Demon Lord System

Demon Lord System
Chapter 244 : Iblis Hati I


__ADS_3

Perjalanan menuju ujung Lorong berjalan dengan cepat tanpa hambatan. Tetapi dalam perjalanan menuju ujung Lorong suara bising dari Naga Kecil tetap tidak berhenti. Memaksa Ling Chen menutup mulutnya dengan Daging.



Ketika hampir sampai pada Ujung Lorong, Ling Chen merasa menginjak sesuatu. Sesuatu yang berwarna putih dingin, itu adalah Salju!



“Salju? Kenapa ada Salju di sini?” Ujung Lorong yang bercahaya saat ini dapat di lihat dari tempat Ling Chen berdiri.



Ketika dirinya melihat Cahaya tersebut Ling Chen menyadari Salju ini adalah sebuah tanda bahwa Ujung Lorong sudah di depan mata. Ling Chen membuang Salju tersebut lalu berlari cepat.


**


Sebuah Aula yang di dalamnya terdapat banyak Salju terlihat. Aula ini hampir di setiap dindingnya membeku, selain Aula ini beku terdapat Patung hewan yang sangat besar. Besarnya seperti para Giant namun dari apa yang terlihat, Hewan ini adalah seekor Laba-laba Raksasa.



Tetapi dari semuanya, yang paling menarik perhatian adalah Sarung Tangan yang berada di dalam kotak kaca. Sarung Tangan inilah yang memiliki aura dingin juga aura yang begitu kuat. Ling Chen segera memposisikan tubuhnya duduk bersila, sementara Naga Kecil dapat terlihat telah berubah ke bentuk semula nya. Badannya tidak kalah jauh dengan milik Patung di hadapannya.



Sayap yang tidak begitu besar terlihat di punggungnya, Naga Kecil sudah tumbuh dengan cepat seiring berjalannya waktu.



Melihat Tuannya sedang duduk bersila, Naga Kecil memasang sikap waspada. Sikap waspada nya ini tidak tertuju pada Sarung Tangan yang mengeluarkan mana ganas, melainkan tertuju pada Patung Laba-laba Perak di hadapannya.



Naga Kecil terus mengeluarkan suara yang terlihat mengancam.


**


(Dalam Jurang Hati)



Ketika Ling Chen membuka mata, dia melihat sebuah Cahaya juga Kegelapan yang menyelimutinya. Situasi ini membuatnya teringat pada kehidupan pertamanya, Ling Chen kemudian duduk memperhatikan sekitarnya.



Ketika dirinya sedang duduk, sebuah suara cekikikan terdengar dari kegelapan sekitarnya. Wajah Ling Chen tidak begitu baik ketika menyadari hal tersebut, ini adalah sesuatu yang bahkan di kehidupan pertamanya tidak dapat dia taklukkan.

__ADS_1



Tidak lama sesosok Pria berambut Abu-abu panjang dengan tanduk hitam di atas kepalanya terlihat. Dia memiliki wajah yang seram, pandangan matanya sangat tajam, membuat siapapun yang melihatnya akan ketakutan.



“Kau!” Ling Chen kehabisan kata-kata ketika melihat sosok tersebut.



Sosok tersebut adalah musuh terbesar Ling Chen pada kehidupan pertamanya. Dia memiliki Rambut abu-abu yang panjang, satu tanduk hitam di kepala juga memiliki aura yang menakutkan.



“Kenapa bisa kau Iblis Hati mengambil wujud mu?!” Ling Chen terlihat panik, sosok di hadapannya saat ini adalah musuh yang paling di benci olehnya. Tetapi dirinya di kehidupan Pertama telah berhasil membunuhnya, namun jika dirinya yang saat ini harus kembali berhadapan dengannya. Ling Chen tidak yakin akan menang.



Iblis Hati tersebut menyeringai, “Aku tidak tau, mungkin karena kau masih terlalu memikirkan masa lalu, atau karena kau masih belum puas dengan dendam masa lalu mu?”



Huang Xun, orang yang membantai habis anggota Klan miliknya juga milik gadis yang berhubungan baik dengan Ling Chen. Kekuatannya dulu sangat besar, dia adalah sosok paling menakutkan ketika Ling Chen masih kecil.




“Linh Chen tidak perlu tegang begitu, aku tidak mengigit okeh. Rileks kawan.” Iblis Hati terlihat menertawakan sikap Ling Chen yang begitu waspada pada dirinya.



Ling Chen hanya menatapnya geram penuh kewaspadaan, saat ini jika dirinya di paksa bertarung dengan Iblis Hati. Ling Chen tidak yakin akan menang, terlebih dia adalah bentuk jiwa dari fisiknya. Tentu membuat Ling Chen tidak memiliki kemampuan Mata X-ray yang dapat memprediksi gerakan.



“Kau adalah Seorang Pendekar Yang sangat hebat Bukan? Tetapi kenapa akhir-akhir ini aku melihat sikapmu yang begtu aneh? Bagaimana bisa kau seorang Pendekar yang menggetarkan Dunia Persilatan dapat takut hanya karena di ancam oleh perkataan Gadis?”



“Kemana sikapmu yang dulu? Kenapa kau harus terbuka? Ingat tidak ada yang dapat mengerti dirimu. Kau seharusnya tetap menjadi dirimu di masa lalu, jika tidak kau tidak akan mampu mengalahkan ku.” Iblis Hati menyeringai.



Ling Chen tertegun, sosok di hadapannya benar-benar Iblis Hati nya. Ujian Iblis Hati telah di mulai ketika Iblis Hati mulai memainkan hati orang untuk melupakan Ideologis mereka.

__ADS_1



Ling Chen masih memasang sikap waspada terhadap Iblis Hati, “Meskipun yang kau katakan itu benar, tetapi aku bukan diriku yang di masa lalu. Meskipun Aku sebenarnya dapat membunuh gadis itu dengan cepat, aku tidak ingin melakukannya.”



“Jangan paksa aku! Aku bukanlah diriku yang hidup di masa lalu! diriku yang sekarang adalah diriku. Kau tidak berhak mengaturku.” Ling Chen mengatakannya, masih memasang kewaspadaan tinggi.



Sikap Ling Chen membuat Iblis Hati yang menatapnya dari tadi menyeringai, “Lihat, saat ini kau sangat menyedihkan. Bagaimana bisa kau melupakan Ideologis mu yang dulu? Kau mengatakan akan melakukan apapun demi mendapatkan kekuatan.”



“Lantas kemana itu semua Pergi? Kau lebih memilih menyelamatkan Gadis di luar itu? Daripada memilih Rahasia tentang Makam ini? Kau sungguh bodoh!” Iblis Hati terlihat tidak senang dengan keputusan yang di ambil Ling Chen.



Tetapi apa yang di katakan oleh Iblis Hati sebenarnya sangat selaras dengan apa yang dipikirkan oleh Ling Chen pada kehidupan pertama. Dirinya pada masa lalu lebih mementingkan Kekuatan dibandingkan dengan seorang Gadis. Apabila Ling Chen pada masa lalu yang tadi memilih, dia pasti akan langsung memilih Rahasia Makam, menolak mentah-mentah memilih gadis itu.



Ling Chen yang dulu memiliki pemikiran itu seakan tertampar. Tubuhnya bergetar dan pemikiran itu kembali menghiasi kepalanya.



Iblis Hati mulai tersenyum ketika melihat sikap Ling Chen. Tetapi, jika berhenti sampai di sini Iblis Hati tidak akan puas juga tidak bisa memastikan Ling Chen akan tetap berpikir demikian.



“Ingat harga dirimu! Kau adalah Seorang Pendekar Legenda yang menggetarkan Dunia! Jangan hanya karena seorang Gadis kau melupakan semuanya! Kau adalah bentuk dari kesendirian, Pendekar Hampa adalah bentuk dari kesendirian itu! Jangan kau lari dari tanggung jawabmu!” Iblis Hati semakin menyeringai ketika melihat Ling Chen menjambak rambutnya, merasa panik.



Di sisi lain Ling Chen merasa tertekan dengan perkataan Iblis Hati. Dia memegang hatinya yang sesak, “Diam!!!” Ling Chen masih berusaha berpegang teguh pada Ideologis nya saat ini.



Iblis Hati semakin menyeringai melihat Ling Chen berteriak sekeras itu.



“Kau adalah Bentuk dari kesendirian! Kau tidak membutuhkan apapun selain kekuatan. Jadilah dirimu di masa lalu, aku akan membantumu mendapatkan kekuatan itu kembali. Kemarilah.. kau akan mendapatkan kekuatan itu kembali.” Iblis Hati melebarkan tangannya, seakan memeluk Ling Chen.


__ADS_1


Ling Chen tertegun untuk beberapa saat sebelum menatap Iblis Hati di depannya. Dia berjalan layaknya seseorang yang telah kehilangan tujuannya. Semakin Ling Chen berjalan mendekati Iblis Hati, Iblis Hati Semakin senang. Nampak wajahnya begitu bahagia.


__ADS_2