
Pohon Surgawi Umumnya di tempati oleh Spirit ataupun Fairy yang memiliki kekuatan Suci, namun di beberapa kasus memang sering terjadi keanehan, contohnya seperti saat ini, Pohon Surgawi di tempati oleh Dark Spirit.
ㅤ
Pohon Surgawi sebenarnya bersifat Netral namun Earth Fairy dan Holy Spirit mulai menjadikan Pohon Surgawi sebagai Teritori mereka, membuat kesenjangan jarak di antara mereka dengan Dark Fairy juga Dark Spirit.
ㅤ
Pohon Surgawi sebenarnya memiliki fungsi lain di mata Para Spirit dan Fairy yang terbagi menjadi Kubu Putih dan Hitam, selain menjadikan sekitar tanah mereka sebagai Habitat. Spirit Mampu membuat wilayah mereka menjadi wilayah yang hanya dapat di tinggali oleh Spirit sejenis mereka.
ㅤ
Mungkin lebih jelasnya ini seperti Turet yang akan menyerang jika jenis lawan masuk. Selain menjadi tempat perlindungan, Pohon Surgawi menghasilkan Energi mahluk yang mendiaminya, seperti sekarang Dark Spirit telah memasukan beberapa Energi Hitam, membuat Pohon Surgawi terpengaruh dan akhirnya mengubah seluruh Energi dalam pohon menjadi Energi Hitam.
ㅤ
Dark Spirit sedang bersantai sambil terus menyerap Energi Hitam yang dihasilkan Pohon Surgawi, namun saat merasakan sesuatu memasuki Teritori nya dia langsung membuka mata, dan beranjak dari tempatnya bersandar.
ㅤ
Tetapi yang di rasakan nya bukanlah aura suci yang berasal dari Fairy Earth atau Holy Spirit, melainkan aura yang familiar dengannya. Aura hitam! Dark Spirit segera keluar dari Pohon Surgawi, berniat menyapa nya karena mengira nya adalah Dark Spirit lainnya atau Dark Fairy.
ㅤ
Dark Spirit terbang keluar, tubuhnya hanya sebesar 70 cm seperti tubuh anak kecil tetapi memiliki kemampuan yang hebat. Dark Spirit membuka mulutnya, terkejut dengan apa yang memasuki Teritori nya.
ㅤ
“Manusia?! B-bagaimana bisa? Apakah Holy Spirit dan Earth Fairy tidak menyerangnya? Bagaimana mungkin, dia adalah manusia dengan Aura hitam... T-tunggu...” Dark Spirit bergumam heran tetapi dia menemukan sesosok mahluk di belakang manusia itu.
ㅤ
“Anak Petir? K-kalau Anak Petir yang membawanya ini menjelaskan semuanya. Sepertinya Manusia ini muridnya, aku tidak bisa membunuhnya kalau begitu, atau Anak Petir akan menghancurkan ku.”
ㅤ
Dark Spirit cukup pintar membaca situasi, dia mengerti setelah melihat Manusia di hadapannya juga tidak kelelahan dan terluka. Banyak Monster yang berjalan masuk ke wilayah Pohon Surgawi namun semua berakhir mati, terlebih Monster dengan Esensi Hitam. Melihat Manusia di hadapannya baik-baik saja dan ada anak petir di belakangnya, dia langsung memahami nya.
ㅤ
Dark Spirit maju mendekati manusia di hadapannya, Manusia itu terlihat langsung mengarahkan Pedang Petir di tangannya ke arahnya, melihat hal itu Dark Spirit kemudian Menundukkan Kepalanya, membuat manusia di hadapannya terkejut dan mundur beberapa langkah.
ㅤ
“Tenanglah Manusia, aku hanya ingin membuat penawaran denganmu, apa kau tertarik?”
ㅤ
“Penawaran? Penawaran apa?” Manusia itu bertanya kembali.
ㅤ
“Penawaran duel sahabat, aku tidak ingin membunuhmu sebaliknya jika aku kalah kau tidak boleh membunuhku. Namun Jika kau menang aku akan memberikan dua puluh persen Energi Hitam yang dapat membantu menaikkan kekuatan Hitam mu, bagaimana tidak buruk bukan?”
ㅤ
Manusia itu menurunkan pedangnya, tetapi Dark Spirit mengetahui kewaspadaannya tidak turun banyak. Manusia itu Sekarang sedang terlihat memikirkannya, setelah beberapa saat Manusia itu akhirnya menyetujuinya.
__ADS_1
ㅤ
“Yakinlah kau tidak mengambil keputusan yang salah, kalau begitu aku akan mengerahkan kemampuan ku. Bersiaplah manusia!” Dark Spirit mundur, pakaiannya yang hanya berwarna hitam dan menutupi seluruh tubuhnya terkesan seperti Malaikat pembawa kematian.
ㅤ
Dark Spirit telah bersiap menyerang, mengarahkan tangannya kepada manusia di hadapannya. Tetapi sebelum sempat menyerang, manusia itu bertanya sesuatu.
ㅤ
“Ngomong-ngomong siapa namamu?”
ㅤ
Dark Spirit yang sudah bersiap menyerang, kembali ke posisi santainya sebelum menjawab, “Aku tidak punya nama, kami Para Spirit tidak memiliki nama, tapi kau bisa memanggilku Dark Spirit.”
ㅤ
“Ah begitu rupanya. Yah untuk perkenalan, namaku Ling Chen, kau bisa panggil aku Chen.”
ㅤ
**
Manipulasi Kegelapan yang sungguh besar, Ling Chen tertegun melihat Spirit memiliki aura sebesar ini. Dia menelan ludahnya, jika yang berumur lima ratus tahun sudah sekuat ini, lalu bagaimana dengan Fairy atau Spirit yang meninggali Pohon Surgawi berumur sepuluh ribu tahun?
ㅤ
Saat Dark Spirit mulai mengambil tindakan pasif, Ling Chen segera melemparkan Pedang Petir di tangannya. Dark Spirit terlihat dengan mudah menangkis Pedang Petir milik Ling Chen, lalu kembali bergerak dengan kecepatan tinggi.
ㅤ
ㅤ
Dari belakang jubah Dark Spirit muncul ekor yang bergerak cepat menyerang Ling Chen, selagi buntutnya bergerak Dark Spirit kembali ke posisi bertahan.
ㅤ
Buntut itu seperti memiliki kesadaran sendiri, terlebih ujung Ekor itu seperti Kaki seribu yang memiliki kaki di setiap bagian tubuhnya, tetapi yang membedakannya adalah bagian ujung ekor milik Dark Spirit terdapat mulut yang memiliki rahang tajam, membuat Ling Chen teringat dengan tangan kanannya.
ㅤ
Buntut Dark Spirit kemudian dengan cepat menyerang, tetapi Ling Chen dengan sigap menangkis setiap serangan yang terarah kepadanya.
ㅤ
“Tenaga yang hebat.”
ㅤ
Ling Chen terus berusaha menangkis setiap Buntut Dark Spirit yang di arahkan kepadanya. Setelah bertukar serangan selama empat puluh kali, Dark Spirit menarik ekornya mundur, mengelus kepala ekor tersebut seperti hewan peliharaan.
ㅤ
Ling Chen sendiri terkejut melihatnya, Ekor Dark Spirit seperti hewan namun mata Ling Chen tidak tertipu. Ekor itu menyatu dengan Dark Spirit.
ㅤ
__ADS_1
“Kau hebat manusia, tidak heran Anak Petir menjadikan mu murid didiknya.”
ㅤ
Ling Chen yang mendengarnya cukup heran dengan apa yang di katakan Dark Spirit di hadapannya. Dia menggelengkan kepalanya pelan sebelum bergerak dengan cepat, memanipulasi Petir di bagian bawah kakinya membuatnya bergerak lincah.
ㅤ
Tangan Yang memegang pedang di ayunkan dengan cepat ke wajah Dark Spirit, tetapi sebelum menyentuhnya Ekor Dark Spirit menjadi tameng dan berdiam di hadapan Dark Spirit, serangan Ling Chen akhirnya hanya membentur Ekor Dark Spirit.
ㅤ
Suara yang keras terdengar saat Pedang Manipulasi Petir Ling Chen bergesekan dengan Ekor Dark Spirit. Ekor itu layaknya besi, sangat keras!
ㅤ
Sebelum Ling Chen dapat membuka matanya, Dark Spirit bergerak maju dan melepaskan sihir hitam ke perut Ling Chen, membuat dia terpental dan membentur dinding transparan milik Pohon Surgawi di belakangnya.
ㅤ
Dari dalam mulutnya, darah mengalir dan Ling Chen mengeluarkan darah, meskipun begitu Ling Chen kembali berdiri sambil mengelap darah yang keluar dari mulutnya.
ㅤ
“Lightning Magic — The Lightning Dragon Katana!”
ㅤ
Sebuah Katana sepanjang 100 cm terbentuk dari sebuah manipulasi Petir, Master Petir yang berada tidak terlalu jauh mengamati dengan tenang sambil menganalisa kemampuan yang cocok untuk muridnya.
ㅤ
“Muridku memiliki gaya bertarung jarak dekat, menggunakan Petir dari jarak dekat memang tidak terlalu bagus seharusnya. Tetapi di mataku anak ini sangat keren.”
ㅤ
Di sisi lain Dark Spirit masih menatap Ling Chen dengan santai, sedikit keringat bercucuran.
ㅤ
Ketika Ling Chen bergerak maju Dark Spirit sudah selesai merapalkan mantra kegelapan, dan membangkitkan beberapa mahluk Skeleton di sekeliling Ling Chen, membuatnya berhenti sambil menatap Skeleton yang sudah mengelilinginya.
ㅤ
“Dengan begini aku seharusnya dapat menyerangnya lebih mudah dan menghilangkan kejadian Fatal. Jika aku menyerang menggunakan kemampuan penuh aku tidak yakin Bocah ini akan selamat. Anak Petir akan menyerang diriku nanti apabila bocah ini mati, sial!” Gumam Dark Spirit.
ㅤ
Dark Spirit menggerakkan tangannya, sedang mengendalikan Skeleton untuk menyerang Ling Chen. Pedang besar setidaknya dimiliki oleh setiap Skeleton, Ling Chen yang berada di tengah-tengah menatap mereka semua dengan pandangan geram.
ㅤ
“Menyerah Sajalah Chen, kau bisa datang kembali setelah kau cukup kuat untuk mengalahkan ku.” Dark Spirit terkekeh kecil.
ㅤ
Ling Chen mengerutkan kening mendengarnya, saat wajahnya mulai berubah menjadi kerutan kekesalan, Skeleton mulai bergerak menjatuhkan pedang mereka kepada Ling Chen.
__ADS_1
ㅤ
Dibandingkan mengindari nya Ling Chen lebih memilih untuk menyerang kembali dengan kekuatan penuh. Katana yang di milikinya sudah dalam kuda-kuda, segera dalam hitungan coma detik, Ling Chen kembali menyarungkan pedangnya. Skeleton yang berniat menyerangnya hancur dalam sekejap.