
Victor berada di balkon kamar nya, dia memukul tembok yang berada di sebelahnya ketika melihat situasi di luar Istana yang begitu kacau. Sebenernya dia sama sekali tidak menduga situasi nya akan seburuk ini.
ㅤ
Victor hanya menganggap musuhnya adalah seorang manusia yang memiliki kemampuan hebat. Tetapi dia tidak menduga akan ada banyak monster yang keluar dari bawah tanah dan menghabisi pasukan nya.
ㅤ
Seperti ini sudah direncanakan, Victor kemudian tersadar dari lamunannya ketika suara ketukan pintu kamarnya terdengar. Tiga pria dan satu wanita terlihat, salah satunya adalah Celio, Pria yang melaporkan keadaan kepada Victor.
ㅤ
Ke empat sosok itu ingin bersujud hormat tetapi Victor mengehentikannya, “Tidak ada waktu untuk itu, sekarang aku ingin bertanya. Apakah kalian sudah mengumpulkan fraksi kalian?”
ㅤ
Ke tiga sosok selain Celio ini tidaklah lain adalah ketua dari masing-masing Fraksi Giant. Mereka mengangguk menjawab pertanyaan Victor.
ㅤ
“Yang Mulia, berikan kami perintahmu.” Ketiganya berkata bersamaan.
ㅤ
Victor tanpa menunda waktu segera memberikan mereka perintah, “Bing, kau dan Ras Udara mu akan mengurus pria gagak dan manusia. Yulita, ras laut mu dibutuhkan untuk menyerang pasukan darat mereka jadi kau akan bersama dengan Bing. Sementara untuk Ras anjing lindungi Istana ini.”
**
Levi bergerak cepat di udara memimpin semua pasukan manusia Kerajaan Diamond, sementara Xan Zhang di bawahnya memimpin ribuan monster. Rombongan mereka sangat menarik perhatian para Giant, terlebih melihat manusia dan monster bersatu dalam kerumunan.
ㅤ
Pada awalnya juga manusia dari Kerajaan Diamond merasa takut ketika harus bekerja sama dengan monster, namun setelah mereka pikir-pikir kembali mereka telah di didik oleh Monster yang lebih mengerikan jadi kenapa mereka harus takut?
ㅤ
Berjalan cukup lama tanpa hambatan membuat Levi segera ingin melaporkan situasi, namun sebelum itu terjadi terlihat banyak Giant yang terbang di langit menuju mereka.
ㅤ
Levi mengamati terlebih dahulu sambil mencoba menghitung jumlah Giant yang datang, setelah memperkirakan jumlah yang datang dirinya kemudian melaporkan kepada Ling Chen yang berada di belakang rombongan.
ㅤ
Selesai memberikan laporan, rombongan mereka pun berhenti.
ㅤ
“Baik saya mengerti Tuan.” Setelah menjawab arahan Ling Chen, Levi kemudian meminta para Prajurit mengarahkan senjata meriam kepada para Giant.
ㅤ
Tembakan meriam mulai di lancarkan, dan sebuah ledakan muncul terus-menerus ketika mengenai Giant. Pasukan Giant Udara yang terkena merasa aneh karena meriam biasa seharusnya tidak akan melukai mereka.
ㅤ
__ADS_1
“Mereka pasti kebingungan karena meriam tidak hanya membuat mereka terluka bahkan sampai kehilangan nyawa.” Xan Zhang duduk dengan santai sambil tersenyum menikmati pemandangan berdarah.
ㅤ
Levi yang berada di atas udara hanya terdiam melihat pemandangan itu. Giant Udara sama sekali tidak memiliki kesempatan mendekat, membuat situasi menguntungkan bagi pasukan kerajaan.
ㅤ
Namun, meskipun begitu masalah lainnya datang. Dari kejauhan muncul sebuah ombak besar yang menghancurkan rumah-rumah, ombak ini muncul dari arah Giant Udara
ㅤ
Levi yang melihat ombak besar itu segera melaporkan kepada Ling Chen.
**
“Ombak?” Ling Chen terkejut sejenak sebelum terbang beberapa meter di udara untuk memastikan.
ㅤ
Setelah memastikan kebenarannya, Ling Chen meminta Levi untuk tetap melanjutkan perjalanan mereka. Selesai memberikan perintah Ling Chen kemudian berteleportasi mendekati Ombak besar itu.
ㅤ
Melihat Ling Chen hilang dalam sekejap Yuki maupun lainnya yang belum terbiasa dengan itu terkejut, “Pantas saja dia bisa mengendalikan monster sebanyak ini..” Kaito tersenyum paksa memikirkan nya.
ㅤ
Ling Chen menyentuh ombak besar itu dengan tangannya, seketika itu pulak ombak besar itu perlahan menghilang masuk ke dalam tangannya.
ㅤ
**
Sementara itu tidak jauh dari Ling Chen, rombongan Giant Ras laut terlihat.
ㅤ
Yulita, pemimpin Giant Ras laut membuka mulutnya melihat ombak yang diciptakannya hilang seketika, “Sepertinya aku tidak bisa meremehkan manusia-manusia ini.”
ㅤ
Melihat situasi yang terjadi sebelumnya membuat Yulita semakin waspada dengan manusia yang menuju ke arahnya. Pada awalnya Yulita sempat berpikir meskipun setidaknya ombaknya tidak berhasil membunuh, itu akan membuat para manusia mundur dan memberikan waktu kepadanya untuk membantu Ras Udara.
ㅤ
“Sepertinya ini akan menjadi pertarungan yang panjang...” Yulita tidak berharap akan memenangkan pertarungan ini setelah melihat seorang manusia dengan mudahnya menghilangkan ombaknya.
ㅤ
Namun menurutnya, setidaknyadengan kehadirannya itu akan melemahkan kekuatan musuh.
ㅤ
Yulita kemudian memerintahkan fraksinya untuk menyerang dengan segenap kemampuan mereka.
__ADS_1
ㅤ
“Bing, bantu diriku!” Yulita berteriak menghadap langit.
ㅤ
Pria yang di maksud Yulita mengangguk dengan malas lalu menyuruh Fraksi nya menarik perhatian Meriam dengan Giant yang memiliki kemampuan terbang lincah. Sementara beberapa Giant Udara lainnya yang memiliki kelincahan serupa diperintahkan melumpuhkan manusia yang menghilangkan ombak.
**
“Sepertinya mereka mengubah gaya bertarungnya...” Melihat Giant Ras Udara terbang dengan cepat menghindari meriam, juga bergerak cepat menuju Ling Chen, Levi mengambil tindakan untuk menjaga Tuannya.
ㅤ
Sementara Xan Zhang juga segera mengambil tindakan dengan memimpin seluruh pasukan Monster menghadapi Fraksi Laut Yulita.
ㅤ
Ketika bentrokan dengan Fraksi Laut, Xan Zhang tidak begitu kesulitan untuk menghadapinya. Hanya dalam belasan menit dirinya berhasil melumpuhkan puluhan Fraksi tersebut.
ㅤ
Merasa bentrokan tidak dapat dihindari lebih jauh, Yulita mengambil tindakan untuk melakukan serangan tiba-tiba kepada Xan Zhang. Namun niatnya dengan cepat di ketahui oleh Xan Zhang.
ㅤ
“Kau ingin menyerang ku tiba-tiba? Mungkin kau butuh ratusan tahun untuk melakukannya kembali.” Xan Zhang tertawa lantang, “Ah itupun kalau kau masih hidup.”
ㅤ
“Kau, aku tidak tau kau siapa tapi beraninya kau mengkhianati kami!” Yulita berpikir semua kekacauan ini adalah ulah pria yang berpenampilan Giant tersebut.
ㅤ
Bagaimanapun juga Xan Zhang memang mengambil kemampuan Giant, dan membuatnya dapat terlihat menjadi seorang Giant.
ㅤ
Xan Zhang yang mendengar perkataan Yulita tertawa kecil, “Siapa sangka ternyata aku akan di anggap sebagai pengkhianat!”
ㅤ
Xan Zhang tertawa lebar, sebuah rencana mulai terlintas dalam benaknya, “Yah mau bagaimana lagi, masakan manusia begitu enak. Kalau ku bandingkan dengan masakan kalian, itu sama halnya membandingkan tikus dan ayam.” Xan Zhang tertawa keras, monster-monster yang sedang bertempur sekalipun ikut tertawa meskipun tidak mengerti ucapannya.
ㅤ
Merasa terhina karena alasan pengkhianatan Giant tersebut tidak lebih dari sebuah makanan, Yulita menyerang dengan arogan sampai melupakan dia ingin melemahkan pemimpin Manusia.
ㅤ
Yulita adalah seorang pemimpin Ras Laut yang memiliki spesies hiu pedang, pedang yang tertanam di mulutnya sudah sering di hancurkan ketika sudah tajam. Pedang-pedang tersebut tidaklah di buang melainkan di rawat dan dijadikan pedang spirit yang memiliki banyak energi.
ㅤ
Yulita mengeluarkan salah satu dari ke empat Pedang nya, yaitu Pedang 火 atau bisa diartikan juga sebagai Pedang spirit Api.
__ADS_1
ㅤ
“Ini akan menyenangkan!” Xan Zhang tertawa lebar menikmati pertarungan yang akan segera terjadi.