
Semua orang mengambil jarak, dari kelima orang yang tiba-tiba saja muncul dari atas dan membuat tanah di sekitarnya retak besar.
Kelima orang itu memakai sebuah topeng dan jubah yang selaras dengan topeng berwarna putih merah.
“K-kalian...” Salah satu petinggi kerajaan yang berada di dekat Raja menunjuk ke lima orang tersebut dengan berbicara sedikit gagap.
“Kami adalah Organisasi Cold Blood Trops. Mulai saat ini, kerajaan berada di bawah perintah tuan kami. Siapa yang mencoba melawan akan di bunuh.” Ucap Kurumi dingin dan tatapan mata yang sinis.
Ksatria sihir yang memegang pedang langsung maju tanpa menunggu perintah Raja. Perkataan Kurumi membuatnya kesal, karena Raja adalah sosok yang paling dirinya hormati.
Semuanya memandang ke arah ksatria sihir tersebut, ksatria sihir itu adalah seorang wanita. Dia memiliki rambut coklat yang panjangnya sebahu. Matanya berwarna ungu, dan kulitnya putih. Dia memakai sebuah pedang yang lumayan panjang dan tubuhnya di lapisi dengan armor yang tebal.
Swuttt...
Suara tebasan, ksatria sihir itu telah memperkirakan seharusnya Kurumi tidak dapat menghindar. Karena sejak awal dia berlari ke arahnya, Kurumi sama sekali tidak bergerak dan hanya melihatnya.
Namun, dugaannya salah, akan tetapi, seharusnya itu mengenainya. Ksatria sihir itu atau yang biasa dipanggil Shera melihat dengan jelas, pedangnya hampir mengenai Kurumi. Namun bagaimana bisa tiba-tiba Kurumi berada di belakangnya?
“Lambat...”
Kata-kata itu terdengar tepat sebelum Kurumi menendang Shera dari belakangnya. Shera yang terkena tendangan tersebut, terpental sejauh 20 m.
Semua prajurit yang berada di dekat Raja membuka mulut mereka lebar-lebar, tidak percaya dengan apa yang dilihatnya.
“Yah, aku seharusnya tau ini. Kalian tidak akan mengikuti perkataan ku sebelum aku menunjukkan kekuatan ku.” Kurumi tersenyum, membuat semua orang tiba-tiba merinding.
Perlu diketahui, berbeda dengan yang lainnya, topeng yang digunakan Kurumi berwarna hitam sepenuhnya, dan itu hanya menutupi bagian atas saja. Sedangkan bagian bawah, itu tidak tertutup.
__ADS_1
Lalu, secara tiba-tiba banyak para prajurit yang memberanikan diri maju. Membuat Kurumi mengambil nafas panjang.
“Levi tolong kau urus mereka.” Ucap Kurumi.
“Kenapa tidak kau saja?”
“Ehm, aku malas menunjukkan kekuatan ku, Levi kau saja yang urus. Dengan gagak-gagakmu, seharusnya mereka bukan apa-apa bukan?” Kurumi berbicara tanpa melihat.
“Hmm, baiklah. Kalian mundurlah.” Levi memerintahkan.
Untuk para ksatria sihir, mereka segera mengelilingi Raja, dan memerintahkan kepada seluruh prajurit untuk maju menyerang. Meskipun, banyak yang ragu, saat melihat kemampuan salah satu dari keenam orang itu. Namun mereka juga tidak dapat berbuat apa-apa selain mengikuti perintah.
**
Sedangkan itu di waktu yang sama. Tidak jauh dari keberadaan Raja kerajaan Whazard saat ini, Ling berdiri tepat di atas menara yang cukup tinggi. Ling melihat dari kejauhan apa yang dilakukan Levi.
“Sepertinya ini akan menarik, ah aku sebaiknya membeli beberapa makanan. Agar menontonku tidak terlalu bosan.”
“Enak sekali, ramen ini. Aku belum pernah memakan ini, tapi ini sangat enak sekali. Di masa depan, ternyata ada makanan seenak ini...” Ling melahap ramen tersebut sambil menonton yang Levi lakukan.
Tiba-tiba, saat Ling sedang melihat apa yang dilakukan Levi, di sekitarnya terdengar banyak suara gagak. Gagak-gagak itu mungkin sekitar ribuan, dan para gagak-gagak itu terbang menuju Levi dan mengerumuni nya. Lebih tepatnya, mereka mengerumuni bagian belakang Levi.
“Ah yah, kalau aku tidak salah ingat, Levi pernah menceritakan dia mengalahkan Raja gagak dengan bantuan Zabuza. Raja gagak itu sangat kuat, dan mayatnya di makan oleh Levi, lalu Levi mendapatkan darah Raja gagak dan mampu memerintahkan gagak-gagak sesuai keinginannya. Kekuatan yang hebat...” Ling memuji pencapaian Levi.
“Yah tapi kalau sebanyak ini, sepertinya ini akan membunuh banyak orang dikubu kerajaan. Jadi sebaiknya aku memberitahu nya untuk hanya membunuh 50 orang saja.” Gumam Ling.
Ling menghubungi Levi dari kejauhan, memerintahkan nya untuk tidak membunuh manusia lebih dari 50. Dan perintah Ling, membuat Levi sadar saat ini dirinya sedang di awasi. Namun meskipun begitu, Levi sama sekali tidak mengetahui keberadaan Ling.
__ADS_1
‘Baik Lord.’ Ucap Levi sebelum pembicaraan berakhir.
**
10 menit berlalu, Levi menunjukkan aura membunuh yang sangat pekat dan menunjukkan betapa kuat dan ngerinya dirinya. Hal itu membuat seluruh prajurit gentar dan ketakutan.
“Kekuatan orang itu, menunjukkan perbedaan antara langit dan bumi. Mereka sama sekali bukan tandingan kami, bahkan hanya untuk satu orang, lalu bagaimana jika itu semua?” Sosok tangan kanan Raja yang bernama Vioren, berkeringat dingin memikirkannya. Sudah jelas, untuk saat ini pilihan terbaik adalah mengikuti keinginan mereka. Namun Vioren, sebagai tangan kanan Raja, khawatir dengan sikap Raja.
Vioren jelas mengenal betapa keras kepalanya Raja Kanma. Raja Kanma juga orang yang bertindak sesuka hatinya, dia tidak suka diatur kecuali dalam mood yang baik. Namun, 50 ksatria yang hebat milik kerajaan, kini terbaring di tanah tanpa nyawa.
Dan Raja, melihat hal tersebut di depan mata kepalanya sendiri. Jadi, Vioren sangat yakin, raja akan sangat marah dan memerintahkan lebih banyak orang untuk menyerang.
Note : Sebenarnya bukan cuma ksatria sihir yang berada di tanah. Banyak prajurit yang juga ikut terbaring di tanah, namun mereka dibiarkan hidup dan hanya di buat pingsan.
“R-rajaku, sebaiknya kita menuruti perkataan mereka. Kalau tida...”
Belum menyelesaikan perkataannya, secara tiba-tiba Raja maju ke arah Levi. Vioren terkejut, dia langsung berlari ke arah Raja Kanma. Namun sebelum dirinya menghentikan langkah Raja, sosok Raja kerajaan Whazard itu, menundukkan kepalanya kepada Levi.
“A-aku bersedia menuruti perkataan tuanmu dan tuan gagak.” Ucap Raja Kanma menundukkan kepalanya.
Semua orang dapat melihat dengan jelas, bahwa, pada hari ini, bulan singa dan tanggal 14, sosok Raja Kanma yang keras kepala dan licik itu, bertekuk lutut di hadapan salah satu pelayan Ling.
Semua orang baik para bangsawan yang hadir, para petinggi kerajaan, membuka mulut mereka lebar-lebar. Masih tidak terbayangkan hal ini terjadi.
“Ouh,” Ling dari kejauhan membuka mulutnya, tidak menduga Raja yang arogan dan keras kepala itu menundukkan kepalanya kepada pelayannya, “Yah, sepertinya masalah penjagaan sudah lumayan terkendali, meskipun aku belum tau dengan pasti. Tetapi aku percaya dengan firasatku...” Sebelumnya Ling mendapatkan firasat buruk, maka karena itu, sebenarnya hal ini adalah keberuntungan bagi Raja kerajaan Whazard (Kanma) Karena secara otomatis, kematiannya tertunda.
Ling mengambil botol air kayu lalu meminumnya, setelah itu Ling memutuskan untuk pergi melihat orang-orangnya yang berada di luar dari menara yang berada di tembok Maria. Itu Ling lakukan untuk memastikan para pelayannya yang berada di luar kerajaan cukup aman karena berada di jangkauannya.
__ADS_1
_ _ _
TO BE CONTINUE✓