok sampah, tidak pantas.” Ling menatap tajam mereka, seketika itu juga tiba-tiba mereka pingsan dan terjatuh ke tanah.


Dalam beberapa Minggu terakhir, bukan hanya mempelajari untuk menjadi ahli formasi. Tapi Ling juga mempelajari banyak sihir dari sistem, salah satunya adalah sihir yang baru saja di terapkan olehnya.


“Sihir mata jiwa, cukup hebat.” Ling tersenyum tipis.

__ADS_1


Sihir mata jiwa adalah sihir yang dapat membuat sosok jiwa seseorang dalam sekejap pingsan. Namun, ini hanya bisa dilakukan kepada orang yang berada di bawah tingkat mereka atau kepada orang yang sudah ketakutan.


Berbeda dengan yang lainnya, sosok pria berambut putih panjang dengan topeng elang itu saat ini memperhatikan dari tempat yang tidak terlihat. Dia beberapa kali mengubah raut wajahnya saat melihat sihir yang digunakan oleh Ling.


“Pria itu, sangat kuat, terlebih sihirnya sama sekali baru pertamakali ku lihat…”


Sosok yang bukan dan tidak lain adalah pemimpin pasukan elang itu kini sedang memperhatikan Ling dengan seksama dari tempat yang tidak terlihat.


Ling mengalihkan pandangannya ke suatu tempat, “Mau sampai kapan kau mengumpat di sana?”


Ling dapat merasakan sosok yang sedang memperhatikan dirinya dari kejauhan, jika saja tingkatnya lebih rendah. Ling yakin dirinya tidak akan menyadari orang tersebut.


Sosok pemimpin pasukan elang itu terkejut bukan main saat Ling mengatakan hal tersebut. Namun dengan segera, dia mengubah raut wajahnya menjadi tersenyum.


“Hahaha, pemimpin dari organisasi Cold Blood Trops memang sangat hebat. Aku sendiri bahkan tidak menduga kehadiranku akan di ketahui secepat ini...” Meskipun tertawa, namun sebenarnya pemimpin pasukan elang ini sedang menghasut Ling untuk melemahkan pertahanannya karena melihat dirinya yang tidak membawa senjata.


“Hhm,” Ling tersenyum seringai, “Kau pikir aku tidak tau? Kau sedang berusaha untuk membuatku mengendurkan kewaspadaan? Jangan harap.”


Ling mengarahkan tangannya ke pemimpin pasukan elang itu, dengan cepat, sebuah bola api keluar dari tangan tersebut lalu terbang menuju pemimpin pasukan elang.


Pemimpin pasukan elang atau yang biasa di kenal sebagai Raja elang itu menghindar dengan cepat.


“Kau pikir dengan kemampuan organisasimu, kalian dapat mengalahkan kami? Hahaha, jangan harap, meskipun harus ku akui kau sangat kuat, tapi aku tidak percaya kau dapat merebut kekuasaan Raja hanya dengan organisasi kecilmu…”


“Ouh, begitukah, kalau begitu coba kau rasakan ini…” Ling tersenyum tipis, dia kemudian mengeluarkan pedangnya dari ruang hampa…


_ _ _


Ini hanya chapter bonus:) sekali-kali, udah lama juga soalnya…

__ADS_1


__ADS_2