Demon Lord System

Demon Lord System
Ch. 23 - Senjata Suci


__ADS_3

Ling memakan makanan yang sudah disediakan itu dengan cepat, dia menggunakan skill mengonsumsi nya itu agar lebih cepat, Ling lalu naik ke lantai 3 berniat kembali ke kamarnya.


Sesampainya di kamar, Ling segera melihat pisau pisau yang bergeletakan di kasurnya, dia lalu mengambilnya dan menyusunnya di lantai kamarnya, Ling kemudian mengambil beberapa sisa obatnya itu, dia lalu mengkonsumsi nya dan juga kemudian Ling mengonsumsi satu buah pisau dihadapannya.


Setelah itu, Ling lalu menyatukan pisau dan obat obatan yang telah di konsumsi nya ditubuhnya, sebenarnya Ling saat ini sedang melakukan eksperimen dengan menggunakan skill dan tubuhnya sendiri, dia ingin tahu apakah tubuhnya bisa menjadi wadah untuk membuat senjata yang uniqe.


Sesuai prediksi, saat Ling mengeluarkan pisau itu, dia kini melihat pisau itu menjadi lebih keras dan mempunyai skill regenerasi, ini sangat langka, pisau yang terpotong namun dapat meregenerasi? yang benar saja, itupun Ling hanya mencobanya, namun dia tidak menduga eksperimen nya berhasil dengan sempurna.


Ling membuat kesimpulan tentang skillnya itu, dia dapat membuat apa saja yang diinginkan nya namun harus memiliki bahan nya, Ling lalu tersenyum dan tertawa sendiri, dia sangat senang mendapatkan skill yang satu ini.


Ling lalu berdiri.


"Sistem, tampilkan status pengguna." Ucap Ling.


[ Sistem : Menampilkan Status Pengguna ]


Nama : Ling


Ras : Human.


Tingkat : Perunggu bintang 9.


Job : Assassin Rank D, Necomancer, Kordinator, Skill Maker.


Gelar : Pengguna sistem, seseorang yang pertama, Light and Dark. Assassin Ghost.


Gelar terkunci : Gravity, Iron Body.


Kemampuan : Mengonsumsi mayat ( Infinite ), Membuat tubuh, Gelombang Yin Yang, Tak kasat mata, Terbang. Memanggil Roh, Mengendalikan tanah. Membersihkan racun, Kontrak Tulisan, Create Weapon, Hawa dingin.


_ _ _


Ling sangat senang setiap kali melihat status nya, meskipun dia tidak naik tingkat lagi, tetapi dirinya terus memperoleh skill skill, Ling juga mendapatkan dugaan baru tentang sistem ini, sistem akan menampilkan skill jika Ling mengeluarkan sebuah jurus yang belum terdaftar di statusnya, sistem akan segera menuliskan skill yang dikeluarkan oleh Ling setiap kali dia menggunakan skill baru, itulah dugaan Ling, jika benar sistem itu seperti ini, Ling hanya dapat berkata.


"Ini terlalu Overpower!" Ling tidak habis pikir, bagaimana bisa terdapat kekuatan seperti ini, namun dia bersyukur karena mendapatkan sistem ini.

__ADS_1


Ling kemudian kembali duduk dilantai kamarnya, setelah itu dia mulai mengonsumsi semua benda dan obat obatan yang berada dilantai, termaksud pisau yang sudah dapat meregenerasi itu.


Ling lalu berjalan dan mengambil pedang kecilnya, dia lalu mengonsumsi pedang kecil itu juga, dan juga Ling kemudian mencari beberapa benda lainnya yang dia rasa akan hebat jika disatukan.


Selesai mengambil benda benda yang Ling ingin satukan, Ling segera kembali ke kamarnya untuk kembali membuat sebuah senjata.


Selesai Ling menutup pintu, Ling lalu kembali duduk dilantai kamarnya, dia juga sebelumnya sudah menghukum Levi untuk Levi terus berdiri di dekat meja makan sampai hujan berhenti, karena itu Levi tidak terlihat.


Ling mulai berkonsentrasi dengan penyatuan senjata di tubuhnya, pasalnya ini menjadi lebih sudah dari pada sebelumnya, terlebih kali ini juga Ling menggunakan mananya untuk membantunya.


Setelah sepuluh menit kemudian, Ling pun selesai menyatukan semua benda yang dipikirkannya akan sangat hebat jika disatukan, Ling kemudian mengeluarkan pedang itu dari tangan kirinya.


Saat pedang itu keluar, sebuah aura suci keluar dari pedang itu, senjata itu terasa sangat kuat dan penuh akan energi.


Ling mengambilnya dan segera mengecek status dari pedang itu, ini adalah pertama kalinya juga bagi Ling untuk memeriksa yang namanya senjata dengan Sistem.


[ Sistem : Menampilkan status senjata ]


Nama : ???


Kemampuan : Meregenerasi pedang saat hancur dengan cepat, dapat juga Meregenerasi pemakai pedang. Dapat menyerap darah Phoneix untuk dijadikan kekuatan. Dapat mengeluarkan pisau api dari pedang saat pengguna membayangkannya. Menyehatkan Bagi pengguna senjata, pedang dapat berbagi energi kepada pengguna. Pedang dapat menyerap energi dengan membunuh / saat merasakan panas. Dapat menyerang sendiri saat seseorang berniat mengambilnya.


Keterangan : Senjata ini adalah hasil gabungan dari 30 pisau biasa, 10 obat regenerasi, 10 obat energi, pedang pendek, Cincin pemberian Queen, Elemen Api, dan yang terakhir Assassin Ghost dari kemampuan Ling, dan yang terakhir adalah Kontrak tulisan.


Tampilan : Pedang ini memiliki tampilan Phoneix pada gagangnya, dan juga pedang akan berubah menjadi berwarna merah saat penggunaanya mengeluarkan jurus dari pedang.


_ _ _


Ling hanya dapat menahan nafasnya saat melihat status dari pedang itu, dia tidak percaya bahwa baru saja menciptakan senjata suci jenis terbaru.


Ling lalu kembali memegang senjatanya itu, setiap kali dirinya memegang, senjata itu terasa cukup berat, meskipun Ling telah mengonsumsi banyak mayat Orc, Goblin dan manusia, tetapi sekarang dia kembali merasakan yang namanya berat.


Saat hujan berhenti, malam yang hening pun tercipta, Ling kemudian berdiri dan mencoba mengayunkan pedangnya itu, namun Ling tidak menyangka sebuah tebasan angin yang juga mengeluarkan api seketika keluar dari pedangnya dan membuat lubang di dinding kamar.


Ling kemudian menatap pedangnya tidak percaya, padahal tadi dia sudah mencoba untuk mengendalikannya, tetapi Ling kemudian menyadari, kemampuan tidak cukup untuk mengendalikan semua hal, yang dibutuhkan adalah kekuatan untuk mengendalikan yang lemah.

__ADS_1


Segera suara ketukan pintu terdengar dari pintu kamar Ling beberapa saat setelah suara tembok dikamar Ling hancur.


Namun Ling tidak bergerak untuk membukakan pintu, karena itu semua bawahan Ling mendobrak pintunya.


Tidak lama, suara pintu terbuka dengan kencang terdengar.


Brukkkk.....


Semua bawahan Ling kemudian mencari ke sekelilingnya saat berhasil mendongkrak, hanya saja mereka tidak menemukan orang lain selain Ling.


Karena bingung dan penasaran, Yuki pun bertanya kepada tuannya itu.


"Tuan Ling, apakah kau mendapatkan serangan?" Tanya Yuki sambil mendekat ke tempat Ling berada.


Ling berpaling dan melihat Yuki, dia kemudian tersenyum tipis dan menjawabnya, "Tidak, aku tidak sengaja membuat lubang di tembok, pedang ini sangat sulit untuk dikendalikan." Ling melirik pedangnya memberikan tanda kepada Yuki.


Yuki dan yang lainnya kemudian mulai memandangi pedang yang Ling tunjuk, mereka merasakan aura api dan suci dari pedang itu.


Semua kembali melirik Ling, dalam hati mereka ingin bertanya kepada tuannya, dari mana dirinya mendapatkan pedang suci? tetapi mereka agak ragu untuk bertanya.


Sedangkan itu, Ling yang merasakan terdapat suatu hal yang disembunyikan oleh para pelayannya pun segera menanyakan kepada mereka tentang hal yang disembunyikan nya.


"Kalian, berbicaralah." Ucap Ling.


Semua orang lalu saling melirik, tak terkecuali Yuki dan Estes, mereka kemudian kembali melirik Ling sebentar lalu kembali menunduk.


"T..tuan, ka.. kalau boleh tau darimana kau mendapatkan senjata suci itu." Yuki bertanya sambil menundukkan kepalanya.


Diikuti oleh Estes, "B.. benar, tuan kami hanya ingin tau saja."


Ling terdiam sesaat, lalu berjalan ke ranjangnya, dia kemudian menaruh pedangnya itu bersandar di tembok sebelum akhirnya duduk dengan gayanya lalu berbicara.


_ _ _


C o n t i n u e d : Hay Hay Hay, apa kabar kalian nih, kalian baik baik saja kan, hihi. Ouh ya, author ini ingin mengucapkan terima kasih kepada kalian yang telah like dan vote novel ini, kedepannya novel akan lebih saya buat menarik lagi, ehm, segitu aja deh, hihi, Thanks you for like and vote nya. #StayHome.

__ADS_1


__ADS_2