Demon Lord System

Demon Lord System
Chapter 242 : Pilihan


__ADS_3

“Pedang bergerak dengan hati, hati bergerak dengan pedang, saat pedang dan hatimu telah bersatu, kau akan tidak terkalahkan!” Tiba-tiba Aura berwarna emas merembes keluar dari tubuh Ling Chen, membuat kedua Boneka di hadapannya tertekan.



Aura itu sangat terasa begitu suci, di saat yang bersamaan juga sebuah suara notifikasi terdengar di telinga Ling Chen. Akan tetapi, Ling Chen mengacuhkannya.



Terlihat mereka berusaha untuk bangkit, namun seolah-olah terdapat beban yang begitu berat di pundak mereka. Mereka tidak dapat berdiri dengan benar. Namun, bisa di katakan mereka masih berusaha menyerang Ling Chen.



Ling Chen tanpa kesusahan mengindar dari serangan itu, lalu tanpa menunda waktu lagi dirinya menebas kedua Boneka bersamaan. Darah mengalir deras ketika kepala mereka terlepas dari tubuh, Ling Chen tetap berusaha tenang. Ling Chen yang memahami Jiwa Pedang, tisak terlalu kesulitan dalam memotong keduanya bersamaan. Bisa di katakan ilmu Berpedang Ling Chen saat ini telah mencapai puncak tertentu.



“Simulasi Ke-2 ini telah selesai! Aku tidak yakin kau harus melakukan Simulasi Ke-3. Karena kau telah melakukan kecurangan.” Ling Chen telah memgenggam erat Pedangnya, merasa waspada dengan Badut di hadapannya.



Bagaimanapun juga, Badut yang terlihat begitu menyeramkan ini memiliki kekuatan yang berbeda dengan mahluk yang tinggal di dunia ini. Kekuatannya tidak dapat di ukur oleh Ling Chen, bahkan ketika matanya berusaha meretas privasi nya Ling Chen dapat merasakan matanya mulai memanas.



Badut tersebut tersenyum, “Tentu aku mengetahuinya. Meskipun aku curang aku tidak akan mengingkari Janji kita. Tetapi sebelum itu perkenalkan... Namaku Theo.” Badut tersebut menunduk hormat, wujudnya tiba-tiba berubah menjadi anak laki-laki yang memiliki paras rupawan.



Ling Chen untuk beberapa saat terpesona dengan kecantikan wajah anak laki-laki tersebut. Namun, dia menyadari ini bukanlah waktu yang tepat untuk itu.



“Aku adalah Program ke 351 dengan Code name–Theo WP5-886. Kau seharusnya mengerti setelah aku mengatakannya.”


“Juga kau seharusnya mengerti mengapa kau tidak dapat melihat apapun bahkan meskipun kau memiliki mata itu.” Bukan hanya penampilannya yang berubah menjadi kecil, tetapi suaranya ikut menjadi anak kecil. Usianya dari yang terlihat berumur 10 tahunan.



Mendengar perihal mata, membuat bibir Ling Chen terbuka lebar, “K-kau!”



Theo tersenyum melihat Ling Chen ingin mengatakan sesuatu.



“Siapa? Aku tidak kenal. Bagaimana kau bisa mengenali mata ini?” Ling Chen memperlihatkan wajah yang penasaran.

__ADS_1



Theo hampir tidak dapat berkata-kata, betapa kesalnya dia.



“Aku adalah WP5-351 Dengan code name Theo! Apakah itu belum cukup?!” Sekali lagi Theo memberitahu Ling Chen, namun tidak ada perubahan dari raut wajah Ling Chen, menunjukkan dirinya benar-benar tidak mengetahui apa maksud Theo, “Tunggu, atau memang kau tidak mengetahui tentang bawahan Dewa Teknologi?” Kali ini Theo yang memasang wajah bingung.



“Benar aku sebenarnya tidak mengetahui bawahan Teknologi tadi. Baru kali ini aku mendengarnya. Tapi kalau kau utusan Dewa Teknologi, lalu apa tujuanmu datang ke sini?” Ling Chen kali ini bertanya, berharap mendapatkan beberapa alasan yang berguna baginya mengenali Dewa Teknologi.



“Aku di sini tentu saja menunggumu. Takdir telah memberitahu kau akan masuk ke sini karena gadis itu.” Theo menunjuk ke arah Kurumi, gadis itu terlihat masih berusaha menghancurkan Tembok Ungu Transparan.



Ling Chen melirik Kurumi mengangguk paham, namun, beberapa saat kemudian dia baru menyadarinya, “Ah Kurumi! Theo tolong lepaskan Tembok itu.” Ling Chen meminta tolong kepada Theo. Ketika melihat jari-jemari Kurumi patah.



Theo mengangguk pelan, dia kemudian menghilangkan Tembok Transparan. Kurumi terlihat langsung berlari ke arah Ling Chen, berdiri di antara Theo dan Kurumi. Tatapannya begitu tajam, dia juga mengarahkan Pedangnya pada Theo.



Theo tersenyum canggung kepada Kurumi, sementara Ling Chen mencoba menjelaskan kepada Kurumi situasinya.




“Sebaiknya kau istirahat lebih dulu.” Ling Chen membius Kurumi dengan sihir dasar. Kurumi mulai lemas dan terjatuh tertidur.


**


“Kau ingin aku memberitahumu cara merubah Takdir gadis ini? Juga ingin mengetahui tentang Makam ini?” Theo mengangkat alisnya, tertegun berfikir.



Ling Chen menganggukkan kepalanya beberapa kali, “Aku tidak dapat menyembunyikannya di hadapan mu rupanya.” Ling Chen tersenyum canggung mengetahui Theo menyadari maksud Pertanyaannya.



Theo hanya memandang Ling Chen tanpa berkomentar.


“Hmm aku mengetahui jawaban keduanya. Tetapi aku hanya dapat memberikan mu satu kesempatan untuk bertanya. Jadi kau ingin memilih untuk menyelamatkan Gadis ini? Atau mengetahui Rahasia tentang Makam ini?”

__ADS_1



Ling Chen tertegun, wajahnya terlihat ragu untuk mengambil keputusan.



Theo menyeringai ketika melihat keraguan terpampang jelas di wajah Ling Chen.



“Nah sekarang kau pilih yang mana? Jika kau memilih untuk mengetahui makam ini ku jamin kau akan memiliki kesempatan untuk meningkatkan kekuatan dengan cepat. Namun sebaliknya jika kau memilih gadis ini, kau hanya akan mendapatkan pengawal Setia...”



Ling Chen mengepalkan tangannya, dia menghela nafas sebelum memilih Kurumi.



“Gadis ini jauh lebih penting daripada kekuatan. Dia... sudah ku anggap seperti keluargaku.” Ling Chen tersenyum sambil memandang wajah Kurumi yang tertidur di atas pahanya.



Theo tersenyum tipis melihat hal tersebut, dia merasakan kehangatan dalam perkataan Ling Chen.



“Baiklah.. Dengarkan aku kawan, aku hanya akan memberitahumu sekali...”


**


Selesai menjelaskan kepada Ling Chen, Theo berdiri lalu berjalan menjauh. Tidak lama sebuah Cahaya muncul menjadi sebuah Gerbang di hadapan Theo.



“Di sekitar sini terdapat banyak Sumber Daya, kau bisa mengambilnya semau dirimu.” Theo melambaikan tangan tanpa membalikkan badannya, terus berjalan hingga menghilang masuk ke dalam Gerbang Cahaya.



Ling Chen tersenyum lega, dia akhirnya dapat menghela nafas lega. Ketika mengetahui cara menghilangkan Kutukan Takdir tersebut.



Cara yang di sampaikan oleh Theo sangat mudah di ingat, intinya Ling Chen dapat menyelamatkan nyawa Kurumi apabila berhasil mengeluarkan asap hitam yang di hasilkan Kartu Takdir.



Tentu dalam prosesnya itu cukup sulit, karena Theo mengatakan membutuhkan Formasi Pertahanan tingkat 8 untuk mendukung cara ini.

__ADS_1



“Aku akan mengandalkan Master Petir saat kembali.” Ling Chen merasa aman ketika mengingat Master Petir adalah orang yang bijaksana. Namun, tentu sebenarnya Ling Chen memiliki sebuah Formasi dari dunia asalnya, tetapi dia tidak tau apakah dapat di gunakan di dunia ini.


__ADS_2