
Tulang-tulang mulai berserakan di tanah mati sekitaran Pohon Surgawi, Dark Spirit yang menyaksikan dari tadi tersenyum tipis sambil menatap Ling Chen dari kejauhan.
ㅤ
“Kau memang kuat. Juga Aku merasakan kau tidak menggunakan kemampuan mu yang lainnya, yah daripada berbasa-basi lebih baik kau bersiap.”
ㅤ
Ling Chen baru saja selesai menghancurkan Tulang Skeleton yang terakhir, dia masih mengatur nafasnya saat melihat Dark Spirit yang sudah bersiap menyerang.
ㅤ
Mata Ling Chen melebar melihat Dark Spirit dengan cepat sampai di hadapannya, dia segera menunduk menghindari ayunan tangan hitam milik Dark Spirit.
ㅤ
Dark Spirit yang memiliki respon cepat tidak membiarkan Ling Chen mundur tanpa terluka, dia mengayunkan kakinya ke wajah Ling Chen yang baru menunduk di bawahnya. Ling Chen yang menyadarinya segera menahan kaki tersebut menggunakan Katana nya.
ㅤ
Tetapi itu tidak cukup cepat dan tenaga yang menahannya tidak terlalu kuat, membuat Ling Chen terpental bersamaan dengan Katana nya. Dark Spirit tidak berhenti sampai di sana, Ekornya yang memiliki rahang tajam bergerak cepat menggigit Ling Chen.
ㅤ
Ling Chen berguling-guling untuk menghindarinya, cukup sulit terlebih ada bebatuan yang membuat tubuhnya kesakitan. Saat merasa sudah cukup aman Ling Chen segera berdiri dan bersiaga, dia melirik kiri-kanan mencari Katana Petir nya.
ㅤ
Saat sedang melirik kiri-kanan Ling Chen menemukan Katana nya tertancap di tanah, baru saja dia ingin bergerak mendekati Katana tersebut, Dark Spirit sudah berada di dekatnya, mengangkat nya dan mengarahkan kepada Ling Chen.
ㅤ
“Katana yang bagus, tetapi ini lebih bagus di sebut sebagai Pedang Petir tanpa gagang. Yah meskipun begitu Pedang ini cukup kuat.”
ㅤ
Dark Spirit menyentuh Katana Petir itu, tersenyum sambil mengelus Katanya. Dia menatap Ling Chen sambil tersenyum.
ㅤ
“Aku ambil Pedang ini, sekarang Pedang ini menjadi milikku. Kau harus membuat Pedang lainnya.” Katana yang di sebut Pedang oleh Dark Spirit, perlahan mulai di telan oleh kegelapan yang menyebar dari tangan Dark Spirit.
ㅤ
Ling Chen hanya dapat berdecak kesal karena untuk membuat Katana Petir sepanjang itu dibutuhkan tiga ratus lingkaran mana. Jumlah yang cukup banyak di ambil dengan mudahnya oleh musuh.
ㅤ
“Esensi Petir yang merepotkan.” Ling Chen bergumam dengan kesal, meskipun begitu tangannya mulai mengeluarkan listrik.
__ADS_1
ㅤ
Dark Spirit tiba-tiba berlari ke arah Ling Chen, namun saat itulah wajah Dark Spirit terlihat oleh Ling Chen, matanya berwarna merah menyala dan kulitnya merah seperti daging! Dia tersenyum mengerikan, menampakkan gigi dan rahangnya yang tajam.
ㅤ
“Black Magic — Dark Slash...”
ㅤ
Ling Chen mengangkat tangannya mengarahkan kepada Dark Spirit yang menghampirinya, lalu dari telapak tangannya muncul begitu banyak listrik yang menyambar keluar, menyerang secara liar namun hanya satu arah, yaitu arah depan.
ㅤ
Dark Spirit berusaha menghindar dari Listrik yang menyambar namun tidak semua yang dapat di hindari olehnya. Membuat tubuhnya terkena serangan kecil saat berusaha mendekati Ling Chen, saat sudah cukup dekat dengannya Dark Spirit melompat dan mengayunkan pedangnya sangat cepat.
ㅤ
“Explosion!”
ㅤ
Kaboom!
ㅤ
ㅤ
“Kau menyerah?”
ㅤ
Ling Chen tidak menjawabnya melainkan menatap Dark Spirit dengan dingin, tubuhnya mulai mengeras lalu mengeluarkan listrik, Dark Spirit tidak cukup bodoh untuk tetap tidak bergerak, dia segera melompat menjauh.
ㅤ
Ling Chen tidak membiarkannya, dia mengarahkan tangannya kepada Dark Spirit lalu sebuah lidah bergerak dengan cepat melilit Dark Spirit. Dark Spirit yang terkejut tidak sempat bereaksi terlebih dia berada di udara, membuatnya tidak dapat menghindar.
ㅤ
Saat menangkap Dark Spirit lidah tersebut jatuh bersamaan dengan Dark Spirit, Ling Chen berjalan maju sambil tersenyum kemenangan. Dia menaruh Katana Petir nya di leher lalu bertanya.
ㅤ
“Kau menyerah?”
ㅤ
Dark Spirit mulanya tidak terima, tetapi dia akhirnya menghela nafas berat lalu menerima kekalahannya. Siapa yang menduga Manusia memiliki lidah di tangannya?
__ADS_1
**
Master Petir hanya bisa tersenyum puas saat muridnya berhasil mengalahkan Dark Spirit, dia sebenarnya mengira muridnya akan kalah tetapi juga ikut terkejut melihat kecerdasan muridnya membuatnya menang.
ㅤ
Setelah melihat muridnya melepaskan Dark Spirit Master Petir akhirnya berjalan mendekati Ling Chen, sementara Dark Spirit kembali ke Pohon Surgawi untuk mengambil hadiahnya.
ㅤ
“Kau murid yang hebat Chen!” Master Petir menepuk pundak Ling Chen saat sampai di belakangnya.
ㅤ
Ling Chen yang menerima pukulan tersebut kesakitan, dia memang terlihat baik-baik saja tetapi dia sebenarnya mendapatkan luka di bahunya. Tidak terlalu fatal namun akibat terkillir membuatnya sakit apabila di sentuh.
ㅤ
Dia menatap dingin ke arah Master Petir, sebelum mengalihkan perhatian nya kepada Dark Spirit yang telah kembali.
ㅤ
“Ini hadiah yang telah ku janjikan.” Dark Spirit menyerahkan kotak yang terbuat dari kayu, di dalamnya terdapat satu Botol Kaca yang menyimpan energi hitam.
Ling Chen menerimanya dengan senang hati, dia mengambilnya lalu menghilangkan kotak tersebut ke dalam cincin dimensi miliknya. Setelah itu baru berterima kasih. Dia kemudian menatap Master Petir yang berada di sampingnya.
ㅤ
“Master aku lelah, dan lihatlah hari sudah mulai siang menerang.” Tanpa di sadari waktu telah berjalan dengan cepat.
ㅤ
Master Petir memejamkan matanya melipat kedua tangannya di dada, dia kemudian menggelengkan kepalanya pelan sambil melirik Dark Spirit yang masih juga belum pergi.
ㅤ
“Mungkin ada baiknya kau juga berlatih Teknik Kegelapan bersamanya.” Master Petir menunjuk Dark Spirit dengan memonyongkan bibirnya.
ㅤ
Ling Chen segera menatap Dark Spirit yang masih belum pergi, “Tolong ajari aku!”
ㅤ
“E-eh? T-tidak tidak...”
ㅤ
Dark Spirit cukup malas untuk melatih seseorang, terlebih dia adalah manusia. Tetapi merasakan hawa membunuh yang kuat dari Anak Petir membuatnya menelan ludahnya. Dia akhirnya dengan terpaksa mengikuti keinginan Anak Petir.
__ADS_1