Demon Lord System

Demon Lord System
Ch. 162 - Lelang keluarga Velenic


__ADS_3

Ling dan Rafaela, pergi berkeliling di wilayah yang dikuasai Menara Jianhou. Daratan Rendah, memiliki keuntungan tersendiri, tanah di sana sangat subur, para petani akibatnya mendapatkan banyak hasil panen dan keuntungan.


Sebab itu jugalah pasar selalu ramai. Di wilayah Daratan Rendah ini, terdapat beberapa keluarga yang terkenal seperti Grosir, Dreed dan yang paling terkenal adalah keluarga Velenic.


"Ku dengar keluarga Velenic melakukan pelelangan, mari kita kesana Rafaela."


Rafaela menganggukkan kepalanya, Ling tersenyum dan berjalan menggandeng tangannya ke tempat tujuan. Sesampainya di sana, banyak orang mampu yang terlihat berkumpul di tempat ini. Namun Ling tau orang yang berada di lelang ini, belum tentu orang yang berasal dari wilayah ini. Ling menarik tangan Rafaela berjalan ke arah salah satu pelayan di sana.


"Berikan aku tempat khusus." Ling melemparkan 2 keping koin emas selesai mengatakan hal tersebut.


Pelayan tersebut mengangguk dengan wajah yang riang, membawa Ling ke lantai atas dan membukakan sebuah ruangan spesial yang berada di lantai atas.



Ling cukup senang melihat ruangan spesial lelang nya, di sana terdapat makanan yang sudah dihidangkan dengan minuman hangat di atas meja. Ling dan Rafaela duduk di kursi berbeda. Dari sana, Ling juga dapat melihat terdapat ruangan spesial lainnya di kiri maupun kanannya.


Pelayan tersebut berpamitan dengan Ling setelah mengatakan untuk jangan sungkan memanggilnya jika membutuhkan sesuatu.


Segera, setelah waktu berjalan puluhan menit. Di lantai bawah semua bangku kosong telah terisi. Di lantai dua yaitu tempat spesial juga telah diisi beberapa orang yang berpenampilan unik maupun menarik banyak mata.


"Aku tau ini, Jiu Lan mengatakan kepadaku bisnis adalah bisnis. Tidak mementingkan darimana orang itu berasal, bagaimanapun juga dengan perkataan itu aku sudah yakin akan ada banyak orang dari luar wilayah ini yang mengikuti lelang ini."


Sebelumnya, Ling sebenarnya hanya menebak. Namun tidak disangka tebakan nya benar. Hal itu dapat dibuktikan dari jenis pakaian yang berbeda dari orang-orang yang datang.


"Rafaela kau bisa memilih apapun yang kau mau, aku tidak keberatan."

__ADS_1


"Benarkah? Kalau begitu aku ingin memiliki kalung ini!" Rafaela menunjukkan foto barang yang telah disiapkan jadwal keluarnya di kertas yang berada di atas meja.


"O-ouh yah tentu saja, kau bisa mengambilnya jika kau ingin." Ling tersenyum heran, dia berfikir selera Rafaela dalam memilih barang cukup aneh.


Kalung yang ditunjukkan Rafaela, adalah kalung tengkorak berwarna putih ke abu-abuan. Itu jelas membuat Ling heran dengan selera Rafaela yang kurang masuk di akal.


'Nyatanya sikap feminim Rafaela sangat berbanding balik dengan seleranya.'


Tidak beberapa lama kemudian, lelang pun di mulai. Barang-barang yang ditampilkan di awal sama sekali tidak menarik bagi Ling. Sedangkan bagi Rafaela, dia membeli beberapa fragmen yang tidak di duga oleh Ling. Seperti fragmen pengendali serangga level 3 dan Kera hitam yang masih kecil. Termasuk kalung tengkorak yang awal diminta oleh Rafaela.


Ling makin tidak percaya, apa yang membuat wanita disampingnya menyukai seekor kera? Mereka tidak imut, sulit bagi Ling mempercayai seorang gadis lugu seperti Rafaela membeli hewan semacam ini. Kalau saja Ling tidak melihatnya secara langsung, Ling tidak akan percaya.


Beberapa saat kemudian, lelang berlanjut setelah Rafaela memenangkan kalung tengkorak itu. Barang yang tampilkan selanjutnya membuat Ling berdiri. Sebuah spirit stone yang dapat membuat seseorang menyimpan mana di dalamnya. Bagi Ling, ini adalah barang yang cukup menarik.


...* *...


Belum sempat menyelesaikan perkataannya, seorang pemuda yang duduk di lantai dua (tempat spesial) langsung mengatakan harga yang dikeluarkannya.


"500 koin emas!"


Semua mata memandang pemuda tersebut, beberapa orang yang datang dari wilayah luar hanya untuk mengincar spirit stone juga ikut dibuat tercengang dengan perkataan pemuda tersebut. 500 koin emas, bukanlah sesuatu yang sedikit. Itu bahkan dapat membeli sebuah kediaman bangsawan di Kekaisaran Diamond.


Kekaisaran Diamond adalah sebuah kekaisaran yang berada di ujung Utara. Kekaisaran tersebut juga adalah tujuan dari banyaknya orang di kerajaan Amera Frost ini. Mereka ingin pergi ke sana, kebanyakan orang ke sana adalah mencari peruntungan ataupun membuka bisnis di sana. Sayangnya hanya para bangsawan di kerajaan ini yang dapat pergi ke sana.


Di cuaca yang ekstrim, untuk pergi ke sana sangatlah sulit. Dikarenakan itu hanya Keluarga yang kaya yang dapat pergi ke sana dengan menyewa perlindungan orang-orang kuat di kerajaan ini. Termasuk Menara Jianhou, Bukit Penyihir dan Teluk Octopus.

__ADS_1


Orang-orang yang berada di sana, saling berbisik-bisik bertanya status pemuda tersebut. Mereka sebenarnya kagum untuk anak semuda dan setampan itu membeli dengan harga yang fantastis. Namun mereka juga tidak terlalu percaya.


Sedangkan untuk pegawai dari keluarga Velenic dalam hati sangat-sangat senang mendengar perkataan pemuda tersebut. Mereka sudah mengetahui pemuda di sama adalah Ling Chen, tuan muda dari Menara Jianhou. Meskipun seharusnya Menara Jianhou hanya menerima wanita. Entah bagaimana cara Ling masuk ke dalam sana.


Ling sendiri kembali duduk di kursinya, dia baru tersadar dirinya berdiri karena saking menginginkan benda tersebut. Pegawai yang sedang melelang barang tersebut pun tidak menghitung lagi dan langsung menyatakan Ling lah yang memenangkan barang tersebut.


"Huh, aku lega mendengarnya. Setelah mengetahui manfaatnya, aku tau aku tidak boleh sama sekali membiarkan benda tersebut diambil oleh orang lain. Atau jika tidak itu akan membuat ku rugi karena melewatkan benda berharga."


Rafaela dari samping Ling memegang tangan Ling, membuat Ling berpaling bertatapan mata dengannya.


"Ling, kau sepertinya berhasil mendapatkan benda yang kau inginkan. Padahal batu itu terlihat biasa saja, hanya sedikit cantik saja. Memangnya benda tersebut memiliki kegunaan apa?"


Rafaela tidak dapat menyembunyikan rasa penasarannya. Apa yang membuat Ling mengeluarkan 500 koin emas dengan mudah? Berapa banyak boneka yang dapat dibeli dengan 500 koin emas?


"Ah iya kau belum tau..."


Saat Ling memberitahu kegunaan spirit stone, lelang pun berlanjut. Dan di tengah penjelasan spirit stone, Ling dialihkan dengan suara sistem miliknya yang mengatakan.


...[Hewan yang terikat dengan King Darkness, Terdeteksi]...


TL/N : Raja Kegelapan di ganti King Darkness agar lebih hemat huruf.


Ling kembali berdiri dan melihat sesuatu yang dikatakan sistem memiliki ikatan dengan King Darkness. Sebuah telur berwarna hitam arang terlihat berada di dalam kaca transparan.


"Tuan-tuan dan nyonya-nyonya, seperti yang kalian ketahui. Gunung Vulcano yang berada tidak jauh dari sini, sangatlah berbahaya. Telur ini, kami dapat dari sana. Namun kami tidak dapat mendeteksi hewan apa yang akan keluar. Karena kepala keluarga kami tidak berani mengambil resiko yang dapat mengancam keluarganya. Kepala Keluarga kami, Velenic Albert Hal'an memutuskan melelangnya. Dan harga terendah adalah..."

__ADS_1


_ _ _


Bersambung dulu yah :) Okay see you in the next chapter


__ADS_2