
Scorpions dan Belinda baru tersadar saat sebuah bulu-bulu hitam melesat cepat ke arah mereka, beruntung mereka dapat menyadarinya dengan cepat tetapi beberapa bulu hitam itu tetap melukai keduanya meskipun hanya goresan kecil.
ㅤ
Mereka berdua menyadari kalau sosok pemuda yang berada di depan mereka itu tiba-tiba menghilang, membuat keduanya mengerutkan kening karena mereka tidak menyadarinya.
ㅤ
Mereka kemudian melihat ke langit dan melihat sosok pemuda tersebut, hanya saja kini ia memiliki sepasang sayap hitam besar yang membedakannya dengan yang sebelumnya.
ㅤ
“Tunggu apa dia salah satu dari Ras Prissy? Mungkinkah Ras Prissy membantu kerajaan demi mereka dapat hidup berdampingan dengan manusia?” Belinda bergumam heran.
ㅤ
Sementara Scorpions telah menarik pedang besarnya dan mengarahkannya kepada pemuda dihadapannya.
ㅤ
“Berani-beraninya kau menyerang di saat kami sedang sibuk berbicara, dasar kau pengecut!”
ㅤ
Levi memiringkan kepalanya, dengan raut wajah yang heran dia bertanya, “Bukankah kau seharusnya tau Medan pertempuran tidak menjadi ajang perdebatan? Kau ingin berdebat atau bertarung?” Levi tersenyum mengejek.
ㅤ
Scorpions seketika itu naik pitam, dia dengan ganasnya melakukan tebasan yang mengeluarkan pisau angin menuju Levi.
ㅤ
“Angin kecil ini tidak akan bisa melukaiku kecuali kau masterku...” Levi mengepakkan sayapnya seketika badai angin menerjang tebasan angin tersebut dan membuatnya hilang.
ㅤ
Badai angin itu membuat hembusan yang cukup dingin, namun Scorpions tidak bergeming meskipun angin tersebut dingin dan kuat.
ㅤ
Scorpions menatap kembali Levi, tangannya mengepal keras memegangi pedang.
ㅤ
Sementara Belinda dari tadi masih menatap Levi sambil mengepalkan tangannya, beberapa saat kemudian dia akhirnya melompat ke atas langit dan melemparkan pisau-pisau kecil dari balik pakaiannya.
ㅤ
Berbeda dengan pisau pada umumnya, pisau yang digunakan Belinda adalah pusaka yang cukup hebat. Pisau itu mengarah langsung menuju Levi, namun Levi dapat menghindarinya.
ㅤ
Belinda tersenyum seringai, “Percuma.”
ㅤ
Belinda menggerak-gerakkan jarinya seketika itu Pisau tersebut mulai mengikuti gerakan jarinya, pisau tersebut kembali mengarah pada Levi.
__ADS_1
ㅤ
**
Meskipun belum menguasai teknik sihir terbang nya, Belinda mampu mempertahankan posisinya sampai beberapa menitan, karena itu dia menggunakan waktu ini sebaik-baiknya untuk mendesak Levi.
ㅤ
Tetapi ternyata dugaannya salah, Levi membiarkan pisau tersebut menusuk tangannya dengan sengaja, lalu Levi mencabutnya tanpa ekspresi sedikitpun.
ㅤ
“Pisau ini cukup kuat...” Levi berkomentar.
ㅤ
Belinda dan Scorpions sama-sama terkejut, reaksi milik Levi sangat berbeda dari kebanyakan musuh yang mereka hadapi, musuh biasanya akan kesakitan dan memohon ampun untuk nyawa mereka karena telah merasakan sakitnya pusaka milik Belinda.
ㅤ
Meskipun bukan seorang Mage seperti Belinda, Scorpions mengetahui betul pusaka pisau yang sering digunakan Belinda sangat tajam dan kuat. Terbukti pisau tersebut dapat menghancurkan pertahanan Absolute milik Raja Kura-kura.
ㅤ
Belinda menatap tajam Levi, dia berusaha menarik kembali pisau yang sudah terikat dengannya, hanya saja secara tiba-tiba ikatan ini hilang, membuatnya mengerutkan kening.
ㅤ
“Apa yang kau lakukan pada pusaka ku?!” Belinda berdecak kesal.
ㅤ
ㅤ
Scorpions maupun Belinda hanya dapat terdiam sambil memikirkan kembali cara menyerang, sampai akhirnya tiba-tiba tangan Levi yang berlubang akibat pusaka Belinda mulai kembali beregenerasi dan tertutup.
ㅤ
Scorpions maupun Belinda benar-benar terkejut. Scorpions sudah dari awal merasa ada yang aneh, mengetahui dia dikepung sendirian oleh dua Principal Lector, seharusnya merasa takut ataupun gentar, tetapi sosok pria dihadapannya ini tidak. Sekarang Scorpions baru mengerti mengapa pemuda dihadapannya sangat berani.
ㅤ
Scorpions mengeluarkan bubuk hitam dari balik kantung kecil, dia kemudian menaburkannya pada pedang besarnya seketika pedang itu mulai mengeluarkan cahaya terang.
ㅤ
Tidak sampai di sana Scorpions juga menaburkan bubuk berwarna hijau ke atas pedangnya lalu mengoleskannya kepada seluruh pedangnya, hingga cukup merata.
ㅤ
Sedangkan Scorpions sedang menyiapkan racunnya, Belinda mulai mengulur waktu dan menyerang Levi menggunakan panah yang ditemuinya di tanah, tidak lupa dia mengalirkan energi ke dalamnya untuk mempercepat gerakan anak panah yang dilepas.
**
ㅤ
Levi masih sejauh ini tidak kesulitan untuk menghindari apapun serangan musuh, tetapi dia teringat tuannya berkata untuk melakukannya secara cepat. Levi seketika itu mulai serius dan mengeluarkan seluruh gagak yang dimilikinya dari sebuah lingkaran sihir, lingkaran sihir yang dimiliki Levi dapat dikatakan sebagai dimensi buatan sendiri, hanya untuk para gagaknya tinggal.
__ADS_1
ㅤ
Seketika langit yang cerah menjadi gelap ditutupi oleh banyaknya Burung Gagak, keadaan itu menarik seluruh mata dan membuat beberapa pengurus Asosiasi berdatangan bersamaan dengan para prajurit.
ㅤ
“Kalian boleh membunuh mereka semua...” Levi mengayunkan tangannya seketika ribuan Burung Gagak mulai menyerang manusia di sekitar, termasuk Belinda dan Scorpions yang masih belum selesai menyiapkan racunnya.
ㅤ
Belinda yang menyadari kawanan Burung Gagak tersebut mengincarnya tidak tinggal diam, dia mengeluarkan pisau-pisau lainnya yang tersimpan di balik jubahnya, berbeda dengan pusaka miliknya yang tadi, pisau ini hanya pisau sekali pakai.
ㅤ
Belinda melempar belasan pisau, semuanya mengenai Burung Gagak dengan tepat, tetapi Belinda sadar jumlah pisaunya tidaklah sebanyak Burung-burung Gagak yang datang ke arahnya, dia pun mulai memakai sihir.
ㅤ
“Fire Release - Thorny Armor!”
ㅤ
Sebuah badan berwarna Oren pudar mulai mengelilingi Scorpions dan Belinda, tidak lama badan itu mulai mengeluarkan duri-duri tajam.
ㅤ
Burung-burung Gagak yang tetap menerobos beberapa terbakar, namun kebanyakan dapat berhasil masuk dan membuat Belinda sedikit panik. Untungnya saat itu, Scorpions telah menyelesaikan susunan racun di pedangnya, dia menebas semua Burung Gagak yang berhasil masuk.
ㅤ
“Tidak buruk, namun...”
ㅤ
Levi menarik mundur setiap Burung Gagak miliknya, dia kemudian mengalirkan seluruh sayapnya dengan mana dan mana tersebut berubah kembali menjadi elemen kegelapan.
ㅤ
“Dark Release - Black Crystal.”
ㅤ
Levi hanya perlu mengalirkan kembali mana miliknya ke dalam sayapnya, lalu Levi mengepakkan sayapnya seketika bulu-bulu miliknya mulai berjatuhan ke arah Belinda maupun Scorpions.
ㅤ
Berbeda dari sebelumnya, bulu-bulu hitam ini sangat cepat namun juga sangat keras, bulu-bulu itu menembus setiap sudut armor yang melindungi Belinda maupun Scorpions.
ㅤ
Scorpions tidak dapat melancarkan serangan karena bulu-bulu ini membuat banyak luka di tubuhnya, armor yang digunakannya juga hancur seiring bulu-bulu itu mengenainya.
ㅤ
Levi menghentikan gerakannya, dia dapat melihat kedua pemimpin bergelar Principal Lector itu terjatuh lemas akibat serangannya.
ㅤ
__ADS_1
Levi turun dari atas langit, berniat mengakhiri kehidupan mereka berdua dengan cepat, namun sesuatu terjadi sebelum dirinya dapat menyentuh mereka berdua.