Demon Lord System

Demon Lord System
Ch. 133 - Malaikat Kematian


__ADS_3

Ling menebas satu persatu prajurit keluarga Phoneix yang mengarahkan pedangnya ke dirinya. Namun karena merasa sedikit kasihan, Ling pun hanya membuat para pasukan Keluarga Phoneix pingsan.


Sedangkan berbeda dengan prajuritnya, Ling membuat pemimpin Keluarga inti Phoenix menjadi kaki tangannya. Karena merasa dirinya sendiri belum pernah mengalami cekcok dengan keluarga tersebut.


“Kau, jadilah pelayan ku. Saat aku menjadi Raja, aku tidak bisa mengatur rakyat sendirian. Meskipun dengan ketakutan mereka akan menurut, namun itu adalah cara yang salah...” Ucap Ling sambil menuliskan beberapa huruf di udara.


“Selesai.” Ling kemudian mendorong pelan tulisan tersebut.


Tulisan tersebut masuk kedalam tubuh pemimpin keluarga Phoneix. Seketika itu juga, pemimpin keluarga Phoneix tersebut merasakan sakit yang luar biasa.


“Saat kau telah berhasil melewati kutukan tersebut, kau akan menjadi pelayan setiaku. Dan tugas pertama yang harus kau lakukan adalah... Bunuh para raksasa yang berada di luar sebanyak mungkin.”


Ling, Xiao Zhang dan Xiao Li kemudian menghilang dari pandangan pemimpin keluarga Phoneix.


* * *


Kurumi, saat ini dirinya tengah melawan para raksasa. Tubuhnya fleksibel dan kekuatan sihirnya sangat hebat. Tidak dapat dibandingkan dengan para raksasa yang sama sekali tidak memiliki energi sihir.


Kurumi membunuh mereka hanya dengan 3 kali gerakan. Itupun hanya mengandalkan serangan fisiknya.


Sejauh ini, Kurumi setidaknya sudah hampir membunuh 15 Raksasa.


Kurumi melirik kebelakang dirinya, dia baru menyelamatkan warga, “Kalian, pergilah, kami dari organisasi Cold Blood Trops yang akan mengurus raksasa ini. Tapi, bayaran atas nyawa kalian adalah... Kalian harus tunduk di bawah kekuasaan Raja yang baru, jika tidak...”


Kurumi mengorok lehernya dengan tangannya memberikan isyarat mereka akan mati bila tidak mengikuti apa yang dikatakan Kurumi.


“B-baik!” Empat orang yang berada di belakang Kurumi kabur terbirit-birit. Dibandingkan dengan raksasa, mereka mungkin lebih takut dengan Kurumi.


Kurumi tersenyum sinis melihat kepergian para manusia, “Manusia-manusia bodoh, kalian beruntung lord ku ingin setengah dari kalian selamat.” Gumamnya.


Kurumi kemudian melompat naik ke atap, lalu melompat kembali dari atap ke atap. Mencari mangsa barunya.


* * *


Sedangkan itu, di wilayah 4, saat ini organisasi yang dikendalikan oleh Hades mulai bergerak. Ghoul yang banyak itu, kini keluar dari bawah tanah dan bersiap menghancurkan pasukan kerajaan.

__ADS_1


Namun siapa sangka, saat Hades baru saja keluar dan bersiap menyerang. Dia mendapat firasat buruk karena merasakan gelombang energi yang sangat hebat.


“No 1, no 2, kalian ikut aku. Nanako, aku serahkan kepadamu penyerangan kerajaan. Aku merasakan energi yang besar dari tembok masuk. Aku harus memeriksanya.”


Hades dan kedua Ghoul berwarna hijau tua dan kuning tua pergi ke arah tembok.


Sedangkan itu, organisasi miliknya langsung pergi ke kerajaan.


Hades berlari dari atap ke atap, sambil berlari, dia merenung. Dia tidak habis pikir, banyak sekali pengganggu yang mencoba merenggut impiannya. Hades menggertakan giginya lalu mempercepat gerakannya.


Setelah sampai di dekat tembok (100 m) yang hancur, mereka kemudian menatap para monster yang baru saja masuk dari tembok hancur itu. Hades membuka tutup mulutnya, tidak percaya dengan apa yang dilihatnya.


“I-ini?”


“Tuan, biar kami yang urus mahluk ini.” Ucap Ghoul yang seluruh tubuhnya berwarna hijau tua.


“Tidak perlu. Ini juga menguntungkan untuk kita. Jadi sebaiknya kita tidak membunuh mereka dan lanjutkan rencana.” Jelas Hades.


“Kalau itu yang diinginkan tuan, kami siap menerimanya.” Ucap kedua Ghoul itu.


Tubuh mereka berbeda warna, namun jika di gambarkan dalam fisik. Mereka terlihat seperti serangga yang tubuhnya 2 kali lipat lebih besar dari manusia. Mereka juga memiliki lima ekor dibelakangnya, warnanya selaras dengan tubuh mereka. Namun terdapat bercak-bercak hitam di ekornya.


Hades mengalihkan pandangannya, dia dapat melihat sosok bertopeng. Hades mengenalinya sebagai Cold Blood Trops. Organisasi revolusi yang ingin merebut kerajaan.


“Orang itu berasal dari organisasi Cold Blood Trops, aku pernah mengatakan kepada kalian sebelumnya. Mereka adalah sebuah organisasi revolusi yang berniat menjatuhkan kepemimpinan kerajaan. Sebaiknya kita melihat lebih dulu lalu mempelajari sihirnya.”


Hades menutupi aura miliknya lebih dalam agar tidak di sadari oleh sosok bertopeng yang bukan dan tidak lain adalah Levi. Kedua Ghoul mengikuti apa yang dilakukan Hades.


Sedangkan itu...


“Dengar, pemimpin ku berkata agar kalian menuruti perkataannya dan menghancurkan pasukan kerajaan. Siapa yang tidak mengikuti perkataannya akan ku bungkam dan ku bunuh.” Levi memandang dengan tatapan super dingin dan sinis.


Suasana malam lalu cuaca yang mengeluarkan geledek membuat Levi terlihat sangat seram. Terlebih banyak sekali gagak hitam di sekelilingnya. Semua orang tau gagak adalah pertanda kematian, karena itu Levi bisa dibilang adalah sang malaikat kematian.


Para raksasa yang mendengar perkataan Levi diam seketika. Beberapa detik kemudian, mereka tertawa terbahak-bahak mendengar perkataan Levi.

__ADS_1


“Hahaha, bocah bertopeng ini sangat tidak waras, mentang-mentang telah mengalahkan satu dari kelompok kami. Kau sudah merasa hebat? Hahahaha, dasar bocah mau kenc*ur!”


Seorang raksasa pria berpakaian ala Vikings tertawa, di tangannya juga terlihat sebuah kapak yang besar.


Levi menggelengkan kepalanya, sebenarnya dia tidak ingin melakukan dengan cara ini. Tapi mau bagaimana lagi, tubuhnya juga mulai diselimuti aura membunuh yang kuat, “Sepertinya tubuhku sangat ingin bertarung, kalau begitu... Sihir serangan – gagak kematian!”


Gagak-gagak yang berada di sekitar Levi, secara tiba-tiba diselimuti oleh kegelapan yang pekat, mata mereka berubah menjadi merah terang.


Levi tersenyum di balik topeng merahnya, ‘Hancurkan.’


Ngakkkk


Ngakkkk


Ngakkkk


Dalam sekejap, ratusan gagak yang mengelilingi Levi sebagian terbang menuju para Giant. Para Giant yang melihatnya tidak tinggal diam, mereka segera mengeluarkan senjata mereka. Ada yang berupa pedang, Kampak dan juga palu, namun di antara mereka lebih banyak yang menggunakan Kampak.


Para raksasa itu mulai mengayung-ngayungkan senjatanya ke arah gagak-gagak yang berterbangan ke arah mereka. Levi tersenyum seringai, dia kemudian memerintahkan kepada gagak-gagak miliknya untuk beralih dari semua raksasa dan mengincar satu saja raksasa lebih dulu.


Giant yang berukuran 18 M itu, kini menjadi sasaran seluruh gagak. Dia ketakutan setengah mati saat melihat gagak-gagak yang berterbangan ke arahnya. Raksasa-raksasa yang lain hanya menjauh lalu memperhatikan apa yang terjadi pada kawan mereka.


Para gagak-gagak itu mulai menggigiti daging raksasa tersebut, raksasa itu sama sekali tidak dapat melawan, senjatanya bahkan hanya membuat para gagak-gagak itu terpental.


Para raksasa lainnya menatap ngeri gagak-gagak tersebut, mereka bukan ngeri karena tampilannya. Namun mereka ngeri terhadap gagak-gagak yang berubah semakin besar dan menjadi banyak saat memakan raksasa itu.


Levi hanya menonton sambil mengepak-ngepakan sayap hitamnya yang indah.


“Aku sudah memperingatkan, kalian tidak mendengarkan, karena itu, matilah!”


Ngakkkk!!!


Para gagak di saat bersamaan mulai berterbangan ke mana-mana mencari mangsa barunya. Dan di saat bersamaan itu juga, dari tembok yang hancur, muncul raksasa berpakaian penyihir.


“Ah, sepertinya aku menemukan lawan yang tangguh.” Gumamnya.

__ADS_1


_ _ _


Kemarin ku lagi gk mood:) Takut lebih jelek tulisannya dari pada biasanya:) Btw, aku liat banyakan yang pilih B yah. Berarti kalian dah siapkan dengan pilihan kalian, oke, kalian akan lihat jalan cerita yang dipilih paling banyak :) Ini pilihan kalian loh, bukan aku. Oke, terima kasih bagi yang udah vote dan like yah, bye bye~


__ADS_2