
Ling segera menghindar dari cakaran burung elang itu, Ling lalu kembali melirik burung elang yang kini menatapnya tajam, mereka berjumlah tiga ekor burung elang, Ling segera mengeluarkan pedang Penguasa api dari dalam tubuhnya, lebih tepatnya dari tangan kiri Ling.
Ling mengalirkan energi "Mana" pada pedang itu, dalam sekejap, pedang tersebut menjadi terbakar namun tidak dengan gagangnya.
Ling mengarahkan pedangnya ke arah kawanan Elang itu, berniat untuk menakuti mereka, namun para burung elang rupanya masih tidak takut setelah Ling mengeluarkan senjata suci, padahal senjata suci sangat memungkinkan seseorang untuk membunuh dengan cepat.
Ling menghela nafas panjang sebelum akhirnya bergerak cepat menyerang sekawan burung yang sedang terbang ke arahnya.
Namun saat Ling hampir menebas salah satu burung elang, elang lainnya bergerak cepat mendorongnya, Ling terpental di udara namun tidak terjatuh, Ling memandangi burung elang itu dengan kesal, dalam hatinya, kenapa harus di waktu yang mepet seperti ini?
'Sepertinya mereka bukan burung elang biasa, mereka mempunyai aura petir di sekeliling tubuhnya, ini mirip dengan pria dari keluarga Shion itu.' Batin Ling sambil bersiap menyerang kembali.
Satu persatu, burung elang itu terbang dengan cepat ke arah Ling, mereka sepertinya ingin membuat Ling terjatuh dari udara, Ling kemudian tersenyum seringai, dia kemudian mengaktifkan semua tubuh mayat yang pernah dibuat konsumsi.
Burung elang yang tadi berniat menjatuhkan Ling, langsung tertahan saat membentur perut Ling, Ling tersenyum lalu menusuk tubuh dari elang itu dengan pedang nya, namun Ling tidak membakar nya, dia lebih memilih untuk mengonsumsi mayat elang itu.
Seperti sesuatu yang baru memasuki tubuhnya, Ling merasa tubuhnya dapat terbang tanpa menggunakan "Mana" nya, Ling kemudian melirik dan menemukan dirinya mempunyai sayap dari elang tersebut, Ling kurang lebih menjadi lebih paham tentang kekuatan sistem, bahkan sayap nya menjadi lebih besar dan kuat dari pada yang dimiliki elang itu, ini semua berkat kemampuan sistem.
Ling tersenyum lalu terbang dengan cepat ke arah dua elang itu, mereka cukup berdekatan, membuat Ling bergerak sangat cepat dan menggenggam kedua leher dari elang itu.
Ling membunuh elang itu lalu mengonsumsi nya, namun Ling berniat untuk menjadikan kedua elang itu sebagai bagian dari tubuh yang nanti dirinya buat.
Ling pun terbang ke bawah dengan cepat setelah selesai mengonsumsi mayat elang tadi, Ling juga segera menggunakan skill tidak terlihat nya untuk menghindari seseorang melihatnya pergi ke bukit.
Setelah Ling sampai di atas bukit, pandangan disana menjadi lebih minim bagi kebanyakan orang, namun Ling berbeda karena telah banyak mengonsumsi mayat, terlebih, dirinya baru saja mengonsumsi 3 mayat elang, sedangkan elang dikenal mempunyai mata yang tajam, membuat Ling mempunyai penglihatan yang tajam juga.
Ling tetap terbang meskipun telah melewati banyak makam di bawahnya, dia kemudian tidak lama menemukan keberadaan dari kastilnya, Ling pun segera turun persis di depan pintu kastil, namun sebelum Ling memasukinya, Ling melirik ke berbagai arah, Ling sedang memastikan kebersihan dari kastil ini, sebab, sebelum dirinya pergi, dia menyuruh untuk para pelayan nya membersihkan kastil ini dan memperbaiki nya, setelah melihat ke segala arah, Ling cukup puas karena kastil itu kini menjadi cukup bersih, tidak tidak, ini memang bersih, Ling pun masuk kedalam setelah selesai melihat keadaan sekitar kastil.
Sesampainya di dalam, terlihat beberapa orang berpenampilan manusia menunduk memberikan hormat nya.
__ADS_1
"Selamat datang Tuan Ling." Mereka semua yang berada di sana memberikan hormat.
Ling menatap mereka lalu menyuruh mereka memperkenalkan dirinya sendiri, Ling tidak tau perubahan manusia mereka, Ling juga menyadari penampilan Zabuza tidak ada disana, Ling yakin Zabuza juga telah merubah tampilan nya menjadi manusia karena manusia yang berada dihadapannya kini juga terdapat 4.
Seorang anak kecil dengan rambut hitam pekat pendek dan juga berpenampilan imut maju, "Saya adalah Leonard tuan." Leonard. memperkenalkan dirinya.
Jantung Ling seakan berhenti berdetak, tidak dapat percaya sosok terkuat dari mereka mengambil penampilan anak kecil.
'Sungguh tidak dapat dipercaya.' Batin Ling sambil menatap Leonard.
Setelah terdiam beberapa saat, Ling pun menyuruh Leonard kembali ke tempat semulanya memberikan hormat, lalu Ling kembali batuk pelan memberikan kode untuk mereka kembali memperkenalkan dirinya masing masing.
Seorang pria tampan berwajah cantik maju dan memperkenalkan namanya, "Salam tuan Ling, saya adalah Zabuza." Ucap Zabuza sambil tersenyum, wajah Zabuza menjadi sangat tampan, meskipun terbilang cantik, tapi itu bisa juga dikatakan tampan oleh para wanita.
Ling memasang wajah pahit melihat ketampanan Zabuza, Ling menghela nafas dan menyuruh Zabuza kembali pada tempatnya tadi.
"Saya adalah Xiao Li tuan." Mereka memperkenalkan diri secara bersamaan.
Ling menatap mereka dari atas sampai bawah, rambut mereka hitam pekat, dan juga penutup mata sepertinya kurang cocok bagi mereka, karena itu Ling menebas mata mereka di tempat yang berbeda dengan jari tangan Ling yang telah di ubah menjadi setajam pisau biasa.
Srettt...
Yang pertama adalah Xiao Li, Ling menebas mata Xiao Li dan membuat sebelah matanya tidak dapat kembali melihat, lalu Ling berjalan mendekati Xiao Zhang, namun Xiao Zhang hanya menutup matanya menyambut kedatangan Ling ke arahnya, dirinya berfikir Ling sedang memberikan hukuman kepada mereka.
Srettt...
Darah kembali keluar dari tebasan Ling tadi, namun setelah itu Ling baru menjelaskan nya.
"Kalian tidak pantas menggunakan penutup mata, jadi diriku menggantikan nya dengan bekas luka tebasan, aku yakin tubuh kalian akan kembali meregenerasi, jika tidak aku akan membantu kalian meregenerasi." Ucap Ling sambil membersihkan tangannya yang bersimbah darah itu, namun berbeda dengan darah biasanya, sebab darah yang keluar dari mereka berdua berwarna ungu.
__ADS_1
"Kami mengerti tuan." Ucap mereka berdua bersamaan.
Ling kemudian dibawa masuk oleh mereka berempat kedalam ruangan tamu setelah Ling mengetahui nama mereka masing-masing, disana Ling dapat melihat terdapat mahluk hitam dengan mata yang memerah, badan mereka besar, seluruh tubuhnya berwarna hitam.
Ling menatap mereka lalu berjalan mendekati kedepannya, Ling lalu berucap, "Sistem, pindai mahluk ini." Ucap Ling kepada sistem, perkataan Ling membuat para pelayan Undead nya bingung karena Ling berbicara sendiri.
Ling tidak memperdulikan nya, dia lebih tertarik dengan keberadaan mahluk di depannya itu.
Tidak lama, sebuah layar sistem muncul dan menampakkan nya.
[ Sistem : Memindai Mahluk ]
Nama : ???
Ras : Ghoul
Grade : C
Level : 14
Kemampuan : Merubah bentuk tubuh, masuk kedalam bayangan, ilusi.
Keterangan : Ghoul adalah mahluk dalam bayangan, mereka paling tidak suka matahari karena dapat melukai mereka, namun jika level Ghoul berada pada level 30, mereka akan kebal terhadap cahaya matahari, karena itu mereka yang lemah selalu aktif pada malam hari.
Ling merasa heran, kenapa mereka mempunyai tingkat yang berbeda, tingkat mereka disebut level, namun Ling berbeda, karena penasaran, Ling pun bertanya kepada sistem.
_ _ _
C o n t i n u e d :
__ADS_1