Demon Lord System

Demon Lord System
Ch. 73 - Jas


__ADS_3

Pelayan itu menyapa sekawanan Ling dengan ramah, wajah yang cantik, tubuh yang bagus di ikuti dengan pakaian pelayan yang ketat menambah kesan kecantikan pada pelayan tersebut, pelayan itu sendiri adalah manajer dari penginapan ini, sebenarnya tadi dia berniat untuk pergi karena terdapat suatu urusan, hanya saja melihat sekumpulan orang yang cukup banyak, dia akhirnya mengurungkan niatnya dan lebih memilih untuk melayani mereka semua.


"Apakah ada yang bisa kami bantu tuan?" Tanyanya tertuju pada Farhan, wajar saja jika dia lebih memilih bertanya kepada Farhan, sebab di kumpulan Ling sendiri yang terlihat paling tua adalah dia.


Sebelum Farhan menjawabnya, Yaya menyelaknya dengan menunjukkan sebuah kartu identitas kepada manajer wanita itu.


Manajer wanita itu terkejut saat menyadari ternyata wanita kecil yang berada di hadapannya adalah seorang anak dari kepala keluarga Sakura, segera saja dirinya memberikan hormat kepada Yaya.


"Hormat kepada tuan putri, maafkan hamba karena tidak menyadarinya."


"Tidak apa-apa, berikan saja aku dan teman-temanku beberapa kamar untuk beristirahat, kami habis pulang dari latihan, tetapi karena banyak yang terluka dan lelah, kami memutuskan untuk beristirahat di desa ini." Jelas Yaya, Yaya sendiri sengaja langsung memberikan jawaban mengenai kedatangannya, sebab, dia yakin dengan pasti bahwa pelayan itu akan bertatanya mengenai dirinya yang bukannya ada di Akedemi nya.


Manajer itu tersenyum ragu sambil menggaruk pelipis nya, dia sadar sebelas kamar pastinya akan sangat mahal, dan itu pastinya akan membuat dirinya terkena imbasnya karena atasan yang tida ingin tau.


"Anu, tuan putri, it-."


"Aku tau, aku akan berbicara dengan ayahku nanti, berikan saja kunci kamarnya."


Manajer itu hanya dapat menuruti perkataan Yaya, dia sadar membuat sosok tuan putri keluarga sakura marah bukanlah hal yang bijak, dia pun akhirnya mengangguk pelan sebelum pergi untuk mengambil apa yang diminta oleh Yaya.


Yiyi dari belakang menghampiri Yaya, "Sakuya, apa tidak apa-apa? ayah tidak akan marah kan?"


*Sakuya \= Sakura \= Saku. Yaya \= Ya, digabung menjadi \= Sakuya.


Sakuya membalikkan badannya dan membalasnya dengan senyuman hangat, "Tenang saja, jika ayah berani memarahi kita, ibu tidak akan membiarkannya tidur di kamar." Sakuya tertawa meratapi nasib ayahnya jika berani memarahinya.


Tidak lama kemudian, manajer itu datang dengan membawa sebuah kunci yang cukup banyak ditangannya, dia kemudian secara sopan dan hati-hati memberikan itu kepada Sakuya.


Sakuya mengucapkan terima kasih sejenak sebelum pergi dari sana bersama dengan semua temannya, mereka kemudian diperjalanan ke atas tangga diberikan satu persatu kunci kamar mereka masing-masing.

__ADS_1


Ling sendiri mendapat nomor urut kunci 102, dia berada di lantai 3, rata-rata memang seluruh kelompok nya mendapatkan lantai 3, tetapi ada beberapa juga yang mendapatkan lantai dua.


Semuanya masuk kedalam kamarnya setelah berjanjian akan pergi ke meja makan setelah membersihkan diri masing-masing, kecuali guru Farhan yang harus mengobati terlebih dahulu murid-murid yang tidak sadarkan diri.


Beberapa saat setelah memasuki kamarnya, Ling membuka dan mengecek layar statusnya pada sistem.


[ Sistem : Menampilkan status pengguna ]


Nama : Ling


Ras : Human Undead


Level : 37


Kondisi : Sehat


Job : Assassin E Class, Necomancer, Undead E Class.


Gelar terkunci : Gravity. Iron Body. Deadly Ghost.


Penyimpanan : [ 6.784/1M ]


Kemampuan : Mengonsumsi mayat ( infinite ), X-ray, Save, Create Body. invisible, Fly, Pengendali Cahaya dan kegelapan, memanggil roh, mengendalikan tanah, clone, Kontrak Tulisan, Create Weapon, pengendali es, aura kegelapan.


_ _ _


Ling sendiri sudah menjadi lebih memahami cara kerja sistem, saat dia melihat layar statusnya tidak menunjukkan skill berubah menjadi raja kegelapan, itu artinya karena itu kekuatannya sendiri dan bukan berasal dari skill/jurus.


Ling menutup kembali layar sistem dan membuka pakaiannya sebelum pergi ke kamar mandi yang berada di kamarnya.

__ADS_1


Ling sendiri membuat sebuah energi Yin yang terus menerus mendinginkan tulangnya, hal itu baru Ling rasakan, rasanya sangat nikmat, seperti terdapat sebuah pendingin di dalam tubuhnya.


Sampai di kamar mandi, Ling seperti biasanya akan memakan cukup banyak waktu saat mandi, kira-kira sekitar tiga puluh menitan, setelah tiga puluh menit, Ling pun keluar dari kamar mandinya dan bersiap ke bawah, untuk pakaiannya, dia tidak tau harus menggunakan apa, sebab, pakaiannya sendiri kini bisa dibilang sangat kotor dan lesuh akibat serangan serangan dari ketiga orang sebelumnya.


Beberapa saat setelah memikirkannya, Ling pun akhirnya bertanya kepada sistem, mungkin saja di sana terdapat beberapa pakaian yang bagus.


"Sistem, berikan aku pakaian bangsawan yang terlihat elegan dan mewah."


[ Sistem : Poin tukar dikurangi 10 poin, terima kasih ]


Secara tiba-tiba, tubuh Ling yang telanjang kini langsung telah menggunakan pakaian, hanya saja Ling sendiri belum pernah melihat pakaian yang seperti ini, namun dia tidak terlalu memikirkannya, karena dia sendiri baru di dunia ini sekitar 2/1 Minggu yang lalu.


Untuk pakaian Ling sendiri memiliki tampilan jas hitam, Pakain ini sebenarnya adalah pakaian dari bumi yang biasa digunakan untuk mengghadiri pesta ataupun berbagai acara penting lainnya, namun karena Ling adalah orang dari dunia Kultivator, dia sama sekali tidak tau dan langsung pergi ke bawah.


* *


Dikarenakan Ling yang terbilang cukup lama, mereka pun akhirnya memakan makanan nya terlebih dahulu, mereka tidak menayangka Ling akan selama ini, bahkan wanita pun sepertinya tidak selama itu jika dibandingkan dengan Ling.


Mereka bertujuh makan dengan lahap namun tetap menjaga sikapnya yang seperti bangsawan, mereka para bangsawan jelas memakan makanan dengan cara yang berbeda dengan rakyat kecil lainnya.


Beberapa saat kemudian, mereka menyadari terdapat sosok laki-laki tampan yang mendekati mereka, sosok itu langsung menjadi pusat perhatian karena terlihat berjalan ke arah mereka.


* *


Setelah mencari ke beberapa tempat dan bertanya kepada para pelayan, Ling pun akhirnya sampai di meja makan milik temannya, namun yang paling dia anehkan adalah semua pelayan yang berhadapan dengannya seolah menundukkan kepalanya, entah apa yang mereka lakukan yang jelas Ling sama sekali tidak peduli.


Ling yang melihat teman-temannya pun segera berjalan ke arah mereka, rambut coklat Ling yang berdiri dan wajahnya yang kini terlihat bersih jelas membuat para wanita menjadi malu melihatnya, saat tadi sebelum dirinya membersihkan tubuhnya, wajahnya tertutup oleh debu, mungkin karena itu pula pelayan tidak mengetahui wajahnya yang tampan.


Ling duduk di salah satu kursi tanpa memperdulikan ekspresi mereka, dia kemudian mengambil beberapa makanan dan menaruhnya di piring makan nya, setelah itu dia pun memakannya dengan santai, tidak lupa juga Ling mengambil sebuah arak yang berada tidak jauh darinya dan meminumnya dengan pelan.

__ADS_1


_ _ _


[ 18/40 ] Q&A jika Yaya disebut Sakuya, maka Yiyi disebut?


__ADS_2