
Setelah menceritakan konflik di antara keduanya, Rafaela pun akhirnya bersedia mengikuti Ling. Mereka semua atau lebih tepatnya kesembilan sosok itu kemudian keluar dari dalam kamar Rafaela.
Saat Ling dan Rafaela baru saja menginjakkan kakinya di luar kamar, secara tiba-tiba Ling terjatuh dan memuntahkan darah dari mulutnya. Wujud Ling sebelumnya juga langsung berganti ke sosok aslinya.
“Uhukk uhukk.”
Ling kembali memuntahkan darah pada mulutnya, dia tidak tau apa yang terjadi pada tubuhnya. Namun dia tau bahwa kekuatanya saat ini tiba-tiba terkuras dan tubuhnya menjadi lemah.
Ke tujuh sosok yang berada di dekat Ling segera membantu Ling berdiri. Majikan mereka saat ini adalah Ling, meskipun dulu Hades adalah majikan mereka, namun dikarenakan Hades telah wafat, dan mereka juga butuh pemimpin, merekapun tidak mempermasalahkan untuk Ling menjadi pemimpin mereka.
Ling merasa terbantu, karena di gendong oleh mereka, Ling hanya berkata untuk kembali ke kamar Rafaela. Susunan kamar Rafaela adalah yang paling dalam namun juga yang paling kuat, karena itu Ling akan bersembunyi sementara waktu di sana.
Ke tujuh Ghoul segera membawa Ling ke dalam kamar Rafaela, Rafaela sendiri tetap mengikuti Ling.
* *
“Apa?!”
Ling secara tidak sengaja berteriak keras saat mendengar penjelasan dari sistem miliknya. Membuat perhatian para Ghoul dan juga Rafaela berpusat padanya.
Beberapa Ghoul menanyakan kepada Ling apa yang di maksud, namun Ling mengacuhkannya dan langsung memejamkan mata.
Sedangkan itu, Ling saat ini masih tidak dapat percaya, alasan mengapa dirinya mengalami luka dalam adalah karena cloning nya yang mati. Itu berarti seluruh anggota Reven Gouse termaksud Yuki berada dalam masalah besar.
Terlebih, Ling kehilangan 20% kekuatan tempurnya, untuk hal ini. Ling langsung mencoba memanggil beberapa pelayanya. Xiao Li dan Xiao Zhang, mereka adalah pelayan yang Ling tinggalkan di kerajaan. Ling meminta mereka untuk segara mencari anggotanya.
Bukan hanya Xiao Li dan Xiao Zhang, seluruh pelayan Ling yang berada di manapun mendapatkan panggilan telepati untuk menemukan Yuki dan anggota Reven Gouse yang lainnya.
Namun, satu dari pelayan Ling sama sekali tidak dapat dihubungi, Ling tidak tau apa ada masalah pada kemampuan telepati nya. Namun saat sistem menjelaskan, Ling mengetahui bahwa salah satu pelayannya juga ikut tewas di peperangan ini.
__ADS_1
Ling terbangun kembali dari tempat tidurnya, kali ini dia menunjukkan wajah yang sangat gelisah. Membuat ke tujuh Ghoul menatapnya khawatir dan penuh tanya.
“Tuan, ada apa?” Ghoul berwarna hijau tua maju ke arah Ling dan bertanya.
Ling yang masih memasang wajah gelisah itu, kemudian menatap Ghoul hijau tua yang berada di sampingnya.
“Aku menggunakan telepati...”
Ling menjelaskan, dirinya menggunakan telepati untuk berkomunikasi kepada para pelayannya. Namun, di antara pelayannya, terdapat yang tidak dapat dihubungi, dan Ling bercerita kemungkinan salah satu pelayannya tewas.
Ke enam Ghoul lainnya yang mendengar perkataan Ling terkejut bukan main, mereka sudah mengetahui betapa mengerikannya kekuatan para pelayan Ling dari Ghoul hijau tua. Salah satunya saja, mampu mengalahkan Giant ukuran 20 meskipun sendiri. Lalu, Ling berkata salah satu di antara mereka tewas? Sungguh?
Kalaupun itu benar, itu bukanlah berita yang bagus. Karena mereka percaya sosok yang mengalahkan monster yang melayani manusia bernama Ling ini, pastilah sangat kuat karena mampu membunuh pelayan Ling.
Di antara yang lainnya, Ling lah yang paling terkejut, dia jelas orang yang paling tau kemampuan para pelayannya. Dan sosok pelayan yang mati, itu adalah...
Miru. Miru memang tidak pandai dalam pertarungan jarak dekat, karena dia adalah petarung spesialis Mage atau jarak jauh. Namun dia tetap saja adalah pelayan Ling yang kuat, kekuatannya bahkan mungkin lebih besar dari 2 pahlawan sekalipun.
Ling sendiri telah mendapatkan banyak point tukar dari hasil Levling para pelayannya, sekitar 67 k Ling miliki. Ling berdecak kesal, di saat genting begini dia tidak mendapatkan solusi.
Ling lalu menutup shop sistem lalu membuka inventori nya. Ramuan Phoneix yang dibelinya, langsung di minum hingga habis. Lalu Ling lanjut kembali ke shop sistem dan membeli beberapa ramuan pengembali mana.
Dan Ling langsung kembali meminumnya dan mulai bermeditasi. Cara tradisional atau khas dari seorang pendekar adalah dengan bermeditasi.
* *
30 Menit kemudian, tubuh Ling kembali segar seperti semula, tubuhnya juga mengalami perbaikan. Dan kemampuan nya, telah kembali sekitar 85%.
Untuk 15% kekuatannya, harus Ling relakan karena kehilangan cloning sama saja membunuh diri Ling yang lainnya.
__ADS_1
Ke tujuh Ghoul berdecak kagum melihat aura Ling telah kembali, tidak dapat dipungkiri, Ling sangat kuat di mata para Ghoul.
Ling hanya menatap sekujur tubuhnya dengan menggigit bibir, dia lalu menatap ke tujuh Ghoul yang berada di depannya dan meminta bantuan agar mereka mau membantunya.
Setelah mendapatkan persetujuan dari para Ghoul, Ling dan kedelapan sosok itu segera pergi dari markas Bulan Purnama.
* * *
Beberapa waktu lalu sebelum kematian cloning Ling. Para anggota Reven Gouse berjalan menyusuri hutan agar dapat menyelinap ke luar tembok.
“Ling, kau yakin aman melewati hutan ini?” Shukaku bertanya sambil memperhatikan sekitarnya.
Ling menoleh kebelakang, Ling hanya mengatakan untuk tetap waspada. Karena dia sendiri belum yakin jalan yang dipilihnya aman, namun menurut Ling sendiri ini adalah jalan yang paling aman karena di tutupi oleh banyak pohon.
Tidak sampai 50 menit, mereka menemukan sebuah sungai di tengah-tengah hutan. Sungai itu adalah sungai yang berfungsi sebagai lajur jalan perahu di saat ada bahaya datang. Para warga akan naik perahu besar itu dan pergi masuk melewati goa dengan perahu tersebut.
Ling memutuskan untuk beristirahat di sekitar sungai lebih dulu, melihat banyak anggota Reven Gouse yang berkeringat, Ling sadar mereka membutuhkan istirahat.
Sedangkan mereka beristirahat, Ling pergi ke dalam sungai untuk menemukan beberapa ikan untuk di makan. Ling berenang ke dasar sungai dan menemukan beberapa ikan, dia menangkap nya dengan tangan kosong lalu kembali berenang ke permukaan. Saat itulah, tiba-tiba sebuah tangan dari atas kepalanya muncul dan menggenggam tubuhnya.
Ling sama sekali tidak menebak akan bertemu dengan Giant, padahal dari dalam dasar air. Ling tidak mendengar suara langkah kaki yang besar. Ini benar-benar diluar perkiraan Ling.
Ling hanya menatap penuh amarah kepada Giant yang sedang menggenggam tubuhnya. Namun, beberapa saat kemudian pandangan Ling terfokuskan kepada Yuki yang berada di lengan Gian yang sama dengan yang memegangnya. Namun Yuki berada di tangan sebelahnya.
Ling juga menemukan, banyak sekali para Giant yang tersenyum penuh makna sambil memegang teman-teman Ling lainnya. Ling menjadi emosi, dia lalu membuat tubuhnya memanas dan berakhir lepas dari genggaman tangan Giant tersebut.
“Ukh, panas. Rupanya masih ada manusia yang dapat melawan, baiklah-baiklah, coba serang aku manusia rendahan...” Giant itu tersenyum meledek Ling.
_ _ _
__ADS_1
Terimakasih untuk like dan vote nya<( ̄︶ ̄)>