
Ling Chen tersenyum, “Sebelum itu aku ingin kembali memperkenalkan diri kepada kalian semua, namaku Gronth Ling. Pangeran Ketiga dari tujuh bersaudara.”
ㅤ
Ling Chen memberitahu informasi terkait dirinya, tetapi kali ini berbeda, beberapa kejujuran dan beberapa kebohongan.
ㅤ
“Aku saat ini meminta tolong agar Raja bersedia mengulurkan tangan kepada ku. Hadiah tentu akan di berikan, dan yang pastinya itu tidak akan membuat Raja kecewa.”
ㅤ
“Meskipun begitu, Giant adalah raksasa yang memiliki kekuatan fisik besar, jadi aku harap kalian lebih memilih pertempuran jarak jauh. Aku anggap Raja telah menyetujuinya.”
Raja Daun menahan nafas mendengar perkataan Ling Chen, terkejut. Tetapi memang tidak dapat dipungkiri bahwa tanpa bantuan Ling Chen Kerajaan tidak akan mampu mengalahkan Asosiasi Penyihir Hitam. Dengan berat hati Raja mengiyakan.
ㅤ
Akan tetapi Raja Daun menganggap ini bukanlah sesuatu yang dapat di tangani kerajaannya, dia ingin sekali membantah namun dia tidak memiliki keberanian tersebut, terlebih saat Ling Chen menjelaskan ada sebuah kerajaan lainnya bernama Gronmond yang akan ikut membantu.
ㅤ
Raja Daun mengetahui itu, beberapa Minggu yang lalu sebelum kedatangan Ling Chen, dia mendapatkan berita kebangkitan kerajaan Amera Frost, tetapi kerajaan tersebut berganti nama menjadi Gronmond.
ㅤ
“Bisakah aku memanggilmu Pangeran Chen?” Daun bertanya.
ㅤ
“Tentu Yang Mulia.”
ㅤ
“Sebenarnya aku tidak yakin mampu membantu banyak, karena seperti yang kau tau kerajaan kami tidak memiliki kemampuan untuk mengalahkan kalian berlima. Mungkin kami dapat mengalahkan salah satu di antara kalian tetapi kami tidak yakin akan terlalu membantu nanti...”
ㅤ
Ling Chen menghela nafas sebelum kembali menjelaskan, dia mengatakan bahwa bantuan apapun itu sangat berharga baginya. Meskipun dia mampu mengeluarkan banyak prajurit skeleton, itu akan menganggu pertempuran nya dengan pemimpin atau Raja Giant.
ㅤ
Raja Daun dapat mengerti hal itu, dia pada akhirnya menyetujui akan membantu Ling Chen. Dalam beberapa waktu dia akan menggunakan waktu tersebut untuk mengumpulkan prajurit yang dapat melakukan perjalanan panjang.
**
“Ling!”
ㅤ
Rafaela menghampiri Ling Chen dengan cepat setelah mengetahui kedatangan Ling Chen dan lainnya. Dia bersikap lebih manja saat bertemu Ling Chen kali ini.
ㅤ
Ling Chen sendiri tidak terlalu mempersalahkannya, hanya saja setiap Rafaela melakukan beberapa hal yang menurut Ling Chen cukup manja, itu membuat suatu perasaan dari dalam tubuh Ling Chen bangkit.
ㅤ
“Apa dirimu baik-baik saja Ling?” Rafaela bertanya sambil melihat ke seluruh bagian tubuh Ling Chen.
ㅤ
“Yah aku baik-baik saja, lebih dari itu sebentar lagi aku akan melakukan perjalanan panjang ke kerajaan Whazard. Kita akan kembali merebut kerajaan tersebut. Tetapi aku tidak yakin mampu... Untuk mengalahkan mereka.”
ㅤ
“Kalau begitu jangan pergi!”
ㅤ
Ling Chen tersenyum masam saat Rafaela melarangnya, dia hanya dapat membujuk gadis itu untuk merelakannya.
__ADS_1
ㅤ
Setelah banyak perdebatan dan bujukan yang diberikan oleh Ling Chen, keduanya mengambil satu keputusan yang sama, yaitu menggunakan mayat Hades sebagai tubuh baru milik Xin.
**
Raja Daun memberikan sebuah ruangan yang cukup besar untuk di tempati Ling Chen dan lainnya, meskipun tidak mengetahui apa yang mereka lakukan tetapi Daun percaya kepada mereka.
ㅤ
Sementara itu dalam ruangan, Kurumi dan kedua Pilar Demonic lainnya selain Xan Zhang duduk menatap Xan Zhang dan Ling Chen yang berada tidak jauh darinya, dia menatap Xan Zhang dari atas sampai bawah sebelum berkomentar.
ㅤ
“Xin aku ingin memberikan mu tubuh, apa kau ingin?”
ㅤ
Saat itu tubuh Xan Zhang seketika mengeluarkan asap hitam, asap hitam itu tidak lama berubah wujud menjadi roh berwarna biru muda pudar.
ㅤ
Ling Chen menganggap Xin menyetujuinya, dia mengeluarkan mayat Hades yang sudah di modifikasi nya dari dalam cincin dimensinya. Baru beberapa saat tubuh tersebut keluar, Xin masuk ke dalamnya.
ㅤ
Kurumi menatap Xin dengan senyuman masam, “Dia pasti sangat menantikan mendapatkan tubuh...”
ㅤ
Rafaela yang berada di satu ruangan hanya dapat tersenyum, tidak tau senyuman itu adalah bahagia atau senyuman kecewa, namun dia cukup bahagia melihat wajah ayahandanya.
ㅤ
Perlahan-lahan, tubuh Hades mulai mengeluarkan asap, asap-asap tersebut berwarna ungu tua layaknya racun. Setelah beberapa lama, wujud Hades terlihat sedang menundukkan kepalanya memberikan hormat kepada Ling Chen.
ㅤ
ㅤ
“Berdiri.”
ㅤ
“Sesuai perintah anda.” Xin berdiri, dia menatap Ling Chen penuh arti.
ㅤ
“Kau pasti belum terbiasa menggunakan tubuh itu, kau lebih baik berlatih dengan salah satu di antara mereka. Namun ku sarankan berlatihlah dengan Xan Zhang, karena kalian saling mengerti.”
ㅤ
Xin menganggukkan kepala sebelum mengajak Xan Zhang bertarung dengannya.
**
Pertarungan pun di laksanakan di lapangan pelatihan militer kerajaan, banyak para prajurit mulai berkumpul dan melihat kedua petarung di hadapan mereka.
ㅤ
Kedua petarung tidak memakai setelan atasan, hanya memakai celana berwarna putih yang halus dengan ikat kepala berwarna hitam.
ㅤ
“Jadi kita akan bertarung dengan tangan kosong pertama?” Xin Zhang bertanya sambil melipat perban putih di tangannya.
ㅤ
“Kenapa? Apa kau takut karena tubuhku yang besar?” Xan Zhang menaikan alisnya, dengan wajah meledek dia bertanya.
ㅤ
__ADS_1
“Tidak, mana mungkin aku takut hanya karena tubuhmu yang jauh lebih besar. Meskipun ini hanya Sparing biasa, sebaiknya kau gunakan beberapa kemampuan mu, karena aku akan melakukan perlawanan tanpa memberikan celah.” Xin telah selesai mengikat perban putih di tangannya, dia menatap Xan Zhang dengan senyuman menyeringai.
ㅤ
Xan Zhang hanya dapat tersenyum sebelum berjalan mundur, keduanya kemudian membuat jarak. Wasit berdiri di antara mereka, dia menatap Xin dan Xan secara bergantian sebelum memulai kan pertandingan.
ㅤ
“Ghost Style — Gerakan pertama!”
ㅤ
Xin meninju udara saat pertandingan baru di mulai, sebuah asap berwarna keunguan gelap keluar dengan cepat dan membentuk tinju asap, asap tersebut kemudian melesat dengan cepat kepada Xan Zhang.
ㅤ
Xan Zhang melebarkan matanya, dia tidak sempat bereaksi cepat yang membuatnya tidak dapat menghindari serangan Xin Zhang. Dia membuat perisai dari kedua tangannya, saat tinju asap mengenai tangannya, asap tersebut menembus tangannya dan mengenai kepala Xan Zhang.
ㅤ
Xan Zhang terkapar dalam sekejap, dia membuka matanya, bertanya-tanya bukankah dia sudah menghalangi asap tersebut?
ㅤ
“Baiklah, kau sepertinya memang tidak memberikan cela–” Xan Zhang bereaksi cukup cepat menyadari sebuah hentakan kaki yang akan segera menyerang perutnya.
ㅤ
“Kau–! Benar-benar tidak memberikan celah rupanya, baik.”
ㅤ
Pertarungan semakin panas, para prajurit yang melihat pun ikut mulai mempelajari gerakan dari salah satu petarung, berharap mereka mendapatkan beberapa gerakan yang membantu mereka.
ㅤ
Xan Zhang berdiri sambil memegang perutnya, dia menatap Xin Zhang geram, Xan Zhang menghentak kakinya, sebuah tanah melayang di hadapan Xan Zhang sebelum tiba-tiba melesat ke arah Xin.
ㅤ
Xin mengerutkan keningnya sadar serangan ini terlalu lemah, dia menghentikannya menggunakan satu jarinya.
**
Ling Chen berada di atas tempat duduk melihat pertandingan bersama dengan Raja Daun, mereka mulai berbincang beberapa hal tentang kerjasama dan mempererat hubungan di antara kedua kerajaan.
ㅤ
“Saya beruntung karena Pangeran Chen datang ke sini, saya harap saat peperangan besar telah selesai, anda dapat memberikan kami keuntungan lainnya.”
ㅤ
“Tentu, aku berjanji akan hal tersebut, namun sebelum itu aku akan mengajari prajurit kalian bela diri dari leluhur tempat asal ku. Ini semua demi keberhasilan saat berperang. Aku tidak bercanda, Giant, kekuatan mereka berada di bawah tingkatan Demon...”
ㅤ
Demon adalah ras manusia berwarna merah dengan tanduk merah dan mata yang melotot, mereka adalah mahluk tanpa perasaan dan pastinya kejam, dan di dunia ini terdapat tujuh Demon yang tersebar di beberapa kerajaan.
ㅤ
“Sebenarnya Yang Mulia, tujuanku memang belumlah jelas, aku bahkan kesulitan untuk memahami sifat asliku. Yah aku tidak tau sifatku, kadang sifatku sering berubah-ubah.” Ling Chen menghela nafas berat.
ㅤ
Saat Ling Chen mulai melakukan pembicaraan privasi, tiba-tiba penonton berteriak riuh, Ling Chen segera melihat arena pertandingan, dia terkejut melihat Xin Zhang keluar sebagai pemenang.
ㅤ
Ling Chen melirik Raja Kerajaan Diamond, dia menjabat tangannya, “Dengan ini kita telah menjadi sekutu resmi, Tuan Daun.”
...— — —...
__ADS_1
Sifat Ling Chen itu sebenarnya ngambil dari auhtor, tetapi auhtor juga bingung sama sifat sendiri, jadi yah gitu deh sifat Ling Chen. Jadi kaya gk masuk akal, yah enjoyyy