Demon Lord System

Demon Lord System
Ch. 47 - Cerita Xan dan Xin ( 3 )


__ADS_3

Secara tiba-tiba, mereka semua yang kini sedang makan segera berlutut kepada wanita itu, kecuali Xan Zhang, dia sama sekali enggan untuk berlutut selain untuk Tuannya, Ling.


"Salam hormat Tuan Putri." Mereka semua memberikan salam hormatnya kepada wanita yang dipanggil tuan putri itu.


Wanita itu tersenyum kecil lalu menyuruh mereka kembali berdiri, namun beberapa orang yang melihat Xan Zhang tetap makan saat putri dari kerajaan mereka datang menjadi kesal, bagaimana bisa dia tetap makan saat seorang putri kerajaan ada, bahkan beberapa orang yang makan bersama dengan Xan Zhang menjadi tersenyum ragu lalu meminta maaf kepada putri kerajaan karena sikap dari Xan Zhang.


"Ah, maafkan saya tuan putri, hanya saja dia adalah seseorang dari kerajaan Whazard yang akan membawa kita." Shue meminta maaf atas perilaku dari Xan Zhang.


Sedangkan itu, orang yang dipanggil tuan putri itu hanya tersenyum sambil menutup bibir manisnya dengan tangan putihnya yang lembut itu.


"Paman Xan, perkenalkan namaku adalah Putri Laura Kamaitachi, aku biasa dipanggil Putri Laura, salam kenal." Putri Laura tersenyum hangat dan menawarkan salamnya kepada Xan Zhang.


Xan Zhang berbalik badan dan mengelap bibirnya dengan mulutnya lalu bersalaman dengan Putri Laura, mereka yang melihat itu menjadi sangat geram, bagaimana bisa seorang pria bisa bisanya melakukan hal itu? terlebih kepada seorang Putri.


Seseorang dari prajurit yang melihat kejadian itu merasa kesal, diapun segera maju ke tempat Xan Zhang, dia kemudian berkata, "Beraninya kau bersikap kurang sopan kepada Putri Laura, kalau kau berani lawan aku!" Ucap prajurit berbadan besar itu keras, badannya sendiri tidak kalah jauh dari tubuh Xan Zhang, hanya saja bagi Xan Zhang dia masih terlalu lemah, bahkan dengan sentilan nya pun dia merasa pria itu akan kalah.


"Baiklah, aku menerimanya, tetapi, aku tidak ingin melawan satu orang saja, aku ingin melawan seratus orang!" Ucap Xan Zhang tersenyum sinis ke arah orang berbadan besar itu, kemudian dia melanjutkan, "Jika tidak seratus orang, aku tidak akan mau." Xan Zhang tersenyum meremehkan namun matanya masih terlihat tajam.


Sedangkan orang-orang yang tadi malam bersama dengan Xan Zhang panik, mereka takut Xan Zhang membuat mereka mati.

__ADS_1


"Ah sudahlah semuanya, h..haha, i..ini kan hanya masalah kecil." Ucap Yamato dengan wajah yang tersenyum namun memaksa.


Sedangkan itu, Putri Laura memandang mereka berdua dengan penuh kegelisahan, dia takut Xan Zhang akan mendapatkan luka yang parah dan tidak sadarkan diri untuk beberapa hari kedepan, bagaimanapun juga Xan Zhang adalah petunjuk arah mereka, putri Laura yang cukup panik segera ingin menghentikan mereka, hanya saja seorang wanita yang tidak lain adalah Shue menghentikannya, "Tuan putri, mereka sudah tidak dapat dihentikan lagi, terlebih untuk saudara Xin." Shue menghela nafas panjang sambil memberitahu Putri Laura.


Namun Putri Laura masih tetap gelisah, namun beberapa menit kemudian dia kembali tenang setelah terus menerus dibujuk oleh Shue, bagaimanapun juga, Shue memang sangat penasaran dengan kekuatan dari Xin/Xan ini, dia tadi malam sempat melihat tubuh yang penuh akan bekas luka, namun setelah keluar dari dalam tenda mereka berlima tadi malam, Xin diberikan sebuah baju untuk menutupi bagian atas tubuhnya, karena itu semua orang tidak dapat melihatnya lagi.


Sedangkan itu, prajurit yang tadi ingin melawan Xan Zhang tersenyum sinis kepada Xan Zhang, "Cih, kalau begitu ikuti aku, ouh yah kapten Yamato, aku boleh menghajarnya hingga babak belur kan? asal tidak kehilangan kesadarannya saja? betul begitu." Tanya Prajurit itu memastikan.


Kapten Yamato sendiri bingung harus menjawab apa, jika memang Xin dapat membunuh Beruang Niso, pastinya 100 orang dari prajuritnya sama sekali bukan tandingannya, hanya saja jika Xan Zhang berbohong, dia takut Xan Zhang akan pingsan.


Melihat Yamato ragu, Shue mengambil tindakan selanjutnya, "Baiklah, tidak apa-apa, jika bisa hajar dia hingga babak belur, aku akan memberikan hadiah berupa 5 Koin emas pada setiap prajurit yang ikut melawannya, sedangkan jika Xin menang, kalian harus menuruti perkataannya dan Xin juga akan mendapatkan 500 Koin emas dariku." Shue memberitahu rinci.


Sontak para prajurit langsung bersorak riuh, mereka maju menawarkan untuk ikut melawan Xan Zhang, mereka yakin sekuat apapun Xan Zhang, dia tidak akan dapat mengalahkan 100 prajurit.


Xan Zhang memandang dari arah yang berlawanan, tidak sedikit pula yang melontarkan perkataan hina kepadanya.


Sedangkan dari lawan arah Xan Zhang kini terdapat seratus pria berbadan kekar yang siap untuk menghajar Xan Zhang.


"Hahaha, bersiaplah kau untuk dibuat babak belur." Ucap mereka yang menjadi lawan Xan Zhang.

__ADS_1


Beberapa dari prajurit yang tidak dapat bergabung menghela nafas panjang, mereka juga ingin mendapatkan 5 koin emas, hanya saja batas orang nya telah mencukupi, karena itu beberapa dari mereka yang tidak dapat ikut menghela nafas panjang.


Shue kini berdiri di tengah tengah mereka, dia kemudian mulai menghitung.


"1,2,3!" Shue segera terbang ke atas setelah selesai memulaikan pertarungan antara mereka, dan juga setelah terbang, dari tempat arena yang dibuat kini terdapat sebuah pagar kaca yang terbuat dari energi untuk menghalau mereka dapat kabur dari arena, sebenarnya itu dibuat untuk Xan Zhang agar dia tidak dapat melarikan diri, hanya saja mereka belum pernah melihat monster asli mengamuk.


Segera satu persatu orang maju ke arah Xan Zhang, Xan Zhang tersenyum seringai lalu maju dengan kecepatan yang dapat dibilang sangat cepat, dia berlari dengan sangat cepat lalu memukul perut seseorang prajurit yang berada paling depan.


Boom!!!


Satu pukulan itu membuat seorang yang dipikul oleh Xan Zhang terpental kebelakang dan mendorong mereka semua yang berada di belakangnya, dalam sekejap, 100 orang itu pingsan seketika dan tembok yang dibuat oleh mereka hancur mutlak, membuat semua orang menjadi terpental ke beberapa arah dan mengenal prajurit lainnya.


Yamato, Eyas, Yaki, Riko, Shue dan semua orang memandang Xan Zhang tidak percaya, hanya dengan satu pukulan seratus orang kalah dengan mutlak, bahkan membuat beberapa orang lainnya yang berada di luar arena juga pingsan karena serangan jantung.


Total sendiri yang dibuat pingsan oleh Xan Zhang berjumlah 233 ke atas, dan itupun membuat 567 lainnya cedera, sungguh kekuatan yang sangat dahsyat.


Putri Laura sendiri sampai terkejut, bahkan angin dari Xan Zhang masih dapat dirasakannya meskipun duduk cukup jauh dari arena.


Semua orang hanya dapat membuka mulutnya, sedangkan beberapa prajurit yang tadi berniat mengikuti pertandingan bernafas lega karena tidak berhasil menjadi lawan dari Xan Zhang, mereka terlalu takut saat melihat pukulan Xan Zhang dengan telak meruntuhkan ratusan orang hanya dengan sekali pukulan.

__ADS_1


_ _ _


TO BE CONTINUE


__ADS_2