
Tidak perlu banyak basa-basi lagi, Ling segera menyerang Gress yang berniat kabur dengan pedangnya. Namun Fred, tidak membiarkannya dan menangkis pedang Ling dengan kapaknya.
“Lawanmu adalah aku!”
“Ah sial, kau mengganggu saja, jika dia pergi begitu jauh...” Ling memiliki firasat buruk jika Gress dibiarkan pergi menjauh, “Ah tidak! Sebaiknya aku mengeluarkan kekuatan ku sepenuhnya, agar masa depanku terjamin aman.”
Ling berubah kembali menjadi sosok Raja kegelapan, dan dirinya, tidak menutupi kembali kekuatannya. Meskipun begitu, kostum Ling baik-baik saja dan mengikuti bentuk tubuh Ling yang dalam sosok Raja kegelapan.
Namun lain halnya dengan topeng, Ling membuka topeng tersebut.
“The darkness has no end!” Tangan Ling mengeluarkan cahaya gelap.
Ling seketika itu menghilang dari pandangan Fred, dan secara tiba-tiba muncul di hadapan Fred.
Ling meninju perut Fred, dengan skill nya itu. Fred terpental ke belakang dan beruntungnya, tubuh Fred menabrak Gress yang sedang berlari menjauh. Kedua Giant tersebut, kemudian terjatuh dan terbaring di tanah.
Ling segera menyusul mereka, dan mengeluarkan pedang Naga emas terbang miliknya, “Kalian harus membayar perbuatan kalian, karena kalian. Masa depanku hampir saja sirna. Matilah untukku...”
* *
Tiga pemimpin Giant penyihir pada hari ini telah dikalahkan oleh kubu Ling, dan disaat itu juga, langit berubah menjadi pagi. Ling terjatuh dan terbaring di tanah, dengan tubuh yang menghadap ke langit.
“Huh, pertarungan tadi, adalah pertarungan yang menegangkan, hampir saja masa depanku hilang. Tapi untuk sekarang, aku akan beristirahat dulu. Hari ini sangat melelahkan, dan juga...” Ling melirik ke dua mayat Giant di dekatnya.
Wajah Ling kembali melihat langit, “Mayat itu sebaiknya aku berikan kepada Xan Zhang saja.”
Tidak beberapa lama kemudian, segerombolan Undead datang ke arah Ling, dengan beberapa pelayan Ling dan juga ke tujuh Ghoul. Di saat bersamaan, Ling pingsan dengan senyuman menghiasi wajahnya.
‘Yuki, ku harap kau baik-baik saja...’ Setelah kata-kata itu, Ling tertidur utuh.
* * *
__ADS_1
3 Hari kemudian
“Bagaimana kabar tuan? Apa dia masih belum sadar juga?” Seorang wanita berpakaian full black, bertanya kepada wanita berambut pirang.
Wanita berambut pirang tersebut menggelengkan kepalanya, “Belum nona Kurumi, tuan Ling masih belum menunjukkan tanda-tanda akan kembali bangun.”
“Begitu,” Wajah Kurumi terlihat lebih murung setelah mendengar perkataan wanita pirang itu, “Ah yah, sebelumnya Tuan Ling mengatakan kepadaku untuk melindungi nona Rafaela, dan untuk panggilan nona Kurumi, sepertinya kau tidak perlu terlalu formal terhadapku.” Kurumi menunjukkan wajah tersenyum.
“Kalau begitu aku juga berharap Kurumi tidak formal kepadaku.” Rafaela membalasnya tersenyum.
“Ah iya juga, kerajaan saat ini sedang sangat kacau, seluruh keluarga bangsawan mengalami kerugian besar kecuali keluarga Gronth. Mereka di duga melarikan diri dari kerajaan. Aku tidak tau, tapi menurut informasi yang ku ketahui tidak ada satupun korban di pihak keluarga Gronth, ini terlalu aneh. Apa menurutmu Kurumi?”
“Ah, mungkin mereka sudah mengetahuinya, kau tau Keluarga Gronth memiliki seorang penyihir yang dapat melihat masa depan.” Kurumi mencoba tersenyum, dia saat ini sedang kesulitan mempertahankan aktingnya.
Kurumi jelas sudah mengetahuinya, karena Ling sendiri adalah yang merencanakan hal ini.
“Ah yah aku baru ingat ada urusan dengan Yuki, kalau begitu aku pergi dulu.” Kurumi menghilang dalam sekejap, menghentikan waktu disekitarnya membuatnya dapat tidak terlihat saat berlari.
Rafaela kemudian memutuskan kembali ke kamarnya, dan mempelajari buku-buku medis untuk meningkatkan persentase Ling tersadar.
Sedangkan itu, tidak jauh dari kediaman Ling yang saat ini berada di kastil tua. Beberapa pelayan Ling berkumpul di kuburan. Mereka sedang membahas sesuatu.
“Tuan kita masih belum sadar, dan kerajaan ini juga sudah tidak aman. Mungkin lebih baik kita membawa tuan pergi dari kerajaan ini, untuk mendapatkan pengobatan.” Usul Xan Zhang
“Aku setuju dengan pemikiranmu Xan Zhang. Akan tetapi, kita tidak memiliki izin dari tuan Ling, dan juga tuan Ling belum secara resmi menjadi Penguasa kerajaan ini. Dan kalau kita tetap membawanya pergi, setelah apa yang kita lakukan, itu akan menjadi sia-sia.” Xiao Li membalas perkataan Xan Zhang.
“Kau benar, Xiao Li.”
Seketika itu suasana mendadak hening setelah Xan Zhang menjawab kembali perkataan Xiao Li, ini sudah sering terjadi diantara mereka. Karena, mereka tidak pandai dalam mencari topik, satu-satunya keahlian mereka adalah pertempuran.
“Kalau begitu kita sudahi saja pembicaraan ini, Levi, Kurumi, sedang melakukan kegiatannya masing-masing. Dan kita juga harus melakukan kegiatan kita, untuk yang bertugas menjaga tuan, jangan sampai membiarkan seorangpun masuk ke kamar tuan. Kecuali orang-orang tersebut dekat dengan tuan. Kalau begitu aku pergi dulu, aku akan berlatih di hutan kabut darah.” Ucap Xiao Li sambil beranjak pergi dari bawah pohon besar.
__ADS_1
“Tunggu.”
Xiao Li berhenti sejenak, lalu berpaling ke belakangnya, “Ada apa?”
“Tapi saudara Xiao, kan kau dan aku yang saat ini harus berjaga.”
Wajah Xiao Li seketika memerah, malu dengan perkataan nya barusan. Levi, Zabuza, Xiao Zhang, Xan Zhang Hyugo maupun lainnya tertawa mengetahui bahwa Xiao Li lah yang lupa.
Xiao Li bergegas pergi meninggalkan kuburan, dan masuk ke dalam kastil tua dengan cepat karena saking malunya.
* *
Di kediaman keluarga Anggel, saat ini sedang mengalami perbaikan, di sepanjang wilayah keluarga Anggel juga, dapat ditemukan banyaknya bangunan yang sedang diperbaiki oleh orang-orang.
“Yuki, bagaimana kondisimu saat ini?” Seorang laki-laki seusia Yuki, datang menjenguk nya.
“Ah, Hasta, aku baik-baik saja. Lalu kenapa kau datang kesini?”
“Tidak apa-apa, aku hanya menjenguk calon istriku, kau tau aku sangat khawatir saat para raksasa itu menyerang dan memporak-porandakan kota-kota di kerajaan ini. Aku khawatir kau kenapa-napa.”
Yuki menundukkan kepalanya, senyuman pada wajahnya menghilang, ‘Hmm, aku baru ingat kembali, ayah menjodohkan ku dengannya...’
Wajah Yuki yang murung itu, dapat dikenali dalam beberapa saat oleh Hasta, “Ada apa Yuki? Kenapa wajahmu murung?”
“Ah bukan apa-apa kok, hanya saja aku teringat tuanku, aku harap dia baik-baik saja.” Wajah Yuki sedikit memerah.
Hasta menatap sinis Yuki, namun Yuki tidak menyadarinya karena wajahnya yang menunduk.
‘Hmm, apa mereka memiliki hubungan yang spesial? Sebenarnya siapa tuan Yuki ini? Aku tidak boleh membiarkan Yuki bersama orang itu, dan juga aku sedikit mengetahui tentangnya, dia dikatakan adalah seorang laki-laki yang tampan. Tapi aku tidak boleh membiarkannya mendekati Yuki, rahasia pada tubuh Yuki, tidak boleh sampai bocor. Kalau tidak akan banyak orang yang mengincar tubuhnya.’ Batin Hasta.
Hasta kemudian melirik Yuki dan memasang wajah yang tersenyum manis, “Yuki, ayahku dan ayahmu sepakat akan melangsungkan pernikahan kita kerajaan Guffeng, kerajaan Guffeng ini adalah temuan keluarga Callista ku, sejak kami menemukan kerajaan ini. Kami menjalin hubungan dengan pihak kerajaan Guffeng dan berjanji akan membantu putra ketiga untuk mendapatkan tahta, untuk lebih detailnya, aku akan memberitahumu di lain waktu. Kalau begitu aku pamit dulu.”
__ADS_1