Istri Untuk Mantan Suamiku

Istri Untuk Mantan Suamiku
H A M I L


__ADS_3

🕊Selamat Membaca🕊


Airin duduk di lantaran teras rumah, ia bersemangat menunggu Alvian segera pulang ke rumah, si cantik tadi pulang lebih dulu dari kantor, sementara Alvian masih ada janji untuk bertemu rekan kerja.


Sssttt.... Ck....


Lagi-lagi Airin mengusap layar ponsel, ia memastikan kalau hari ini sudah tanggal 17 Desember, si cantik senyam senyum sendiri dengan dada yang berdebar-debar.


"Airin, jam segini kok mondar mandir, biasanya kamu berenang di kolam?"


"Kolamnya kering, jadi aku ga bisa berenang," jawab Airin mengada-ada,


"Lho... kok bisa, kering sih? Air'nya pada kemana?" Alvian menautkan kedua alisnya.


"Di minum cacing, kali," jawab Airin semakin nyeleneh.


Alvian menahan tawa, baru saja sampai di rumah, ia sudah di sambut dengan tingkah dan sikap konyol istrinya.


"Ayo masuk, Rin!"


Ajak Alvian pada istrinya, namun Airin menggeleng cepat, ia justru melempar senyum penuh arti ke arah sang suami.


"Rin, kenapa? Aneh banget, sih?"


"Ini tanggal, berapa?" Airin justru balik bertanya.


"Tanggal 17, kalau ga salah," jawab si tampan datar. "Kenapa?"


Airin kian melebarkan senyumnya, ia ingin mengatakan sesuatu tapi malu-malu.


"Aku telat, Al... harusnya aku datang bulan sekitar 3 minggu yang lalu, tapi sampai hari ini, tamu bulananku tak datang juga,"


"Haaaaah.... serius, Rin?" Alvian bersemangat.


"Hhuuus, jangan teriak-teriak, nanti mama dengar!"


"Ya ga apa-apa, sih! Biar mama tahu, kalau kamu, ham___,"


Belum selesai Alvian berucap, Airin sudah menutup mulutnya dengan jari jemarinya yang lentik.


"Kita pastikan dulu, bener hamil atau tidak. Kalau sudah pasti, baru kita kasih tau mama dan papa," usul Airin pada suaminya.


"Benar juga." Alvian menarik sudut bibir, lalu memapah tubuh sang istri secara tiba-tiba.


"Al... hei, turunkan!"


"Kita harus ke rumah sakit, atau ke dokter kusus kandungan, untuk memastikan, kau hamil atau tidak!" ucap Alvian lalu mendudukan tubuh Airin di kursi mobil.


"Ohw, baiklah,"


Keduanya pun segera masuk ke dalam mobil, lalu berencana pergi ke dokter kandungan. Sebagai pasangan yang belum lama menikah, Alvian dan Airin tentu sangat mengharapkan hadirnya malaikat kecil dalam pernikahan keduanya sesegera mungkin.


***


"Ayo turun!"


Alian membuka pintu mobil, lalu meraih tangan sang istri, ia seolah tak mau Airin kelelahan.


"Aku bisa jalan sendiri kali, Al..." Airin tersenyum saat melihat Alvian memperhatikan ia, layaknya anak "TK".


Sesampinya mereka di rumah sakt, Alvian segera membuat janji untuk bertemu dokter kandungan, dan 15 menit kemudian keduanya sudah bertemu dengan dokter ksusus ibu-ibu hamil.


"Bagamana dok?" Alvian dan Airin sama-sama semangat.


Si dokter tersenyum simpul, ia menunjukan raut wajah sumringah.

__ADS_1


"Selamat, mas... istri anda hamil, saat ini usianya kehamilanya masih sangat muda. Yakni 17 hari atau 2 minggu lebih sedikit. Maka dari itu kalian berdua harus berjaga-jaga sebaik mungkin. Kalau bisa di usia hamil muda, sebaiknya jangan terlalu lelah! Bila bekerja sebaik istirahat dulu sementara waktu!" ucap dan nasehat sang dokter seraya semakin menyunggingkan senyumnya.


Airin seketikan saja menangis haru dan bahagia, ia menatap wajah sang dokter dengan tatapan teduh.


"Ini sudah 100 persen hamil'kan.. dok?" tanya Airin lagi.


"Iya, anda positif "Hamil" mbak." si dokter menegaskan.


Airin spontan memeluk tubuh Alvian dengan begitu erat, hingga nafas sang suami terasa sedikit berat. Si cantik memcium pipi Alvian kanan dan kiri, bahkan saking bahagianya ia lakukan berkali-kali, Airin seolah tak perduli jika kini, ada si dokter memperhatikan tingkahnya dengan tersenyum geli.


"Ehem,"


Mendengar itu, Airin spontan menghentikan aksinya.


"Eh... maaf dok! Terlalu bahagia, sampai lupa," ucapnya seraya mengulas seutas senyum malu-malu.


"Tidak masalah," si dokterpun memakluminya.


Setelah memastikan jika Airin benar-benar hamil, keduanya pun pulang ke rumah dengan perasaan yang berbunga-bunga. Kebahagian tak bisa di ucapkan oleh kata-kata.


"Mama____ Papa____!!" pekik Alvian sekuat tenaga memanggil kedua orang tuanya.


"Al, ada apa?"


Si mama dan si papa berdecak heran, terlebih lagi, saat melihat Alvian dan Airin bersikap tak biasa.


"Lihat ini, mah!"


Alvian menunjukan Test Pack dan hasil pemeriksaan yang mengatakan, jika Airin benar-benar tengah berbadan dua.


"Hamil?!"


Reyhan dan Tania pun sama bahagianya, saat sang menantu di nyatakan hamil juga. Akhirnya apa yang mereka harapkan, akan segera terwujud.


Tania langsung memeluk tubuh Airin, ia mengecup kening sang menantu berkali-kali, lalu mengusap perut Airin penuh arti.


"Jaga baik-baik, titipan Tuhan dalam perutmu ya, Rin!" pesan sang mama.


"Iya, pasti mah," jawab Airin besemangat.


Sejak hari itu, Tania tak membiarkan Airin lelah sedikit pun, ia bahkan menuruti apapun yang sang menantu mau. Si mama dan si papa terlihat lebih rwpot daripada Alvian. Bahkan di usia yang belum genap satu bulan, Tania dan Reyham sudah menyiapkan acang-ancang membuat kamar paling indah untuk sang cucu.


"Ya ampun mama..! Jangan terlalu mengguebu-gebu! Tunggu usia kehamilan Airin hingga7 bulan, baru kita siapkan segalanya!" titah Alvian seraya menggeleng pelan, sungguh sikap si mama dan si papa benar-benar berlebihan.


"Cucunya mau cewek atau cowok, pah?" Tania bertanya pada suami.nya.


"Mau cewek, atau cowok... papa mau semua mah,"


"Mama juga, pah," jawabnya bersemangat.


Tania, mengabarkan... kabar bahagianya itu melalui status di sosial media, yang tentu saja nembuat Alvian menahan tawa.


"Ya Tuhan... ini yang mau punya anak, kita atau mereka sih?" Alvian menepuk jidatnya pelan.


"Maklumin, sih Al... namanya juga orang tua lagi bahagia," jawab si cantik.


Alvian yang berkali-kali menggeleng, atas sikap kedua orang tuanya. Dan karena status itu pula, banyak teman-teman Alvian yang salah sangka.


"Selamat Al, akhirnya kamu punya adik juga!"


"Aduh Al, masa kalah, sama mama papamu, sih! Tuh.. kamu udah mau punya adik lagi. Kamunya kapan punya anak????"


Alvian menautkan kedua alisnya, ia menggigit bibirnya berkali-kali, lalu menepuk jidatnya lagi.


"Kenapa, Al?"

__ADS_1


"Ini..!"


Si tampan menunjukan pesan singkat dari teman-temanya kepada sang istri, yang spontan di sambut gelak tawa dari Airin.


Hahahahahaha!


"Ya Ampuun!" ucap Airin terbata-bata, saking lucunya si cantik kesulitan untuk menghentikan tawanya.


"Apanya yang lucu, sih, Rin?"


"Ya itu lucu, Al... kawan-kawanmu kira, yang mau punya bayi, mama dan papamu,"


"Ini... karena mama buat status positif hamil, tanpa memberi tahu, bahwa kamu yang di maksud dari status mama itu,"


"Ya sudahlah, biarkan saja! Nanti mereka akan tahu juga.. bahwa yang hamil aku bukan mama," Airin menenangkan suaminya.


"Hadeeh, ada-ada aja, sih,"


Melihat itu, Airin benar-benar merasa sangat terhibur, sikap sang mama, yang terlalu berlebihan saat mengetahui ia hamil, membuat salah paham di antara kawan-kawan Alvian.


"Konferesi pers, sana! Kasih penegasan, kalau yang hamil itu aku, bukan mamamu!" titah Airin.


"Haaah... anda kira, saya artis, pakai acara konferensi pers segela," Alvian semakin memasamkan wajahnya.


Airin semakin tertawa, entah mengapa kekesalan Alvian sugguh membuatnya terhibur.


"Ya udah, sini handpone'mu!"


Wanita cantik itu mengambil paksa ponsel dari tangan Alvian. Dan seketika saja Airin tersenyum penuh makna.


"Pengikut Instagram'mu banyak juga ya, hampir 7 juta, lho... wajar temen-temenmu heboh," ucapnya.


"Apalah arti, banyaknya folowrs kalau jarinya nyinyir semua. Para natijen itu, kalau ngetik dan menghina, rasa sakitnya sampai menembus dada," ujar Alvian pula.


"Ehh.... benarkah? Memangnya kamu pernah di hina dan di caci mereka?"


"Iya.. dulu, ada beberapa netijen yang bilang, kalau mukaku kemayu, jadi tak cocok kalau menjadi seorang Polisi. Artinya.. mereka menghina aku banci, tapi secara halus," Alvian curhat.


"Hahahahahaha!"


Airin justru tertawa, karena nyatanya pria setampan Alvian pernah jadi korban bully natijen juga.


"Ya sudah, istirahat sana! Aku mau melakukan sesuatu," titah si cantik tiba-tiba.


"Hmm... kamu mau ngapain, Rin?" Alvian penasaran.


"Ada, deh!" jawabnya datar.


Tanpa pikir lagi, Airin langsung menatap kamera ponsel milik sang suami, hal itu spontan membuat Alvian penasaran.


"Haii gaes.. perkenalkan, namaku Airin Zakia Wijaya, aku istri "Sah" dari Alvian Atala Putra. Hari ini, aku mau kasih tau nih! Kalau aku lagi, hamil muda dan memasuki usia 3 minggu... Do'ain ya, semoga semuanya lancar!"


Begitulah, isi live konten Airin saat itu, yang secara langsung, membaritahu, jika istri dari Alvian kini tengah hamil. Bahkan Video Airin tersebut langsung membungkam, jari-jari kawan-kawan Alvian yang julid alias nyinyir.


.


.


.


.


Hahahahaha😭😭❤❤ Maaf kalau, kurang mak kress yak😊❤


Terima kasih lagi, kakak kakak baik. Jangan lupa bahagia💪❤

__ADS_1


__ADS_2