
Kediaman Ling Chen malam ini terasa jauh lebih sepi, atau bahkan dapat di katakan jauh lebih sepi daripada hari-harinya, terlebih saat mengetahui Levi dan Xan Zhang yang tidak berniat balik karena memiliki urusan pribadi masing-masing.
ㅤ
Ling Chen menghela nafas panjang, dia saat ini sedang duduk di kursinya sambil memandangi langit-langit malam yang di hiasi oleh banyak bintang-bintang.
ㅤ
Bintang-bintang di langit membuat suasana hati Ling Chen merasa nyaman, kesendirian ini adalah sesuatu yang cukup nyaman baginya. Juga ada suara jangkrik terdengar saat Ling Chen sedang menatap langit malam.
ㅤ
Ling Chen meresponnya dengan senyuman kecil. Selain melihat pemandangan langit malam yang indah, Ling Chen juga sedang menunggu Master Petir datang mengajarinya Tujuh Malaikat Petir.
ㅤ
Sambil menunggu Ling Chen akhirnya memutuskan untuk sekaligus melatih Teknik Pernafasan nya, agar tidak terlalu membuang banyak waktu.
ㅤ
Sekitar pukul sembilan malam, Master Petir akhirnya datang dan mengejutkan Ling Chen yang tengah melatih pernafasannya, tetapi Ling Chen hanya bergetar sebelum kembali tetap fokus melatih Pernafasannya.
ㅤ
“Gurumu telah datang, kau bisa melanjutkannya nanti. Aku tidak memiliki banyak waktu, serta waktu kita juga tidak banyak. Aku sebelum datang ke sini melihat Ke kerajaan mu, satu-persatu manusia mulai di tancap di sebuah kayu tajam.
ㅤ
Pemandangan mereka layaknya sate panggang, kau harus lebih kuat lagi karena kemungkinan akan jatuh jauh lebih banyak korban jika kau Semakin lama mengurus Kerajaan ini.” Master Petir menghela nafas setelah mengatakan itu tanpa mengambil nafas.
ㅤ
Raut muka Ling Chen juga tidak bagus saat mendengar perkataan Master Petir, urat-urat mulai terlihat di kening Ling Chen, tangannya juga seolah ingin meremas sesuatu.
ㅤ
Ling Chen membuka matanya perlahan, lalu menatap Dewa Azure dengan semangat luar biasa.
ㅤ
“Aku akan berlatih sangat keras! Hingga satu Minggu ini!” Ling Chen telah memutuskan, sampai Minggu depan, dia berencana menyerang.
ㅤ
Tentu penyerangan ini hanya akan di lakukan olehnya dan Kurumi, mengingat Pilar lainnya sedang sibuk melatih calon kekuatan Tempur bantuan. Tetapi untuk itu Ling Chen harus memperkuat dirinya dan memberikan instruksi kepada Kurumi, agar dia menghisap lebih banyak darah untuk memperkuat kekuatan nya.
__ADS_1
ㅤ
Master Petir tersenyum melihat semangat Ling Chen, dia memegang pundak Ling Chen dengan tangan kanannya, seketika mereka menghilang.
**
Ling Chen mengerutkan keningnya sambil sesekali berganti pandangan dari Master Petir ke sekitarnya, saat ini Ling Chen benar-benar tidak mengenali wilayah sekitar. Dia menatap Master Petir dengan raut bertanya.
ㅤ
Menyadari hal tersebut, Master Petir langsung memberitahu maksudnya membawa Ling Chen. Dia mengatakan hutan ini adalah hutan paling berbahaya di North Continent, hutan ini berisikan banyak sekali Monster kelas Grand master hingga Legendary.
ㅤ
Bahkan untuk yang terlemahnya, berada di tingkat Master kelas menengah. Tentu hal tersebut mengejutkan Ling Chen, namun di saat yang bersamaan jika dia berhasil memakan salah satu monster, exp nya akan meningkat dengan cepat dan naik level.
ㅤ
Master Petir saat ini juga sedang mengurusi dirinya sendiri untuk merubah wujudnya, dia juga terlihat memakan sebuah pil berwarna oranye cerah.
ㅤ
Sementara saat sedang menyiapkan rencana dalam batinnya, suara notifikasi terdengar dan membuat Ling Chen membukanya. Pesan yang di baca Ling Chen membuatnya membuka mulutnya lebar-lebar, kenapa harus di saat ini!?
ㅤ
ㅤ
Namun Tidak semuanya, karena lidah di tangan Ling Chen masih menjadi bagian dalam tubuhnya. Bedanya saat ini dia tidak memiliki kemampuannya.
ㅤ
“Sial–! Kenapa di situasi yang sedang ku butuhkan itu menghilang! Apa Dewa tidak menginginkan diriku bahagia?!” Ling Chen berdecak kesal, sesekali dia menembakan peluru Api dari tangannya ke sekitarnya tanpa pandang bulu.
ㅤ
Pohon yang seharusnya terbakar saat terkena api nyatanya tidak terbakar sama sekali, sebelum Etensitas Api mengenainya, sebuah penghalang tak kasat mata membuat api tersebut menghilang dari dunia.
ㅤ
Di sisi lain Master Petir hanya menertawakan Ling Chen sambil menepuk-nepuk punggung nya dan berkata penuh riang.
ㅤ
“Ayolah kau masih memiliki kekuatan seorang Dewa Petir! Dan juga percayalah pada dirimu sendiri, yakinlah! Kau itu adalah Pendekar Legenda yang kuat di dunia mu dulu! Jadi kau seharusnya mampu melewati ini!” Master Petir memberikan gambaran masa-masa kejayaan Ling Chen dengan visual yang terbuat dari petir nya.
__ADS_1
ㅤ
Setelah mendengar itu Ling Chen akhirnya menerima takdirnya, meskipun Master Petir tidak terlalu hebat dalam menghibur dirinya, namun Ling Chen menghargai nya.
**
Sebelum memulai pelatihan rupanya Master Petir menjelaskan sesuatu, bahwa hutan ini tidak biasa seperti yang terlihat. Ling Chen mendapatkan perintah untuk menembakan peluru Api kepada pohon di sekitarnya, Ling Chen menurutinya tanpa masalah, dia menembakan peluru Api ke sekitarnya.
ㅤ
Tetapi pemandangan yang tidak biasa menjadi keanehan di matanya, seluruh Peluru Api miliknya menghilang! Membuatnya menatap Master Petir dengan wajah terkagum-kagum.
ㅤ
“Master Sebenarnya kenapa bisa begitu? Seharusnya Api ku membakarnya...” Tanya Ling Chen heran.
ㅤ
Master Petir tertawa kecil lalu mengambil nafas cukup dalam, barulah mulai menjawab pertanyaan Ling Chen.
ㅤ
“Pohon ini adalah Pohon Surgawi, buahnya mampu memperpanjang umur hingga lima puluh tahun dan memperkuat fisik pemakannya. Tetapi tidak sembarang orang yang dapat memakannya, masing-masing Pohon Surgawi di lindungi oleh Spirit atau Fairy...” Master Petir menjelaskannya tidak terburu-buru, berharap Ling Chen dengan begitu langsung memahaminya.
ㅤ
Ling Chen yang mendengarnya membuka mulutnya menjadi huruf O, begitu banyak hal baru yang di ketahui nya dalam hidup keduanya ini.
ㅤ
“Kalau begitu jika aku ingin memakan buah dari pohon tersebut, aku harus dapat mengalahkan para Fairy atau Spirit? Benar?” Ling Chen menebak.
ㅤ
Master Petir memejamkan matanya mengangguk-angguk sambil melipat kedua tangannya di dada, dia tau muridnya begitu cerdas sampai dapat menangkap kesimpulan begitu cepat dan tepat.
ㅤ
“Dan kau harus tau, masing-masing Pohon Surgawi akan semakin memiliki keuntungan yang besar saat umurnya mencapai ratusan atau bahkan ribuan tahun. Tetapi di saat bersamaan mungkin Pohon Surgawi akan mendapatkan perlindungan dari seorang Fairy Spesial atau di lindungi lebih banyak Fairy...”
ㅤ
Ling Chen mulai memahami maksud Master Petir, dia kemudian menatap ke sekelilingnya dengan pandangan takjub. Sekitar ratusan Pohon Surgawi berada di sekelilingnya, membayangkan mereka semua menjadi miliknya, membuat Ling Chen semakin bersemangat.
ㅤ
__ADS_1
Dia menatap Master Petir antusias, “Kalau begitu lebih baik kita mulai latihannya!” Ling Chen menatap Master Petir antusias dengan semangat yang tinggi.