
Tidak terasa, Ling tidur hingga sore hari tiba, mungkin lebih tepatnya sekitar setengah enam malam/sore, dia pun bangun dari tempat tidur nya dan langsung melirik keseluruh tubuhnya.
"Tubuh dan semua inderaku meningkat drastis, aku tidak menyangka mengonsumsi mayat dari seorang Raja Kegelapan akan meningkatkan kekuatan ku sebesar ini." Gumam Ling sambil melihat ke arah kedua tangannya secara bergantian.
Ling kemudian beranjak dari kasurnya perlahan untuk membersihkan tubuhnya yang telah tertidur selama itu, namun sebelum itu, Ling berniat untuk memeriksa status miliknya.
"Sistem, tampilkan status."
[ Sistem : Menampilkan status pengguna ]
Status 1 [ Status tubuh ]
Nama : Ling
Ras : Half Creature
Umur : 17
___________________________________________
Status 2 [ Status skill ]
Job : 5
Gelar : 6
Gelar terkunci : 3
Skill : 14
Point : 9K
Uang : 21K
Slot penyimpanan : [21/1.000]
___________________________________________
Status 3 [ Status kekuatan ]
Mana : 2000
Tingkat : Grand Master
EXP : [ 280/3.000 ]
Point statistik : 0
__ADS_1
STR : 402
VIT : 369
DEX : 581
AGT : 700
LUC : 500
___________________________________________
*Half Creature \= Mahluk setengah
Ling hanya menatap tajam ke arah sistem, namun sebenarnya dia sama sekali tidak tau dengan status di depannya, statusnya kali ini berubah drastis menjadi yang Ling tidak pahami dan tak ketahui.
"Ah sial, apalagi ini." Ling sama sekali tidak tau apa-apa tentang tampilan sistem baru ini, "Padahal aku saja belum tau semua cara kerja sistem sebelumnya." Gumam Ling mengumpat kesal.
Ling kemudian menghela nafas panjang sebelum menutup layar statusnya dan pergi membersihkan dirinya, tidak ada gunanya dia kesal dengan layar statusnya.
Dua puluh menit kemudian, Ling keluar dari kamar mandi dengan hanya menggunakan sebuah handuk di bagian bawah yang menutupi tubuh bagian bawahnya, dia kemudian berjalan ke arah lemari pakaian dan menggunakan pakaian ala bangsawan namun dengan ciri khasnya.
Setelah menggunakan pakaian yang menurutnya sangat bagus, dia pun keluar dari kamarnya, Ling sendiri sebenarnya berniat untuk pergi ke tempat petualang, dia ingin bertemu dengan Arthur, Hyugo dan Zabuza, namun sebenarnya Ling mempunyai tujuan yaitu ingin memberikan mayat satunya lagi kepada Arthur.
Tidak lama setelah Ling berjalan, dia merasakan banyak hawa kehadiran, dan tidak lama kemudian juga, empat pelayan Undead Ling kini telah berada di belakang Ling sambil membungkuk hormat.
Ling berpaling ke belakang dan menemukan pelayan Undead nya yang telah berjejer rapi sambil membungkuk hormat kepadanya.
Sedangkan itu, para pelayan Undead Ling sama sekali tidaklah bodoh, mereka merasakan hawa yang Ling keluarkan jauh lebih kuat dari sebelumnya.
"Siapkan kereta kuda Levi."
Titah Ling kepada salah satu pelayan Undead miliknya.
"Maaf tuan Ling, apakah tuan ingin pergi?" Tanya Levi penuh hormat.
"Iya, aku berniat untuk mencari keberadaan Zabuza dan lainnya, memangnya ada apa?"
"Ah, kalau begitu sepertinya untuk saat ini tidak bisa tuan, sebab hamba melihat ayah dan saudara-saudara tuan terlihat rapih, sepertinya mereka ingin pergi ke pesta tuan."
Levi telah cukup belajar tentang dunia ini, mulai dari hal kecil hingga yang besar, biasanya keluarga keluarga terpandang akan mengadakan pesta dengan seluruh keluarga terpandang lainnya setelah kepulangan anaknya, jadi dia sudah tau tentang hal ini, meskipun sebenarnya dia tidak tau ini pasti atau tidak, tetapi dia cukup yakin ini hal yang pasti.
Ling mengubah raut wajahnya menjadi serius saat mendengarkan kata pesta, dia sama sekali tidak berpengalaman dalam hal ini, pastinya hal ini akan membuat dirinya canggung setengah mati karena tidak pernah merayakan pesta besar-besaran.
Raut wajah Ling yang berubah menjadi serius menjadi pertanyaan besar dalam benak masing-masing pelayan Undead Ling, mereka tidak tau apa yang Ling pikirkan hingga merubah raut wajahnya menjadi serius.
Ling yang menyadari pelayan Undead nya sedang memikirkan apa yang dipikirkannya pun segera mengubah topik pembicaraan.
__ADS_1
"Ouh ya, yang lain dimana?"
"Ah maksud tuan Yuki dan lima anak lainnya? mereka sedang tidur tuan."
"Begitu, kalau begitu tolong bangunkan mereka, aku ingin mereka menemani ku, dan kalian juga yah."
"Baik tuan." Ucap mereka serentak lalu menghilang secara bersamaan.
* *
Saat Ling turun, dia menemukan para saudaranya yang telah berpenampilan bagus dan menarik, dan juga ayahnya pun ada disana, sisanya hanya Ling dan ibunya.
"Ayah."
Ling menyapa hangat ayahnya lalu berbincang hal kecil di Akedemi Ling, setelah beberapa saat kemudian ibu Ling turun dari tangga yang tinggi itu dengan menggunakan gaun yang anggun.
Ling dan ibunya berpelukan lalu berbincang hal kecil, beberapa saat kemudian Ling memilih agak menjauh dari kedua orang tuanya.
'Hhm, ada apa ini, pakaian disini sama sekali aku tidak tau.' Batin Ling sambil melirik ke arah pakaian para saudaranya dan orang tuanya.
Untuk saudara Ling sendiri kini telah berkumpul di dekat Ling, mereka telah menggunakan pakaian yang menurut mereka sangat bagus dan mahal untuk di tampilkan, namun melihat fashion yang digunakan Ling, mereka hanya dapat terkekeh kecil, namun dikarenakan Ling terlihat menawan, pakaian yang di kenakan nya sama sekali menjadi tidak berpengaruh terhadap penampilannya.
"Kak Ling, apa kau baik-baik saja di Akedemi mu?" Tanya Sera sambil tersenyum.
"Kurang lebih begitu, ngomong-ngomong apa benar kita semua akan datang ke pesta?" Tanya Ling penasaran.
"Iya kak, pesta akan diselenggarakan oleh seluruh keluarga terpandang di restoran milik keluarga Leorantius, biasanya ini akan diselenggarakan di kerajaan, namun karena insiden pembantaian kemarin, raja menjadi tidak memperbolehkannya."
"Ouh, begitu."
"Gara-gara pembunuh sial*n itu, kita jadi tidak bisa berpesta bersama keluarga kerajaan di kerajaan, sial."
Sera cukup geram dengan perbuatan dari pembunuh berantai itu, andai kata si pembunuh tidak menyerang, dia ingin mengajak kakaknya untuk berkeliling di istana, namun karena pembunuh berantai itu, kesempatannya untuk berkeliling di istana bersama Ling menjadi hilang.
Ling hanya terkekeh kecil mendengar cibiran dari adiknya, andai dia tau bahwa itu ulah pelayanannya, entah apa yang akan terjadi, tetapi satu yang Ling tau, pastinya Sera terkejut.
Ling dan keluarganya pun berjalan ke depan setelah menunggu beberapa pelayan mereka masing-masing, diantara semuanya, hanya Ling saja yang membawa banyak pelayan, pelayan yang Ling bawa sebenarnya sepuluh, namun empat pelayan Undead Ling menggunakan invisible untuk tidak terlihat dan mengikuti Ling dengan terbang di udara.
Ling naik di kereta kuda miliknya sendiri karena merasa lebih nyaman dan lega. Ling di dalam keretanya juga di temani oleh tiga orang ketua yang memimpin masing-masing kelompok, mereka bukan dan tidak lain adalah Eric, Yuki, dan Estes. Sedangkan untuk bawahan mereka bernama Johan (Elf) Areka (Ilusi) dan Amedia (Wizard), mereka semua berada di luar kecuali ketiga ketua kelompok mereka itu.
Johan seperti biasanya, dia yang mengendarai kereta kuda, sedangkan untuk bawahan Yuki dan Eric, merekalah yang menjadi pengawal dari Ling, tentu saja keempat pelayan Undead Ling pun juga ikut melindungi kereta kuda Ling.
Sedangkan itu, dibandingkan dengan Ling, semua keluarga Ling hanya membawa satu pelayan masing-masing, membuat mereka menatap Ling aneh.
_ _ _
HP dah sembuh dari UGD hihi, bntr dulu, baca dulu, "Yang baik, tolong promosikan di pembaca elite dan GC² ya? tenang² sehabis itu author Czy Up, ok? author baik, pembaca baik donk hihi
__ADS_1