
Hawa iblis yang sangat kuat bergulung-gulung di atas kepala Jenderal Iblis Volt dan membentuk sebuah pusaran energi yang hampir seluas sebuah Danau.
Semua energi kegelapan, petir dan angin yang membentuk Domain Petir Kegelapan, seketika terhisap oleh pusaran hawa iblis lalu berubah menjadi sebuah cakram raksasa.
...“Cakram Penguasa Kegelapan.”...
Jenderal Volt berteriak dengan keras hingga suaranya menggelar di langit bagaikan sambaran petir.
“I—Itu...?!” Casbah menyipitkan matanya saat melihat cakram raksasa yang ada di atas kepala Jenderal Iblis Volt. Dia sepertinya mengenali teknik yang digunakan oleh Jenderal Iblis Volt. Tapi, dia belum bisa memastikan jika teknik yang digunakan Jenderal Iblis Volt ini adalah teknik yang pernah dia lihat sebelumnya.
“Sepertinya kau pernah melihat teknik yang aku gunakan ini sebelumnya! Apakah kau sekarang merasa takut ??”
Jenderal Iblis Volt seperti berada di atas angin saat melihat sedikit ketakutan yang tersirat di raut wajah Casbah.
Rasa takut yang dirasakan Casbah sebenarnya berasal dari tekanan hawa iblis yang membentuk pondasi cakram raksasa itu.
Tekanan hawa iblis ini tidak terlalu kuat menghantam fisik Casbah karena dia telah melindungi tubuhnya dengan energi cahaya.
__ADS_1
Namun, hawa iblis ini memiliki efek pada pikiran manusia. Hawa iblis ini bisa masuk ke dalam pikiran seseorang melalui mata lalu membuat bayangan Ilusi pada pikiran orang itu yang merupakan ketakutan terbesar semasa hidupnya.
**
“Gawat!! Hawa iblis mulai meracuni pikiran kakakku. Aku harus segera menyadarkannya.”
Chariva yang merasakan keanehan yang terjadi dalam diri Casbah, segera menggunakan kekuatannya dan mencoba menorobos masuk ke dalam dunia pikiran Casbah. Dia kemudian merubah jiwanya menjadi bola cahaya dan terbang menembus penghalang Domain Petir Kegelapan lalu masuk ke dalam dunia pikiran Casbah.
Di dalam dunia pikiran Casbah, dia melihat kakaknya sedang berada di dalam sebuah kabut yang sangat tebal. Kabut itu menghisap kekuatan kakaknya hingga mengering dan merusak basis kultivasinya.
Chariva segera membuat beberapa segel sihir dengan gerakan kedua tangannya lalu memanggil sebuah badai yang langsung menghempaskan semua kabut tebal itu.
“Itu semua hanyalah efek dari hawa iblis yang mencoba merusak pikiranmu. Lindungilah matamu dengan energi cahaya agar hawa iblis tidak bisa kembali meracuni dunia pikiranmu.”
Chariva segera menghilang dari dunia pikiran Casbah dan kembali ke tubuhnya setelah berhasil menyadarkan Casbah.
**
__ADS_1
Setelah tersadar, Casbah langsung melindungi kedua matanya dengan energi cahaya. Ketakutan yang ada di wajahnya seketika langsung menghilang. Sorot matanya menjadi semakin tajam bagaikan seekor singa yang mengintai seekor rusa.
“Penguasa Tanah Putih memang hebat. Kau berhasil melepaskan diri dari pengaruh hawa iblis. Tapi, apakah kau cukup kuat untuk menahan serangan cakram penguasa kegelapanku ini?” ucap Jenderal Vold menyeringai sinis.
“Tidak diragukan lagi jika itu adalah memang benar-benar teknik cakram penguasa kegelapan yang seribu tahun lalu berhasil mengguncang beberapa wilayah di Alam Gaib ini. Tapi, apakah kau yakin jika tidak ada teknik yang mampu menandingi jurusmu itu?” balas Casbah dingin.
Casbah segera mengerakkan kedua tangannya dengan lambat, namun membawa tekanan energi cahaya yang sangat kuat di setiap gerakannya.
Samar-samar gerakan kedua tangan Casbah membentuk pola seekor naga.
...“Pilar Naga Langit.”...
Pola naga yang terbuat dari energi cahaya, langsung berubah menjadi sebuah tombak raksasa dengan ukiran seekor naga yang sangat mirip dengan pilar istana langit.
***
Maaf cuma update diki. Nanti malam, aku update lagi. Sudah ngantuk 😅
__ADS_1