LEGENDA DEWA PEDANG S2

LEGENDA DEWA PEDANG S2
V4 # CH 101 TERATAI ASAL KEHIDUPAN


__ADS_3

Setiap kali Heilong melangkahkan kakinya jauh semakin dalam ke arah utara, tanaman obat yang dia temui menjadi semakin langka dan berharga.


Sejauh ini, dia telah menemukan lebih dari selusin jenis tanaman obat langka. Dan setiap jenis tanaman obat langka itu memiliki nilai yang yang setara dengan ratusan juta koin emas.


Heilong akhirnya sampai di bagian paling utara dari pulau ini. Di tempat ini ada sebuah danau dengan air yang sedingin es.


Bukan air danau ini yang menarik perhatiannya, melainkan sebuah tanaman obat langka yang ada di tengah-tengah danau.


Tanaman itu adalah sebuah bunga teratai yang memiliki dua puluh empat kelopak. Dan di setiap kelopak memancarkan aura energi es dan energi air yang mendalam dan murni.


Heilong tidak tahu apa nama bunga ini tapi dia yakin jika dirinya pernah melihat tanaman ini di dalam Buku Resep Masakan Kerajaan Langit.


Heilong lalu mengeluarkan buku resep masakan kerajaan langit dan membuka bab yang membahas bahan makanan yang bisa digunakan sebagai obat.


Dan benar saja, dia melihat gambar bunga teratai ini di halaman paling belakang, tempat daftar tanaman obat paling langka berada.


'Teratai Asal Kehidupan.'


Heilong mengucapkan nama teratai itu sambil membandingkan bentuk teratai itu dengan gambar yang ada di dalam buku resep masakan kerajaan langit.


Sementara itu, Li Zen langsung terbangun dari meditasinya di dalam pedang penjaga surga saat mendengar Heilong mengucapkan nama bunga teratai asal kehidupan. Dia lalu mengintip keluar untuk melihat apa yang baru saja dia dengar sebelumnya adalah nyata.


“Ini memang bunga teratai asal kehidupan yang asli. Sepertinya para dewa memang berada dipihakmu saat kau bertarung melawan Jenderal Iblis Bai Long beberapa hari lagi.”

__ADS_1


Li Zen langsung mengkonfirmasi bahwa teratai asal kehidupan itu adalah asli hanya dengan sekali lihat saja.


“Lalu apa kegunaan bunga teratai itu?” tanya Heilong.


“Kau baca saja sendiri di kitab yang ada di tanganmu itu. Di sana terdapat penjelasan yang lebih rinci karena halaman daftar makanan yang bisa dijadikan obat itu ditulis langsung oleh Dewa Obat dari Alam Dewa.”


Li Zen tidak berkata apa-apa lagi setelah mengucapkan tentang siapa yang telah menulis buku resep masakan kerajaan langit dan memberikan kesempatan untuk membaca sendiri penjelasan yang ada di dalam kitab itu sampai dia benar-benar paham.


Heilong lalu membaca kembali kitab itu dan menemukan bahwa fungsi utama dari bunga teratai asal kehidupan adalah untuk memisahkan jiwa yang terperangkap di dalam tubuh seseorang.


“Tanaman ini memiliki khasiat yang sangat luar biasa. Tapi tanaman ini sepertinya tidak berguna untukku. Baiklah akan aku petik saja lalu aku jual ke tempat pelelangan.”


“Bunga teratai asal kehidupan itu akan sangat membantumu saat kau bertarung dengan Jenderal Iblis Bai Long. Bukankah sebelumnya aku sudah mengatakan hal ini. Apakah kau sama sekali tidak mendengarnya,” ucap Li Zen garam.


Ucapan Li Zen langsung membuat Heilong seperti menemukan sebuah emas di dalam bongkahan es. Sangat senang, tapi dia tidak tau bagaimana cara mengambilnya.


“Kau adalah jiwa yang tidak utuh karena kau hanyalah salah satu dari tiga jiwa yang ditinggalkan Tuanku, Li Xuan. Jika tembakanku benar, jiwa yang satunya harusnya sudah direbut oleh Bangsa Iblis,” jawab Li Zen serius.


“Benar. Selain aku, masih ada satu jiwa lain yang bernama Long Bai. Jiwa itu memang telah diculik oleh Dark Etheroz sekitar dua minggu yang lalu dan aku sama sekali tidak mengetahui bagaimana keadaannya sekarang karena koneksi kami berdua benar-benar terputus. Tapi itu hanya ada dua jiwa. Aku dan Heilong. Bukan tiga jiwa seperti yang Guru katakan,” jawab Heilong sekaligus membantah pernyataan Li Zen.


“Jiwa yang satunya bersembunyi di dalam dunia pikiranmu. Dia lah yang memberimu kitab pedang tujuh bintang dan membantumu saat kau berada dalam bahaya. Jiwa itu menyimpan semua ingatan Li Xuan. Jika tidak ada dia, bagaimana mungkin kau tiba-tiba bisa mendapatkan kitab pedang tujuh bintang yang telah musnah dari alam semesta ini,” jelas Li Zen.


Heilong akhirnya ingat, setiap kali dia berada dalam bahaya, sebuah bola cahaya akan muncul di dalam dunia pikirannya untuk membantu.

__ADS_1


Seperti saat dia berada di ambang kematian ketika bertarung melawan Siluman Buaya Iblis ataupun saat pertempurannya melawan Last di Benua Utara. Yang membantu dirinya saat terjebak di dalam dunia Ilusi buatan Jenderal Iblis Bai Long sepertinya juga jiwa Li Xuan ini.


Awalnya Heilong berpikir jika bola cahaya itu adalah utusan dari Sang Pencipta. Namun ternyata dia salah.


Sebenarnya Heilong masih memiliki pertanyaan lain tentang jiwa Li Xuan ini, tapi Li Zen menolak menjawab dan hanya berkata jika jiwa itu akan menunjukkan dirinya saat waktunya sudah tepat.


“Lalu apa hubungannya semua ini dengan pertarunganku dengan Jenderal Iblis Bai Long?” tanya Heilong yang masih bingung.


“Dasar bod*h!! Aku sudah menjelaskan sedetail ini tapi kau tidak mengerti juga. Jiwa yang digunakan untuk membangkitkan Jenderal Iblis Bai Long sepertinya adalah Jiwa dari Long Bai yang diculik oleh Dark Etheroz. Itu adalah satu-satunya alasan yang masuk akal kenapa setiap luka yang didapat Jenderal Iblis Bai Long saat bertarung melawanmu akan berdampak juga para tubuhmu,” jelas Li Zen sedikit kesal karena menghadapi Heilong yang begitu polos hingga terlihat bod*h.


Heilong menganggukkan kepala setelah mendengar penjelasan Li Zen panjang lebar. Dia akhirnya mengerti apa yang sedang direncanakan Li Zen.


Li Zen berencana untuk memutuskan koneksi antara tubuh Jenderal Iblis Bai Long dengan jiwa Long Bai dengan menggunakan khasiat dari bunga teratai asal kehidupan.


Jika koneksi antara tubuh Jenderal Iblis Bai Long dengan Jiwa Long Bai berhasil dipisahkan, kemungkinan besar Jenderal Iblis Bai Long akan mati tanpa memberikan dampak apapun pada tubuh Heilong.


Koneksi antara Jiwa Heilong dan Jiwa Long Bai tidak akan pernah bisa terputus meskipun benang emas yang menghubungkan mereka berdua sudah putus karena mereka memang berasal dari satu jiwa yang sama. Hal inilah yang menyebabkan Heilong mengalami banyak kerugian saat melawan Jenderal Iblis Bai Long.


“Tapi aku masih harus masuk ke dalam Dunia Pikiran Jenderal Iblis Bai Long dan melempar bunga teratai asal kehidupan ini tepat di atas jiwa Long Bai agar bisa menggunakan kemampuan bunga teratai asal kehidupan ini dengan maksimal. Dan aku sama sekali tidak memiliki teknik untuk melakukan hal ini,” lanjut Heilong bertanya.


“Lalu apa gunanya Divine Beast Shen Long mengirim Chariva untuk membantumu?? Coba kau pikirkan itu baik-baik!!”


Li Zen langsung menghilang dari dari pandangan Heilong dan kembali bermeditasi di dalam pedang penjaga surga.

__ADS_1


################################


Jangan lupa like dan komen setelah membaca. Anggap saja like itu sebagai biaya buka bab di novel berbayar.


__ADS_2