
Pertarungan Simulasi kedua ini membuat Ling Chen dan Kurumi mengerutkan kening, heran. Mereka melihat diri mereka sendiri keluar dari salah satu lorong.
ㅤ
Kedua salinan mereka berdua itu terlihat begitu mirip dengan Ling Chen maupun Kurumi. Kedua salinan mereka berjalan mendekati ke lantai putih, tepatnya lantai yang terlihat seperti lantai Arena sambil memandangi Ling Chen dan Kurumi asli.
ㅤ
Ling Chen hanya berdecak kesal melihat Badut tersebut menggunakan trik ini Ketika matanya kembali tertuju pada dirinya yang palsu, dirinya terkejut karena ketika melihat Ling Chen palsu, dia menemukan Pedang Naga Terbang berada di punggung salinan tersebut.
ㅤ
“Yang benar saja.” Ling Chen menatap kesal Badut di lantai dua.
ㅤ
Pandangan nya kembali tertuju pada Ling Chen palsu dan Kurumi palsu. Dirinya menghela nafas berat, merasa sepertinya mulai dari sekarang akan begitu rumit. Kurumi yang melihat tuannya seperti itu, hanya memasang wajah lesu.
ㅤ
Dirinya kemudian terlihat menggenggam Pedang Demon Slayer, erat. Kurumi salinan yang di kendalikan oleh Badut juga ikut mengeluarkan Pedang Demon Slayer dari punggungnya. Mengarahkannya kepada Kurumi yang asli. Terlihat menyeringai.
ㅤ
Kurumi mencoba sabar melihat sikap Kurumi salinan. Dirinya menghela nafas panjang, ketika selesai menghela nafas, dirinya tiba-tiba menghilang dari tempat sebelumnya, bergerak dengan cepat sambil menghentikan waktu di sekitarnya dan Kurumi salinan. Namun, ketika baru saja selesai melakukan Penghentian waktu. Dirinya terkejut merasakan kemampuan penghentian waktu yang menekan pergerakannya.
ㅤ
Dia dapat melihat Kurumi salinan rupanya mengikuti gerakannya. Bukan hanya itu, dilihat dari yang sebelumnya dapat di perkirakan bahwa Kurumi salinan memiliki kemampuan Kurumi asli juga.
ㅤ
“Ini... Bagaimana caraku menghadapinya jika dia mengikuti setiap gerakan ku? Grrr.” Kurumi semakin kesal, karena gerakannya yang di copy oleh Kurumi salinan.
ㅤ
Kurumi salinan menyeringai menyadari kepanikan dari wajah Kurumi.
**
Berbeda dengan Kurumi, Ling Chen lebih memilih untuk mengamati copyan dirinya sendiri, dari ujung sampai ujung kembali. Dirinya mengakui, bahwa copyan dirinya terlihat sangat sempurna. Ling Chen memegang dagunya, terlihat sedang berfikir.
ㅤ
__ADS_1
“Guru Pernah mengatakan persis seperti ini, ini persis seperti iblis hati. Tetapi diriku di masa lalu bahkan masih belum dapat menaklukkan iblis hati. Jadi bagaimana caraku untuk mengalahkannya?” Ling Chen berusaha berfikir keras untuk lolos dari situasi ini.
ㅤ
Namun, ketika dirinya diam sambil berfikir salinan dirinya bergerak maju sambil mengarahkan Pedang Naga Terbang ke arah Ling Chen. Menyadari hal tersebut dirinya tidak tinggal diam, dengan segera dia Ling Chen mengeluarkan Pedang Naga Terbang untuk menangkis tebasan Pedang Salinannya.
ㅤ
Ketika Pedang mereka saling berbenturan, sebuah gelombang angin terbuat di sekitar. Membuat tekanan angin yang kuat, mendorong area di sekitarnya. Hal tersebut berakibat membuat pertarungan antara Kurumi asli dan palsu berhenti karena mereka lebih memilih menjauh. Menghindari terpaan angin kencang yang di hasilkan keduanya.
ㅤ
Sementara itu Ling Chen yang menangkis Pedang Naga Terbang milik palsu, dengan cepat mendorong kencang copyan dirinya. Membuat jarak di antara keduanya cukup jauh.
ㅤ
“Aku masih belum menemukan lokasi Yuki dan lainnya. Jangan harap aku akan kalah di sini!” Ling Chen berteriak keras sebelum maju dengan membara.
ㅤ
Keduanya bertarung dan bertukar serangan selama beberapa jam, namun, tidak ada yang menunjukkan mereka akan segera berhenti. Keduanya bahkan sama-sama belum berhasil membuat luka di tubuh lawan.
ㅤ
Ketika situasi ini semakin membuat Ling Chen terkena tekanan. Ling Chen kembali teringat dengan perkataan yang di katakan oleh Gurunya dulu. Dia mencoba memahami maksud dari perkataan Gurunya meskipun masih dalam pertempuran.
ㅤ
ㅤ
“Apa ini?” Dirinya keheranan ketika menyadari kemampuannya tidak berguna untuk menyalin hal yang di lakukan oleh Ling Chen.
ㅤ
“Tidak boleh! Ini tidak masuk akal! Aku tidak akan membiarkan dirimu menyelesaikan apapun itu!!!” Badut tersebut berteriak panik, menggerakkan kedua bonekanya menyerang Ling Chen.
ㅤ
Ling Chen yang terpejam terlihat dengan santai menghindar dari segala ayunan pedang. Hal tersebut membuat Badut yang mengendalikan kedua bonekanya terkejut.
ㅤ
Namun Badut itu terlihat tidak menyerah, dia dengan cepat menggerakkan Kedua Bonekanya. Kali ini ketika kedua bonekanya menyerang, mereka berhasil membuat sebuah luka di dada bidang Ling Chen.
__ADS_1
ㅤ
Ling Chen terlihat merintih kesakitan membuat tubuhnya yang bercahaya mulai meredup. Melihat hal tersebut Badut itu tertawa lantang, namun jika di lihat Badut tersebut tidak akan menghentikan serangannya sampai di sana, dirinya kembali menyerang Ling Chen yang masih terlihat berusaha kembali menggunakan hal yang sebelumnya.
ㅤ
Kedua Boneka maju dan menyerang Ling Chen kembali. Kurumi yang melihat hal tersebut tidak tinggal diam, segera setelah memulihkan staminanya dia bangkit dan menerjang Kurumi palsu. Namun, tepat sebelum hak itu terjadi sebuah tembok penghalang membuat Kurumi tidak dapat membantu tuannya.
ㅤ
“TUAN!!!” Kurumi berteriak keras sambil mencoba memukul tembok ungu transparan di hadapannya. Namun, seberusaha apapun dirinya memukul tembok transparan di hadapannya, tembok itu tidak pecah. Sementara Ling Chen yang berada di sisi lainnya tidak dapat mendengarkan perkataan Ling Chen.
ㅤ
Itu karena dirinya saat ini di pojokan oleh kedua Boneka salinan di hadapannya. Meskipun begitu dari tadi Ling Chen hanya menghindari semua serangan berdasarkan sense.
ㅤ
“Kau memiliki keangkuhan yang hebat nak! Aku mengakui mu! Tapi kau terlalu angkuh untuk bertarung sendirian! Jika saja kau berlatih hingga ke tingkat selanjutnya, mereka bukanlah halangan bagimu.” Badut tersebut menghela nafas berat, menyayangkan bakat di hadapannya, “Sayangnya kau akan mati di sini!” Wajahnya kembali tersenyum menyeringai, kali ini bahkan gigi-giginya yang bertaring terlihat. Menunjukkan cairan-cairan merah yang di duga adalah darah.
ㅤ
Ketika itu Ling Chen juga ikut menyeringai, tidak sia-sia dia fokus untuk melakukan pergerakan tadi. Kini dia telah mengetahui arti dari perkataan Gurunya tentang cara menggunakan kemampuan Pedang yang benar.
ㅤ
Seketika arus berbalik, membuat kedua Boneka di hadapan Ling Chen kehilangan lengan kanannya masing-masing. Badut masih terkejut melihat perubahan yang tiba-tiba di hadapannya.
ㅤ
Sementara Ling Chen terlihat melakukan gerakan aneh yang kemudian di akhiri dengan membuka matanya secara perlahan.
ㅤ
“Kau hanya Badut sialan yang curang. Jangan terlalu berlaga di hadapanku.” Ling Chen tersenyum mengejeknya. Setelah mendapatkan wawasan dari perkataan Gurunya dulu, Ling Chen dapat merasakan gerakan Pedangnya menjadi jauh lebih tajam Hanya karena memecahkan kata tersebut.
ㅤ
Setelah berkata demikian, Badut yang berada di atas terlihat sangat kesal. Namun, masih berusaha untuk tenang.
ㅤ
Sementara Ling Chen menatap kedua Boneka di hadapannya saat ini sambil tersenyum menyeringai ala Psikopat. Berkat Boneka di hadapannya saat ini, Ling Chen mengalami pendarahan yang lumayan parah. Untungnya, mana yang di milikinya cukup banyak, membuatnya mampu mempertahankan darah yang keluar dari dalam tubuhnya.
__ADS_1
ㅤ
“Pedang bergerak dengan hati, hati bergerak dengan pedang, saat pedang dan hatimu telah bersatu, kau akan tidak terkalahkan.”