Demon Lord System

Demon Lord System
Chapter 178 : Bertemu IV


__ADS_3

~ 幸せな読書 ~



Semua orang selain Rafaela tidak terkejut, mereka sudah biasa menerima sesuatu yang tidak diduga. Terlebih Kurumi, dia tau betul sifat dan kebiasaan buruk milik Walikota Jack.


Seharusnya kerajaan Diamond tidak membiarkan hal ini terjadi, namun kemungkinan besarnya. Walikota Jack hanya sebuah bidak yang dimainkan oleh atasannya, maka karena itu kedoknya selama ini mungkin tidak diketahui oleh kerajaan karena orang yang membantunya memiliki status yang cukup tinggi di kerajaan Diamond.


Ling saat ini hanya tersenyum meratapi masa depannya, Bounty? Itu tidak membuatnya khawatir, masalahnya adalah bagaimana Xan Zhang akan bersikap saat melihat bounty dengan wajah Ling? Meskipun rambutnya berbeda dari sebelumnya, Ling yakin Xan Zhang tidaklah bodoh. Dia pasti mengerti kenapa rambut tuannya memutih atau mungkin saja dia berpikir karena sesuatu yang mendesak membuat Ling mewarnai rambutnya.


"Tidak masalah, sewa Hunter tingkat tinggi. Aku malas mengeluarkan tenaga hanya untuk walikota ini." Ucap Ling membuang kertas bounty.


"Tuan serahkan saja pada kami, mereka bukan ancaman besar bagi kita..." Levi dan Arthur mengajukan diri.


Tetapi Ling menggelengkan kepalanya, dia memberikan alasan sederhana bahwa kekuatan tempurnya harus di rahasiakan sampai bertemu Xan Zhang. Alasannya simpel saja, bagaimanapun juga Ling baru datang ke wilayah kerajaan Diamond ini, menyerang walikota apapun alasannya, yang sudah pasti akan disalahkan adalah Ling karena dia adalah orang luar sedangkan walikota Jack orang dalam dan berstatus Earl, Raja Diamond pasti akan membelanya.


Singkatnya, untuk sementara Ling ingin raja tidak menaruh perhatian kepadanya.


Setelah selesai mendengar perkataan Ling, kedua pelayan yang mengajukan diri langsung menganggukkan kepalanya. Mereka sudah mengerti, Ling menyuruh mereka segera menyewa Hunter. Namun meskipun begitu, bukan berarti Levi dan Arthur akan diam saja, mereka juga akan ikut membantu para Hunter.


Ini seperti hadiah berlimpah bagi Hunter, mereka akan dikenal oleh kerajaan karena berhasil menghalau banyak Hunter rank bawah, menengah dan prajurit walikota. Meskipun sebenarnya, Levi dan Arthur yang akan terlalu berkontribusi.


...* *...

__ADS_1


Kota Monday, saat ini sedang ramai-ramainya, terlebih karena pasukan walikota yang memaksa masuk ke setiap rumah untuk mengecek apakah ada orang yang berada di gambar.


Tidak masalah jika hanya itu yang mereka lakukan, namun mereka juga sedikit memeras karena alasan pajak perlindungan. Hal ini membuat warga sekitar marah dan melakukan protes kepada para prajurit.


Protes itu membuat suasana di kota menjadi lebih ramai dan riuh, dan dengan adanya gagak-gagak yang berterbangan di atas menjadi lebih riuh lagi. Dari atas atap rumah, banyak Hunter yang berjalan di atasnya sambil melihat kiri dan kanan.


"Mereka sepertinya cukup tangguh, aku tidak berhasil menemukannya..."


"Kau benar, aku tidak tau tetapi ku rasa kekuatan orang ini jauh lebih kuat dari kita. Entahlah ini hanya insting bertarungku yang mengatakannya..."


Para Hunter uang membantu juga ikut kesulitan mencari jejak Ling. Pasalnya, baru kali ini mereka dibuat kesulitan mencari di kota sendiri, padahal untuk menemukan penjahat yang kabur, mereka tidak butuh dari 10/15 menit.


Sedangkan itu, ratusan meter dari sana, Levi berdiri di sebuah bangunan tinggi sambil melihat lurus kedepannya. Meskipun melihat kedepannya, Levi memiliki banyak mata-mata, dia bisa melihat dengan jelas menggunakan mata gagak-gagak nya.


Levi dan Arthur tidak diperkenankan membuat keributan, maka karena itu mereka melakukan suit sebagai gantinya. Akan tetapi Levi nampak tidak terima karena kalah dengan Arthur.


"Kau baru datang..." Levi merasakan kehadiran Arthur beserta rombongan dibelakangnya. Diantara mereka, terdapat orang yang terluka, sepertinya karena dihajar oleh Arthur.


"Yo gagak! Ada pengganggu tadi, jalanku jadi sedikit terlambat."


"Alasan (*melirik Arthur) bilang saja kau kesusahan mengatasi mereka, ya kan?" Levi bertanya dengan wajah tersenyum meremehkan.


"Cih, mereka hanya beruntung saja, kalau aku diperkenankan membunuh sudah dari tadi aku selesai. Sudahlah lebih baik kita segera kembali..."

__ADS_1


Levi, Arthur beserta rombongan Hunter Class A dan B, berlari menuju kediaman Ling. Kediamannya sebenarnya berada cukup dekat dengan walikota, mungkin 300 meter dari kediamannya walikota Jack. Sampai di sana, para Hunter di obati dengan cepat oleh Levi, hanya luka bakar kecil (bagi Levi) dapat dengan mudah disembuhkan.


Para Hunter yang berada di sana takjub dengan kedua orang di depannya. Pasalnya, bahkan Hunter rank S yang berhadapan dengan Arthur tadi menerima luka hanya dengan beberapa kali bertukar serangan. Mereka menyadari kedua sosok didepannya adalah monster, dan mereka juga mulai menyadari bahwa tuan dari mereka berdua adalah pemuda yang tengah ramai dibincangkan.


Ling!


"Tuan..."


Arthur dan Levi menundukkan kepalanya, di belakang Ling terlihat Kurumi mengikutinya.


Semua Hunter membuka mulutnya, jadi kedua monster ini hanyalah milik seorang bocah?! Kau serius?! Bagaimana mungkin! Akh mereka mulai berpikir bahwa walikota menginginkan para Hunter menjadi tumbal untuk mengalahkan pemuda ini. Kekuatan pelayannya sungguh sangat-sangat hebat, bagaimana mungkin mereka mengalahkan kedua monster ini?


Mereka juga yakin, kedua monster ini belum menunjukkan kekuatan asli mereka.


"Selamat datang di kediaman ku, perkenalkan namaku adalah Ling. Mulai saat ini kalian harus menjaga kediaman ku dari prajurit walikota Jack. Kalian tidak perlu takut, karena kedua prajurit ku akan membantu kalian, karena mereka akan menyamar menjadi hunter untuk menaikan popularitas kalian? Bagaimana? Bukankah ini bukan kesepakatan yang buruk? Terlebih aku akan memberikan kalian 10 koin perak setiap harinya..."


Para Hunter tidak bisa menutupi keserakahannya, mereka berbondong-bondong mengucapkan pujian kepada Ling. Ling tidak menanggapinya dengan serius, melainkan pandangannya terkunci dengan seorang gadis bertelinga kucing yang sedang bersandar di tembok.


Sebenarnya... Ini sesuatu yang sangat mengejutkan bagi Ling. Dia telah mendengar sesuatu bahwa ada ras setengah hewan, mereka bersembunyi dan menyamar menjadi manusia biasa. Namun ada juga yang berakhir ditangkap oleh prajurit dan di eksekusi karena dianggap hama.


Ling masuk kedalam kediamannya meninggalkan para Hunter beserta kedua pilar demonic di depan halaman.


"Kurumi.. tolong panggilkan wanita ras hewan itu.." (*sambil berjalan masuk tanpa menoleh kepada Kurumi)

__ADS_1


"Sesuai perintah anda tuan..."


__ADS_2