Demon Lord System

Demon Lord System
Ch. 75 - Perpisahan


__ADS_3

Wakil kepala sekolah itu menjelaskan, bahwa di kerajaan Whazard kemarin terjadi hal buruk, yaitu terdapat sebuah penyusup yang menewaskan banyak prajurit kerajaan, Akedemi di tutup karena para guru dari seluruh Akedemi diharuskan untuk melindungi kerajaan, begitu juga dengan murid-murid dalam, namun bedanya, hanya murid-murid yang bersedia saja yang dibolehkan untuk ikut, jika mereka tidak ingin, mereka tidak diwajibkan untuk ikut.


Disaat bersamaan itu juga, Ling datang dengan kawanannya, mereka kurang lebih sudah mendengarkan apa yang dikatakan oleh wakil kepala sekolah.


Perlu diingat, seseorang petarung akan mempunyai kemampuan mendengar yang tajam, karena itu semua kawanan Ling masih dapat mendengar meskipun dari beberapa meter jauhnya.


Farhan berpaling dan melirik ke kelompok Ling, dia kemudian mengatakan untuk Ling dan kawanannya juga ikut masuk kedalam barisan murid dalam.


Ling dengan semua kawanannya mengangguk membalas perkataan Farhan, mereka kemudian berbaris dan mendengarkan apa yang di umumkan oleh wakil kepala sekolah, setelah dua puluh menit kemudian, seluruh murid dalam pun dibubarkan dan segera saling melirik, mereka dihadapkan dengan situasi yang terburu-buru, mereka sendiri rata-rata baru mengumpulkan setidaknya satu rekan aliansi, namun berbeda dengan yang lainnya yang sedang mencari rekan aliansi untuk segera pulang, Ling dan yang lainnya telah sepakat untuk beraliansi, karena itu, mereka yang menjadi aliansi Ling pun berjalan dengan santai ke arah pendaftaran aliansi.


Sedangkan untuk Laurel dan Nadia sendiri tidak mengikuti Ling dikarenakan sadar mereka bukanlah anggota aliansi Ling, mereka berdua pun segera mencari beberapa orang yang ingin di ajak untuk beraliansi, namun sebelum itu terjadi, seorang pria muda datang ke hadapan mereka dan menawarkan untuk Laurel dan Nadia masuk kedalam aliansi mereka, Nadia dan Laurel sendiri meminta waktu beberapa saat untuk memutuskannya, kemudian mereka pun pada akhirnya ikut serta menjadi anggota aliansi pria muda itu, di kelompok pria muda itu sendiri bisa dikatakan telah terkumpul tiga kelompok aliansi lainnya, karena itu dengan masuknya Nadia dan Laurel, bisa dikatakan mereka kini telah menjadi kelompok aliansi yang utuh.


Kelompok aliansi berjumlahkan sepuluh orang, itu pun hasil dari lima kelompok yang di satukan, setiap kelompok sebelum menjadi aliansi adalah dua orang, dengan bergabung menjadi Aliansi, mereka totalnya menjadi sepuluh orang.


* *


Selesai mendaftar, Ling dan rekan aliansi kembali ke kediamannya masing-masing untuk bersiap pulang ke kediaman keluarganya masing-masing. Ling terbang bersama dengan Kaito ke kediamannya bersama, sepanjang perjalanan, Kaito mencoba untuk bercanda dengan Ling, tetapi Ling hanya membalasnya dengan senyuman palsu dan tidak mengurangi kecepatannya.


Beberapa saat kemudian mereka pun sampai di kediamannya, di sana bisa terlihat beberapa bawahan Ling telah bersiap untuk kembali, di sana juga terlihat penampakan Miru, Levi dan Leonard.


Melihat tuannya datang, segera saja para bawahan Ling mendekati Ling bak semut mengerubungi makanan, Ling sendiri mendarat dengan sempurna di bawah dengan satu kaki lalu di susul dengan kaki lainnya.


Para bawahan Ling bertanya-tanya kepada Ling kenapa Ling semalam tidak kembali, namun Ling hanya tersenyum.

__ADS_1


"Aku akan menceritakannya di dalam, tidak usah bawa barang-barang kalian."


Ling berjalan memasuki kediamannya, untuk Kaito sendiri kini terlihat kecewa berat.


"Apakah tidak ada yang merindukan ku sama sekali! kalian semua jahat!"


Setelah itu, dia kemudian kembali mengikuti yang lainnya ke dalam kediamannya.


* *


Ling menjelaskan kepada para bawahannya tentang dirinya yang semalam tidak kembali dengan santai.


Para bawahan Ling sendiri kurang lebih paham dengan situasinya, jika mereka dihadapkan dengan situasi itu, mereka pastinya juga akan melakukan hal yang sama.


"Ada apa?" Ling bertanya kepada Kaito yang berada di sampingnya. Ling sendiri memperbolehkan Kaito duduk di sampingnya dikarenakan untuk sekarang Kaito adalah rekannya.


Kaito melirik ke arah Ling dan menjawab, "Tidak apa-apa." Setelah itu, dia kembali menaruh kedua tangannya di dagunya dan berpaling, dia kini terlihat layaknya anak kecil yang tidak belikan mainan.


Ling hanya menatapnya dengan rumit, dia kemudian berpaling dan menatap Miru, dia baru sadar bahwa Kaito sepertinya belum dikenalkan dengan Miru, Ling pun memberikan tanda kepada Miru untuk mencoba menghibur Kaito, sepengetahuan Ling, Kaito adalah anak yang menyukai wanita cantik, jadi dengan adanya Miru, dia seharusnya akan menjadi senang.


Miru beranjak dari tempat duduknya dan berjalan ke arah Kaito, dia kemudian berhenti di depan Kaito.


Kaito yang tiba-tiba melihat sebuah kaki mulus bersih di depannya segera mengangkat kepalanya ke arah sosok tersebut, hatinya berdegup kencang saat melihat Miru, kecantikan alami terpancar dari wajah Miru, jelas wajahnya memiliki wajah yang sangat cantik meskipun tanpa riasan sekalipun.

__ADS_1


"Hallo tuan Kaito, saya adalah bawahan tuan Ling, saya bersedia menjadi kekasih tuan Kaito jika tuan Kaito tunduk kepada tuan saya." Ucap Miru dengan senyuman khasnya.


Wajah Kaito memerah, dia sama sekali tidak memperdulikan menjadi bawahan Ling, apapun itu, selama dia memiliki Miru disampingnya, dia akan melakukan apapun untuk Miru sang pujaan hati. Dengan cepat, Kaito menjawab iya kepada Miru.


'Kerja bagus, inilah yang kumaksud, aku tidak ingin mencintai seseorang karena takut dimanfaatkan, aku lebih suka memanfaatkan dari pada dimanfaatkan.' Batin Ling.


Ling kemudian membubarkan seluruh anggota pelayannya, mereka bebas untuk pergi ke rumahnya masing-masing, namun dari beberapa pelayan Ling, terdapat beberapa yang menawarkan untuk tetap tinggal bersama Ling, mereka adalah...


Eric, ketua kelompok wizard, Estes, ketua kelompok elf, Yuki, ketua kelompok ilusi, Amedia, anggota kelompok wizard, Johan, anggota kelompok elf, dan satu orang lagi yang bernama Areka, dia adalah wanita yang cantik di kelompok ilusi, sebelum berubah menjadi cantik, wajah Areka sendiri telah cantik dari lahirnya, namun setelah mendapatkan perubahan dari sistem kontrak Ling, dia bertambah cantik dan seksi.


"Izinkan kami bersama tuan, kami mohon." Mereka berkata serentak, memohon untuk Ling mengizinkan mereka untuk ikut, alhasil, beberapa bawahan Ling yang ingin pergi menjadi ikut serta meminta izin kepada Ling.


Ling hanya menggaruk kepalanya pelan, dia kemudian mengangguk kepalanya pelan dan berkata, "Namun ada syaratnya, yang boleh ikut denganku hanya enam orang yang pertama kali, untuk yang lainnya, kuharap kalian pulang ke rumah masing-masing dan menunjukkan kekuatan kalian kepada kota maupun desa kalian, aku yakin kalian akan mendapatkan banyak pujian di sana."


Wajah para bawahan Ling menjadi murung saat mendengar hanya enam orang pertama yang boleh ikut, tetapi saat mendengar untuk menunjukkan kekuatan, mereka menjadi lebih senang, mereka menduga bahwa tuannya menyuruh mereka untuk menebarkan kekuatan dari bawahan Ling, dengan serentak, mereka memberikan hormat kepada Ling sebelum pergi.


Ling sendiri hanya tersenyum membalas perkataan mereka, dia kemudian menyuruh sistem untuk membeli beberapa ramuan yang berguna untuk meningkatkan latihan dan kekuatan, sistem sendiri langsung mengeluarkan ramuan-ramuan itu ke inventori Ling secara otomatis.


"Tunggu sebentar." Ling menghentikan mereka yang berniat pergi.


_ _ _


[ 20/40 ]

__ADS_1


__ADS_2