
Di sisi sebelah barat medan pertempuran, pertarungan sengit antara Ignis dan Feng Tzuyu terjadi di udara. Feng Tzuyu menggunakan teknik sayap Phoenix emas untuk dapat terbang bebas di udara sambil menghindari serangan Ignis yang terus datang secara bertubi-tubi.
Ia tidak pernah menyangka bahwa Ignis ternyata memiliki kekuatan dua jenis elemen di dalam tubuhnya yaitu elemen api dan elemen air. Hal ini tentu saja membuat Feng Tzuyu mereka sedikit kesulitan karena kelemahan elemen api miliknya adalah elemen air.
Tangan kanan Ignis memancarkan aura api berwarna hitam yang sangat panas bagaikan api dasar Neraka. Sedangkan tangan kirinya memancarkan aura energi air yang sangat kuat dan dapat menerjang apapun.
“Bagaimana bisa di tubuhnya terdapat dua macam elemen yang saling berlawanan? Seharusnya kedua elemen itu akan saling melemahkan satu sama lain. Tapi, kedua kekuatan yang ada di tubuh iblis itu malah saling mendukung.” Feng Tzuyu bergumam dengan suara lirih sambil memikirkan cara untuk dapat melakukan serangan balasan. Sebab, ia hanya bertahan saja selama pertempuran ini berlangsung.
Ignis pun menyeringai saat mendengar suara Feng Tzuyu meskipun Feng Tzuyu sudah menekan suaranya sebisa mungkin agar tidak didengar oleh orang lain. “Hehe … Susunan tubuhku memang berbeda dengan para makhluk pada umumnya. Sebab, tubuhku ditempa ulang dengan menggunakan beberapa bagian tubuh milik kultivator elemen air termasuk juga dantian mereka. Karena itulah aku bisa menggunakan kekuatan elemen api dan elemen air dalam waktu yang bersamaan.”
Dalam pertempuran terakhir melawan Heilong saat berusaha menculik roh Long Bai, beberapa bagian tubuh Ignis memang telah dihancurkan oleh Heilong dengan menggunakan kekuatan jurus pedang elemen air. Saat itu, Ignis memang hanya memiliki kekuatan api saja. Jadi, serangan jurus elemen air pasti akan memberikan dampak yang sangat mematikan bagi tubuhnya.
Dark Etheroz akhirnya menggunakan kekuatan khusus yang ia miliki untuk membentuk ulang tubuh Ignis. Ia juga menambahkan beberapa tubuh kultivator elemen air selama proses itu berlangsung agar Ignis juga mendapatkan tambahan kekuatan baru setelah proses pembentukan tubuhnya selesai.
Tentu saja semua tubuh kultivator elemen air itu diberikan oleh Raja Iblis Dagon yang merupakan penguasa semua Iblis di Alam Gaib karena keberadaan Kultivator elemen air di Planet Dreamland sangat sulit sekali ditemukan. Dan, hal ini juga merupakan syarat yang diberikan Dark Etheroz agar dia bersedia mengirimkan bala bantuan ke Alam Gaib walaupun semua Iblis yang ada di Alam Gaib akhirnya musnah.
Feng Tzuyu akhirnya mengetahui bagaimana caranya Ignis bisa memiliki dan mengendalikan kekuatan elemen air dengan begitu lihai walaupun di tubuhnya ada kekuatan elemen api.
Akan tetapi, ia juga paham bahwa hal itu juga tidak akan bisa berjalan dengan lancar jika pemahaman Ignis tentang kekuatan elemen air tidak begitu tinggi. Hanya dengan hal itu saja, ia bisa mengetahui bahwa Ignis bukanlah musuh yang bisa dianggap remeh.
__ADS_1
Feng Tzuyu kembali memasukkan kekuatan api phoenix es ke dalam pedang yang ada di tangannya. Ia akhirnya menemukan sebuah jurus yang bisa ia gunakan untuk menyerang Ignis. Namun, jurus ini membutuhkan jumlah Qi yang cukup besar karena ia juga harus meningkatkan kecepatan gerakan yang ia miliki.
...“Pedang Phoenix Emas Menembus Nirwana.”...
Scree ...
Bayangan Phoenix Emas seketika muncul di belakang Feng Tzuyu. Phoenix Emas berukuran raksasa itu merentangkan sepasang sayapnya lebar-lebar seakan-akan ingin memeluk seluruh alam semesta dan menyerap semua energi api yang di dunia ini.
Aura energi api yang ada di bilah pedangnya pun juga menjadi semakin kuat seolah-olah semua api yang ada di dunia ini terfokus ke dalamnya.
Feng Tzuyu langsung melesat ke arah Ignis dengan kecepatan yang melebihi kecepatan cahaya sambil mengarahkan ujung pedang yang ada di tangannya ke bagian jantung Ignis. Ia berniat membunuh Ignis dengan sekali serang. Sebab, setelah ini Qi yang ada di dalam dantiannya hanya akan tersisa sedikit saja dan tidak akan mungkin bisa mengeluarkan serangan sekuat ini.
Ignis lalu merentangkan tangan kanannya ke depan saat ia melihat Feng Tzuyu sudah hampir mendekati tempat ia berdiri.
Seketika, aura energi air yang sangat kuat langsung meledak dari tangan kiri Ignis dan menciptakan sebuah gelombang tsunami raksasa. Gelombang tsunami raksasa ini ternyata memiliki sedikit kekuatan elemen api di dalamnya karena air laut yang membentuk gelombang tsunami itu terus meletup-letup seperti air mendidih.
Semua prajurit yang ada di bawah tempat pertarungan mereka berdua langsung bergerak menjauh. Dan, mereka yang tak sempat melarikan diri akan langsung mati di tempat seperti sepotong daging rebus.
......“Gelombang Tsunami Neraka.”......
__ADS_1
Gelombang tsunami raksasa itu langsung menghantam Feng Tzuyu yang melesat ke dengan kecepatan tinggi dan membuat gerakannya langsung terhenti.
Api phoenix emas yang ada di bilah pedangnya pun juga langsung padam karena tak kuasa menahan tekanan energi air yang begitu kuat dari dalam gelombang tsunami ini.
Untung saja, ia segera menggunakan aura energi api emas untuk melindungi tubuhnya dari serangan air mendidih yang ada di dalam tsunami ini. Jika ia terlambat sedikit daya, maka tubuhnya pasti akan mengalami luka yang sangat parah. Apalagi di dalam api emas ini terdapat kekuatan penyembuhan dari api phoenix yang dapat menyembuhkan luka apapun.
Ignis menyipitkan matanya dan mencari keberadaan Feng Tzuyu yang tenggelam dalam gelombang tsunami buatannya. Ia sangat yakin bahwa Feng Tzuyu masih hidup. Sebab, tidak mungkin murid seseorang Divine Beast bisa dikalahkan dengan semudah itu. Apalagi dia adalah murid dari Divine Beast Suzaku yang berasal dari Ras Phoenix dan sangat terkenal dengan kemampuan pemulihan tubuh yang hampir mendekati keabadian.
Setelah cukup lama mencari, Ignis akhirnya menemukan keberadaan Feng Tzuyu. Ia bisa mengetahui bahwa Feng Tzuyu sedang tak sadarkan diri di dalam gelombang tsunami itu karena aura yang memancar dari tubuhnya menjadi sangat lemah dan terus meredup.
“Terimalah kematianmu gadis kecil! Jika kau ingin menyalakan seseorang maka salahkan saja takdir. Kenapa ia membuatmu terlahir sebagai seorang Putri dari Kerajaan yang menjadi Bangsa Iblis.”
Ignis mengepalkan tangan kanannya sambil membaca sebuah mantera dalam bahasa iblis.
Seketika, api berwarna hitam pekat langsung berkobar di tinjunya. Ia seolah-olah mengambil api dari dasar Neraka dan mengumpulkannya ke dalam kepalan tangannya.
Setelah semua api berwarna hitam itu memadat, Ignis langsung terbang ke tempat Feng Tzuyu dan siap menghantamnya tinjunya yang sangat mematikan. Bahkan, hanya para iblis dengan tingkat kultivasi tinggi saja yang sanggup menahan serangan ini.
Sepertinya nyawa Feng Tzuyu akan benar-benar menghilang kali ini jika ia tidak segera sadar dan bergerak menghindar.
__ADS_1