
Perjalanan ini menjadi dua kelompok, Ling Chen memutuskan untuk segera berpisah, dia akan pergi ke timur bersama Levi sedangkan Kurumi, Arthur dan Xan Zhang akan pergi ke barat.
ㅤ
Ling Chen memilih Levi karena dua alasan, pertama karena Levi memiliki banyak mata dari gagak-gagak yang berada di jarak radius 10 km darinya. Kedua karena tidak ingin kemampuan nya teralihkan akibat bertengkar dengan Arthur, entah mengapa mereka seperti kucing dan tikus.
ㅤ
Empat ribu prajurit pun terpecah menjadi seribu banding tiga ribu, dengan Ling Chen membawa seribu pasukan sedangkan Kurumi mendapatkan tiga ribu pasukan, tentu hal tersebut tidak terlalu membuat Kurumi bertanya-tanya, karena dia tau Ling Chen memiliki banyak sekali prajurit skeleton.
ㅤ
Akhirnya tiga ribu prajurit bersama dengan kelompok Kurumi pun pergi, menyisakan seribu pasukan yang dikomandoi oleh Drake. Drake memutuskan akan pergi bersama Ling Chen, karena dibandingkan yang lainnya berkomunikasi dengan Ling Chen lebih mudah.
ㅤ
“Tuan Chen, seribu prajurit kita kebingungan mengapa tuan membiarkan rekan tuan memiliki tiga ribu pasukan lainnya? Bukankah seharusnya Raja membuat keadilan dalam memimpin prajurit?”
ㅤ
Ling Chen hanya tersenyum canggung, dia juga mengetahui itu. Namun baginya prajurit bukanlah masalah besar.
ㅤ
“Tidak apa-apa, aku yang menginginkannya, lihat rekanku itu.” Ling Chen menunjukan Levi yang sedang menatap Drake, “Dia sangat kuat, dia dapat berubah menjadi burung besar, kau pasti tau kekuatan dia sangat besar bukan?”
ㅤ
Drake membuka mulut namun tidak ada satu kata pun yang keluar, dia mengangguk paham dan menenangkan prajurit dengan alasan yang ada. Pada akhirnya, mereka pun sudah tenang dan Ling Chen kembali melanjutkan perjalanan.
**
Diamond Sacred Tower, memiliki pertahanan yang cukup kuat bahkan untuk menahan lima ribu prajurit, namun akhir-akhir ini persediaan makanan mereka telah habis dan bala bantuan masih belum datang. Membuat semangat juang prajurit berkurang.
ㅤ
Feng adalah pemimpin atau letnan yang memimpin di wilayah timur, dia benar-benar dihadapi dengan situasi yang sulit. Karena sepertinya, dia hanya akan mampu bertahan beberapa hari lagi, Feng sama sekali tidak yakin bala bantuan akan sampai tepat waktu.
ㅤ
“Feng kau harus beristirahat sejenak, akhir-akhir ini kau terlalu memikirkan Asosiasi Penyihir Hitam. Mereka sangat kuat ini bukanlah salahmu...” Lesty berusaha membuat Feng tenang.
ㅤ
Feng hanya tersenyum tipis melihat Lesty, tetapi jawabannya tetep sama, Feng menyalahkan dirinya karena tidak cukup kuat untuk membantu mengamankan wilayah timur kerajaan. Jika Sacred Tower kalah, maka penduduk di wilayah timur dapat dipastikan akan mati.
ㅤ
Sacred Tower adalah Menara yang kuat dan kokoh, sebagai perbatasan wilayah timur kerajaan, Sacred Tower harus melindungi kerajaan wilayah timur dari serangan Asosiasi Penyihir Hitam, Asosiasi Penyihir Hitam sangatlah licik namun kuat.
ㅤ
__ADS_1
Mereka dari hari ke hari menyerang menggunakan botol kaca yang didalamnya terdapat cairan berwarna ungu, cairan itu membuat sebuah wabah penyakit dan memaksa prajurit mundur, ada beberapa yang tidak kuat lagi dan pergi meninggalkan Sacred Tower.
ㅤ
Prajurit yang tersisa hanya tinggal seribu lagi, menghadapi prajurit musuh yang memiliki kekuatan tempur lima ribu prajurit.
ㅤ
“Kita pasti akan kalah.”
ㅤ
Feng merenungkan kembali kenangan-kenangan lama, sampai dia terbangun saat ada sebuah prajurit yang masuk ke dalam tempat khususnya dan mengatakan sesuatu yang penting.
ㅤ
Feng membuka matanya tidak percaya, dengan segera dia berdiri dan berlari.
**
Feng hampir sulit berdiri melihat jauh lebih banyak prajurit Asosiasi Penyihir Hitam yang berkumpul di hadapan mereka, mereka dengan terang-terangan membuat perkemahan di sana.
ㅤ
Tidak sedikit bahkan prajurit-prajurit dari Sacred Tower merinding dan tidak dapat berdiri, Feng tidak menyalahkan mereka melainkan terus menyalahkan dirinya. Andaikan dia lebih kuat, ini semua pasti tidak akan terjadi.
ㅤ
“Ambilkan senapan ku, aku akan maju dan membunuh sebanyak-banyaknya.” Feng memerintahkan.
ㅤ
ㅤ
“Aku tau karena itu aku tidak ingin membuat prajurit ku yang harus menghadapi mereka. Lesty tolong mengertilah...” Feng berusaha membujuk Lesty.
ㅤ
Lesty menggelengkan kepalanya tidak setuju, tentu hal tersebut membuat Feng semakin kesal dan berusaha pergi untuk mengorbankan nyawanya demi prajurit nya. Beberapa prajurit tidak sengaja mendengar perkataan Feng, mereka menjadi merasa bersalah, karena itu mereka mulai menyebarkan isu kepada prajurit di Sacred Tower dan menaikkan popularitas Feng.
ㅤ
Di hari berikutnya, semua prajurit terlihat segar meskipun melihat lautan prajurit musuh di hadapan.
**
Ling Chen sadar kuda-kuda mereka sangatlah lambat dibandingkan menaiki gagak Levi. Karena itu tadi malam Ling Chen telah menuntun mereka menaiki kuda sampai pagi tanpa beristirahat. Perjalanan yang sungguh gila, bahkan beberapa prajurit mengatakan Ling Chen tidak memiliki perasaan. Sementara itu Levi juga sibuk melihat menggunakan mata gagaknya ada apa di depan mereka.
ㅤ
“Tuan aku melihat sebuah menara.” Levi memberitahu.
__ADS_1
ㅤ
“Kalau begitu percepat.”
ㅤ
“Baik tuan.”
ㅤ
Levi berkata cukup pelan namun setiap prajurit dapat mendengar jelas perkataannya, Levi menyuruh mereka menunggang lebih cepat, perkataannya membuat cukup banyak prajurit protes.
ㅤ
Tetapi tidak ada yang membantah Levi, mereka mulai mempercepat kudanya. Tidak beberapa lama kemudian mereka akhirnya dapat melihat sebuah Menara, Ling Chen yang pertama kali melihatnya terkejut dan terbang ke langit.
ㅤ
Mengandalkan kuda untuk bertransportasi sangat memakan banyak waktu.
**
Prajurit Menara Suci dengan kemampuan pemanah tidak lagi dapat mempertahankan tembok Menara, karena banyaknya tentara musuh.
ㅤ
Feng saat ikut berpartisipasi dalam memanah, dia membantu untuk membunuh sebanyak-banyaknya tentara Asosiasi Penyihir Hitam, setiap anak panah yang dilepaskannya setidaknya membunuh tiga prajurit sekaligus.
ㅤ
Di situasi yang saling berdesak-desakan, itu tidak sulit bagi Feng untuk membunuh tiga atau empat prajurit sekaligus, terlebih dia memiliki dua Class Penyihir, Wizard dan Archer.
ㅤ
Keterampilan pemanahnya pun dapat dikatakan mahir.
ㅤ
“Serangan Area - Panah peledak!”
ㅤ
Feng melepaskan beberapa anak panah ke beberapa tempat, anak panah itu mengenai salah satu prajurit dan seketika ledakan yang besar tercipta. Meksipun begitu mereka seperti tidak ada habisnya, membuat mana di dalam tubuh Feng berkurang secara drastis.
ㅤ
“Semuanya jangan menyerah! Kita setidaknya harus membunuh sebanyak-banyaknya tentara mereka!” Feng berteriak.
ㅤ
Lesty yang berada tidak jauh mengeluarkan sihir air dan petir, semua orang dari prajurit Asosiasi yang terkena air kebingungan saat mereka dihujani air. Beberapa prajurit Asosiasi bahkan menganggapnya bodoh, namun beberapa detik setelahnya, sekitar dua puluh prajurit dibuat pingsan oleh sihir petir Lesty.
__ADS_1
ㅤ
Ling Chen dari atas langit kagum dengan cara Lesty menggunakan kepintarannya.