Demon Lord System

Demon Lord System
Ch. 59 - Ling dokter bedah


__ADS_3

Seorang laki-laki tampan muncul dari belakang mereka dan berkata.


"Kalian bisa sekuat itu kok."


Sosok laki-laki itu bukan lain dan tidak lain adalah Ling, dia terlihat sedang memegang sebuah gelas dan diminumnya setelah selesai berkata seperti itu.


"Tuan..."


Mereka segera berdiri dan menundukkan kepalanya hormat, namun diwaktu yang sama juga terkejut sekaligus gembira, jika memang yang dikatakan tuannya benar apa adanya, mereka akan sangat senang bila mendapatkan kekuatan sebesar itu.


Sedangkan untuk kedua Undead yang kini tengah beradu pedang segera menghentikan latihannya dan langsung berjalan ke arah tuannya.


"Tuan..."


Mereka berdua menundukkan kepalanya patuh lalu kembali berdiri seperti semula, dan untuk pelayan manusia Ling yang lainnya juga mengikuti apa yang dilakukan oleh pelayan Undead Ling,


Ling kemudian melirik kesemua bawahannya, Ling sangat senang mendapatkan bawahan yang patuh, dia kemudian batuk pelan seperti biasanya.


"Ehm..."


Semua mata segera tertuju kepada Ling setelah dia melakukan kebiasaannya, untuk bawahan Ling sendiri mereka sudah mengetahui kebiasaan tuannya adalah seperti itu, selain kebiasaan, itu bisa juga disebut sebagai, Ciri Khas.


"Semuanya, aku disini ingin memberikan kalian sesuatu, namun sebagai gantinya kalian akan merasakan sakit, apa kalian mau?" Ling bertanya terlebih dahulu agar mental mereka siap.


Para bawahan Ling yang mendengarnya keheranan, apa yang akan dilakukan tuannya? kenapa mereka akan merasakan sakit? namun mereka tidak berani untuk bertanya, tetapi mereka juga sangat percaya kepada tuannya, karena itu semua kelompok sama sekali tidak ada yang menolak dan langsung menerimanya.

__ADS_1


Mendengar itu, Ling tersenyum puas, dia tidak menyangka bawahannya akan sangat patuh kepadanya, "Baiklah, sebelum itu buatlah barisan dan sebut bagian tubuh mana yang ingin kalian perkuat." Titah Ling kepada seluruh bawahannya.


"Baik." Jawab mereka serentak.


"Kecuali Kelompok Assassin ku, kalian akan mendapatkan hal lainnya, mengerti?"


"Mengerti tuan." Segera saja mereka yang tadi berniat ikut mengantri segera mundur dan membiarkan pelayan manusia Ling berbaris berjejeran.


Untuk semua bawahan manusia Ling kini saling menatap satu sama lain, mereka bingung apa maksud tuannya tentang satu bagian tubuh, mereka kemudian saling bertanya dan berdiskusi, untuk Ling sendiri kini hanya menatap mereka sambil menunggu, lagipula dengan berdiskusi terlebih dahulu akan membuat semua orang lebih cepat memutuskannya, dan juga itu menguntungkan penulis.


Setelah menunggu beberapa menit, salah satu kelompok yang rata-ratanya adalah wanita maju dan berbaris, mereka adalah kelompok ilusi yang semua anggotanya adalah wanita.


Yuki sebagai ketua kelompok itu kini berdiri tegak paling depan, dia kemudian menjawab pertanyaan Ling sebelum Ling kembali bertanya.


"Keputusan kelompok kami adalah bagian mata tuan!" Teriaknya sambil berdiri tegak layaknya seorang tentara.


Yuki dengan cepat segera berjalan ke depan Ling yang kini berada di tembok halaman rumahnya, dia kemudian berkata, "A..aku siap." Yuki bukan gugup akan rasa sakit, tetapi dia gugup karena melihat dada bidang Ling, dikarenakan pakaian yang Ling hanyalah pakaian kaos putih yang tipis, dada lapang Ling terlihat meskipun tidak terlalu besar.


"Baiklah, pejamkan matamu." Titah Ling.


"Baik."


Setelah itu, sesuatu yang tidak bisa dibayangkan oleh seluruh pelayan Ling secara tiba-tiba muncul, sosok tuannya kini terlihat seperti pembunuh, Ling kini terlihat sedang menusuk kedua mata Yuki dengan jarinya, dia kemudian mencongkel matanya lalu seakan di telan bumi, mata yang baru saja Ling cabut hilang entah kemana.


Pemandangan itu membuat pelayan Ling menatap tuannya ngeri, mereka merasa tuannya sedang menghukum bukannya sedang memberikan mereka kekuatan, namun mereka tidak bisa membantah, dan untuk pelayan Undead Ling juga kini menatap pelayan manusia Ling tajam, mereka mengira pelayan manusia akan dijadikan tumbal oleh tuannya, karena itu mereka sama sekali tidak ingin pelayan manusia Ling kabur.

__ADS_1


"Sudah selesai!" Teriak Ling yang membuat suasana terpecah.


"Ehh!" Semua orang berpaling dan menatap Ling.


Untuk Yuki sendiri dia tadi sangat merasa kesakitan, namun beberapa menit kemudian secara tiba-tiba matanya yang tadi terasa hilang kini dapat melihat kembali, bahkan bisa dikatakan matanya menjadi sangat tajam, dan tentu saja sebenarnya Ling membuat anggota tubuh berupa mata yang digabungkan dari ke 10 Goblin dan satu buah skill, semua itu kemudian digabungkan menjadi satu di dalam tubuh Ling, lalu setelah selesai menyatukannya, Ling kemudian memasukan mata itu kedalam tubuh Yuki, dan hasilnya mata Yuki kembali sembuh dan sekarang bahkan menjadi sangat tajam penglihatannya.


"Terima kasih tuan!" Yuki menundukkan kepalanya hormat, dia memang sangat percaya dengan tuannya itu, karena itu dia sama sekali tidak mengeluh saat secara tiba-tiba tuannya menusuk matanya.


"Iya sama-sama, ouh yah, mata itu juga dapat melihat tembus pandang jika kau berkata aktifkan penglihatan tembus, atau bisa disingkat sebagai...APT." Ling berfikir sepertinya dia harus membicarakannya kepada Yuki, namun Ling juga berpesan untuk tidak memberitahu anggotanya tentang mata itu.


"B..baik." Kepala Yuki terlihat mengeluarkan asap, sebenarnya saat Ling berkata tembus pandang itu sangat membuatnya berfikir luas, tetapi mendengar perkataan untuk menyembunyikan tentang skill matanya itu, dia kurang lebih paham maksud tuannya berkata seperti itu.


Untungnya pembicaraan Ling dan Yuki mengenai skill matanya cukup pelan dan hanya dapat didengar oleh Ling, Yuki, dan para Undead nya termaksud Levi yang kini menjaga di depan gerbang sebagai wujud salah satu anggota bawahan Ling.


15 menit kemudian setelahnya, Ling telah selesai membuat seluruh kelompok ilusi mempunyai mata yang sangat tajam, dan dia pun melanjutkannya kepada kelompok lainnya.


Kelompok Wizard, mereka memperkuat badannya, untuk kelompok Wizard sendiri Ling memperkuat tubuh mereka dengan menyatukan energi kecil dari sekitar 20 mayat Goblin dan manusia, dan hasilnya, badan mereka menjadi lebih kuat dan bertenaga.


Untuk kelompok Elf, mereka meminta untuk membuat kedua kaki mereka menjadi kuat, Ling memenuhinya, dia kemudian memutuskan dua kaki seluruh kelompok Elf dari ujung kaki hingga paha mereka, kaki-kaki mereka putus dan segera Ling konsumsi, dia kemudian menukarnya dengan kaki + tulang Orc dan Goblin, kini kedua kaki para kelompok Elf terasa layaknya besi, bukan, bahkan seperti besi 100 tahun, namun satu hal yang mereka herankan, kaki mereka kini seperti kaki bayi yang baru pertama kalinya menyentuh tanah.


Setelah menukar bagian tubuh yang diinginkan oleh ketiga kelompok bawahannya itu, tiba-tiba sistem berdering dan memperlihatkan sebuah layar yang bernama...


[ Sistem : Selamat, tuan telah menjadi dokter bedah ]


[ Sebagai hadiahnya, tuan mendapatkan 3 tubuh bernama... ]

__ADS_1


_ _ _


[ 4/40 ]


__ADS_2